Chapter 10 : Di antara amarah dan kelembutan.

‎Suara mesin mobil memecah keheningan malam yang dingin. Mobil berlapis baja itu berhenti berat di halaman mansion yang luas. Pintu terbuka dan Damian melangkah masuk, aura dinginnya langsung memenuhi ruangan. Kemeja hitam lengan digulung hingga siku memperlihatkan urat tegang dan bekas memar, sarung tangan kulit hitam masih terpasang di tangan kanannya, gagang pistol menonjol jelas di pinggang. Wajahnya datar keras, rahangnya terkunci kuat, tubuhnya masih membawa bau hujan bercampur asap rokok yang tajam.

‎‎"Tuan..." sapa para pelayan serempak sambil menunduk dalam.

‎‎Belum sempat Damian menjawab, bayangan kecil berlari mendekat secepat kilat.

‎‎"Om Don!!" Leon memeluk kakinya erat sekali, wajahnya cemberut kesal, matanya berkaca‑kaca tak rela. "Om pulang! Wanita itu jahat! Dia duduk di sofa Mommy! Mengusir aku! Bilang Om sekarang bagian tim dia!"

‎‎Damian mengerut dahi, satu tangannya mengusap kepala bocah itu, "Pelan‑pelan. Wanita siapa?"

‎‎"Wanita baru yang Om nikahi!" Leon mendongak menatap tegas. "Namanya... Cacing!"

‎‎Hening seketika menyelimuti ruangan. Para pelayan menahan senyum nyaris pecah, bahu mereka bergetar tertahan namun tak satu pun berani bersuara atau mendongak.

‎‎Damian meluruskan punggung perlahan, sorot matanya menggelap tajam menyapu sekeliling ruangan.

‎‎"Di mana dia?" suaranya rendah, serak, berat dan menekan.

‎‎Leon langsung menunjuk ke arah tangga dengan semangat berapi‑api. "Di atas! Di kamar, Om!"

‎‎Kepala pelayan, Madam Rosa, buru‑buru maju mendekat dengan wajah pucat pasi.

‎‎"Tuan..." ucapnya hati‑hati. "Nyonya Celine belum turun untuk makan malam. Sudah kami ketuk pintunya dua kali sejak pukul tujuh tadi... tapi tak ada jawaban sama sekali dari dalam."

‎‎Rahang Damian mengeras semakin kuat. Di keluarga ini, makan malam bersama adalah kewajiban mutlak, apalagi untuk istri yang baru sehari masuk ke rumah ini.

‎‎Ia melepas dan melempar sarung tangan kulitnya ke pelayan di sampingnya. ‎‎"Siapkan makan malam. Sekarang!"

‎‎Langkahnya cepat…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Rizky Manik

