Indonesia
NovelToon NovelToon
Me ..!

Me ..!

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nikmatur rohma

seorang istri yang harus berjuang keluar dari dampak trauma perselingkuhan yang di lakukan oleh suaminya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nikmatur rohma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bertahan atau pergi

Saat ini aku tidak tahu harus berbuat apa yang ada di pikiranku hanya ingin sendiri dan pulang ke rumah ku sendiri berkumpul lagi dengan orang tua . Aku tidak punya pikiran bagaimana kedepannya yang penting saat ini aku tidak mau berada disini.

Setelah sampai rumah terlihat anakku yang paling kecil sedang bermain di depan rumah aku peluk dia sambil menangis.

" Mama kenapa ?"..tanya Felicia

" tidak apa - apa ". Jawab ku dan mengusap air mataku kemudian mengajak dia masuk . Aku membenahi baju - baju ku dan baju - baju nya aku masukkan ke dalam tas .

" Mau dibawa kemana bajuku ?". tanya anak ku felicia

" Kita kerumah nenek dan kakek ya .Kita tinggal disana sementara ". Jawab ku sambil menahan tangis dan rasa sedihku .

" Berapa hari disana , aku tidak mau lama-lama di sana karena aku tidak punya teman disana. Disini aku sudah banyak teman ." ucap anakku Felicia membuat aku kuatir dan menghela nafas panjang.

" Iya nanti kamu juga akan banyak teman disana ". jawabku menghibur nya .

" Ma.. Mama . .." teriak anakku yang laki-laki dia baru saja pulang dari rumah mertuaku .

" Iya .. ". Jawabku .

" Lho mama mau kemana?". tanya anakku Dhika saat melihat aku memasukkan baju kedalam tas .

" Begini nak mama mau pergi ke rumah nenek sementara dan mau mengajak adikmu karena dia masih belum sekolah,". tutur ku

" Lalu aku bagaimana?". sahutnya membuat aku semakin sedih

" Begini nak ". balas ku sambil menghampiri nya dan mengelus rambutnya . " Mama disana sementara untuk menjenguk nenek dan kakek kamu di kampung . Karena kamu masih sekolah belum ada libur sekolah jadi mama pergi dulu sama adik kamu .Nanti kalau kamu libur nanti mama akan menjemput kamu ". tutur ku

" Jadi benar yang dikatakan ibu ". balas anakku Dhika membuat aku heran dan curiga

Ibu itu panggilan anakku kepada mertua ku.

" Memang ibu ngomong apa nak ?". tanyaku

"Kata ibu mama akan pisah sama papa dan aku akan tinggal bersama ibu dan bapak ". Kata anakku membuat aku terkejut ,sedih dan marah .

" Yang benar ibu bilang begitu ?". Tanyaku sedikit emosi

" Iya ma . Katanya karena mama pelit jadi papa tidak suka sama mama. Apalagi pelit juga sama ibu dan bapak . Katanya tidak seperti mantan pacar papa yang dulu yang tidak pelit".kata anakku Dhika

Deg... Jantungku rasanya berhenti sejenak . Terkejut dan marah ,kenapa mertuaku begitu tega bilang seperti itu kepada anak kandungku sendiri . Sebenarnya apa yang mereka inginkan . Apakah benar yang dikatakan Irene mereka ingin aku berpisah dengan suamiku ?. Apa mereka tidak mengerti bagaimana ekonomi kami sekarang hingga mereka mengatakan aku pelit atau karena aku tidak pernah memberi uang tiap bulannya kepada mertuaku ?

Pertanyaan - pertanyaan yang tidak tahu jawabannya muncul di benakku . Dugaan - dugaan yang negatif pun bermunculan di benakku . Sungguh aku tidak tahu apa yang di inginkan oleh mertuaku sesungguhnya. Kenapa mereka menerimaku dengan senang hati saat itu . Dan merestui kami menikah ?. Apakah karena aku dulu punya pekerjaan yang lumayan hingga mereka menyukai ku dan sedangkan aku hamil aku sangat lemah hingga tak sanggup untuk bekerja dan resign hingga saat ini aku tidak bekerja seperti dulu lagi .

Sungguh pikiran ku berkecamuk aku tidak tahu harus memikirkan yang mana apalagi rasa sakit ini semakin menganga ketika aku bertemu dengan irene .

" Benarkah ibu bilang seperti itu ". Tanyaku pelan kepada anakku

" Iya ma, tapi aku menjawab mamaku tidak pelit . Mama selalu membelikan apapun yang aku minta jika mama punya uang ". ungkapnya membuat aku terharu dan mencium kening anakku .

