Indonesia
NovelToon NovelToon
Muara Hati Azalea

Muara Hati Azalea

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Naik ranjang/turun ranjang / Pengasuh / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

🏆 JUARA 2 YAAW 2026 PERIODE 1 🏆

Seminggu kematian mertuanya, Azalea dijatuhi talak oleh Reza, dengan alasannya tidak bisa memberikan keturunan kepadanya. Padahal selama tiga tahun pernikahan, Reza tinggal di kota, sementara Azalea tinggal di kampung mengurus mertuanya yang sakit-sakitan.

Azalea memutuskan untuk merantau ke kota mencari pekerjaan. Ketika hendak menyebrang, Azalea melihat gadis kecil berlari ke tengah jalan, sementara banyak kendaraan berlalu lalang. Azalea pun berlari menyelamatkan gadis kecil itu.

Siapa sangka gadis kecil itu adalah Elora, putri dari mendiang kakaknya yang meninggal tiga tahun yang lalu.

Enzo, mantan kakak iparnya meminta Azalea menjadi pengasuh Erza dan Elora yang kekurangan kasih sayang.

Di kota Azalea menemukan banyak kebenaran tentang Reza, mantan suaminya. Lalu, tentang Jasmine, mendiang kakak kandungnya.

Ketika Azalea akan pergi, Enzo mengajaknya nikah. Bukan karena cinta, tetapi karena kedua anaknya agar tidak kehilangan kasih sayan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Minggu malam pun datang dengan tenang. Lampu kamar anak-anak menyala temaram, menyelimuti ruangan dengan warna kuning hangat. Erza sudah mengenakan piyama, duduk bersandar di kepala ranjang sambil memeluk bantal. Di sisi lain, Elora sudah berbaring sambil membawa buku cerita bergambar kesukaannya.

“Mommy,” kata Erza lebih dulu, nadanya penuh tuntutan manja, “bacain kisah Nabi Sulaeman sama burung hud-hud, ya.”

“Ngak!” Elora langsung duduk. “Elora mau cerita Kancil sama Pak Tani!”

“Baca cerita tentang Nabi Sulaeman!”

“Si Kancil dan Pak Tani!”

Kedua anak kecil itu sama-sama memasang wajah galak, tidak mau mengalah.

Azalea yang berdiri di antara mereka terdiam. Ia tersenyum tipis, mencoba menengahi. “Bagaimana kalau satu dulu, nanti satu lagi?”

“Enggak mau!” kata mereka hampir bersamaan.

Erza menyerahkan bukunya ke Azalea. “Ini dulu. Ini ceritanya penting.”

“Elora juga mau,” Elora cemberut, matanya mulai berkaca-kaca. “Mommy pilih Elora!” Dia juga menyodorkan bukunya ke tangan Azalea.

“Mommy, please! Pilih punya aku,” ucap Erza dengan tatapan memohon.

“Mommy, enggak sayang sama aku, ya?” Mata Elora sudah siap meneteskan air matanya.

Azalea menghela napas pelan. Ia jongkok di antara mereka, mengusap kepala dua-duanya.

“Mommy enggak pilih siapa-siapa,” ucapnya lembut. “Mommy sayang kalian berdua.”

“Kalau begitu baca punya aku!” ucap Erza dan Elora bersamaan. Namun, tetap saja tak satu pun mau mengalah.

Suara perdebatan kecil itu terdengar sampai ke lorong. Enzo yang baru saja selesai merapikan laptopnya di ruang kerja berhenti melangkah. Ia menoleh ke arah kamar anak-anak, lalu mendekat.

“Ada apa?” tanya Enzo sambil berdiri di ambang pintu.

Erza langsung mengadu. “Daddy, Elora enggak mau mengalah.”

“Kakak juga!” balas Elora cepat.

Azalea menoleh ke Enzo dengan wajah sedikit lelah, tapi tetap tenang. “Mas Enzo, boleh minta bantuan?”

Enzo mengangkat alis. “Bantuan apa?”

“Mas bacakan cerita untuk Erza,” ujar Azalea hati-hati. “Tentang Nabi Sulaeman dan burung hud-hud. Aku bacakan cerita Kancil untuk Elora.”

