" Jangan buang berlian demi sebiji buah jagung". Itulah yang selalu diingat oleh Lara kepada Pak Yudho. Lara sangat mencintai Pak Yudho, tetapi Pak Yudho membuangnya begitu saja dan berlari kepada Luhfiah.
Kemudian Lara membuat rencana untuk membuat Perban kepada Pak Yudho.
Pak Yudho kemudian Jatuh pada Perban dari Lara. Pak Yudho tidak bisa berkutik sama sekali. Nantikan kisah selanjutnya, Pembalasan dendam Lara kepada Pak Yudho hingga dia tidak bisa melepaskan Perban itu selamanya.
Jangan lupa dukunganmu yaa..
Klik Subscribe, Like dan Comment..✅
Vote dan minta Update kalau menyukainya
Dukunganmu sangat berharga untuk Author.
Karya ini diterbitkan atas izin Mangatoon/ Noveltoon Amara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili Mangatoon/ Noveltoon sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amara Delia Karinda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hubungan dengan Pak Yudho
Lara berkenalan dengan Pak Yudho karena dikenalkan oleh Sepupu Lara. Kemudian Lara dan Pak Yudho berpacaran. Pak Yudho adalah pria berumur 25 tahun dan Lara berumur 22 tahun.
Pak Yudho bekerja sebagai Manager akuntan di sebuah Perusahaan "Langit Ketujuh". Hobi Pak Yudho adalah menggoda wanita dengan wajahnya yang tampak seperti Opa-Opa Korea di serial Drama Korea.
Ketika itu Pak Yudho mempunyai staf akuntansi bernama Luhfiah, dia sangat cantik, putih dan menggoda. Kemudian Pak Yudho tidak segan untuk bermain bersama di Kosan Luhfiah.
Pak Yudho selalu melupakan Lara ketika bersama dengan Luhfiah. Pak Yudho selalu hilang dan susah dihubungi ketika sedang hangout dan bermalam di kosan Luhfiah.
Pak Yudho dan Lara "Long distance relationship". Lara tidak mengetahui kedekatan Pak Yudho dan Luhfiah. Kemudian Lara curiga karena setiap weekend dia tidak bisa dihubungi. Pak Yudho ketika itu sedang dinas di Palembang.
" Sayang, kamu kemana, kenapa setiap weekend susah sekali dihubungi, dichat pun sangat susah?." kata Lara kepada pada Pak Yudho lewat VoteApps.
" Maaf sayang aku sibuk sekali, akhir- akhir ini, banyak sekali acara rapat, aku harus mengawasi beberapa stafku." kata Pak Yudho Kepada Lara lewat VoteApps.
" Oh baiklah aku mengerti, memang pekerjaanmu sangat padat, tidak sepertiku yang menjadi pegawai Perusahaan Pakan Ternak ."
" Oh, sayang, padahal aku kangen sekali sama kamu, kapan kamu akan ke Jakarta, ayo kita bertemu dan merencanakan pernikahan." kata Lara kepada Pak Yudho lewat telepon VoteApps.
Ketika pagi harinya, Lara menelpon Pak Yudho. Pak Yudho sedang berada di Kosan Luhfiah dan menelpon Lara dari Kamar mandi kosan Luhfiah.
Mereka habis bermain "Jantung Pisang" dan merasakan kehangatan "Pisang Gepokan" malam sehabis menghadiri acara Rapat Bulanan di "Langit Ketujuh".
Lara mendapatkan Informasi dari temannya, Miss X, bahwa Pak Yudho ada hubungan istimewa dengan Luhfiah. Kemudian Lara menanyakan langsung kepada Pak Yudho lewat pesan VoteApps.
" Mas, aku lihat kamu beberapa kali hangout sama dia, apakah kamu ada hubungan khusus dengan Luhfiah. "kata Lara kepada Pak Yudho
" Tidak sayang, dia hanya teman kerja, dia bawahan aku, kamu jangan curiga-curiga begitu."
" Dia hanya mengurus pekerjaan aku di kantor, kami tidak ada hubungan sama sekali, aku hanya mencintaimu selamanya."kata Pak Yudho kepada Lara.
Lara tidak mau ribut karena persoalan tersebut karena Pak Yudho tidak mau mengaku. Akhirnya Lara hanya diam dan berpura- pura bodoh.
Pak Yudho tidak hanya melakukan hal itu dengan Luhfiah. Pak Yudho beberapa kali melakukan itu dengan staf marketingnya. Selama menjalani pacaran dengan Lara, Pak Yudho juga bersama dengan Dintan, Farah dan masih masih banyak lagi.
Pak Yudho adalah "Playboy kelas kakap" di kantornya, karena tampangnya yang sangat gagah, badannya yang six packs karena suka nge-gym. Semua wanita menyukainya dan mendambakan ingin dipeluk olehnya.
Sayangnya, dia mempunyai seorang pacar yang Galak dan tidak menyukai hal berbau" Pisang Gepokan" sebelum menikah.
Nafsu Pisangan dari Pak Yudho tidak bisa tersalurkan, lalu Pak Yudho mencari mangsa lainnya yang bisa menuntaskan nafsu Pisangan yang ada dalam dirinya untuk menggoreng para wanita.
" Punya pacar galak sekali, dia tidak ingin aku cium, dekat sedikit saja langsung refleks, aku di taboknya."
"Aku ingin mencari pelampiasan, sejenis selir untuk menuntaskan nafsu Pisangan yang ada dalam diriku ini, Luhfiah adalah salah satunya."
"Luhfiah sudah tidak perawan dan Luhfiah mau di goreng, lezat dan legit sekali." Gumam Pak Yudho dalam hati.
🧘Bersambung 🧘
mampir juga yukk kakk