Indonesia
NovelToon NovelToon
MISTERI RUMAH WARISAN KAKEK

MISTERI RUMAH WARISAN KAKEK

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Hantu / Rumahhantu
Popularitas:711
Nilai: 5
Nama Author: Iephe Tyo

Theo adalah seorang laki laki yang baru saja menikah dengan perempuan bernama Tiara. keduanya adalah pasangan yang bahagia yang tinggal cukup sederhana di Kota. namun ketenangan mereka berubah ketika Thao mendapatkan warisan rumah dan tinggal di rumah tersebut.

keanehan demi keanehan ia alami selama tinggal di rumah tua yang memang sudah terkenal angker sejak lama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iephe Tyo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 2

Sesaat setelah mengangkat telfon dan berbicara, tiba tiba ekspresi Theo seketika yang semula tampak biasa saja, kini berubah menjadi panik.

"apa? iya buk, Theo sama Tiara segera pulang." ucap Theo tampak panik.

Melihat gelagat suaminya yang panik, Tiara pun menjadi penasaran dengan apa yang terjadi.

"kenapa mas?" tanya Tiara penasaran.

"kakek sayang... Kata ibuk, kakek kritis, habis kecelakaan." ucap Theo.

"innalilahi wa innailaihi rojiun. terus gimana mas?" ucap Tiara yang juga tampak kaget mendengar kabar tersebut.

"kata ibuk, kalau bisa kita harus segera pulang sayang." ucap Theo.

"yaudah aku siap siap, tapi kerjaan kamu gimana? Kan kamu baru aja cuti, mau cuti lagi?" tanya Tiara.

"gampang itu pikir nanti, yang penting kita pulang dulu." ucap Theo yang juga tampak beranjak dari tempat duduknya untuk segera ganti pakaian dan menyiapkan beberapa baju untuk dibawa pulang ke Jawa Tengah.

"eh sayang, tapi dari Jakarta ke Jawa Tengah itu jauh sayang, kamu yakin mau bawa mobil sendiri?" tanya Tiara.

"oh iya juga ya." jawab Theo.

"apa aku suruh Pak Agus buat supirin kita? Nanti pulangnya kesini kita kasih ongkos aja buat Pak Agus naik bus." ucap Tiara.

"yaudah aku coba hubungi Pak Agus dulu." ucap Theo sambil mengeluarkan ponselnya lalu menghubungi pak Agus.

setelah dihubungi Theo melalu telfon, Pak Agus pun setuju untuk mengantarkan Theo dan Tiara pulang kampung karena kebetulan hari ini Pak Agus ini sedang tidak ada jadwal. Pak Agus ini pekerjaannya memang supir travel, jadi dia sudah hafal dengan jalan ke Jawa Tengah.

.

.

.

Waktu sudah menunjukan pukul 18.30 WIB. Theo, Tiara dan Pak Agus segera bergegas masuk kedalam kendaraan dan melaju menuju ke Jawa Tengah tempat asal Theo.

Perjalanan tampak lancar dan beberapa kali mereka istirahat untuk sekedar makan atau minum kopi.

Sekitar pukul 01.30 WIB, Mereka sampai di sebuah rest area.

"pak Agus, di rest area depan kita berhenti dulu ya Pak, saya mau buang Air kecil. nanti kita istirahat sambil ngopi sebentar lah Pak disana." ucap Theo yang duduk di kursi depan samping Pak Agus.

"baik mas." jawab Pak Agus singkat.

Sesampainya di rest area, mereka bertiga segera turun dan keluar dari mobil.

"sayang, aku ke toilet dulu ya." ucap Theo sembari keluar dari mobil.

"iya sayang, aku sam pak Agus di warung dekat kita parkir ya, nanti nyusul kesini aja kalo udah selesai." jawab Tiara.

"oke sayang, eh iya aku sekalian pesenin kopi hitam satu ya sayang, biar ngga ngantuk." jawab Theo sambil berjalan agak cepat menuju ke kamar mandi.

