Indonesia
NovelToon NovelToon
Di Bawah Nama Yang Di Pilih Takdir

Di Bawah Nama Yang Di Pilih Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:322
Nilai: 5
Nama Author: Yun Wangshu

" aku akan menerima ujian takdirku selagi aku mampu ,namun jika takdir tak menginginkan ku maka aku akan menyerah dan pergii " arabella ayunisa

" lakukanlah apapun yang ingin takdir lakukan,tapi ku mohon tolong jangan hapus arabella dalam garis takdirku " ludwighe staindfol


pernikahan yang diawali dengan perjodohan diantara ludwighe dan arabella membawa perubahan pada garis takdir , kehidupan yang awalnya kacau pada akhirnya menemukan sedikit harapannya ,
namun setiap kehidupan selalu memiliki ujian takdirnya sendiri ,dan itulah yang terjadi pada pernikahan Antara ludwighe dan arabella.

akankah arabella mampu membawa cinta untuk pernikahan nya ataukah pada akhirnya Bella akan menyerah pada cinta itu sendiri.

ayo baca cerita selengkapnya,dan ikuti kisah merubah takdir ludwighe dan bella

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yun Wangshu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB : 2

Setelah pembicaraan siang itu tak terasa sudah seminggu berlalu dan tepat hari ini adalah hari pernikahan ludwighe dan arabella.beberapa saat yang lalu ludwighe telah selesai mengucapkan janji suci atas nama arabella di depan para saksi dan penghulu ,kini kedua orang tersebut telah resmi menjadi suami dan istri,dan di sini lah sekarang mereka berdiri di altar pernikahan untuk menyambut para tamu yang datang untuk sekedar memberikan selamat.pesta yang di gelar pun tak main-main,pesta mewah dengan gaya orang elit tersebut tentu saja mengundang banyak tamu penting terutama para kolega bisnis mereka .sedari tadi sebenarnya Bella sudah sangat lelah namun apa daya nya tamu yang datang sungguh sangat banyak hingga membuat nya ingin pingsan saja . Hingga waktu telah menunjukkan tengah malam baru lah para tamu pulang dan akhirnya Bella bisa istirahat.

Ludwighe tidak menginap di hotel tapi dia langsung membawa Bella ke apartemen nya ,dan dengan susah paya akhirnya sang mommy menyetujuinya .

Apartemen ludwighe sangat lh luas Bella sampai pangling di buatnya .

" jangan menyentuh barang- barang ku" ucap ludwighe saat mereka berada di dalam kamar.

" kita memang tidur di dalam satu kamar tapi bukan berarti kau boleh menyentuh barang-barang ku ,apa kau mengerti" ucap ludwighe dengan wajah datarnya

" i - iya mas Bella paham" jawab Bella dengan menundukkan kepalanya.ludwighe berlalu keluar dari kamarnya tanpa menghiraukan Bella .

____________________________________________

" justinn lihat lah ludwighe saja sudah Menikah,dan kau entah kapan kau akan menikah " ucap mommy Maria .

" hmm ya ,mommy benar ,aku saja sudah menikah " ucap Aldo sembari tersenyum jahil ke arah sang kakak

" CK ,diam lah ,aku belum memikirkan nya" jawab Justin dan langsung berlalu meninggalkan keluarga nya ."

" astaga anak ituu , selalu saja begitu" ucap mommy Maria yang berlalu ke kamarnya dengan kesal .

Sekedar perkenalan Justin adalah kakanya Ludwighe dan Aldo dia adalah adiknya ludwighe dan juga Justin,dengan kata lain Justin anak pertama, ludwighe anak kedua ,dan Aldo anak bungsuu

Di kediaman ludwighe.

Setelah mereka pindah ke apartemen sikap ludwighe tak ada kemajuan,Bella sudah mencoba untuk mendekat namun benteng tinggi milik suaminya tak mengizinkannya untuk mendekat, tatapan tajam dan perkataan dingin ludwighe sudah menjadi makanan keseharian untuk Bella .

Seperti pagi ini

" mas ayo sarapan dulu ,Bella udah Maska makanan kesukaan mas Ludwig " ucap Bella sembari tersenyum menatap ke arah sang suami yang berjalan menuruni tangga.

" aku sudah terlambat ,aku akan makan di kantor" ucap ludwighe ,tanpa melihat ke arah Bella dia langsung berlalu ke luar rumah .

" mas tunggu ,setidaknya biarkan Bella siapin Bella untuk mas ludwig" ucap Bella ,yang mengejar dan menghentikan sang suami .

ludwighe menatap Bella dengan tajam ,sungguh ia tak suka hidupnya di dikte orang lain.

" dengarkan aku baik- baik ,jangan bersikap seperti istri yang baik ,karna itu tak akan mengubah ku menjadi suami yang kau ingin kan " ucap ludwighe sembari mendorong tubuh Bella dari hadapannya .

Bella terhuyung ke samping ,sebab dorongan dari suaminya .air mata jatuh dari mata indahnya ,mengantar kepergian mobil sang suami.

DI KANTOR LUDWIGHE

" tok,tok,tok" suara pintu di ketuk

" masuk " ucap ludwighe.kemudian pintu terbuka dan masuklah asisten nya yaitu darma ,

" pagi bos " ucak darma dengan sopan

" hmm" dan yaa ini lh jawaban sang tuan muda yang dingin

" bos ini ada beberapa berkas yang harus anda tanda tangani " ucap darma

" letakkan saja di atas meja " ucap ludwighe dengan dingin .

