Indonesia
NovelToon NovelToon
Tenda Biru

Tenda Biru

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romansa / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:77.5k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

"Aku usaha, kamu juga usaha. Kita sama-sama berusaha demi mewujudkan wedding dream kita."

Demi janji itu, Rhea rela menjadi TKI dan mengubur mimpinya untuk bekerja di perusahaan yang sangat ia inginkan.

Saat pulang, tenda biru justru berdiri di depan rumah Oza. Pria yang sangat ia cintai itu menikahi Trisna, sahabat yang paling ia percaya.

Rhea berlari dengan air mata berurai, ketika ia memutuskan mengakhiri hidupnya, seseorang menahan tubuhnya dan menariknya.

"Jangan bertindak bodoh. Jangan hanya karena manusia, kamu rela memberikan nyawa."

Sejak hari itu, takdirnya berubah. Akankah pengkhianatan itu menjadi akhir hidupnya, atau awal dari kebahagiaan yang tak pernah ia bayangkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tenda Biru 02

"Maaf Pak Bos, Kabag Pemasaran yang baru kan menikah. Apa Pak Bos mau ikut kami untuk menghadiri pernikahan itu? Tidak wajib sih, tapi kalau Pak Bos bisa kan jadi lebih terlihat peduli sama karyawan?"

Dengan tangan yang saling bertaut, dan wajah memelas, pria yang tinggi tubuhnya hanya 170cm itu menatap atasannya ragu-ragu. Dia paham betul bahwa atasan yang dilayaninya tidak terlalu menyukai acara kumpul-kumpul jika itu bukan tentang keluarga dan circle pertemanannya.

Namun dia ingin mencobanya, mengingat acara pernikahan dari seorang karyawan yang posisinya kepala bagian bisa menunjukkan sebuah kepedulian sang atasan. Meski ia tahu bahwa atasannya ini sama sekali tidak pernah memedulikan hal tersebut.

"Jam berapa?"

Pria yang duduk di kursi kebesarannya itu menurunkan kacamata yang sejak tadi bertengger di wajahnya. Sang asisten nampak tersenyum sumringah karena itu menandakan bahwa bosnya tertarik dengan ajakannya.

"Sekarang Pak Nayaka, habis zuhur ini acaranya. Ijabnya mah udah tadi pagi. Dan ini acaranya di rumah juga kok. Bukan di gedung, nggak tahu kenapa mereka nggak milih gedung buat pesta pernikahannya."

"Dimanapun itu nggak masalah Tono, yang penting sah. Nikah pesta besar itu kadang bagian dari gengsi, meski nggak semuanya. Dalam pernikahan itu yang penting sah dimata hukum dan negara dan juga after married nya," ucap seseorang yang belum menikah itu. Jangankan menikah punya kekasih pun tidak.

"Iya deh Pak Bos. Jad mau ikut tidak?" tanya Tono memastikan.

"Ya udah sesekali lah nggak apa,"

Nayaka langsung beranjak dari duduknya. Tono yang tadi berdiri tenang segera menyusul sang tuan yang sudah lebih dulu berjalan.

"Dia Kabag baru, kapan sih kok aku lupa ya?" Ketika sampai di dalam mobil, Nayaka kembali bertanya keningnya berkerut sambil memeriksa pesan yang baru masik.

"Dua bulan kalau nggak salah, Bos. Kinerjanya oke sih. Dan siapa yang kira kalau ceweknya juga satu kantor. Eh iya, Bos nggak masalah kan kalau ada yang nikah satu kantor gini? Kayaknya sejauh ini nggak ada yang peraturan soal itu deh," Tono menyalakan mobilnya dan mulai mengemudikannya.

"Iya nggak masalah. Yang penting mereka profesional kan. Jadi mau pacaran satu kantor lalu nikah pun nggak jadi soal. Terserah," kata Nayaka. Matanya terpejam sejenak

Tono menganggukkan kepalanya. Tak banyak lagi yang dikatakan olehnya. Tono memilih fokus mengemudi, membelah jalanan yang sedikit ramai.

Perjalanan berlangsung tampa hambatan. Namun Toni secara reflek menghentikan mobilnya.

"Kenapa berhenti?" Nayaka membuka matanya. Silau sinar matahari langsung masuk ke matanya ketika ia membuka kaca mobil. Udara panas juga terasa menyapu wajah.

"Jalannya sedikit penuh. Rame juga nih Pak Bos. Ah itu ada anak-anak juga," ucap Tono sembari menunjuk ke arah beberapa rekan kerjanya.

"Kalau kita turun di sini gimana, Pak Bos?" tanya Tono. Jalanan yang penuh itu akan membuat sedikit sulit untuk bisa mobil terus mendekat ke tempat acara.

"Ya udah nggak masalah," Nayaka melepas jas nya lalu menggulung lengan bajunya.

"Eh, kapan berubahnya Bos?" Kening Tono berkerut melihat tampilan sang bos yang tak seperti tadi.

"Jangan cerewet, ayo cepet. Panas ini."

Nayaka berjalan lebih dulu, meninggalkan Tono yang masih terpaku di sisi mobil.

Tono yang sadar dirinya ketinggalan pun bergegas mengejar tuannya. Langkah lebar Nayaka membuat Tono sedikit kesulitan mengejar.

Auuuh

"Bos kenapa berhenti mendadak sih. Duuuh sakit ini hidung," keluh Tono. Ia mengusap hidungya. "Ayo, Bos," ucapnya lagi mengajak Nayaka untuk segera masuk ke tempat acara. Namun kaki Nayaka tidak bergerak sama sekali. Tatapan pria itu juga tak mengarah ke tenda biru melainkan ke arah lain.