"iya nanti aku pesenin sekalian." jawab Tiara.

Theo yang memang sedari tadi menahan hendak buang air kecil, segera bergegas menuju ke kamar mandi. sedangkan Tiara dan Pak Agus berjalan menuju ke deretan ruko ruko warung yang menyediakan berbagai macam makanan dan minuman yang letaknya tak jauh dari tempat parkir mobil mereka.

dikamar mandi yang tampak sepi, Theo segera menuju ke dalam bilik sempit berukuran 1,5 x 1,5 meter untuk segera buang air kecil. Selesai buang air kecil, ia pun segera keluar dari bilik kamar mandi.

ceklekkk...

sesaat setelah membuka pintu, Theo melihat ada seorang laki laki paruh baya tengah berdiri tak jauh dari bilik toilet yang baru saja ia gunakan.

"eh Pak." sapa Theo seraya tersenyum ramah ke arah laki laki paruh baya yang sedang berdiri tepat didepannya.

Laki laki tersebut membalas senyum ke arah Theo namun dengan tatapan kosong.

"permisi ya pak." ucap Theo sembari berjalan menuju ke arah wastafel di sisi lain ruangan toilet.

Laki laki itu hanya berdiri diam sambil mengangguk tanpa mengucapkan sepatah katapun.

Theo kemudian berjalan ke sisi lain dari toilet untuk menuju ke sebuah wastafel yang ada disisi lain ruangan toilet.

Theo kemudian mencuci muka dan tangannya sambil sesekali menatap cermin yang ada tepat didepannya. Di balik cermin, Theo melihat sosok laki laki itu masih dengan posisi yang sama, hanya diam berdiri tak jauh di belakangnya.

"orang itu kok cuma berdiri aja disitu, aneh banget." gumam Theo sambil sesekali curi curi pandang ke arah laki laki itu melalui cermin didepannya.

Laki laki itu tampak masih diam saja tanpa bergerak ataupun bersuara.

Suasana hati Theo tiba tiba berubah menjadi tidak nyaman, ia pun bergegas mempercepat aktivitasnya.

sebelum beranjak, Theo sekali lagi menoleh ke arah laki laki tersebut sembari tersenyum.

"mari pak, saya duluan." ucap Theo berbasa basi.

Namun tak ada tanggapan apapun dari laki laki tersebut, ia cuma diam menatap kosong lurus ke arah pintu keluar. Tanpa mau berlama lama disitu, Theo segera melangkahkan kakinya keluar dari toilet dan menuju ke tempat dimana Pak Agus dan Tiara.

di perjalanan menuju ke warung, pikiran Theo masih tertuju ke laki laki yang ia temui di kamar mandi.

"kok lama sayang." ucap Tiara saat melihat suaminya berjalan mendekat kearahnya.

"iya sayang, tadi ada orang aneh dikamar mandi." jawab Theo sambil duduk di sebuah kursi panjang yang tersedia di warung tersebut.

Tiara tampak mengernyitkan alis.

"aneh? Aneh gimana?" tanya Tiara penasaran.

Theo meraih sebuah gelas kaca bening berisi kopi hitam yang ada di depannya.

"aneh aja, tadi dikamar mandi aku ketemu bapak bapak, nah dia itu cuma berdiri aja di depan salah satu bilik toilet lo." ucap Theo.

"anehnya dimana mas?" tanya Pak Agus yang tampaknya juga penasaran dengan cerita Theo.

"itu kan toiletnya aku lihat banyak yang kosong tuh pak, tapi orang itu tuh cuma berdiri diem aja. Ku sapa ku tanya juga cuma diem aja." ucap Theo sembari mengambil sebatang rokok dari bungkus lalu menyalakannya.

"mungkin pemalu orangnya mas." ucap Pak Agus.

