Indonesia
NovelToon NovelToon
Mr Zaka Misterius

Mr Zaka Misterius

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Hamil di luar nikah / Teen Angst / Tamat
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: oktiyan

Zaka, harus mencari identitas wanita yang pernah tidur dengannya, sehingga satu hari ia terlibat dengan Mirna, sang karyawan cupu.

Awalnya Zaka muak dan jijik, namun dibalik Mirna yang cupu, ia adalah wanita yang di cari selama ini.

Bagaimana kisah Mirna mengumpatkan kedua anak anaknya dari Mr Zaka?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oktiyan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dadakan Luar Kota

Esok harinya alarm berbunyi, Mirna meraih ponselnya dan terlihat sudah jam tujuh pagi.

"Astaga, aku kesiangan bagaimana ini apa aku sempat pulang mengganti baju kantorku."

Mirna pun menitip kunci mobil pada security dan segera berlari mencari taksi. Setelah malam kemarin ia membawa pak Zaka ke hotel, saking beratnya ia tertidur tertindih di atas, dengan posisi menyamping. Dan saat ia bangun, ia syok mencoba ingat hal semalam.

Mirna meninggalkan pak Zaka yang masih belum sadar, lalu segera cepat pergi untuk menghindar, jika Zaka membuka mata ada dirinya, sudah pasti wajah dan muka Mirna bingung ia letakan dimana, jika semalam pun tidak terjadi sesuatu, hanya karena ia tidak lancar menyetir, jadi Mirna membawa Zaka ke hotel.

Beberapa Jam Kemudian.

Setelah sampai kantor, Mirna yang tak sempat pulang mampir membeli pakaian kantor, ia pun meredam mandi di kantor dengan cepat dan alakadarnya. Mirma mengeringkan dengan banyak tissue kedalam tubuhnya.

Dasar bos gila, gara-gara dia aku jadi terlambat tak bisa pulang dan mengganti pakaianku. Ini sungguh menyebalkan!

Mirna saat itu bergeming kesal, lalu menatap cermin karena ia bukanlah mandi hanya mengguyur beberapa gayung untuk menghilangkan keringat tak sedap.

"Ah hari apa ini benar amat sial. Pouch make up ku, sisir ku mati lah sudah aku seperti ini. Hanya kapas dan pembersih wajah ia pakai dalam tasnya."

Sudahlah mau apa lagi, nasib ia pun berjalan menuju ruangan dengan menatap tatapan karyawan lain setelah hampir tiba di ruangan.

"Mir, kamu habis dari mana ko lusuh ga pakai make- up kamu sakit ya? kok pucat sekali?" tanya An.

Mirna hanya tersenyum dan bicara jika ia lelah dan tak enak body. Ia pun meminjam sisir dan parfum pada An, jika semua perlengkapan nya tertinggal dan belum sempat pulang. Sontak membuat pikiran An bercabang karena semalam, An dengar dari pihak hrd! Jika Mirna tidak pulang karena bersama pak Zaka rapat penting.

"Mir apa kamu, semalam ..?" memberi gerak dua jari, dengan tatapan genit An pada Mirna.

"Apa ... ?! jangan berfikir aneh dan buruk. Sudah ini terimakasih ya."

Mirna langsung berlalu ke meja kerjanya, di mana ruangan menyatu dengan pak Zaka. Letak kursi kebesaran sang bos juga terlihat kosong, dan belum datang.

Selamat pagi pak Zaka. ( seluruh karyawan, menyambut. )

Terlihat pukul 11.30 pak Zaka hadir, dan memasuki ruangan, ia menatap Mirna yang natural dan masih memakai baju kemarin dengan penuh tanya.

"Mir, ikut keruangan saya sekarang?" ucap Zaka.

Mirna pun mengekor dengan berdebar dan bergumam. Semoga tidak menanyakan saat ia mencium bibir-ku ini, karena semalam ada tragedi pemindahan tubuh Zaka ke kasur, namun karena berat pria itu, membuat Mirna terjungkal mengenai ranum indahnya.

"Ada apa pak Zaka, apa ada yang harus saya kerjakan?"

"Semalam kamu tidur dimana?"

Hah.. Mirna pikir ada hal berkas yang salah.

"Sa- saya tidur lelap dirumah pak, maaf saya tidak bisa mengantar anda sampai rumah karena tidak tahu."

"Oh .. jadi kamu yang antar saya ke hotel itu?"

'Dasar bos gila, mabuk sampai ga tau semalam dari mana, dan apa saja yang ia perbuat semalam buat orang syok.' batin Mirna.

"Bisa ya sih pak! tapi hanya sebentar kok."

"Berarti ini pouch make up tertinggal di mobilku, dan kunci mobil saat saya bangun saya pikir hilang. Anehnya tapi security bilang seorang perempuan pergi tadi pagi, apa itu kamu. Jam enam kurang lima belas menit, kamu keluar dari mobilkan? antar titipkan ini?" Zaka mendekat.

