Indonesia
NovelToon NovelToon
PPJ (PRIA-PRIA JOMBLO)

PPJ (PRIA-PRIA JOMBLO)

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Identitas Tersembunyi / Persahabatan / Anak Lelaki/Pria Miskin / Romansa / Tamat
Popularitas:21.6k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

follow Author..
IG : poppy.susanti.7927
FB : Poppy Susanti
Tiktok : Poppy Susan_33

Novel ini adalah novel kompilasi, nama tokoh di dalam novel ini adalah nama-nama tokoh di novel-novel Author sebelumnya.

Alta, Nata, dan Dion adalah tiga sahabat, mereka datang dari kampung dan merantau ke ibu kota untuk melanjutkan kuliah mereka sembari mencari pekerjaan. Wajah ketiganya memang tampan-tampan namun sayang tidak ada wanita yang mau kepada mereka karena mereka adalah pria-pria kere.

Mereka bertekad ingin mendapatkan wanita yang kaya, akankah keinginan mereka tercapai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15 Kembali Berseteru

"Lo jangan bercanda, memangnya Lo pikir gue cowok apaan mau dijadikan pacar sewaan," ketus Nata jual mahal.

"Idih, sok jual mahal," ledek Vio.

"Iyalah, seorang pria itu harus punya harga diri jangan murahan," sahut Nata dengan bangganya.

Vio tersenyum sinis, dia pun mengeluarkan beberapa lembar uang pecahan seratus ribu lalu mengibaskan uang itu ke wajahnya. "Yakin, Lo punya harga diri?" goda Vio.

Nata seketika membelalakkan matanya, bahkan jakunnya sudah naik turun melihat uang itu sedangkan Vio tampak tersenyum penuh kemenangan bahkan saat Vio melambai-lambaikan uang itu ke kiri dan kanan, mata Nata mengikutinya.

Vio menampar wajah Nata dengan uang itu. "Harga diri Lo bisa gue beli, semua uang ini bisa menjadi milik Lo jika Lo mau bantuin gue bahkan kalau pekerjaan Lo bagus dan bisa menyakinkan Mami gue, gue bakalan tambah bayaran Lo," seru Vio dengan senyuman liciknya.

Seketika Nata menyambar uang yang ada di tangan Vio, lalu mengulurkan tangannya ke arah Vio. "Oke, deal!" seru Nata mantap.

Vio membalas uluran tangan Nata. "Harga diri Lo gak lebih dari uang satu juta," ledek Vio.

"Namanya juga belum kerja, uang segitu sangat berharga buat gue," sahut Nata.

Vio tertawa, dan seketika jantung Nata berdetak tak karuan. Ternyata dia baru sadar kalau gadis yang selama ini berseteru dengannya begitu sangat cantik.

"Gue minta nomor ponsel Lo, supaya gue bisa gampang menghubungi Lo." Vio memberikan ponselnya kepada Nata.

Dengan gugup, Nata pun mengambil ponsel Vio dan dengan cepat menuliskan nomor ponselnya. "Oke, thank you. Kalau begitu gue masuk dulu, dan Lo boleh kembali ke kontrakan Lo."

Vio pun dengan cepat masuk ke dalam kontrakannya, sedangkan Nata masih berdiri di sana. Entah kenapa dalam waktu sekejap Vio langsung bisa menghipnotisnya. "Busyet, tuh cewek pakai pelet kali ya, kok bisa-bisanya gue terpesona sama dia," batin Nata sembari menggaruk kepalanya yang terasa tidak gatal.

Nata pun dengan cepat masuk ke dalam kontrakannya sembari menghitung uang yang diberikan oleh Vio.

"Gila, duit siapa tuh?" tanya Dion.

"Duit gue lah," sahut Nata.

"Istighfar Nat, kita memang sedang butuh uang buat bayar kontrakan tapi Lo jangan sampai maling kaya gitu, dosa Nat. Gue aduin emak Lo, baru tahu rasa," seru Dion.

"Lo, maling?" sentak Alta.

"Allahuakbar, memangnya kalian pikir gue orang apaan. Gue gak sehina itu," kesal Nata.

"Terus, Lo dapat uang dari mana sebanyak itu?" tanya Dion.

"Gue dapat kerjaan dari si Vio," sahut Nata.

"Vio, si geng cewek rese itu."

"Heem."

"Lo dapat kerjaan apa? jangan aneh-aneh Lo." Alta terlihat curiga kepada Nata.

"Enggak, tenang saja. Dia hanya menyuruh gue buat jadi pacar sewaan dia," sahut Nata enteng.

"Pacar sewaan?" Dion dan Alta saling pandang satu sama lain.

"Maksudnya pacar sewaan bagaimana?" tanya Alta.

"Entahlah, gue juga gak tahu yang jelas kata dia kalau pekerjaan gue bagus, dia janji bakalan nambahin bayaran gue." Nata terlihat mencium uang itu.

Dion dan Alta masih bingung dan berusaha mencerna kata-kata sahabat mereka itu.

"Al, menurut Lo ada yang aneh gak?" seru Dion.

"Sepertinya sih, iya," sahut Alta.

"Aneh kenapa?" tanya Nata bingung.

"Coba deh kalian pikir, dia dapat uang dari mana? bukanya dia juga kere sama kaya kita, tapi kok dengan mudahnya bisa bayar Lo segitu dan berjanji bakalan nambahin lagi." Dion mencoba berpikir.

"Benar juga," sahut Nata.

"Lo harus tanyain dulu, itu duit halal atau haram jangan sampai Lo dapat uang haram dari tuh cewek," seru Alta.

