Chapter 24 : Pulang ke rumah yang asing.

‎Suasana ruang rawat inap di RS St. Corolus terasa lebih cerah dari biasanya. Sinar matahari pagi menyelinap masuk lewat celah tirai jendela, menyinari tempat tidur yang kini sudah kosong dari peralatan medis. Hampir sebulan berlalu sejak Elena menjalani operasi tumor otak stadium tiga, dan hari ini adalah hari yang dinanti, dokter sudah memperbolehkannya pulang, karena kondisinya dinilai cukup stabil untuk pemulihan di rumah.

‎‎Celine melipat baju ganti ibunya dengan rapi, memasukkannya satu per satu ke dalam tas berwarna hitam. Elena duduk di tepi tempat tidur, kepalanya masih dibalut perban tipis yang rapi. Matanya menatap putrinya lekat-lekat, penuh kebingungan yang sejak kemarin-kemarin sudah ingin ia tanyakan.

‎‎"Cel..." panggilnya pelan, suaranya masih agak lemah namun terdengar jauh lebih baik dari minggu-minggu sebelumnya. "Kenapa selama Ibu dirawat di sini... Jason tidak pernah sekalipun datang menjenguk Ibu?"

‎‎Tangan Celine yang sedang merapikan sikat gigi berhenti sejenak, namun ia tidak menoleh.

‎‎"Apakah kalian sedang bertengkar?" lanjut Elena bertanya dengan cemas. "Bukankah Jason yang membiayai operasi dan semua biaya perawatan Ibu selama ini? Ibu tahu dia itu sibuk, tapi... setidaknya sekali saja datang melihat keadaan Ibu, kan?"

‎‎Celine menarik napas panjang, lalu menutup ritsleting tas perlahan. Ia berbalik menatap ibunya, tersenyum tipis yang berusaha terlihat tenang, meski matanya menyembunyikan sesuatu yang berat.

‎‎"Ibu tidak usah terlalu memikirkan hal itu sekarang," jawabnya lembut namun tegas, mengalihkan topik. "Yang penting sekarang Ibu sudah boleh pulang, kondisi Ibu semakin membaik. Sisanya... biarlah berjalan apa adanya."

‎‎"Tapi—"

‎‎"Ayo, Bu," potong Celine halus, merangkul bahu ibunya agar berdiri. "Mobil sudah menunggu di depan. Kita pulang."

‎‎Elena mengangguk pelan, meski kerut di dahinya belum hilang. Ia menerima bantuan putrinya untuk berdiri, meraih tas yang sudah disiapkan itu. Namun saat mereka melangkah keluar dari pintu k…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

🍓ADIRA🍓

🍓ADIRA🍓

si Jas one sibuk Buk, sibuk cetak anak /Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/

