Chapter 35 : Penyergapan yang direncanakan dari dalam.

Malam itu gelap gulita, seakan langit sengaja menutupi bulan dan bintang. Jalan tol lingkar luar yang biasanya sesekali dilewati kendaraan kini terasa mati, sepi hingga suara deru mesin tiga mobil lapis baja terdengar bergema berlebihan di udara dingin. Lampu jalan di sepanjang jalur ini satu per satu padam, bukan mati sendiri, jelas-jelas dimatikan dari jarak jauh. Hanya sisa cahaya redup dari rembulan yang sesekali menyelinap di antara awan tebal, menerangi aspal yang licin dan sepi.

‎Di mobil pertama, Damian duduk tegak di kursi penumpang depan. Pistol berat tergeletak di pangkuannya, tangannya menggenggam erat gagang senjata itu, jari telunjuknya menyentuh pelindung pelatuk dengan waspada. Matanya tak lepas dari pantulan spion tengah, menatap terus ke arah dua mobil di belakangnya, menyadari betapa terbukanya mereka di jalur ini. Instingnya yang sudah terlatih bertahun-tahun berteriak nyaring di dalam kepala. Ada yang salah, ada yang tidak beres, meski semua laporan menyatakan jalur aman.

‎‎Di mobil kedua, Romano duduk menekuk ke sisi pintu, kedua tangannya masih diborgol erat ke depan tubuhnya. Di sebelah kirinya, istrinya memeluk erat tubuh kecil anak laki-laki mereka yang baru berusia lima tahun. Anak itu gemetar hebat, wajahnya tersembunyi di dada ibunya, matanya terpejam rapat seakan menolak melihat kegelapan di luar jendela kaca yang gelap itu. Tidak ada satu pun di antara mereka yang berani bersuara.

‎‎Di mobil ketiga, empat pengawal terbaik yang dipilih langsung oleh Luca duduk dengan senjata siap di tangan, tatapan mereka tajam menyapu setiap sudut jalan yang gelap dan kosong itu.

‎‎Suara statis terdengar pendek dari radio di mobil Damian.

‎"Don, dua menit lagi kita memasuki jembatan utama. Jalur bersih. Tidak ada laporan pergerakan mencurigakan. Semua terlihat aman."

‎‎Damian tidak menjawab. Ia hanya menatap lurus ke depan, rahangnya mengeras. Kata "aman" di dunia yang ia tinggali sering kali justru berarti bahaya yang sedang bersembunyi.

‎‎Dan tiba-ti…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

🍓ADIRA🍓

🍓ADIRA🍓

si Vin-Vin sepertinya ini,, pakai cincin soalnya 😂😂😂 yg sebelumnya mo ngadu domba Damian sama si Roman 🤭 eh bener GK sih y Thorrr, kalau GK salah 😂😂✌️✌️

2026-08-28

0

〈⎳ FT. Zira

〈⎳ FT. Zira

ingat balas budi loh Rom.. meski budi tak minta untuk di balas🤣

2026-08-28

0

🍓ADIRA🍓

🍓ADIRA🍓

Ingat balas budi nanti lho ya Rom /Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/