Setelah meletakkan berkas tersebut darma pun pamit keluar dari ruangan sang bos .

Setelah kepergian darma , ludwighe termenung ,ada rasa bersalah di hatinya untuk Bella ,namun rasa amarah itu lebih besar saat keadaan memaksanya untuk menikah dengan Bella ,padahal dia belum selesai menutup lukanya ,dia tau sang mommy sengaja melakukan hal itu agar ia tak berlarut dalam luka namun yang ada luka itu malah makin lebar terbuka,hingga rasa sakit itu ia lampiaskan pada arabella istrinya .

" kenapa kau melakukan ini padaku vanesha , kau tak tau rasa sakit yang ku rasakan saat ini " ucap ludwighe dengan raut wajah sedihnya .

__________________________

Sedangkan di apartemen,bella termenung sendirian ia sedang menunggu kepulangan sang suami ,dan tak lama kemudian. Bella mendengar suara deru mesin mobil yang ia yakini itu suaminya ,dan benar saja selang beberapa saat ludwighe masuk dengan wajahnya yang semakin dingin ,auranya mencekam dan Bella tau suaminya sedang tak baik- baik saja sekarang.

" mas sudah pulang " ucap Bella sembari mengikuti langkah Ludwighe ke kamar mereka.

Ludwighe tak menjawabnya dia hanya terus berjalan dan sesampainya di kamar ludwighe langsung merebahkan tubuhnya di ranjang.

" mas mau Bella siapin air hangat untuk mas mandi " tanya Bella dengan hati -

hati.ludwighe menatap nya dengan tajam kali ini auranya tak main-main,Bella sedikit gemetar dengan tatapan sang suami.

" kau senang" pertanyaan ambigu itu keluar dari mulut ludwighe,namun tatapan nya masih mengunci arabella.

" maksudnya mas ,Bella GK paham" ucap Bella .

" hmm,kau senang kn karna semua rencanamu untuk menikah dengan ku berjalan lancar,iya kn ,KAU SENANG KAN JAWAB AKUUU" ucap ludwighe yang kehilangan kesabaran nya .Bella terkejut saat mendengar bentakan sang suami ,tubuhnya sedikit mundur ke belakang dan gemetar ,air mata menggenang di pelupuk matanya siapa untuk tumpah kapan pun .sungguh hatinya sakit mendengar tuduhan dan bentakan suaminya .

" JAEAB AKU ,APA MULUTMU KEHILANGAN FUNGSI HAH" bentak ludwighe.

" CUKUP MAS " teriak Bella yang akhirnya tak tahan dengan bentakan suaminya.

" sudah cukup,kalian mas menganggap Bella serendah itu mas salah ,Bella GK pernah mau menikah dengan mas ,tapi apa Bella bisa menolak ,dan apa mas pun bisa menolak ,ya jawabannya tidak mas ,lalu kenapa menyalahkan Bella seorang,kalau mas juga bersalah" ucap Bella ,air mata mengalir di pipinya . ludwighe terdiam seolah ia tersadar bahwa apa yang dia lakukan sudah keterlaluan. Bella mengusap air matanya dengan kasar lalu dia berbalik dan pergi melewati ludwighe.

" b- Bella tunggu " teriak ludwighe namun Bella tak menggubris nya ,dia tetap berlalu menuruni tangga ,ludwighe mengejar Bella dengan tergesa ludwighe akhirnya berhasil menangkap lengan Bella ,hingga Bella terpaksa berhenti.

" lepas mas " ucap Bella sembari berusaha melepaskan tautan tangan ludwighe di lengannya.

" dengarkan aku dulu Bella ," ucap ludwighe

" apa lagi yang harus Bella dengarkan mas ,penghinaan apa lagi Bella udh cukup sabar selama ini ,sikap mas yang dingin ,sikap mas yang acuh , selalu Bella maklumi mas " ucap Bella dia lelah harus mengalah pada suaminya.

" aku lelah Bella ,itu lh kenapa aku jadi marah padamu tadi ,dan ya aku tau aku salah tidak seharusnya masalah pekerjaan aku lampiaskan pada mu , tapi aku bisa apaa rasanya semua ini membuat ku gila aku tau mommy menjodohkan kita itu demi kebaikan ku tapi apa yang bisa kulakukan jika luka itu belum tertutup , bagaimana cara ku menerima mu " ucap ludwighe dengan helaan nafas nya yang terdengar berat . Ini pertama kali nya ludwighe berbicara panjang lebar .

" biar Bella siapkan makan malam mas " ucap arabella dan berlalu meninggalkan ludwighe sendirian.ludwighe menatap punggung Bella hingga gadis tersebut masuk ke dapur barulah ludwighe memutuskan untuk mandi agar tubuh dan pikirannya segar kembali.

Tak berselang lama masakan Bella pun sudah jadi ,dia hanya memanaskan makanan yang ia masak tadi sore saja ,dan ludwighe pun sudah menunggu di meja makan.terhitung ini pertama kalinya ludwighe makan masakan Bella . Bella menemani ludwighe makan,namun gadis itu hanya diam saja tak ada lagi pertanyaan yang biasanya ia lontarkan hingga ludwighe selesai makan pun arabella hanya diam .

1
Anidya_i
smngat ya kakm😍
Yun Wangshu: makasih kk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!