Rizky Manik

blak²an aja yakan don🤣

2026-08-15

0

🍓ADIRA🍓

🍓ADIRA🍓

ish ish ish mulutnya si bocil 😂😂😂

2026-08-16

0

🍓ADIRA🍓

🍓ADIRA🍓

nah ditagih kan cel 😂😂😂

2026-08-16

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 : Pengkhianatan dan ultimatum.
2 Chapter 2 : Tawaran Sang Iblis.
3 Chapter 3 : Tanda tangan dan sangkar emas.
4 Chapter 4 : Jari atau langsung?
5 Chapter 5 : Istriku, Nyonya Salvatore.
6 Chapter 6 : Penjara bernama pernikahan.
7 Chapter 7 : Di balik senyum palsu.
8 Chapter 8 : Topeng dan keingkaran.
9 Chapter 9 : Perang dingin pertama di mansion.
10 Chapter 10 : Di antara amarah dan kelembutan.
11 Chapter 11 : Menagih Hakku.
12 Chapter 12 : Hukum dan air mata.
13 Chapter 13 : Di balik kedamaian yang rapuh.
14 Chapter 14 : Keputusan yang tak di sukai.
15 Chapter 15 : Dua wajah kesetiaan.
16 Chapter 16 : Di bawah langit yang sama, di balik tatapan yang mengintai.
17 Chapter 17 : Kedamaian yang di awasi.
18 Chapter 18 : Persiapan untuk makan malam.
19 Chapter 19 : Makan malam yang di tunggu.
20 Chapter 20 : Bukan sekedar perjanjian.
21 Chapter 21 : Di bawah perlindunganku.
22 Chapter 22 : Bukan perjanjian, tapi pilihan.
23 Chapter 23 : Bukan lagi kesepakatan.
24 Chapter 24 : Pulang ke rumah yang asing.
25 Chapter 25 : Harga untuk melepaskan.
26 Chapter 26 : Jatahku malam ini.
27 Chapter 27 : Malam yang tak berakhir tenang.
28 Chapter 28 : Sisi tergelapku yang kau lihat.
29 Chapter 29 : Satu janji di tengah hujan.
30 Chapter 30 : Saat rencana berubah menjadi jerat.
31 Chapter 31 : Kebenaran yang tak boleh lagi disembunyikan.
32 Chapter 32 : Langkah pertama menjadi kuat.
33 Chapter 33 : Bukan sekedar alat, tapi rumah.
34 Chapter 34 : Pengkhianatan dibalik nama keluarga.
35 Chapter 35 : Penyergapan yang direncanakan dari dalam.
36 Chapter 36 : Dua hati yang gelisah.
37 Chapter 37 : Hukuman untuk Don.
38 Chapter 38 : Sambutan untuk adik ipar.
39 Chapter 39 : Tamu di rumah sendiri.
40 Chapter 40 : Keputusan yang tak bisa ditawar.
41 Chapter 41 : Mengantar Leon ke sekolah.
42 Chapter 42 : Kursi Salvatore yang baru.
43 Chapter 43 : Lulus ujian Oma Rosalina.
44 Chapter 44 : Pamer kebahagiaan, dapat balasan telak.
45 Chapter 45 : Menunggu yang tak pasti.
46 Chapter 46 : Antara harapan dan kehancuran.
47 Chapter 47 : Ada nyawa kecil disini.
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60 End.
61 Karya Baru
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Chapter 1 : Pengkhianatan dan ultimatum.
2
Chapter 2 : Tawaran Sang Iblis.
3
Chapter 3 : Tanda tangan dan sangkar emas.
4
Chapter 4 : Jari atau langsung?
5
Chapter 5 : Istriku, Nyonya Salvatore.
6
Chapter 6 : Penjara bernama pernikahan.
7
Chapter 7 : Di balik senyum palsu.
8
Chapter 8 : Topeng dan keingkaran.
9
Chapter 9 : Perang dingin pertama di mansion.
10
Chapter 10 : Di antara amarah dan kelembutan.
11
Chapter 11 : Menagih Hakku.
12
Chapter 12 : Hukum dan air mata.
13
Chapter 13 : Di balik kedamaian yang rapuh.
14
Chapter 14 : Keputusan yang tak di sukai.
15
Chapter 15 : Dua wajah kesetiaan.
16
Chapter 16 : Di bawah langit yang sama, di balik tatapan yang mengintai.
17
Chapter 17 : Kedamaian yang di awasi.
18
Chapter 18 : Persiapan untuk makan malam.
19
Chapter 19 : Makan malam yang di tunggu.
20
Chapter 20 : Bukan sekedar perjanjian.
21
Chapter 21 : Di bawah perlindunganku.
22
Chapter 22 : Bukan perjanjian, tapi pilihan.
23
Chapter 23 : Bukan lagi kesepakatan.
24
Chapter 24 : Pulang ke rumah yang asing.
25
Chapter 25 : Harga untuk melepaskan.
26
Chapter 26 : Jatahku malam ini.
27
Chapter 27 : Malam yang tak berakhir tenang.
28
Chapter 28 : Sisi tergelapku yang kau lihat.
29
Chapter 29 : Satu janji di tengah hujan.
30
Chapter 30 : Saat rencana berubah menjadi jerat.
31
Chapter 31 : Kebenaran yang tak boleh lagi disembunyikan.
32
Chapter 32 : Langkah pertama menjadi kuat.
33
Chapter 33 : Bukan sekedar alat, tapi rumah.
34
Chapter 34 : Pengkhianatan dibalik nama keluarga.
35
Chapter 35 : Penyergapan yang direncanakan dari dalam.
36
Chapter 36 : Dua hati yang gelisah.
37
Chapter 37 : Hukuman untuk Don.
38
Chapter 38 : Sambutan untuk adik ipar.
39
Chapter 39 : Tamu di rumah sendiri.
40
Chapter 40 : Keputusan yang tak bisa ditawar.
41
Chapter 41 : Mengantar Leon ke sekolah.
42
Chapter 42 : Kursi Salvatore yang baru.
43
Chapter 43 : Lulus ujian Oma Rosalina.
44
Chapter 44 : Pamer kebahagiaan, dapat balasan telak.
45
Chapter 45 : Menunggu yang tak pasti.
46
Chapter 46 : Antara harapan dan kehancuran.
47
Chapter 47 : Ada nyawa kecil disini.
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60 End.
61
Karya Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!