"Sa- ya sepertinya bukan pak Zaka, mungkin orang lain." ucap gugup Mirna.

"Tapi ini pouchmu kan, aku tahu kamu yang tidur di mobilku kan. Apa semalam terjadi sesuatu?"

Zaka berdiri mendekati Mirna, namun ia memundurkan langkah kebelakang berusaha menjauh dari bosnya itu.

Zaka mendekat ke wajah tubuh, Mirna. Akan tetapi ia malah mundur dan Zaka merangkul pinggang Mirna.

"Maaf hal semalam!"

"Hah .." terdiam beku Mirna, saat rambut lurus Mirna tidak lagi cupu, sang bos seolah mabuk mendekati.

Mata Mirna membulat begitu saja, benar saja, ia sadar seketika Mirna menjauh dan menunduk.

"Ha, iya saya maaf tertidur di mobil pak Zaka, karena saya tak dapat taksi dan saya belum sempat pulang ke rumah untuk berganti pakaian. Jadi maafkan saya, pak."

Zaka tersenyum menatap Mirna, dan menyodorkan credit card hitam tanpa batas itu.

"Ambilah sekarang aku bebaskan kamu untuk membeli baju kantor dan keperluan lain! gantilah bajumu. Di sebrang kantor ini terlihat mall, jelas kamu bisa membelinya di mall!"

"Tapi maaf saya tidak bisa menerimanya.

hanya hari ini saya bisa bertahan kok pak, tidak perlu berlebihan seperti itu. Tadi pagi saya sempat ingin beli, tapi uangnya tidak cukup." celos Mirna begitu saja.

"Aduh maksud saya. Terimakasih dan pouch make up saya ambil."

Mirna pun berlalu dan pergi. Ia melangkah malu karena aksi ciuman kilat semalam ternyata Zaka sadar.

Dasar bos tidak tahu malu, memang saya wanita apa, bisa bisanya membuat saya malu dan dihargai dengan belanjaan, dia pikir dia siapa?! gerutu Mirna kali ini.

Kring.

Tak lama sambungan telepon berdering dari mejanya.

"Ya hallo dengan Mebel corporation, ada yang bisa saya bantu?"

"Mir, cepat fax email saya sudah kirim dan tolong diprint, lalu siang nanti kamu akan hadir rapat penting jam dua siang." ucap bu Ila.

"Baik bu."

Mirna masih terdiam kaku, dengan penampilan lusuh ini, bagaimana ia mengatur nafas dan berlalu keluar ruangan untuk print. Setelah berada dalam print, ia membalikan badan dan terkejut ketika pak Zaka sudah di hadapannya.

"Pak Zaka, maaf ada apa? saya tidak lihat anda dibelakang saya."

Tanpa aba- aba Zaka memegang baju Mirna, tali kerahnya itu di pundaknya dan menariknya untuk keluar. Memaksa Mirna keluar. Sebagian tatapan karyawan merasa heran dan melirik Mirma terutama An.

"Pak tunggu jangan pegang tarik baju saya seperti ini, memang saya anak kucing." protes Mirna kala itu, malu karena beberapa karyawan melihatnya.

"Kau tau bekerja dengan penampilan baju sedikit noda dan lusuh, tidak berhak masuk jam kerja! Kalau begitu ayo ikut saya ke depan gedung ini, saya akan bantu temani kamu untuk membeli pakaian kerja, sebagai ganti rasa terimakasih saya."

Mirna tetap menolak, namun Zaka kala itu menjelaskan.

"Tapi ini darurat Mir, kita akan bertemu klien penting!"

"Ah. Baiklah pak. Anggap saja saya kasbon."

Mirna pun mengekor dan menurut, ia malas berdebat, lalu menghela nafas dalam dalam.

Lama satu jam Mirna telah memilih dan di dandani oleh salon, serta ia menyempatkan diri mandi di butik salon private vvip itu, selama dua jam Zaka menunggu dan ia pun segera menghampiri bosnya itu yang sedang duduk membaca koran.

"Saya sudah siap pak Zaka." ucap Mirna dengan balasan senyuman Zaka merasa terpukau.

"Baiklah sekarang kita pergi mencari koper dan beberapa baju itu sudah saya siapkan, tak lupa pakaian ganti dalam sudah terbungkus oleh kasir, mereka sudah memilih yang terbaik, semoga pas dan cocok untuk ukuran mu." cetus Zaka, memperagakan ukuran cd.

"Hah.. pakaian dalam, dasar bos gila, mengapa saya bisa jadi karyawannya? bisa bisanya terang bilang ukuran pakaian cd pada saya dengan enteng." gemuruh Mirna.

Tak lama kasir pun menyodorkan empat paperbag besar, kepada Mirna dan hormat pada tuan Zaka atas kedatangannya.

"Apa? sebanyak ini pak? kita bertemu klien kenapa beli koper?"

"Kita akan ke luar kota dalam beberapa hari." ujar Zaka, membuat Mirna membeku.

TBC.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!