Chapter 46 : Antara harapan dan kehancuran.

‎Suasana pagi di dalam kamar utama mansion terasa sejuk dan tenang, namun Celine baru saja bangun dengan kepala yang terasa pening dan tubuh yang terasa lemas tak berdaya. Selama beberapa hari terakhir ini ia memang sering merasa kurang enak badan, terutama saat pagi hari tiba, kepala terasa berat, dan perutnya kerap mual tanpa sebab yang jelas.

‎‎Ia duduk di tepi ranjang, kedua tangannya menahan keningnya yang terasa berdenyut pelan, berusaha menenangkan rasa pusing yang belum juga hilang. Belum sempat ia beranjak ke kamar mandi, pintu kamar terbuka pelan dari luar. Madam Rosa masuk dengan langkah lembut, di tangannya terlihat nampan berisi segelas susu hangat yang masih mengepul harum.

‎‎"Selamat pagi, Nyonya Celine," sapa Madam Rosa lembut sambil berjalan mendekat. "Saya lihat Nyonya belum turun. Jadi saya bawakan susu hangat ke sini dulu, supaya perutnya terasa nyaman sebelum sarapan."

‎‎Celine tersenyum tipis berusaha sopan, namun begitu uap hangat susu itu tercium hingga ke hidungnya, wajahnya seketika berubah pucat. Bau susu itu yang biasanya terasa menenangkan, kini justru memicu rasa mual yang tiba-tiba melonjak naik ke kerongkongan.

‎‎"Maaf, Madam Rosa..." ucapnya pelan sambil menutup mulutnya dengan punggung tangan, menahan agar tidak muntah. "Bisa... tolong taruh dulu di meja? Atau... bawa kembali ke dapur saja."

‎‎Madam Rosa terhenti sejenak, menyadari perubahan wajah Celine yang tiba-tiba itu. Ia menurunkan nampannya sedikit, menatap wanita itu dengan tatapan khawatir.

‎‎"Ada apa, Nyonya? Apakah susunya tidak harum? Atau mungkin Nyonya ingin minuman lain saja?"

‎‎"Bukan begitu..." Celine menggeleng pelan, napasnya terasa sedikit berat, ia berusaha menjauhkan diri dari arah uap susu itu. "Hanya saja... baunya tiba-tiba membuatku mual sekali. Entah kenapa, akhir-akhir ini hidungku jadi sangat sensitif. Bau makanan tertentu, terutama susu hangat seperti ini... rasanya ingin muntah setiap kali menciumnya."

‎‎Madam Rosa meletakkan nampan itu perlahan di mej…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

