Di ruang tamu yang tenang itu, jarum jam di dinding seakan bergerak lambat sekali, seakan waktu sengaja melambungkan detik-detik yang terasa mencekam bagi Celine. Ia duduk di tepi sofa, tangan kirinya sesekali mengusap lembut perutnya yang masih rata, seakan memberi kekuatan pada kehidupan kecil yang sedang tumbuh di sana. Matanya tak lepas dari angka-angka di jam dinding, setiap detik yang berlalu terasa seperti satu jam penuh kecemasan.
Elena melangkah mendekat dengan secangkir teh hangat yang masih mengepul, lalu meletakkannya di meja kecil di hadapan putrinya.
"Sudah empat kali kau menatap jam itu dalam sepuluh menit, Sayang," ucapnya lembut, lalu duduk di sebelah Celine, merangkul bahu putrinya yang terasa tegang. "Damian mampu menjaga dirinya sendiri. Dia pria yang bijaksana dan kuat. Dia juga tahu betul apa yang sedang dipertaruhkan."
Celine menghela napas panjang, namun tatapannya masih kembali ke arah jam dinding itu, lalu ke ponsel yang tergeletak di meja dengan layar gelap.
"Aku tahu, Bu... tapi rasanya tidak tenang saja. Aku takut terjadi sesuatu yang buruk pada mereka."
Ia menunduk, kedua tangannya saling meremas pelan di pangkuannya.
"Dan aku... aku di sini hanya bisa diam, menunggu, tidak bisa melakukan apa pun. Padahal ada nyawa kecil di dalam perut ini yang juga sedang menunggu ayahnya pulang dengan selamat. Kadang aku merasa tidak berguna sekali di saat-saat seperti ini."
Elena tersenyum sedih, lalu meremas lembut kedua tangan putrinya itu.
"Jangan berkata begitu, Nak. Menunggu dan menjaga diri serta calon anakmu itu pun sudah tugas yang sangat besar. Kalau kau ikut cemas berlebihan, siapa yang akan menyambut Damian pulang dengan tenang nanti? Siapa yang akan menjadi sandaran kekuatannya saat dia kembali dengan lelah dan berat hati?"
Kata-kata itu membuat Celine meneguk ludah pelan, ia mengangguk perlahan, mencoba menarik napas lebih dalam untuk menenangkan detak jantungnya yang masih berpacu cepat.
"Kau benar, Bu. Aku harus kua…
Terikat Cinta Sang Mafia
Chapter 52
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 61 Episodes
Comments
🍓ADIRA🍓
nurut aja nurut Luc 😂😂
2026-09-06
0