Ding.
Angka di layar lift berhenti di B2. Pintu terbuka perlahan, menyambut lorong beton yang dingin dan lembab. Bau oli, semen basah, dan hawa pengap langsung menusuk hingga ke tulang. Lampu neon di langit-langit berkedip sekali, dua kali, lalu diam, memancarkan cahaya pucat yang membuat bayangan terlihat hidup.
Di ujung lorong, mobil hitam Damian sudah menunggu. Mesin menyala pelan, uap tipis keluar dari knalpot, mengambang di udara dingin.
Langkah kaki Damian terdengar berat dan tenang, menggema di sepanjang lorong kosong. Luca berjalan dua langkah di belakangnya, tangan terselip di dalam jas, matanya waspada menyapu setiap sudut ruangan.
Dari arah berlawanan, terdengar langkah lain. Lebih ringan, namun sengaja diatur tempo-nya.
Matteo.
Ia keluar dari mobilnya sendiri. Jas abu-abu mahalnya masih rapi, tapi dasi sudah dilepas, satu kancing teratas kemejanya terbuka.
Keduanya berhenti. Jarak di antara mereka tepat tiga meter. Diapit dua mobil hitam dan satu tiang beton yang kokoh.
Hening. Hanya suara tetesan air yang jatuh berirama dari pipa di atas, terdengar nyaring di ruangan yang sunyi itu.
"Selamat ya, Kak." ucap Matteo, senyumnya ditarik lebar, terlalu lebar untuk lorong yang segelap ini.
Damian tak menjawab. Matanya menilai dari ujung rambut hingga ujung sepatu. Tanpa ekspresi. Dingin hingga menusuk.
Matteo menggaruk tengkuk, aktingnya terlihat begitu alami. "Valen baru cerita kemarin. Katanya Kakak sudah menikah." Ia mengangguk pelan, seolah tersentuh. "Aku sangat senang, Kak. Sumpah. Akhirnya Kakak bisa membawa istri ke hadapan Oma Rosalina."
Damian menatapnya tanpa berkedip, membuat setiap kata yang baru saja terucap terasa berat dan dipantau.
Lalu Damian mengangguk pelan, "Terima kasih."
Suaranya rendah namun menggema di seluruh lorong. Ia melangkah maju, melewati Matteo hingga mereka berdiri sejajar dengan jarak hanya setengah meter, cukup dekat untuk merasakan hawa dingin yang memancar dari tubuh kakak iparnya.
"Besok mal…
Terikat Cinta Sang Mafia
Chapter 16 : Di bawah langit yang sama, di balik tatapan yang mengintai.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 61 Episodes
Comments
kymlove...
apa kenapaa??? siapa yang tertembak??
2026-08-18
0
〈⎳ FT. Zira
seneng apa seneng dirimu??🙄 pakai bedak berapa centi sih🙄
2026-08-18
0
🍓ADIRA🍓
Tebel amat topengmu Mat /Left Bah!/
2026-08-19
0