2026-08-28

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 : Pengkhianatan dan ultimatum.
2 Chapter 2 : Tawaran Sang Iblis.
3 Chapter 3 : Tanda tangan dan sangkar emas.
4 Chapter 4 : Jari atau langsung?
5 Chapter 5 : Istriku, Nyonya Salvatore.
6 Chapter 6 : Penjara bernama pernikahan.
7 Chapter 7 : Di balik senyum palsu.
8 Chapter 8 : Topeng dan keingkaran.
9 Chapter 9 : Perang dingin pertama di mansion.
10 Chapter 10 : Di antara amarah dan kelembutan.
11 Chapter 11 : Menagih Hakku.
12 Chapter 12 : Hukum dan air mata.
13 Chapter 13 : Di balik kedamaian yang rapuh.
14 Chapter 14 : Keputusan yang tak di sukai.
15 Chapter 15 : Dua wajah kesetiaan.
16 Chapter 16 : Di bawah langit yang sama, di balik tatapan yang mengintai.
17 Chapter 17 : Kedamaian yang di awasi.
18 Chapter 18 : Persiapan untuk makan malam.
19 Chapter 19 : Makan malam yang di tunggu.
20 Chapter 20 : Bukan sekedar perjanjian.
21 Chapter 21 : Di bawah perlindunganku.
22 Chapter 22 : Bukan perjanjian, tapi pilihan.
23 Chapter 23 : Bukan lagi kesepakatan.
24 Chapter 24 : Pulang ke rumah yang asing.
25 Chapter 25 : Harga untuk melepaskan.
26 Chapter 26 : Jatahku malam ini.
27 Chapter 27 : Malam yang tak berakhir tenang.
28 Chapter 28 : Sisi tergelapku yang kau lihat.
29 Chapter 29 : Satu janji di tengah hujan.
30 Chapter 30 : Saat rencana berubah menjadi jerat.
31 Chapter 31 : Kebenaran yang tak boleh lagi disembunyikan.
32 Chapter 32 : Langkah pertama menjadi kuat.
33 Chapter 33 : Bukan sekedar alat, tapi rumah.
34 Chapter 34 : Pengkhianatan dibalik nama keluarga.
35 Chapter 35 : Penyergapan yang direncanakan dari dalam.
36 Chapter 36 : Dua hati yang gelisah.
37 Chapter 37 : Hukuman untuk Don.
38 Chapter 38 : Sambutan untuk adik ipar.
39 Chapter 39 : Tamu di rumah sendiri.
40 Chapter 40 : Keputusan yang tak bisa ditawar.
41 Chapter 41 : Mengantar Leon ke sekolah.
42 Chapter 42 : Kursi Salvatore yang baru.
43 Chapter 43 : Lulus ujian Oma Rosalina.
44 Chapter 44 : Pamer kebahagiaan, dapat balasan telak.
45 Chapter 45 : Menunggu yang tak pasti.
46 Chapter 46 : Antara harapan dan kehancuran.
47 Chapter 47 : Ada nyawa kecil disini.
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60 End.
61 Karya Baru
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Chapter 1 : Pengkhianatan dan ultimatum.
2
Chapter 2 : Tawaran Sang Iblis.
3
Chapter 3 : Tanda tangan dan sangkar emas.
4
Chapter 4 : Jari atau langsung?
5
Chapter 5 : Istriku, Nyonya Salvatore.
6
Chapter 6 : Penjara bernama pernikahan.
7
Chapter 7 : Di balik senyum palsu.
8
Chapter 8 : Topeng dan keingkaran.
9
Chapter 9 : Perang dingin pertama di mansion.
10
Chapter 10 : Di antara amarah dan kelembutan.
11
Chapter 11 : Menagih Hakku.
12
Chapter 12 : Hukum dan air mata.
13
Chapter 13 : Di balik kedamaian yang rapuh.
14
Chapter 14 : Keputusan yang tak di sukai.
15
Chapter 15 : Dua wajah kesetiaan.
16
Chapter 16 : Di bawah langit yang sama, di balik tatapan yang mengintai.
17
Chapter 17 : Kedamaian yang di awasi.
18
Chapter 18 : Persiapan untuk makan malam.
19
Chapter 19 : Makan malam yang di tunggu.
20
Chapter 20 : Bukan sekedar perjanjian.
21
Chapter 21 : Di bawah perlindunganku.
22
Chapter 22 : Bukan perjanjian, tapi pilihan.
23
Chapter 23 : Bukan lagi kesepakatan.
24
Chapter 24 : Pulang ke rumah yang asing.
25
Chapter 25 : Harga untuk melepaskan.
26
Chapter 26 : Jatahku malam ini.
27
Chapter 27 : Malam yang tak berakhir tenang.
28
Chapter 28 : Sisi tergelapku yang kau lihat.
29
Chapter 29 : Satu janji di tengah hujan.
30
Chapter 30 : Saat rencana berubah menjadi jerat.
31
Chapter 31 : Kebenaran yang tak boleh lagi disembunyikan.
32
Chapter 32 : Langkah pertama menjadi kuat.
33
Chapter 33 : Bukan sekedar alat, tapi rumah.
34
Chapter 34 : Pengkhianatan dibalik nama keluarga.
35
Chapter 35 : Penyergapan yang direncanakan dari dalam.
36
Chapter 36 : Dua hati yang gelisah.
37
Chapter 37 : Hukuman untuk Don.
38
Chapter 38 : Sambutan untuk adik ipar.
39
Chapter 39 : Tamu di rumah sendiri.
40
Chapter 40 : Keputusan yang tak bisa ditawar.
41
Chapter 41 : Mengantar Leon ke sekolah.
42
Chapter 42 : Kursi Salvatore yang baru.
43
Chapter 43 : Lulus ujian Oma Rosalina.
44
Chapter 44 : Pamer kebahagiaan, dapat balasan telak.
45
Chapter 45 : Menunggu yang tak pasti.
46
Chapter 46 : Antara harapan dan kehancuran.
47
Chapter 47 : Ada nyawa kecil disini.
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60 End.
61
Karya Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!