"Kenapa dia bersikap kayak gitu? Itu nangis?" ucap Nayaka lirih. Kakinya tanpa sadar berbelok, dan melangkah secara perlahan ke arah lain meninggalkan tempat pesta pernikahan di gelar.

Mata Nayaka terus mengikuti arah wanita itu berjalan. Wanita yang terus mengusap air matanya dan sesekali membenarkan cardigan biru yang dikenakan.

Kening Nayaka langsung berkerut saat melihat wanita itu melemparkan cardigan yang dikenakan ke sembarang arah.

"Dia kenapa nangis di pesta pernikahan orang lain?"

Pertanyaan itu muncul secara spontan dari bibir Nayaka saat melihat seorang wanita yang tengah menggenggam erat koper menangis di depan tenda biru. Berkali-kali dia mengusap wajahnya, namun agaknya air mata itu tak kunjung habis.

Di depan tenda biru itu, wanita tersebut berbalik dengan cepat sambil menangis. Maka dari itu ia yang selama ini tak pernah peduli dengan orang lain mendadak merasa penasaran.

Langkah Nayaka bahkan semakin cepat ketika melihat wanita itu berlari. Matanya membulat sempurna ketika menyaksikan wanita itu naik ke atas jembatan.

"Kenapa kalian mengkhianati aku?"

Suara pilu dari wanita itu cukup membuat hatinya tergerak. Awalnya Nayaka tidak berpikir sama sekali bahwa wanita itu akan melompat, sehingga dia berdiri dengan jarak.

Namun ternyata prediksi salah, wanita itu benar-benar hendak terjun ke sungai yang luas dan dalam. Dengan cepat, Nayaka pun berlari. Dia memeluk perut wanita itu seraya berkata, "Jangan bertindak bodoh. Jangan hanya karena manusia, kamu rela memberikan nyawa!"

Nayaka berkata demikian karena dia tadi mendengar apa yang wanita itu keluhkan. Meski sebenarnya dirinya tak tahu persis apa yang dialami.

"Lepas, lepasin aku! Jangan halangi aku!" pekik Rhea. Ia meronta dengan begitu kuat yang mana hampir membuat Nayaka kesulitan. Tapi dengan sedikit kekuatannya, Nayaka berhasil menurunkan Rhea.

"Lepasin aku, aku hanya ingin lepas dari semua ini. Huaaaaa."

Tangis Rhea pecah, dimana Nayaka langsung memeluknya dengan erat meski Rhea tak serta merta berhenti. Dengan sisa-sisa tenaganya, Rhea memukuli dada Nayaka.

"B-bos?"

Tono berlari cepat ke arah Nayaka. Dia terkejut melihat tuannya yang tiba-tiba memeluk seorang wanita.

"Bawa mobil itu kesini. CEPAT!" suara Nayaka meninggi. Matanya juga menyorot dengan begitu tajamnya sehingga membuat Tono bergidik

"B-baik."

Tak ingin banyak bertanya, Tono kembali berlari. Nafasnya yang masih tersengal-sengal karena mengejar Nayaka tadi, kini semakin terasa sesak. Keringat juga mengucur deras sehingga membuat kemeja nya basa.

"Ada apa? Siapa wanita itu? Dan kenapa Bos begitu? Ah entahlah. Yang penting bawa mobilnya dulu," ucapnya di sela-sela kegiatan berlarinya untuk mengambil mobil. Kebingungan yang dirasakan Tono tak akan terpecahkan untuk saat ini.

Sedangkan di sisi Nayaka, dia masih terus berusaha menenangkan Rhea yang menangis. Hingga pada akhirnya wanita itu jatuh pingsan.

"Kamu siapanya mereka?"

TBC

1
Esther
yah unboxing di kantor ini....awas gak bisa jalan nanti Rhea😄
dewi rofiqoh
Mimik cucu dulu ah dedek🤣🤣
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
tanggung jawab ka pada penasaran nih
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
wiiihhh dah ad sinyal lampu ijo
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
heeeyyyy nayaka ingat km LG kerja,NNT ad gangguan loh,
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
emng sengaja kyknya nih biar km g mau kerja lg
D_wiwied
yaaah tanggung amat thor 😆😆
lanjutin napa, kasian loh itu Nayaka dah nunggu lama momen ini 🤭🤭
GiZaNyA
gas pol Nayaka sampe gol yesss... 🤣🤣🤣
GiZaNyA
astagaaaa Othooorrrrr... gimana iniiii masa langsung di skip... 🤣🤣🤣
Icha Arlita
males ngebayangin sendiri, ayo ngebayangin bareng bareng 🤣🤣🤣
Bunda HB
hmmmmm pgi2 udh buat mrinding aja thor....😅😅😅
Lela Angraini
hdeeehhh pagi" dah haredang aja lah othor ini
ind@h
pagi² sudah dibikin panas dingin...🤭
ElHi
maem permen lolipop kaaakkk........kan biar santuyy dulu gitu lohh....Nayaka punya kok..tenang azaah....dah bayangin itu aja dah🤣🤣🤣🤣
falea sezi
kebayang muka nya pas blg yankk🤣🤣 q yg baper loo rea🤣🤭
dewi rofiqoh
Dah mulai bucin dan posesif niiih nayaka 🤭🤭🤭🤭
GiZaNyA
wihhh langsung ada huru-hara di hati Oza pastinya kalau tau Rhea nikah sama bos mereka sendiri.. 🤣🤣
GiZaNyA
intinya selamat yaa Nayaka Rhea... sekarang tinggal bikin geger orang sekantor yesss... 🤣🤣🤣
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
kyknya nikmat bngt lihat penderitaan orang km tono
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
apa hak lu,ngatur dan tanya tanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!