Masih subuh rombongan Haris sudah mencapai Barus. Perjalanan kali ini di awali menuju komplek Makam Papan Tinggi, mereka tak jalan sendirian, ada penduduk setempat yang di rekomendasi Faisal untuk mendampingi, namanya Satria Limbong, ia lebih suka di panggil marga saja, di panggil Limbong.
Usai sarapan, rombongan langsung menuju target pertama, dari awal Haris sudah ingatkan kalau ini akan menjadi perjalanan yang melelahkan, akan menaiki ratusan anak tangga yang mencapai hingga 1 KM dan mendaki, semuanya hanya senyum dan langsung melangkah mengikuti Limbong dan Haris yang berjalan paling depan.
Awalnya memang tampak indah, semuanya masih tertawa tawa dan bergurau, tapi makin jauh semuanya semakin menemukan kebenaran ucapan Haris, Risda yang tadi begitu semangat sekarang mulai melangkah satu satu, Asrul tersadar kalau istrinya punya riwayat jantung, tapi Asrul diam saja, hanya memelankan langkah dan lebih banyak berhenti, sehingga keduanya tertinggal jauh.
“Gendong Bang”.
Asrul membulatkan matanya. “What ?”.
“Gendong ya …”.
Asrul menggeleng. “Gendong apaan ?, sudah, kita pelan pelan saja”.
Asrul terus menggeleng, gendong apanya, membawa badan sendiri saja sudah entah bagaimana, mau gendong pula ?, kalau tadi yang di gendong anak kecil, mungkin saja memang, ini Risda, yang beratnya hampir 60 Kg, bisa pingsan kita, batin Asrul yang terus menggeleng.
Asrul benar benar sabar menanti dan mengikuti langkah Risda yang tertatih, tapi akhirnya mereka sampai juga. Faridha dan Farhan sejak tadi ternyata sudah menanti Asrul dan Risda di pintu masuk makam, di tangan Faridha juga sudah tersedia air minum, tangan Risda langsung meraih dan meneguknya.
Risda duduk di pintu masuk makam memandang ke arah lautan, seberapa besarpun letihnya, ternyata sampai disini semuanya bisa hilang dengan mudahnya, bukan hanya karena dapat melihat makam seorang aulia, tapi pemandangannya memang luar biasa, hamparan sawah, hamparan lautan dan tumpukan perkampungan.
Semua pemandangan itu membuat peras…
Tak Perlu Ada Cinta
S2 : Menyusur Panorama Sibolga Tapanuli Tengah (5)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 136 Episodes
Comments
Yayoek Rahayu
cantiknya...
2022-04-15
0
Sri Astuti
asyiik bener.. itu rejekimu limbong..
ternyata Asrul doyan banget lemang😄😄
2022-03-07
0
Idayuli Kamila
👍💪
2021-07-18
0