Indonesia
NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Ke Tubuh Ratu Bodoh.

Reinkarnasi Ke Tubuh Ratu Bodoh.

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Reinkarnasi / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: shafrilla

Xan Yiran adalah polisi bagian kriminal, suatu ketika dia berhadapan dengan kelompok gengster. Apesnya Yiran tertembak oleh ketua gangster itu, kemudian dia terbangun di dunia yang berbeda, dunia zaman kerajaan. Yiran reinkarnasi ke tubuh ratu bodoh yang selalu di permainkan oleh orang orang yang ada di kerajaannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tatapan sinis untuk kaisar.

"Yang mulia...," ucap manja selir Xima.

"Ada apa?" tanya kaisar Xen-dong.

"Yang mulia, aku tadi dipukuli sama si wanita bodoh itu, lihatlah.. wajahku sampai kesakitan." rengek selir Xima yang sedang duduk di pangkuan Kaisar Xen-dong.

Kaisar Xen-dong yang mendengarkan cerita dari selir Xima dia nampak tersenyum, Dia seolah tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh istrinya itu.

"Kenapa kamu diam saja? cepet hukum wanita itu, wanita bodoh tidak tahu diri itu." kata selir Xima kembali. Dia kemudian menempelkan kepalanya di dada sang Kaisar.

"Setelah kamu menghukum wanita gila itu, ayo kita bermain semalaman." bisik selir Xima di di telinga Kaisar Xen-dong.

Sang Kaisar nampak terdiam, dia menghela nafasnya cukup dalam kemudian menurunkan selisihnya dari pangkuannya. "Aku benar-benar sangat sibuk, aku tidak ingin mendengar semua ocehan mu itu. Lagi pula Ratu Chang-yu itu tidak waras, bagaimana mungkin dia memukulmu seperti itu? jika kamu dipukul kemungkinan besar kamu membuat masalah dengannya. wanita tidak waras kalau diganggu ya tentu saja dia akan marah." jawab Kaisar Xen-dong. Dia kemudian memanggil Kasim untuk meminta selir Xima keluar dari ruang kerjanya.

"Yang mulia, kenapa kamu mengusirku? aku mau kamu menghukum wanita gila itu!!" teriak selir Xima yang sudah dibawa keluar oleh Kasim.

"Oh ya Yang mulia, semenjak Yang mulia Ratu bangun dari ketidaksadarannya, Yang mulia Kaisar belum menjenguk Yang mulia Ratu sama sekali." ucap Kasim sembari membungkukkan tubuhnya.

Kaisar Xen-dong mengangguk, dia memang jarang sekali bersama dengan Chang-yu karena Kaisar Xen-dong adalah pria yang masih normal. Dia lebih memilih untuk bersama dengan beberapa selirnya daripada menemani Chang-yu untuk bermain.

"Aku sering sekali dibuat pusing oleh Ratu, karena itu aku jadi malas kalau ke sana." jawab Kaisar Xen-dong.

"Tapi kasihan Ratu kalau terus menerus diabaikan oleh Yang mulia Kaisar." kata Kasim kembali.

Kaisar Xen-dong menganggukkan kepalanya, dia kemudian memutuskan untuk keluar dari ruang kerjanya.

"Apa yang mulia akan menemui Yang mulia Ratu?" tanya kasim untuk yang kesekian kalinya.

"Baiklah kalau begitu, ayo kita temui Ratu." jawab Kaisar Xen-dong.

Di paviliun rembulan, Chang-yu sendiri sedang asyik bermain dengan orang-orang kepercayaannya, bahkan saat ini dia sedang bermain catur untuk menghilangkan kebosanannya. ye kamu kalah jadi cepat maju aku akan mencoret wajahmu sampai tidak berbentuk lagi ujar Chang-yu dengan suara yang begitu keras dia tertawa terbahak-bahak sembari mencoret wajah Yura.

"Hahaha....," suara tawa menggelegar.

Dari luar paviliun rembulan sang Kaisar berdiri dengan langkah kaki terhenti, dia mendengar suara tawa yang terdengar begitu renyah dan bahagia.

"Tumben sekali ada suara tawa sebahagia ini, Kasim?" tanya Kaisar.

Kasim juga nampak kebingungan, biasanya di paviliun Chang-yu hanya terdengar suara teriakan memanggil dirinya, namun kali ini terdengar suara yang begitu berbeda, suara bahagia bahkan suara tawa yang begitu menyenangkan.

"Hamba akan mengatakan mengenai kedatangan Yang mulia." ucap Kasim yang kemudian masuk terlebih dahulu ke dalam area paviliun Rembulan.

"Yang mulia Kaisar datang!!" seru Kasim. tak ada kalimat atau seruan selamat datang yang biasa dilakukan oleh para pelayan paviliun Rembulan. "Kok sepi?" gumam Kasim.

"Ada apa kasim?" tanya kaisar Xen-dong. Kaisar masuk dengan dahi yang berkerut, dia melihat suasana yang begitu sepi namun suara tawa itu terdengar begitu riuh. "Kemana orang-orang yang ada di sini?" tanya Kaisar.

