Indonesia
NovelToon NovelToon
Berjodoh Dengan Sang Mantan

Berjodoh Dengan Sang Mantan

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Balas Dendam / Cintapertama / Nikahmuda / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:32.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yusha Krya

Mendengar kata mantan akan terasa sensitif bagi sebagian orang. Kembali menjalin hubungan dengan mantan rasanya seperti membaca buku dua kali, karena kisahnya akan saman saja. Namun, hal itu tak berlaku bagi Lean yang menjalin hubungan kembali dengan mantannya.

Walaupun pernah berpisah, namun mereka dipertemukan kembali oleh takdir. Orang tua mereka pun saling berniat untuk menjodohkan mereka, dengan alasan bisnis. Awalnya mereka saling menolak datu sama lain. Namun, ternyata pasangan yang dijodohkan para orang tuanya adalah pasangan yang dulu pernah menjalin hubungan juga.

Dengan seiringnya waktu Lean dan Vino akhirnya bisa saling menerima juga. Kira-kira Lean berhasil membangun rumah tangga yang bahagia dengan sang mantan, Vino?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yusha Krya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia kenapa?

"Ini aku, Jeng. Mawar!" jawab penelepon tersebut.

"Oh, Jeung Mawar. Apa kabar Jeng?"

"Alhamdulillah sehat, Jeng. Oh ya, aku  sudah pindah ke Jakarta loh.

"Oya! Syukurlah, Jeng."

"Sudah ada dua minggu aku di kota ini. Jeng! Aku ingin mengundang Jeung Anjani bersama anakmu untuk datang ke rumah. Sudah lama kita gak ketemu. Mungkin anakmu sekarang sudah besar dan cantik. Kita makan malam bersama. Sekalian kita kenalkan mereka, siapa tahu berjodoh." suara Tante Mawar dalam telepon.

"Wah, terima kasih banyak, Jeung. InsyaAllah, nanti kita datang ke rumah." jawab Ibu.

Dari dulu Ibu dan Tante Mawar sangat ingin menjodohkan anaknya bersama ku. Namun, aku selalu menolaknya, dengan beberapa alasan. Dan begitu juga anak dari Tante Mawar sendiri.

Mendengar dari cerita Ibu. Bahwa anaknya Tante Mawar pun sama denganku, tidak pernah menyetujui perjodohannya, dengan alasan ia sangat amat mencintai, cinta pertamanya. Hingga saat ini ia tidak pernah berpaling hati kepada perempuan lain.

Aku bergegas untuk segera pergi ke kamar mandi untuk mandi. Tanpa harus menunggu perbincangan Ibu dan Tante Mawar selesai.

Setelah selesai mandi, dengan mengenakan baju tidur dengan rambut yang masih basah terurai, karena telah keramas. Aku pergi ke dapur untuk menyiapkan makan malam seperti biasa. Namun, seketika Ibu menghampiri aku di dapur. "Gak usah masak, Nak. Kita akan makan malam di rumah Tante Mawar."  ujar Ibu.

"Tante Mawar?" tanyaku heran.

"Iya, tadi Tante Mawar ngasih kabar ke Ibu, kalau dia sudah pindah rumah ke daerah sini juga. Jadi dia mengundang Ibu dan kamu untuk makan bersama di rumah barunya." jelas Ibu.

"Apa yang mereka rencanakan lagi. Apa masih ingin melanjutkan perjodohannya?" gumamku dalam hati.

"Sudah, jangan banyak bengong. Sekarang kamu ganti baju dan dandan yang cantik ya. Jangan lupa pakai baju yang sopan! Ibu juga mau siap-siap dulu."

Aku menyesal, kenapa harus mengangguk saat itu. Aku sangat tidak ingin dijodoh-jodohkan. Tapi mungkin ada baiknya jika aku menuruti saja keinginan Ibu.

Hendaklah aku pergi ke kamar untuk ganti baju dan siap-siap pergi ke rumah Tante Mawar.

Di usia ke 22 tahun mimpiku seakan hancur. Semua yang aku mimpikan kini sirna seketika. Bagaikan abu yang diterpa angin, semua hilang begitu saja dengan mudah.

Ayah sudah meninggal, kini pacarku, bahkan karirku saja hilang karena ulah sahabat dekatku, Rika. Wanita itu telah menjadi parasit kebahagiaanku sejak sekolah tanpa ku sadari.

"Ya Allah! Kenapa kau membiarkan Rika terus mengusik kebahagiaanku? Tolong berikanlah kebaikan untuknya. Sadarkan lah dia, ya Allah!" Ku panjatkan doa disertai tangisan.