2026-08-25

0

〈⎳ FT. Zira

〈⎳ FT. Zira

si onoh lagi hobi masuk gua rawa🤣🤣 makanya gak punya waktu nengokin

2026-08-23

0

🍓ADIRA🍓

🍓ADIRA🍓

kau juga gila, Jas one! 😂😂😂

2026-08-25

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 : Pengkhianatan dan ultimatum.
2 Chapter 2 : Tawaran Sang Iblis.
3 Chapter 3 : Tanda tangan dan sangkar emas.
4 Chapter 4 : Jari atau langsung?
5 Chapter 5 : Istriku, Nyonya Salvatore.
6 Chapter 6 : Penjara bernama pernikahan.
7 Chapter 7 : Di balik senyum palsu.
8 Chapter 8 : Topeng dan keingkaran.
9 Chapter 9 : Perang dingin pertama di mansion.
10 Chapter 10 : Di antara amarah dan kelembutan.
11 Chapter 11 : Menagih Hakku.
12 Chapter 12 : Hukum dan air mata.
13 Chapter 13 : Di balik kedamaian yang rapuh.
14 Chapter 14 : Keputusan yang tak di sukai.
15 Chapter 15 : Dua wajah kesetiaan.
16 Chapter 16 : Di bawah langit yang sama, di balik tatapan yang mengintai.
17 Chapter 17 : Kedamaian yang di awasi.
18 Chapter 18 : Persiapan untuk makan malam.
19 Chapter 19 : Makan malam yang di tunggu.
20 Chapter 20 : Bukan sekedar perjanjian.
21 Chapter 21 : Di bawah perlindunganku.
22 Chapter 22 : Bukan perjanjian, tapi pilihan.
23 Chapter 23 : Bukan lagi kesepakatan.
24 Chapter 24 : Pulang ke rumah yang asing.
25 Chapter 25 : Harga untuk melepaskan.
26 Chapter 26 : Jatahku malam ini.
27 Chapter 27 : Malam yang tak berakhir tenang.
28 Chapter 28 : Sisi tergelapku yang kau lihat.
29 Chapter 29 : Satu janji di tengah hujan.
30 Chapter 30 : Saat rencana berubah menjadi jerat.
31 Chapter 31 : Kebenaran yang tak boleh lagi disembunyikan.
32 Chapter 32 : Langkah pertama menjadi kuat.
33 Chapter 33 : Bukan sekedar alat, tapi rumah.
34 Chapter 34 : Pengkhianatan dibalik nama keluarga.
35 Chapter 35 : Penyergapan yang direncanakan dari dalam.
36 Chapter 36 : Dua hati yang gelisah.
37 Chapter 37 : Hukuman untuk Don.
38 Chapter 38 : Sambutan untuk adik ipar.
39 Chapter 39 : Tamu di rumah sendiri.
40 Chapter 40 : Keputusan yang tak bisa ditawar.
41 Chapter 41 : Mengantar Leon ke sekolah.
42 Chapter 42 : Kursi Salvatore yang baru.
43 Chapter 43 : Lulus ujian Oma Rosalina.
44 Chapter 44 : Pamer kebahagiaan, dapat balasan telak.
45 Chapter 45 : Menunggu yang tak pasti.
46 Chapter 46 : Antara harapan dan kehancuran.
47 Chapter 47 : Ada nyawa kecil disini.
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60 End.
61 Karya Baru
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Chapter 1 : Pengkhianatan dan ultimatum.
2
Chapter 2 : Tawaran Sang Iblis.
3
Chapter 3 : Tanda tangan dan sangkar emas.
4
Chapter 4 : Jari atau langsung?
5
Chapter 5 : Istriku, Nyonya Salvatore.
6
Chapter 6 : Penjara bernama pernikahan.
7
Chapter 7 : Di balik senyum palsu.
8
Chapter 8 : Topeng dan keingkaran.
9
Chapter 9 : Perang dingin pertama di mansion.
10
Chapter 10 : Di antara amarah dan kelembutan.
11
Chapter 11 : Menagih Hakku.
12
Chapter 12 : Hukum dan air mata.
13
Chapter 13 : Di balik kedamaian yang rapuh.
14
Chapter 14 : Keputusan yang tak di sukai.
15
Chapter 15 : Dua wajah kesetiaan.
16
Chapter 16 : Di bawah langit yang sama, di balik tatapan yang mengintai.
17
Chapter 17 : Kedamaian yang di awasi.
18
Chapter 18 : Persiapan untuk makan malam.
19
Chapter 19 : Makan malam yang di tunggu.
20
Chapter 20 : Bukan sekedar perjanjian.
21
Chapter 21 : Di bawah perlindunganku.
22
Chapter 22 : Bukan perjanjian, tapi pilihan.
23
Chapter 23 : Bukan lagi kesepakatan.
24
Chapter 24 : Pulang ke rumah yang asing.
25
Chapter 25 : Harga untuk melepaskan.
26
Chapter 26 : Jatahku malam ini.
27
Chapter 27 : Malam yang tak berakhir tenang.
28
Chapter 28 : Sisi tergelapku yang kau lihat.
29
Chapter 29 : Satu janji di tengah hujan.
30
Chapter 30 : Saat rencana berubah menjadi jerat.
31
Chapter 31 : Kebenaran yang tak boleh lagi disembunyikan.
32
Chapter 32 : Langkah pertama menjadi kuat.
33
Chapter 33 : Bukan sekedar alat, tapi rumah.
34
Chapter 34 : Pengkhianatan dibalik nama keluarga.
35
Chapter 35 : Penyergapan yang direncanakan dari dalam.
36
Chapter 36 : Dua hati yang gelisah.
37
Chapter 37 : Hukuman untuk Don.
38
Chapter 38 : Sambutan untuk adik ipar.
39
Chapter 39 : Tamu di rumah sendiri.
40
Chapter 40 : Keputusan yang tak bisa ditawar.
41
Chapter 41 : Mengantar Leon ke sekolah.
42
Chapter 42 : Kursi Salvatore yang baru.
43
Chapter 43 : Lulus ujian Oma Rosalina.
44
Chapter 44 : Pamer kebahagiaan, dapat balasan telak.
45
Chapter 45 : Menunggu yang tak pasti.
46
Chapter 46 : Antara harapan dan kehancuran.
47
Chapter 47 : Ada nyawa kecil disini.
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60 End.
61
Karya Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!