〈⎳ FT. Zira

〈⎳ FT. Zira

kecebong sudah berkembang beneran kann🤭

2026-09-01

0

🍓ADIRA🍓

🍓ADIRA🍓

bakalan ada Don junior kah 😱

2026-09-03

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 : Pengkhianatan dan ultimatum.
2 Chapter 2 : Tawaran Sang Iblis.
3 Chapter 3 : Tanda tangan dan sangkar emas.
4 Chapter 4 : Jari atau langsung?
5 Chapter 5 : Istriku, Nyonya Salvatore.
6 Chapter 6 : Penjara bernama pernikahan.
7 Chapter 7 : Di balik senyum palsu.
8 Chapter 8 : Topeng dan keingkaran.
9 Chapter 9 : Perang dingin pertama di mansion.
10 Chapter 10 : Di antara amarah dan kelembutan.
11 Chapter 11 : Menagih Hakku.
12 Chapter 12 : Hukum dan air mata.
13 Chapter 13 : Di balik kedamaian yang rapuh.
14 Chapter 14 : Keputusan yang tak di sukai.
15 Chapter 15 : Dua wajah kesetiaan.
16 Chapter 16 : Di bawah langit yang sama, di balik tatapan yang mengintai.
17 Chapter 17 : Kedamaian yang di awasi.
18 Chapter 18 : Persiapan untuk makan malam.
19 Chapter 19 : Makan malam yang di tunggu.
20 Chapter 20 : Bukan sekedar perjanjian.
21 Chapter 21 : Di bawah perlindunganku.
22 Chapter 22 : Bukan perjanjian, tapi pilihan.
23 Chapter 23 : Bukan lagi kesepakatan.
24 Chapter 24 : Pulang ke rumah yang asing.
25 Chapter 25 : Harga untuk melepaskan.
26 Chapter 26 : Jatahku malam ini.
27 Chapter 27 : Malam yang tak berakhir tenang.
28 Chapter 28 : Sisi tergelapku yang kau lihat.
29 Chapter 29 : Satu janji di tengah hujan.
30 Chapter 30 : Saat rencana berubah menjadi jerat.
31 Chapter 31 : Kebenaran yang tak boleh lagi disembunyikan.
32 Chapter 32 : Langkah pertama menjadi kuat.
33 Chapter 33 : Bukan sekedar alat, tapi rumah.
34 Chapter 34 : Pengkhianatan dibalik nama keluarga.
35 Chapter 35 : Penyergapan yang direncanakan dari dalam.
36 Chapter 36 : Dua hati yang gelisah.
37 Chapter 37 : Hukuman untuk Don.
38 Chapter 38 : Sambutan untuk adik ipar.
39 Chapter 39 : Tamu di rumah sendiri.
40 Chapter 40 : Keputusan yang tak bisa ditawar.
41 Chapter 41 : Mengantar Leon ke sekolah.
42 Chapter 42 : Kursi Salvatore yang baru.
43 Chapter 43 : Lulus ujian Oma Rosalina.
44 Chapter 44 : Pamer kebahagiaan, dapat balasan telak.
45 Chapter 45 : Menunggu yang tak pasti.
46 Chapter 46 : Antara harapan dan kehancuran.
47 Chapter 47 : Ada nyawa kecil disini.
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60 End.
61 Karya Baru
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Chapter 1 : Pengkhianatan dan ultimatum.
2
Chapter 2 : Tawaran Sang Iblis.
3
Chapter 3 : Tanda tangan dan sangkar emas.
4
Chapter 4 : Jari atau langsung?
5
Chapter 5 : Istriku, Nyonya Salvatore.
6
Chapter 6 : Penjara bernama pernikahan.
7
Chapter 7 : Di balik senyum palsu.
8
Chapter 8 : Topeng dan keingkaran.
9
Chapter 9 : Perang dingin pertama di mansion.
10
Chapter 10 : Di antara amarah dan kelembutan.
11
Chapter 11 : Menagih Hakku.
12
Chapter 12 : Hukum dan air mata.
13
Chapter 13 : Di balik kedamaian yang rapuh.
14
Chapter 14 : Keputusan yang tak di sukai.
15
Chapter 15 : Dua wajah kesetiaan.
16
Chapter 16 : Di bawah langit yang sama, di balik tatapan yang mengintai.
17
Chapter 17 : Kedamaian yang di awasi.
18
Chapter 18 : Persiapan untuk makan malam.
19
Chapter 19 : Makan malam yang di tunggu.
20
Chapter 20 : Bukan sekedar perjanjian.
21
Chapter 21 : Di bawah perlindunganku.
22
Chapter 22 : Bukan perjanjian, tapi pilihan.
23
Chapter 23 : Bukan lagi kesepakatan.
24
Chapter 24 : Pulang ke rumah yang asing.
25
Chapter 25 : Harga untuk melepaskan.
26
Chapter 26 : Jatahku malam ini.
27
Chapter 27 : Malam yang tak berakhir tenang.
28
Chapter 28 : Sisi tergelapku yang kau lihat.
29
Chapter 29 : Satu janji di tengah hujan.
30
Chapter 30 : Saat rencana berubah menjadi jerat.
31
Chapter 31 : Kebenaran yang tak boleh lagi disembunyikan.
32
Chapter 32 : Langkah pertama menjadi kuat.
33
Chapter 33 : Bukan sekedar alat, tapi rumah.
34
Chapter 34 : Pengkhianatan dibalik nama keluarga.
35
Chapter 35 : Penyergapan yang direncanakan dari dalam.
36
Chapter 36 : Dua hati yang gelisah.
37
Chapter 37 : Hukuman untuk Don.
38
Chapter 38 : Sambutan untuk adik ipar.
39
Chapter 39 : Tamu di rumah sendiri.
40
Chapter 40 : Keputusan yang tak bisa ditawar.
41
Chapter 41 : Mengantar Leon ke sekolah.
42
Chapter 42 : Kursi Salvatore yang baru.
43
Chapter 43 : Lulus ujian Oma Rosalina.
44
Chapter 44 : Pamer kebahagiaan, dapat balasan telak.
45
Chapter 45 : Menunggu yang tak pasti.
46
Chapter 46 : Antara harapan dan kehancuran.
47
Chapter 47 : Ada nyawa kecil disini.
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60 End.
61
Karya Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!