Indonesia
NovelToon NovelToon
Bukan Cinta Yang Salah

Bukan Cinta Yang Salah

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Tamat
Popularitas:31.1k
Nilai: 5
Nama Author: Neng Ikah

Kenyataan ini seperti mimpi buruk untuk ku,aku yang memiliki cita cita tinggi kini harapan itu musnah ketika orang tua ku menjodohkan ku dengan seorang pria yang aku sendiri pun tak mengenalnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Neng Ikah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14.Alergi udang

Natan dan Anna Menaiki mobilnya,di sepanjang perjalanan Anna bercerita tentang kehidupan nya di kampung,ia pun bercerita kalau ia jarang sekali keluar rumah, sehari hari nya hanya bersalah Ambu dan Abah, walaupun sesekali saat ia libur sekolah,ia sering melihat perkebunan milik Abah untuk sekedar menemani Abah mengontrol.

"Jadi kamu jarang keluar rumah?" tanya Natan.

"Hmmm begitu lah,kalau kata Ambu itu,anak gadis itu mending di rumah saja." ucap Anna.

("Pantesan polos gini,ternyata belum Pernah berkeliaran.") batin Natan.

Tak lama kemudian, mereka sampai di tempat yang di tuju,Anna Sangat senang di bawa ke pantai indah ancol, karena ini kali pertama ia di bawa ke sana, pemandangan nya sangat indah,bukan hanya pantai yang terlihat namun juga aneka permainan yang memacu adrenalin ada tak jauh dari tempat tersebut.

"Suami,kita naik itu yuk!" ajak Anna.

("Duh,gue kan gak pernah naik kayak gituan,eemm bisa gak yah,tapi kalau nggak di turutin nanti ngambek lagi.") batin Natan.

"Suami,ayok!" Anna menarik tangan Natan.

"I-iyah." ucap Natan.

Anna mengajak Natan naik berbagai wahana di sana,Anna seperti kucing yang habis keluar dari kandang,kesana kemari seperti anak kecil,Natan hanya geleng-geleng melihat tingkah istrinya itu.

Namun seperti nya,Natan sudah kecapean mengikuti Anna dari tadi, apalagi ia yang kurang tidur semalaman membuat nya sedikit lelah.

"Udah yah,yuk pulang yuk!" Natan memasang ekspresi lelah.

"Kita belum naik itu suami,masa udah mau pulang aja sih." Anna cemberut.

"Saya capek,kita istirahat dulu,udah dulu yah mainnya." ucap Natan.

Karena melihat suaminya yang seperti sangat kelelahan,akhirnya Anna menyetujui untuk beristirahat terlebih dahulu, mereka beristirahat di sebuah rumah makan karena mereka merasa sangat lapar setelah seharian ini bermain.

Setelah makanan datang, tampak nya Anna lebih menyukai makanan yang di pesan oleh Natan, karena makanan itu terlihat sangat lezat.

"Suami,itu apa?" tanya Anna.

"Ini dimsum,Anna mau?" tanya Natan.

"Eemm kayak nya enak,Anna ambil satu yah" Anna mengambil dimsum milik Natan dengan garpu nya.

"Boleh." ucap Natan sambil tersenyum.

"Wah,enak banget." Anna seperti nya menyukai dimsum tersebut.

Namun beberapa saat setelah memakan dimsum tersebut,Anna seperti merasa gatal di seluruh tubuhnya,di tangannya pun timbul bintik-bintik merah.

"Anna kamu kenapa?" tanya Natan melihat Anna menggaruk tangan nya.

"Eemm dimsum ini apa yah isinya?" Anna terus menggaruk tangan nya.

"Udang,ayam sama wortel kayaknya,emang kenapa?" Natan penasaran.

"Hah udang? Anna alergi udang,suami... kenapa gak bilang kalau ada udang nya." Anna tak bisa menahan rasa gatal di tubuh nya.

"Sa-saya gak tau kamu alergi udang." Natan terlihat panik.

"Tadi pagi saya udah bilang,eh tapi sama mama bukan sama suami." Anna malah bercerita.

"Ya udah sekarang kita ke dokter kulit yuk,aku khawatir nanti kamu kenapa napa." Natan sangat cemas melihat Anna seperti nya sangat tidak nyaman.

Natan bergegas membuka Anna ke dalam mobilnya,ia takut terjadi apa-apa pada istrinya itu,di dalam mobil,Anna terus mengeluhkan rasa gatalnya.

"Aduh,Anna gak kuat suami,gatal banget." bintik merah di tangan Anna makin banyak bahkan terlihat sampai di kaki nya juga.

"Saya harus gimana?" Natan ikut panik.