Enzo terdiam. “Membacakan cerita?” Ia menelan ludah, tapi kemudian mengangguk. “Baik.”

Erza langsung berseri. “Yey, Daddy yang bacain!”

Enzo duduk di tepi ranjang, mengambil buku dari tangan Erza. Azalea duduk di sisi lain, menarik Elora ke pangkuannya dan membuka buku cerita bergambar.

“Siap?” tanya Azalea lembut dan Elora mengangguk senang.

Enzo membuka halaman pertama dan mulai membaca. “Pada suatu hari Nabi Sulaeman memiliki kerajaan yang besar.”

Nada suara Enzo datar. Tanpa naik-turun. Tanpa jeda emosi. Seperti sedang membaca laporan keuangan.

Azalea menahan senyum menahan geli.

Erza mengernyit. “Daddy, kok ceritanya kayak robot?”

Enzo berhenti membaca. “Memangnya harus bagaimana?”

“Harusnya seru,” protes Erza. “Ini kan tentang burung hud-hud yang bisa ngomong!”

Enzo melanjutkan membaca, tetap dengan nada yang sama.

Beberapa saat kemudian, Erza menghela napas kesal. “Dibacakannya sama Mommy aja, deh.”

Azalea menoleh. “Sama Daddy dulu, ya, Kak. Mommy lagi bacain punya Elora.”

Namun, Erza menggeleng keras. “Enggak. Daddy bacanya bikin merinding.”

Elora terkikik kecil di pangkuan Azalea.

Enzo terdiam, lalu menutup buku pelan. Ada rasa canggung di wajahnya, tapi juga penerimaan. “Baik,” katanya singkat. “Mommy kamu memang lebih jago.”

Azalea tersenyum menenangkan, lalu setelah Elora mulai menguap dan matanya memberat, ia menutup buku Kancil. Elora sudah setengah tertidur ketika Azalea menyelimutinya. Nanti, anak kecil itu akan dipindahkan ke kamar sebelah.

“Sekarang giliran Erza,” ucap Azalea lembut.

Wanita itu berpindah ke sisi Erza, membuka buku kisah Nabi Sulaeman. Suaranya berubah hangat, hidup, dan penuh intonasi.

“Nabi Sulaeman itu raja yang sangat adil,” ucap Azalea perlahan. “Beliau bisa berbicara dengan hewan. Suatu hari, burung hud-hud datang membawa kabar penting.”

Erza menyimak dengan mata berbinar. “Kenapa burungnya enggak takut sama Nabi Sulaeman dan jin?” tanyanya.

“Karena Nabi Sulaeman itu bijaksana,” jawab Azalea sambil tersenyum. “Beliau tidak suka menyakiti makhluk Allah.”

Erza terdiam, lalu mengangguk pelan.

Di sudut kamar, Enzo duduk di kursi kecil sambil memangku Elora yang sudah tertidur pulas. Kepala gadis kecil itu bersandar di dadanya, napasnya teratur.

Enzo tidak beranjak. Ia justru ikut mendengarkan. Cara Azalea membaca bukan hanya menyampaikan cerita, tetapi juga rasa. Setiap kata terasa punya tujuan. Setiap penjelasan diselipkan pelan, tanpa menggurui.

“Jadi,” kata Azalea lembut, “kalau kita punya kelebihan, kita harus pakai untuk kebaikan. Bukan untuk sombong.”

Erza menatapnya. “Berarti Daddy juga?”

Azalea tersenyum. “Iya. Daddy, Mommy, semua.”

Enzo menunduk sedikit, menatap Elora di pangkuannya.

Setelah cerita selesai, Erza sudah tampak mengantuk. Azalea menutup buku, lalu mendekat dan mengusap rambut anak itu. Ia berdoa pelan, hampir berbisik. Kata-katanya mengalir lembut, lalu ia meniupkan doa itu ke ubun-ubun Erza.

Enzo memperhatikan dengan saksama. “Apa yang kamu lakukan barusan ke Erza?” tanyanya pelan agar tak membangunkan anak-anak.

Azalea menoleh. “Itu aku bacakan doa.”

“Doa apa?”

