Acara sudah usai, para orang tua murid juga sudah banyak yang pulang dengan membawa anak masing masing. Ini acara yang kesekian kalinya di adakan di lapangan terbuka, tampaknya warga suka dengan kegiatan semacam ini.
Akan tetapi, ini acara kali pertama lomba dengan tema betul betul budaya daerah, selama ini kegiatan selalu bertema nasional, untuk kali ini, Pak Nas yang mewakili perusahaan sponsor menyarankan kegiatan yang lebih tradisonal.
“Pak Nas itu baik ya, dermawan, tampan lagi”. Risda bergumam.
Asrul langsung menoleh. “Apaan ?”.
Risda mendelik. “Emang tadi nggak dengar ?”.
Asrul menggeleng. “Nggak. Apaan ?”.
“Cuma mau bilang, Pak Nas itu tampan. Itu saja”.
Asrul memonyongkan mulutnya. “Tampan apaan ?”.
Risda menatap Asrul lekat, ada hal aneh yang menurut Risda tiba tiba mencuat dalam diri Asrul, sejak kemarin, Asrul tampaknya selalu mencari cara agar Risda tak begitu dekat dengan Pak Nas, entah kenapa.
“Ngapain bilang bilang Pak Nas tampan segala”.
Risda kembali mendelik. “Emang iya kan ?”.
“Iya kan .. Iya kan .. Iya kan apaan ?”.
Risda tertawa cekikikan. “Emang Pak Nas tampan kan ?”.
Asrul melotot dan geleng kepala. “Udah tua dia”.
Risda masih terus tertawa. “Tapi masih tetap, Pak Nas memang tampan, juga dermawan”.
Asrul angkat bahu. “Suka suka lo Ris”.
Risda tertawa sangat puas melihat Asrul yang kesal, lagi pula ngapain juga Asrul pake cemburu dibanding ke orang tua seperti Pak Nas, rambutnya saja sudah banyak yang putih, lagi pula Risda memandangnya seperti orang tua, tak lebih.
“Rul .. Rul…”. Risda mencolek bahu Asrul.
Asrul menoleh. “Apa lagi ?”.
Risda tertawa lagi. “Sebenarnya lu kenapa sih Rul, ngapain juga masang muka sewot gitu, heran saya”.
“Terserah”. Asrul masih manyun.
Risda mencolek lagi. “Lu jatuh cinta ama gua ya Rul ?”. Risda setengah berbisik.
Asrul mendelik. “Apa ?. Serius lu ?”.
Risda gantian mendelik. “Apaan ?”.
“Serius, elo jatuh cinta ama gua ?”.
“Apaan ?”.
Asrul tampak sumringah.”Jadi beneran nih, lu jatuh cinta ama gua ?”.
Risda langs…
Tak Perlu Ada Cinta
Pak Nas Tampan Yang Dermawan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 136 Episodes
Comments
Yayoek Rahayu
itu ayahmu risda...
2022-03-20
0
Nilaaa🍒
semangat selalu kak
2021-08-06
0
Khairil Anwar Peni
Kasihan hidup Risda, Haris, dan juga Natalia. Sulit untuk berkumpul ... 😭😭😭
2021-05-28
1