"Tolong garukin punggung Anna!" ucap Anna.

"Tapi saya kan lagi nyetir, lagian juga-" Natan memotong ucapan nya.

("Saya takut khilaf kalau nyentuh tubuh kamu Anna.") batin Natan.

"Se-sebentar lagi kita sampai ke rumah sakit, tolong tahan sebentar yah." Natan semakin mempercepat laju kendaraan nya.

Saat sampai di rumah sakit,Natan bergegas membawa Anna ke ruang UGD,di sana ada suster dan dokter yang langsung menangani Anna.

"Tolong tunggu di luar,kami akan menangani pasien nya dulu." ucap suster yang langsung menutup pintunya.

"Semoga Anna nggak Kenapa napa." gumam Natan.

Di luar ruang UGD,Natan tak bisa tenang ia berjalan bolak-balik seperti setrikaan,tak lama kemudian, dokter pun keluar dari ruangan tersebut.

"Bagaimana dok?" Natan menghampiri dokter.

"Eemm sepertinya istri anda terkena alergi." ucap dokter tersebut.

"Iyah dok,saya tidak tahu kalau istri saya alergi udang, terus bagaimana keadaan nya." Natan cemas.

"Saya sudah memberikan obat anti alergi lewat cairan infus nya,tapi sebaiknya istri anda di rawat dulu sementara,agar kita tahu perkembangan nya bagaimana." ucap dokter tersebut.

"Lakukan saja yang terbaik dok." jawab Natan.

"Baiklah, silahkan daftar di bagian administrasi terlebih dahulu supaya istri anda mendapatkan ruang inap." ucap dokter tersebut.

"Baik dok, terimakasih." Natan langsung bergegas ke bagian pendaftaran.

Setelah selesai mengurus administrasi,ia pun langsung membawa Anna ke ruang inap dengan di bantu oleh suster.

"Sus,titip Sebentar yah,saya mau nelpon keluarga saya dulu." ucap Natan yang menghampiri Anna terlebih dahulu.

"Saya telpon mama dulu yah, takut nya mereka khawatir karena kita belum pulang." ucap Natan.

"Iyah." ucap Anna. Natan pun langsung keluar dari ruangan tersebut.

Tut... Tut.. Tut...

"Halo mah?" ucap Natan terdengar panik.

"Ada apa sayang,kok panik gitu?" ucap Ajeng di balik telpon.

"Anna masuk rumah sakit mah," Natan langsung pada intinya.

"Hah,kenapa? kalian kecelakaan,kamu itu kalau bawa mobil hati hati Natan,awas yah kalau sampai terjadi apa apa sama mantu mama,kamu lihat saja." Ajeng mengoceh sendiri.

Natan menjauhkan ponselnya karena mendengar suara mama nya yang nyaring itu. "Bentar dulu mah, dengerin Natan dulu," ucap Natan, kembali menempelkan ponselnya di telinga.

"Kenapa,ada apa?" ucap Ajeng.

"Tadi saat kita jalan,kita kan makan, tiba-tiba Anna pengen cobain makanan Natan mah,dan ternyata makanan Natan itu ada udang nya,Natan kan gak tau kalau Anna ternyata alergi udang mah." ucap Natan menjelaskan.

"Oh,kirain mama kalian kecelakaan,eem terus gimana keadaan Anna sekarang." tanya Ajeng.

"Anna harus di rawat mah, lagian juga kalau pun memang kita kecelakaan, kenapa mama malah langsung nanyain Anna dan malah marahin Natan, sebenarnya siapa sih yang anak nya mama." ucap Natan sedikit kesal.

"Kamu kan yang telpon,jadi otomatis kamu nya nggak Kenapa napa dong, makanya mama cemas sama mantu mama." ucap Ajeng.

"Iyah juga sih." Natan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Ya udah,nanti mama ke sana,sekarang kamu di rumah sakit mana?" tanya Ajeng.

"Di rumah sakit Sejahtera mah,Natan minta tolong bawain baju ganti Anna sama Natan yah, kayaknya kita bakalan nginep di sini." jawab Natan memberi pesan.

1
Iis Isnawati
ada ya mahasiswa kedokteran yg otaknya kaya ana...padahal dari kls 6 sd sudah diajarkan tentang organ reproduksi....hadeuh...
ngatun Lestari
keren banget
Helda Gusti Yanty
keren
Neng Ikah: terimakasih kak🤗❤️
total 1 replies
Yem
cewek nggak bener nih sih Elsa.. Main tangan sama orang tua 🤦‍♀️
Yem
kasihan Mira..
Yem
cara licik untuk menyingkirkan wanita licik.. Ide bagus Thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!