sebuah perjanjian muda antara sepasangan sahabat yaitu Gavin dan Morgan yang melibatkan anak mereka untuk menjalankan sebuah hubungan tak terduga yaitu perjodohan
bagaimana cerita selanjutnya ayok baca disini..... 😄😄😄
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Citra_marbun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
~•
"apaan sih loh cella, palingan Lo juga mau di fotoin kan" ucap Cindy
"ya iyalah " ucap cella langsung beranjak ke samping Cindy dan bersiap untuk di foto.
tak berselang mereka pun mengakhiri sesi foto mereka.
"eh Boleh fotoin kita berdua nggak?" tanya Ken tiba tiba menyerahkan ponselnya ke cella.
Grace langsung melirik ke arah Ken yang segera merangkul bahu Grace.
"a cie cie, gue fotoin ya satu... Dua.. tiga" Cindy mengambil foto mereka berdua.
"eh bdw lo suka sama grace ya Ken?" tanya Cindy tiba tiba.
"iya, bukan cuman suka aja dia itu calon is-" belum sempat Ken melanjutkan bicaranya Grace segera menutup mulut Ken dengan sigap.
" calon apa? "tanya cella dan Cindy penasaran
"em enggak kok guys, maksud Ken itu calon teman nya gitu" jelas Grace mencoba meyakinkan kedua temannya.
"hm masa sih?" tanya Cindy tak percaya.
"sejak kapan ada orang yang baru kenal langsung sedekat ini" ucap cella dengan raut wajah mengidentifikasi.
"heh kalian ngapain disana, bukannya disuruh buat mempelajari dan mencatat hal hal yang kalian temui?" tanya Zayn tiba tiba.
Cella yang melihat Zayn datang langsung menutup wajahnya dengan telapak tangannya sembari mengingat kejadian di toilet.
"eh maaf kak, pemandangannya bagus soalnya jadi ambil foto dulu tadi" jelas Cindy cilinguk.
"sekali lagi maaf kak, kita nggak akan gitu lagi janji deh" timpal Grace kembali.
" yaudah kalian semua kembali ke barisan kelas kalian, jangan ada yang berpencar tanpa arahan yang jelas" ucap Zayn.
"siap baik kk" ucap mereka berempat serempak dan hendak pergi.
cindy, Grace dan Ken sudah berjalan terlebih dahulu namun berbeda dengan cella, kerah bajunya langsung ditarik lembut oleh Zayn.
"Lo mau kemana?" tanya Zayn
"ya buat belajar lah,ngapain lagi" jawab cella menundukkan wajahnya.
"kok Lo nutup wajah Lo tadi?" tanya Zayn
" iih apaan sih kepo banget, ya gue ngehindarin panas matahari ini"ucap cella mencoba mencari alasan.
" emang iya?"tanya Zayn tak percaya.
"ya iya, dan plis deh tolong jangan pernah ganggu gue, Lo ada masalah apa sama gue hah, Lo punya utang Budi sama gue?" ucap cella.
" cantik!" ucap Zayn menarik simpul sudut bibirnya
"lah, orang marah marah Lo malah senyum senyum aneh banget" ucap cella .
zayn yang melihat cella keringatan segere melepas topinya dan memasangkannya di kepala cella.
" eh apaan nih?"tanya cella
"pake aja, jangan dibuka!!" ucap Zayn beranjak pergi dengan wajah datar seperti tidak ada yang terjadi.
" dih apaan sih, tapi gapapa lah lumayan dapat topi hehe" ucap cella kemudian berlari kecil menyusul teman temannya.
2 Jam berlalu seluruh siswa akhirnya selesai akan aktifitas mereka hari ini dan mereka pun kembali pulang dengan barisan yang beriringan.
Sesampainya di tenda masing masing orang sibuk dengan aktifitas mereka sendiri.
" baiklah kita akan melaksanakan makan bersama, dan tolong masing masing 1 dari anggota tenda datang untuk mengambil makan siang ke tenda organisasi " ucap Darius.
" aduh lega banget akhirnya makan juga" ucap Grace.
"iya ih, ni perut dah keroncongan lagi" timpal Cindy.
" yaudah yok buru siapa nih yang ambil?" tanya cella.
