Rapat guru semakin memanas, kini hanya tinggal debat panjang antara guru perempuan yang menginginkan adanya tekanan kepada siswa yang tidak ia suka dengan sikap tegas Pakde Rahman yang menolak adanya tekanan.
Risda terus menyimak, tapi lama lama Risda panas juga, menurut Risda apa yang di katakan Pakde Rahman semuanya benar, tapi ada satu guru perempuan yang dengan tegas menantangnya, Risda tak terima karena sang guru perempuan tak terima karena ada satu siswa yang tidak ia suka di kelas itu.
Risda tak tahan lagi, ia angkat tangan. Kepala Sekolah yang melihat Risda angkat tangan langsung memberikan isyarat persetujuan dan memberikan Risda waktu untuk menyampaikan pendapat, Risda tak buang waktu.
“Apa yang dikatakan Pakde Rahman saya rasa paling betul, kita harus melihat seisi kelas, bukan hanya satu, itu saya rasa bukan pertimbangan yang bagus. Lagi pula, kenapa kita mengikat diri dengan keadaan masa lalu, apakah memaafkan tidak lagi penting”. Tegas Risda.
Risda merasa apa yang dikatakannya hanya kalimat biasa, tapi tanggapan yang di dapat Risda membuatnya terkejut, tapi yang namanya Risda tetap saja Risda, ia kembali memberikan jawaban yang menurutnya benar.
Lagi lagi Risda terkejut, apalagi kata kata yang disampaikan padanya sudah tak sehat lagi, menurut Risda ini sudah kontradiktif dengan harapan semua orang kepada seorang guru, itu menurut Risda sudah melampaui keharusan.
Ingin sekali Risda kembali berargumen, tapi respon dari beberapa orang yang duduk dekat dengannya membuat Risda jadi berubah pikiran, terutama melihat gelengan kepala Pakde Rahman, ini yang membuat Risda akhirnya memilih bungkam, hingga rapat selesai.
Hingga sudah sampai di rumahnya, Risda masih belum menerima juga, perasaan Risda masih terus menolak sikap dari guru yang tampak tegang tadi, kini Risda juga merasa ada banyak yang kurang, kenapa yang lain selain Pakde Rahman juga memilih diam, kenapa tidak ikut melawan.
Risda sudah mulai menemukan beberapa hal yang sebelumnya Risda tak pernah bay…
Tak Perlu Ada Cinta
Menjadi Guru Itu, Tidak Mudah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 136 Episodes
Comments
Khairil Anwar Peni
Habaaaaat guru Risda. Jadi guru harus mengedepankan kepentingan siswa, bukan kepentingan pribadi, apalagi dihubungkan drngan kesalahan orang tua siswa
2021-05-29
1
womandeh
👍👍👍
2021-05-15
1
R.F
cemungut kak
2021-05-15
1