"Entahlah Yang mulia, tapi suara tawa tadi terdengar begitu keras." jawab Kasim. setelah itu Kasim berjalan ke arah samping paviliun Rembulan. ternyata benar, di sana Chang-yu dan para pelayan yang ada di paviliun rembulan sedang melakukan sesuatu. "Yang mulia Kaisar tiba!" seru Kasim yang membuat dayang Lin dan yang lain langsung berdiri dan membersihkan pakaian mereka. "Yang mulia Kaisar datang!!" ucap salah satu pelayan langsung berdiri tanpa sempat membersihkan wajahnya.

"Kenapa kalian berhenti sih? ayo kita lanjut main." kata Chang-yu.

"Ratu Yang mulia datang." ucap dayang Lin sembari membungkukkan badannya.

Acuh tak acuh, Chang-yu seolah tidak menghiraukan apa yang dikatakan oleh dayang Lin, dia menggerakkan tangannya sembari mengucapkan kalimat. 'memangnya kenapa?'

Kaisar Xen-dong berjalan mendekati Chang-yu yang duduk di rerumputan tanpa menggunakan alas apapun, dia terlihat begitu menikmatinya.

"Apa yang kamu lakukan di sini, Ratu?" tanya Kaisar Xen-dong.

Chang-yu menoleh dengan mata menatap tajam dan sebelah alis terangkat. Keduanya saling menatap satu sama lain kemudian berdiri sembari membersihkan pakaiannya. Kaisar Xen-dong mengira seperti yang biasa dilakukan oleh istri bodohnya itu, Chang-yu akan langsung menghampirinya sembari merengek.

"Seperti yang kamu lihat sendiri, Yang mulia aku ini sedang bermain-main dengan mereka, masa kamu tidak bisa melihat apa yang aku lakukan sih." jawab Chang-yu yang kemudian meninggalkan suaminya. tak ada kemanjaan dan rengek ketakutan.

Mendengar kalimat yang diucapkan oleh Chang-yu, Kaisar Xen-dong dan Kasim saling menatap satu sama lain, kalimat yang keluar dari mulut Chang-yu begitu tertata rapi, tidak seperti biasanya. Kalimat yang keluar dari mulutnya itu berantakan dan sedikit terbata.

Dayang Lin yang melihat sang Kaisar dan Kasim yang terkejut Dia kemudian mendekati Kaisar Xen-dong, dayang Lin mengatakan kalau Ratu Chang-yu sudah sembuh dari sakitnya.

"Semenjak kapan Yang mulia Ratu sudah sembuh?" tanya sang Kaisar.

Dayang Lin kemudian menceritakan mengenai beberapa hari setelah Chang-yu sadar dari kematian, dan dia sudah bisa melakukan semuanya seperti wanita normal.

"Seperti itukah?" ucap sang Kaisar.

Entah dia merasa senang atau dia merasa tidak senang karena Chang-yu sudah sembuh, namun tatapan mata yang ditunjukkan oleh Chang-yu bisa dilihat oleh sang Kaisar. Tatapan mata penuh kebencian, tatapan mata yang begitu sinis.

"Baiklah kalau begitu, aku akan berbicara dengan Ratu dahulu." ucap sang kaisar yang kemudian masuk ke dalam paviliun Rembulan.

Kasim, dayang Lin dan yang lain berdiri di luar paviliun, mereka tidak berani masuk dan hanya menunggu di luar saja.

Kaisar Xen-dong menatap Canggu yang sedang menulis beberapa kaligrafi, tatapan mata sang Kaisar seolah tidak percaya dengan apa yang dia lihat. Langkah kakinya berjalan mendekati Chang-yu, menatapnya dengan tatapan mata yang dipenuhi begitu banyak pertanyaan.

"Apa yang sedang kamu lakukan, Ratu?" tanya Kaisar Xen-dong.

Chang-yu menoleh menatap suaminya, tatapan mata itu tidak menunjukkan rasa bahagia namun tatapan mata itu seolah menunjukkan ketidaksukaan yang begitu besar.

"Memangnya yang mulia Kaisar tidak bisa melihat apa yang aku lakukan? aku sedang menulis sesuatu." jawab Chang-yu.

Deg..

Kaisar Xen-dong terdiam, jantungnya berdebar begitu kencang, tak ada kata.. Namun dia bisa melihat kalau ratu Kerajaan Xangui sudah sembuh.

*bersambung*

1
Baek chanhun
lanjutkan thor
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Baek chanhun
next thort💪💪
Zheyra
Selir xima sekalian di hukum.
Zheyra
kaisar di mutilasi aja, kesel.
Zheyra
Menteri Wang boled di sikut gak😁
Zheyra
kaisar geblek🤭
Zheyra
lanjut terus kak
Baek chanhun
lanjutkan thoutr
Baek chanhun
lamjutkan thort💪💪
Baek chanhun
bagus banget jakan ceritanya 💪💪
Ma Em
Ayo ratu Chang yu para menteri dan pejabat korup berantas sampai habis , dan kaisar Shen dong juga lbh baik dipecat dari kaisar karena dia hanya boneka dari para pejabat korup .
Ma Em
Mampir Thor baru awal saja sdh seru , semoga setelah ratu Cang yu raganya diisi oleh polisi Yiran yg pemberani bisa melawan selir Xima yg sombong dan bisa mengalahkan nya .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!