Nata pun sadar, lalu dia keluar dan hendak menanyakan masalah uang itu kepada Vio. Dion dan Alta mengikuti Nata dari belakang, karena bagaimana pun mereka juga merasa penasaran. Nata mengetuk pintu kontrakan Vio dengan sangat kencang membuat ketiganya kesal karena mereka sedang istirahat bahkan Vio baru saja menyusul sahabat-sahabatnya menutup mata.

"Astaga, apaan sih Lo? ketuk pintu kencang banget, Lo mau pintu rumah ini ambruk!" bentak Vio sembari membuka pintu.

Nata menarik tangan Vio untuk keluar dari dalam kontrakan dan itu membuat Bee dan Valerie ikut keluar juga.

"Woi, jangan tarik-tarik tangan Vio." Valerie mendorong tubuh Nata.

"Cepat Lo katakan, ini uang halal atau haram?" tanya Nata.

"Maksud Lo apa?" Vio balik bertanya kepada Nata.

"Kita tahu kalau kalian juga cewek-cewek kere sama seperti kita, tapi kok bisa Lo memberi kerjaan dan langsung beri gue uang. Gue curiga jangan-jangan uang ini---"

Belum juga Nata selesai berbicara, Valerie maju dan menarik baju Nata. "Jangan-jangan apa?" Valerie tampak emosi.

"Woi-woi, jangan berantem," seru Dion mencoba melerai Nata dan Valerie.

"Jawab saja dengan jujur, itu uang apa dan dari mana?" tanya Alta dingin.

Sekarang giliran Bee yang tersulut emosi, dia pun menghampiri Alta yang sedang bersandar di tiang bangunan dan berdiri di hadapan Alta. "Memangnya kenapa Lo tanya masalah uang itu? memangnya Lo pikir kita beneran cewek kere? memangnya kita terlihat cewek melarat? sampai-sampai kalian nanya, itu uang apa? pasti pikiran Lo sudah kotor duluan, Lo ngira kalau kita jadi ayam kampus kan? yang menjual harga diri kepada Om-om buncit?" geram Bee dengan menunjuk-nunjuk kening Alta dengan telunjuknya.

Alta menepis tangan Bee. "Tidak sopan, gue ini Asdos Lo," kesal Alta.

"Di kampus Lo Asdos tapi kalau di sini, Lo bukan siapa-siapa jadi jangan macam-macam!" sentak Bee.

"Kalau kalian mau tahu siapa kita, nanti sore kalian siap-siap karena gue butuh Lo buat nanti malam," seru Vio menunjuk ke arah Nata.

"Kalau Lo gak mau uang itu, gak apa-apa. Vio bisa mencari cowok lain buat gantiin Lo," timpal Valerie.

Valerie hendak mengambil uang dari tangan Nata, namun dengan cepat Dion menahan uang itu. "Jangan dong, barusan kita cuma bercanda," seru Dion cengengesan.

"Iya, gue yakin kalau ini uang halal dan gue gak peduli dengan itu," sambung Nata dengan cengengesan juga.

"Lama-lama gue bejek-bejek kalian," kesal Valerie dengan melayangkan tangannya seolah-olah akan memukul, membuat Nata dan Dion berlari bersembunyi di belakang tubuh Alta.

"Ya sudah, kalau begitu kita pergi dulu." Nata dengan cepat mendorong tubuh kedua sahabatnya untuk kembali masuk ke dalam kontrakan.

"Mereka memang benar-benar berpikir kalau kita cewek miskin," kesal Bee.

"Sudahlah, nanti sore juga mereka bakalan tahu. Gue mau lanjut tidur lagi, supaya nanti malam gue kuat menghadapi si Indra." Vio melengos masuk dan diikuti oleh Bee dan Valerie.

1
☠☀💦Adnda🌽💫
apes bngt trio cowok ngirit kena bayar makanannya bee cs 🤭🤭
☠☀💦Adnda🌽💫
ngirit bngt ketiga cowok ini ,timbang gorengan ceban aj rame bngt sampe berantem sama cewek "🤦🤦
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔✰͜͡v᭄
belum sembuh bee nya loh ....kenapa malah parah ya penyakit nya sampai gak bisa di sembuhkan lagi
ꪶꫝNOVI HI
udah end aja nih🏃🏻‍♀️
Patrick Khan
.knp sakit nya bee gk di sembuhin dulu kak..kasian bee
Patrick Khan: .kasian bee kak.😫
total 2 replies
Naysila mom's arga
sat set nikah nya tamat nya apa lagi 🤣🤣🤣🤣
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: sudah terlanjur malas dengan sistem NT, mungkin kalau banyak yang baca akan dilanjut😭
total 1 replies
Wong Buemen
kirain cuma pura pura taunya sampe 1th LBH,
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔✰͜͡v᭄
untung cepat di temukan kalo gak dah jadi gelandangan di jalanan ....penyakit nya parah banget
ꪶꫝNOVI HI
untung masih bisa ketemu bee kalo pergi jauh gimana itu,kasian banget dengan bee semoga ada keajaiban nanti
Patrick Khan
.kak lama bgt bee belom sembuh juga..kasian bee😭
Naysila mom's arga
kasihan bee semoga ada keajaiban
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔✰͜͡v᭄
untung aja ya ada persahabatan seperti mereka ....semoga aja bee cepat sembuh nya
ꪶꫝNOVI HI
semoga bee bisa sembuh
Patrick Khan
.salut sm persahabatan bee vio vale
Naysila mom's arga
semoga ada mukjizat buat bee
Patrick Khan
.kasian bee
ꪶꫝNOVI HI
kirain amnesia ternyata alzheimer
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔✰͜͡v᭄
makin parah sakit nya bee di banding kan sahabatnya yang lain
Naysila mom's arga
semoga bee sama Alta happy ending deh jagan sad
Wong Buemen
mungkin kayaknya g lupa ingatan tp untuk mengetes momy dan Dedy nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!