Tiba-tiba ponselku berbunyi. Ku lihat nomor yang tanpa nama muncul di layar ponselku. "Siapa yang nelpon?"  tanya ku heran sambil membawa ponselnya di atas nakas.

"Hallo! Assalamu'alaikum,"  Ku sapa orang yang menelepoku.

"Wa'alaikumsalam, Yan." jawab seorang lelaki di balik telepon.

"Ini dengan siapa, ya?" tanyaku.

"Ini aku, Vino. Save ya nomor aku!"

"Oh, Vino. Baiklah aki save ya. Ada apa Vin?"

"Kamu bisa bantu aku gak, Yan?" tanya Vino di balik telepon.

"Bantu apa?

Vino kembali menjawab dengan tergesa-gesa. "Semoga kamu bisa bantu ya. Aku butuh kamu untuk malam ini saja, kamu jadi pacar pura-pura aku. Gimana mau?"

Belum aku menjawab dia sudah memutuskan sebelah pihak saja.

"Mau ya! Oke makasih banyak. Aku jemput kamu di taman yang kemarin ya!"

Ada apa sih dengan Vino?

1
tata sugandhi
lanjut dong thor
Nadira
Seharusnya vino tidak langsung menemui damar dan ayahnya, tapi cari bukti untuk menjebloskan mereka ke penjara.
Nadira
Kedua preman itu pasti suruhan damar. mungkin damar ingin mengancam lean untuk tidak melaporkan perbuatannya.
Nadira
Semoga vino dan ibunya bisa membuktikan jika damar dan ayahnya yg membuat ayah vino meninggal sehingga mereka bisa dipenjara.
nona lavenderoof
ditunggu up nya!
Chandra Dollores
padahal ini jadwalnya lari sore...
eh malah maraton di novel ini
hadehhhh...
Yusha Krya: wah semangat sekali kakak, terima kasih atas dukungannya..
total 2 replies
Chandra Dollores
suittt.... suitttt... cie cie...
tuh udah q taro kopi 2 cangkir.. biar sedap ngobrolnya..
Yusha Krya: makasih banyak kak😍..
total 2 replies
Chandra Dollores
hahaha Vino liat Lean bawaannya terangsang aja
itu kenapa akang diputusin seh Lean, sampe akang gagal move on gitu...
tiap ketemu bawaannya nafsu mulu... hahaha
Chandra Dollores: berarti Lean selingkuh dong
atau ada penumpang lain di tengah aplikasi
hahahahah
total 2 replies
Chandra Dollores
mantan itu klo dipanasi tiap pagi bukannya makin sedap ya... bagus dong ya...
Yusha Krya: terimakasih Kak sudah mampir di karyaku....😍
total 1 replies
Yusha Krya
Aamiin...semoga Lean dan Vino pun segera mendapatkan bukti yang kuat
Nadira
Suatu kejahatan awalnya akan memenangkan sebuah pertarungan tapi pada akhirnya kejahatan akan kalah oleh kebenaran.
Nadira
Pasti Vino dan ibunya merasa terpukul dengan kepergian ayah Vino, semoga polisi bisa segera menangkap damar sebagai pembunuh ayah Vino.
Yusha Krya
Mungkin Allah SWT lebih sayang pada Ayah Vino😢
Yusha Krya
Sejak mereka sama-sama tinggal di Bandung. Lean dan Vino pun masih kecil.🙂
@ £I£I$ Mυɳҽҽყ☪️
nyimak kak author
Yusha Krya: Terimakasih Kak, sudah mampir di karyaku.😉🙏
total 1 replies
Nadira
Ya Allh, pasti Vino dan ibunya sangat sedih mendengar berita dari dokter, ternyata ayah Vino tidak tertolong. 😭😭
Nadira
Ibu dan Lean sangat perhatian pada Vino dan ibunya, mungkin karena mereka sudah berteman lama.
Nadira
Semoga operasi pak Herman berjalan lancar dan pak Herman bisa segera pulih. 🙏
Yusha Krya
sebenarnya Lean seneng. Tapi jika ia mengingat masa lalunya dengan Vino, jadi malu sendiri.😉
itu alasannya Lean belum bisa menerima perjodohan ini
Nadira
Ternyata Damar sepupu Vino dan ingin merebut perusahaan milik ayah Vino.

Semoga ayah Vino selamat dan tidak tejadi sesuatu yang buruk pada nya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!