Haris kembali memandangi Asrul lekat, ia yakin jika Asrul akan memegang janji yang mereka buat, apapun alasannya, Haris belum siap untuk membuka semuanya pada Risda, ada ketakukan besar yang mengejarnya.
“Bapak pasti terkejut melihat Risda pertama kali, saya yakin itu, karena wajah Risda tak ada bedanya dengan wajah Tante Lia”.
Haris sudah bisa tertawa kecil. “Bapak seperti disambar petir Rul”.
Asrul jadi ikut tertawa. “Saya sudah menebak itu. Tapi, sejak hari pertama Bapak ketemu, Pak Nas lama nggak datang, kenapa ?”.
Haris menggeleng. “Kamu sampai pikirkan kesana Rul”.
“Awalnya sih nggak Pak Nas, tapi sekarang justru kepikiran”.
Haris kembali tertawa kecil. “Bapak linglung waktu itu, bingung sekali, makanya Bapak langsung ambil cuti dan terbang ke Jakarta, memastikan Risda”.
Asrul tertawa kecil dan anggukkan kepala. Asrul bisa membayangkan sekarang, bagaimana terkejutnya Haris saat melihat Risda, itu tentu sangat pasti.
Haris kini yang justru merasa heran, biasanya orang yang ikut dalam program seperti ini adalah mereka yang berasal dari keluarga sederhana, atau bahkan mungkin keluarga yang kurang mampu, tapi kenapa dengan Asrul.
Haris tahu siapa dan bagaimana keluarga Agung temannya, keluarga yang memiliki tingkat ekonomi yang berada di atas rata rata. Almarhum kakek Asrul, ayahnya Agung adalah pemilik dan pengelola 40 usaha SPBU yang tersebar hampir di seluruh Jawa, bahkan ada di Bali dan Nusa Tenggara.
Selepas kepergian ayahnya, Agung yang mengelola kegiatan 40 SPBU itu, sedang nenek Asrul, ibunya Agung, bukan hanya sebatas seorang dokter spesialis, tapi juga pemilik 3 klinik dan 1 rumah sakit ternama di Jakarta.
Bahkan itupun belum juga cukup, keluarga Agung punya resort di Nusa Tenggara dan Sumatera, itukan jadi aneh kedengarannya, bagaimana keturunan dari orang orang seperti itu hari ini ada di pedalaman Kalimantan Utara.
“Jadi, kenapa bisa kesini, ayahmu mengijinkan ?”.
Asrul hanya senyum dan anggukkan kepala. “Ayah tidak masalah Pak Nas”.
“Agung tidak kebe…
Tak Perlu Ada Cinta
Dunia Memang Terlampau Sempit Untuk Bersembunyi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 136 Episodes
Comments
Yayoek Rahayu
betul....haris seperti ibunya ya....melarikan diri dari masalah.
2022-03-20
0
Khairil Anwar Peni
kisah menyedihkan untuk keluarga Haris
2021-05-28
1
.
triple like untuk mu
playboy
2021-04-26
1