"entah lah pak, tapi tatapannya kek kosong gtu pak." Theo kembali menceritakan sosok laki laki yang ia temui dikamar mandi.

"kok saya jadi penasaran ya mas." ucap Pak Agus sambil menoleh ke arah kamar mandi.

"trus? Pak Agus mau kesana?" tanya Theo.

"coba saya lihat mas, kebetulan saya juga mau buang air bersih." ucap Pak Agus sambil beranjak dari tempat duduknya.

"awas Lo pak, takut ternyata itu setan." ucap Tiara mencoba menggoda Pak Agus.

"ah, saya mah udah biasa mbak ... Nggak terlalu takut sama setan juga hehe." ucap Pak Agus sambil sedikit tertawa lalu berjalan menuju ke arah kamar mandi yang mungkin letaknya hanya sekitar 20 meter dari tempat mereka beristirahat.

Pak Agus pun melangkahkan kakinya masuk ke dalam kamar mandi. sesaat setelah masuk, ia melihat memang ada sosok laki laki paruh baya dengan kumis tipis yang sebagian bulu kumisnya sudah berwarna putih tengah berdiri diam sambil menatap lurus ke arah pintu masuk area kamar mandi.

"oh bener kata Mas Theo, ternyata ada orang." ucap Pak Agus dalam hati.

Pak Agus jalan saja menuju ke salah satu bilik toilet yang berada tak jauh dari pintu masuk rea kamar mandi itu tanpa menghiraukan keberadaan laki laki tersebut.

Saat sedang buang air kecil, Pak Agus merasa seperti mendengar suara orang berjalan.

"ah, mungkin orangnya udah pergi." batin Pak Agus sembari buang air kecil.

setelah selesai buang air kecil, pak Agus pun membuka pintu dan hendak keluar dari bilik toilet.

Saat ia melangkahkan kakinya keluar toilet ...

1
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Aduuuh... Bakalan ada apa lagi, nih?
Tiba-tiba hawanya dingin begitu...
🤨🤨🤨
Tita Tata
sumpahhhh penasaran bgt sama kelanjutannya
Tita Tata
pokoknya terus lanjut bacaa
Tita Tata
suara apa itu thorrrrrrr
Tita Tata
lanjut thor ... semakin seruuuu
Tita Tata
jadi Theo pernah se trauma itu yaaa
Tita Tata
aku suka bngt sama tulisan author ini
Tita Tata
apa yang akan terjadi selanjutnya yah
Tita Tata
tegang bgt sumpah
Tita Tata
lanjut thorrrr
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Loh, wafatnya Kakung Theo belom dikasih kabar ke orang tuanya kah??? 😭😭😭
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Kira-kira Theo bisa "merasakan" kejanggalan di rumah peninggalan Kakeknya gak, ya???
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Owalaaah... Jadi makhluk-makhluk yang mengganggu itu kiriman orang lain ternyataaa... Gak bisa dibiarin terus kalo begitu...
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Aduuuh, saya bener-bener jadi inget sama Almarhum Mbah saya pas baca BAB ini, Kak... Emosi memorinya kuat banget... 😭😭😭
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Jangan-jangan semua makhluk yang ada di rumah Almarhum Kakek Theo itu, sosok penjaga rumah itu kah???
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Saya suka banget nih, ceritanya semakin mendebarkan... 🤭🤭🤭
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Siapa sih, wanita yang menangis itu? Penasaran banget jadinya...
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Waaah, nostalgia banget pas baca kata "Playstation"... Jadi sama-sama inget masa SMP dulu, mirip kayak Theo... 😭😭😭
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Waduh, ada rahasia apa di balik rumah dan peternakan Almarhum Kakek Theo, ya???
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Wah... Makin seru ceritanya Thor!

Kira-kira, suara rintihan dari sosok siapa atau apa yang di denger sama neneknya Theo, ya???

🤨🤨🤨🤨🤨
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!