"Terimakasih ya nak !". Jawab ku terharu sambil meneteskan air mata . Ternyata anakku yang masih kecil ini bisa membelaku didepan mereka.

" Lalu mama jadi pergi ke rumah nenek dan kakek ?". Tanya anakku yang laki-laki Dhika

" Iya untuk sementara nak ". Jawab ku tidak mau membuat anakku sedih

" Jangan lama-lama ma !. Aku tidak mau jika tidak ada mama disini aku juga kangen sama adik . Papa sibuk kerja . Aku akan kesepian jika mama dan adik terlalu lama disana ". Tutur nya membuat aku menangis lagi dan merangkul anakku dengan sedih.

Melihat kedua anakku benar - benar hal yang berat bagiku . Keinginan ku untuk pulang ke rumah seakan memudar saat melihat wajah polos mereka yang tidak tahu apa-apa. Akankah mereka akan menjadi korban keegoisan orangtuanya.Akankah mereka terpisah dan menjalani kehidupan penuh dengan harapan untuk bisa kembali berkumpul . Hidup dengan mental mereka yang berantakan apalagi jika ada orang baru yang masuk ke dalam kehidupan mereka .

Sedangkan orang baru tersebut belum tentu menjadi energi positif untuk anak-anak. Bisa merawat mereka dengan ikhlas seperti kami orangtua kandung mereka. Aku benar - benar tidak bisa berpikir lagi . Aku ingin bertahan untuk kedua buah hatiku dan menganggap semua tidak pernah terjadi . Dan tidak mau tahu apa yang dilakukan suami ku dan juga mertuaku yang penting aku bisa hidup bersama dengan mereka. Bisa melindungi mereka dari orang - orang yang tidak perduli pada mental mereka.

Tapi sungguh aku tidak bisa berdiri dengan rasa sakit ini . Sangat sakit . Hingga rasanya aku ingin menjerit dan merobek dadaku ingin ku hancurkan hatiku . Ingin membunuh diriku sendiri agar aku tidak merasakan rasa sakit yang sungguh menusuk di setiap tubuhku . Di Setiap aliran darahku seperti racun yang meracuni tubuhku sangat menyiksa hingga aku ingin mati . Apakah ini yang dikatakan "pergi tak mampu bertahan sakit".

Benar pergi aku tak mampu ,tak mampu meninggalkan anak-anak ku yang membutuhkan kasih sayang ku ,apalagi mereka masih dalam pertumbuhan masih banyak dan perlu bimbingan dari kedua orangtuanya. Namun aku bertahan pun sangat sakit. Hatiku tidak bisa di ajak berkompromi hatiku selalu melonjak - lonjak dan meronta - ronta menolak untuk melihat suamiku.

Tiba - tiba suamiku datang dan sudah ada di depan pintu kamar .

" Mau kemana kamu ?"..tanya suamiku terkejut ketika melihat aku memasukkan bajuku kedalam tas .

" Mau pulang ". Jawabku singkat sambil menekuk wajahku yang marah dan sebal .

" Pulang ?". tanya dia sambil menghampiri ku dan melihat isi tas yang ada didepan ku .

Kali ini aku tidak bisa berkata-kata apa-apa saat melihat suamiku terasa terbungkam oleh sesuatu . Apakah ini rasa cintaku yang tidak menginginkan aku pergi dari suamiku . Aku berada dalam dilema antara benci dan cinta .

Rasa sakit dan rasa tidak ingin berpisah . Entah yang mana yang harus aku pilih

Bagaimana?? Apakah yang akan aku pilih cinta atau benci ? . Bertahan atau pergi ? . Yuk ikuti episode berikutnya ya 😄🙏🙏

1
Soraya
Danastri lupa siapa Eko lanjut thor
Soraya
semangat thor
Soraya
semangat thor lanjut
MEMEY: terimakasih kak
total 1 replies
Soraya
jgn terlalu lama bodohnya disimpan danastri
MEMEY: benar kak /Smile/
total 1 replies
Soraya
selingkuh adalah penyakit yang gak ada obatnya
MEMEY: benar kak /Sob/
total 1 replies
Soraya
semangat thor lanjut
MEMEY: terimakasih kak
total 1 replies
Soraya
Adi sedang menggapai kehancurannya sendiri
MEMEY: iya benar kak /Joyful//Joyful/
total 1 replies
Soraya
Adi atau Dhika apa orang yang sama thor
MEMEY: maaf typo kak . orang yang berbeda
total 1 replies
Soraya
bingung juga bacanya cerita nya bulak balik
Soraya
msih kosong yang mampir
Soraya
ini knp gak ada yang mampir thor
Soraya
mampir thor
MEMEY: terimakasih kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!