"intinya jangan gue, gue capek banget" ucap Cindy merebahkan tubuhnya.
"yaudah Lo aja grace sana" tunjuk cella
"ga ah malas banget gue, Lo aja sana" ucap Grace mendorong tubuh cella hingga keluar tenda.
"makasih yauch cella sayang" goda Grace dengan membuat ekspresi imut.
cella membalas dengan ekspresi jijik dan langsung beranjak mengambil makanan mereka bertiga.
cella menghampiri tenda organisasi dan segera mengantri.
Sean yang kebetulan juga mengambil makanan dari tenda mereka segera mengenali cella.
Sena menepuk pelan bahu cella membuat cella mendongak ke arah Sean.
" halo cella, Lo mau ambil makan siang ya?" tanya sean tersenyum.
"eh ada kak Sean, iya nih kak" jawab cella.
" bdw gimana tadi aktivitas nya lancar ga?"tanya Sean
"lancar lancar aja sih kak, banyak juga hal hal yang harus dipelajari dan dipahami kembali" jelas cella.
"wah kamu teliti banget ya orangnya" puji Sean
"haha kak Sean bisa aja" ucap cella.
Setelah lumayan lama mereka mengobrol, akhirnya giliran cella yang mengambil makanannya.
Cella yang masih berbincang bincang dengan Sean tak sadar bahwa yang memberikan makanannya adalah Zayn.
"HM!, kalian disini mau ngobrol atau ambil makan siang?!" tanya Zayn dengan tatapan tajam.
"eh maaf maaf maaf" ucap cella menerima makanannya.
Zayn melirik ke arah cella dan beralih ke Sean dengan tatapan tajam.
" lain kali hati hati ngobrol sama orang asing" ucap Zayn pada cella yang berada tepat di hadapannya.
"idih kok ngatur suka suka gue lah" ucap cella dengan ekspresi wajah menantang.
"kalo ga gue bakalan-" ucap Zayn terpotong
"kalo gak Lo bakalan ngapain hah" tanya cella memutar bola matanya malas.
Zayn mendekatkan wajahnya tepat di depan cella lalu berbisik pelan.
"kalo masih ngelawan, gue bakalan cium Lo" ucap zayn dengan nafas yang panas.
Cella membelalakkan bola matanya dan segera berjalan dengan cepat menjauh dari lokasi Zayn.
cella berlari dengan kencang dan sesekali melirik ke belakang memastikan bahwa Zayn tidak lagi melihatnya.
"kocak banget tu cowo kulkas, bisa bisanya dia ngomong gitu ke gue" ucap cella dengan kesal.
"katanya cowok cool padahal mah dia itu cowok yang paling ngeselin dan banyak ngomong yang pernah gue jumpai" gumam cella kembali.
cella menendang ke arah salah satu tenda yang ada disana.
Dan ternyata di dalamnya ada orang.
" aduh sakit banget bokong gue, siapa yang buat ini" ucap seseorang kesakitan dari dalam tenda.
"aduh ma-maaf " ucap cella berlari dari sana dan segera bergegas ke arah tenda.
SEMENTARA ZAYN DAN SEAN
Zayn segera menyuruh Wili menggantikannya ketika melihat di depannya ada Sean.
" Wili Gantiin gue" ucap Zayn dan langsung beranjak pergi.
" oh iya iya iya Zayn" ucap Wili dengan gelagap.
Sean langsung menerima makanannya segera beranjak menyusul zayn.
zayn berjalan sedikit menjauh dari area tenda dan duduk di salah satu bebatuan yang ada di sana.
tiba tiba Sean muncul dari belakang
"Lo suka sama cella?" tanya Sean pada zayn
Zayn yang mendengar pertanyaan dari Sean segera berdiri dari duduknya.
" kenapa Lo tanya gitu, Lo itu suka sama dia kan?"tanya Zayn kembali.
"ya actually, gue suka lihat cella, dia manis, cantik dan ceria, siapa sih yang ga suka cewek kayak dia" jelas Sean senyum senyum.
"gue saranin Lo jauh jauh aja dari dia, dia itu ga bakalan suka sama Lo" ucap Zayn dengan tegas.
Lanjut Episode 17~•