Bab 041
Om Budi Datang
"Anggap saja," kata Rio pada Kevin, "biaya masuk gue."
Selama dua hari setelah itu, hidup Sekar hampir terlihat normal.
Kevin kembali berkutat dengan buku catatan biru. Rio benar-benar datang saat istirahat dan duduk di dekat mereka seolah tempat itu memang sudah menjadi wilayahnya. Bryan mengeluh karena sekarang meja makan siang terasa seperti pos keamanan. Yola mengatakan itu lebih baik daripada pos gosip.
Sekar ingin percaya pada normal itu.
Namun setiap kali ponselnya bergetar, tubuhnya tetap menegang.
Rabu sore, getaran itu datang saat ia baru melepas sepatu di rumah.
Oma Lien: Cucu Oma, jangan panik. Om Budi dan Tante Rina ada di depan pagar.
Sekar membaca pesan itu dua kali.
Darahnya terasa langsung turun ke telapak kaki.
Ia berlari ke ruang depan. Dari balik jendela, ia melihat dua orang berdiri di luar pagar rumah. Om Budi memakai kemeja batik lengan pendek yang terlalu rapi untuk kunjungan mendadak. Perutnya sedikit maju, rambutnya disisir ke belakang, dan senyumnya menempel seperti minyak. Di sampingnya, Tante Rina memegang tas kecil, wajahnya dibuat lelah.
Satpam kompleks berdiri di dekat pagar, tidak membuka.
Oma Lien sudah duduk di ruang tamu, tenang seperti biasa, tetapi ponsel ada di tangannya.
"Oma kenapa tidak panggil Sekar langsung?" tanya Sekar, suaranya terlalu cepat.
"Oma panggil lewat pesan supaya kamu tidak lari tanpa napas." Oma Lien menatapnya. "Duduk dulu."
"Mereka tidak boleh masuk."
"Belum tentu Oma akan izinkan."
Kata belum tentu membuat Sekar ingin protes, tetapi Oma Lien mengangkat tangan kecil.
"Kita dengar dari dalam pagar. Rumah ini punya aturan."
Oma Lien berjalan ke teras, Sekar mengikuti di sampingnya. Pagar tetap terkunci. Kevin pernah menempelkan daftar nomor di dekat telepon, dan catatan itu sekarang terlihat dari ruang tamu, seperti pengingat bahwa mereka tidak sendirian.
Om Budi langsung tersenyum lebih lebar begitu melihat Oma.
"Lien, akhirnya keluar juga. Susah sekali ketemu kakak sendiri sekarang."…
Jatuh Dalam Bara
Episode 41
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 107 Episodes
Comments