“Supaya Erza jadi anak yang saleh, cerdas, dan selalu dilindungi Allah dari bahaya,” jawab Azalea tenang.

Enzo terdiam. Untuk pertama kalinya, ia melihat sesuatu yang tak pernah ia lakukan dan tak pernah ia ajarkan. Kini ia mengerti. Ternyata bukan karena keajaiban atau karena kebetulan. Tetapi karena setiap hari, setiap malam, ada doa yang dipanjatkan dengan tulus oleh Azalea untuk anak-anaknya.

Enzo menunduk, menatap kedua anaknya yang terlelap. Lalu menatap Azalea dengan pandangan yang berbeda dari sebelumnya, lebih lembut, lebih dalam. “Sekarang aku paham,” ucapnya lirih.

“Paham apa, Mas?” tanya Azalea.

“Kenapa anak-anak cepat berubah,” jawab Enzo jujur. “Bukan karena kamu memaksa, tapi karena kamu mendoakan.”

Azalea tersenyum kecil. “Anak-anak itu titipan. Kalau kita jaga dengan doa, Allah yang akan jaga sisanya.”

Enzo mengangguk pelan.

Malam itu, di kamar kecil yang hangat, tidak ada pertengkaran. Tidak ada jarak. Hanya seorang ayah yang mulai belajar hadir. Dan seorang ibu yang mencintai dengan caranya sendiri, lembut, tenang, dan penuh doa.

***

Semoga hari ini bisa crazy up.

1
Rosiana Rosiana
Karimun Jawa daerah mna sih🙏🙏 maaf blum tau🤭
≼⊱ ƈ̤h͜͡ᵢτἅ⁵ ⊰≽
keren ceritanya semangat berkarya thor 👍😍😍
Siti Aisyah
asyiiik...mulai ada rasa nih...love😍
Siti Aisyah
tipe wanita tegas ..berprinsip..elegant..👍😍
Siti Aisyah
cerita nya bgs drama rumah tangga dgn segala konflik nya..ditata apik sesuai porsi pelakon nya..tinggal menunggu waktu bahagia seutuh nya..kesedihan dan kebahagian semoga mereka rasakan sebagai keluarga yg utuh...
Siti Aisyah
hangat....romantis...😍
Siti Aisyah
menyesakan hati cerita nya...drama biasa tp sangat menembus sanubari paling dlm...😭😍👍
Siti Aisyah
suka banget dgn foto visual nya....wajah nya lembut..cantik 😍
Umi Maryam
jangan di skip dong kasih ngintip dikit2 aja thor 😂👀
Umi Maryam
hayolah gaskeun biar mantan nya tau kalau azaleya ga mandul punya dede bayi kembar sekalian ,giliran si borokokok reza kepanasan.😂😂😂
Dini
suka ceritanya bagus thor/CoolGuy/
Umi Maryam
udah nenek elsa mah di bikin pulang ke aherat wae lah oraang sombong .....
≼⊱ ƈ̤h͜͡ᵢτἅ⁵ ⊰≽
sebenarnya hidup Karmila itu tidak bahagia walaupun dalam kemewahan apalagi menggunakan jalan yang salah untuk mendapatkan nya ckckck😞😞
≼⊱ ƈ̤h͜͡ᵢτἅ⁵ ⊰≽
Mampus Karmila kamu salah nyari lawan dengan mengajak perang Azalea yang ada kamu mati kutu dipermalukan di hadapan banyak orang tunggu saja nanti kebusukanmu bakal terbongkar🤧😤
trifisa
ternyata sama aja dl sama Reza kan?? enzo lebih parah 😭😭
nayoon
astaga perburungan apa yg kamu bahas BG,burung Pipit or burung elang kah🤣
Bang Ipul
dih baru eps 1udah bikin emosi
nayoon
Wow bisa beli emas tiap bulan ,mobil juga bisa,rumah bisa mauu aku d kasih juga bg🤣🤭
kak hariyoo: mampir kk hehe ke chat story aku dong jadilah pembacaku kk 🙏
total 1 replies
nayoon
astaga ,suami medit kaya kamu memang harus d buang kelaut😝
lenny sukmasari
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!