Indonesia
NovelToon NovelToon
Pesona Gus Dingin

Pesona Gus Dingin

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Keluarga & Kasih Sayang / CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:185.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: ulfatun khasanah

Masih ingat dengan putra bungsuh Pak Zain dan Bu Jihan,
Yes... Labib Muhasibi Khoirul Musthofa yang biasa di panggil Bibi, adek dari Zula
Yang mana kini tumbuh dewasa menjadi laki laki tampan yang cukup dingin
sikapnya bar bar turunan dari kakak dan juga Uminya, yang sering pergi bermotor besar untuk mendatangi tongkrongan para remaja dan tkngkrongan gak jelas
dengan tujuan untuk berkumpul sekaligus berdakwah,
Ya namanya anak kyai se nakal nakalnya dia tetap sholat puasa dan juga mengaji
walaupun aneh dan sering di bilang gus kok tukang nongkrong
tapi itu hanya omongan manusia netizen saja, tapi saat di rumah dia juga punya pesona tersendiri bagi para santri putri
wajah tampannya mampu menghipnotis para santri putri saat mengaji,
walaupun sikapnya yang super duper dingin seperti di kutup utara, dan justru itu yang makin membuat mereka terpesona pada Gus Bibi
gimana kelanjutan ceritanya.. yuk simak.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ulfatun khasanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ryan Jatuh

Ryan frustasi mendengar ucapan Zula barusan yang sangat mengancamnya

Ini bukan pertama kalinya Zula seperti ini dan sudah sering kali cek cok sama dia,

Tapi mendengar aduan Dinda ke orang tuanya cukup membuatnya menyesal karena dia sudah merasa menyakiti istrinya sendiri .

Zula berlari ke kamarnya dan di sana di mana sejak muda dia menumpahkan air matanya di kasurnya

Sejak dia masih dengan Mantannya si Maulana, sampai dengan Ryan yang selalu menyalahkannya

Ryan gak mau diam aja di ruang makan, dia akhirnya menyusul Zula ke kamarnya dengan segera

Hingga akhirnya saat menaiki tangga yang akan menuju ke tangga terakhir di lantai tiga tiba tiba

Bruk....... Ryan tersandung dan..

Glundung glundung glundung....

Niza. Terjatuh dan nglundung ke bawah dan..

Dug.... Pyaaarrr.......

Ryan kepalanya terkena gucci besar dan badannya menyenggolnya lalu jatuh dan terpecah hingga mengenai muka dan juga kepalanya

" Astagfirullahal adzim ..." Teriak Jihan dan Zain yang berada di kamar atas

Walaupun mereka kadang kebawah tapi kamar atas juga di tempati

" ada apa bah?"tanya Jiha pada Zain

" Coba di lihat dulu mi" ucap Zain dan Jihan mengangguk

Kemudian keduanya keluar dari kamar dan

Deg..... Betapa syoknya mereka melihat darah yang berkucuran dari wajah maupun kepala Ryan yang terbentur dari atas sampai bawah hingga mengenai guci dan juga pecahannya

" Zula...." Teriak Jihan dari bawah

Zula yang masih menagis di dalam kamarnya segera keluar

Apa lagi terikan Uminya yang sudah tua berbunyi keras sehingga dia segera keluar

Buka hanya Zula saja tapi juga Aira yang ada di dalam kamarnya ikut keluar

Mereka keluar dengan kompak dan....

" Papa" teriak keduanya kompak saat melihat Ryan tergeletak di lantai

Mereka segera turun kebawah dengan tangisan yang mulai mengalir di pipi masing masing

" Ya Allah.... Ada apa dengan Papa Uti" ucap Aira pada Jihan meminta penjelasan

" Uti gak tau tadi Uti sama Kakung di kamar dengar suara benturan lalu pecahan guci ini" jawab Jihan bingung sendiri

" Papa...... " tangis Zula lagi melihat kondisi Ryan

" Bentar" ucap Jihan kembali berdiri akan menangani Ryan

Jihan segera berdiri dan akan masuk keruang kerjanya yang mana di sana lengkap peralatan medisnya

" Aira telfon pakde El" ucap Zula spontan

Aira terdiam karena dia juga masih syok melihat keadaan papanya yang terbaring penuh darah

" Aira" sentak Zula lagi dan Aira tersentak kaget

Aira yang kemana mana gak lepas dari ponsel segera menghubungi pakdenya

Tak lama panggilan terhubung dan tersambung ke El yang baru saja selesai mandi karema tadi dia baru pulang dari rumah sakit

" Assalamualaikum nak.. Gimana sayang" ucap El di seberang sana

" Waalaikumsalam pakde... Hik hik hiks...." ucap Aira terdengar tangisan begitu juga terdengar tangisan Zula yang masih bingung dengan Ryan yang baru saja di marahi olehnya kini tak sadarkan diri dan berlumuran darah

" Pakde... Tolong papa, pakde" ucap Aira sambil nangis

" Papa kenapa?" kaget El karena heran mereka yang menangis

" Papa jatuh dari tanggap pakde... Tolong pakde" ucap Aira lagi

" Innalillahi... Sekarang di mana?" tanya El cepat

" Di rumah kakung" jawab Aira

" Ya udah sekarang pakde telfon ambulance pondok, bawa ke RS sekarang, pakde tunggu di Rimah sakit dari pada bolak balik, " jawab El kalau harus jemput pasti buang waktu

" Suruh nangani Uti dulu" tambah El lagi

" Iya pakde" jawab Aira lalu El memutus panggilannya

Zula masih menangis dan Zain bingung sendiri udah tua lihat anaknua nangis dan tetluka juga gimana rasanya

Tak lama Jihan datang membawa alat medisnya dan langsung memeriksa kondisi Ryan dengan teliti

Walaupun dia udha tua, tapi yang menangani anak cucu dan suaminya juga dia sendiri

Gak mungkin kayak anak anak Al sakit langsung ke SRG, pasti penanganan pertama tentu dari Umi Jihan

Di sebelah Ryan masih ada Zula yang menangis , Zula ingin mengangkat kepala Ryan dan di bangkunya

Tapi Jihan melarang dan ingin mengecek dulu takutnya ada yang kesleo ataupun patah tulang jadi gak boleh langsung di geser geser

Setelah mengecek, dan Alhamdulillah Ryan gak kenapa kenapa, cuma luka, tapi harus di rogen untuk mengetahui ada yang gimana gimana di bagian dalamnya

Umi Jihan mulai membersihkan luka Ryan hingga bersih dan di tempat yang sama

Setelah itu Aira di minta untuk mengambilkan baju buat Ryan dan siap di bawa ke rumah sakit dengan ambulan pondok atau ambulan milik pribadi keluarga Zain

" Udah ayo bawa, bantu angkat ya kang" ucap Jihan pada santri yang sudah di panggilnya tadi

" Pelan pelan bagian sini dulu" tambah Jihan lagi sambil meunjukkan ke bagian kepalanya dan bagian tertentu secara perlahan

Ryan sama sekali masih belum sadar karena benturannya cukuo keras sekali

Hingga santri putra berhasil membawanya turun tangga dan siap di bawa ke ambulan

Semuanya ikut naik, dan pondok di pasrahkan pada para pengurus

Mobil sudah berjalan dan Zula menangis di pelukan Abahnya

" Gimana La... Nyesel gak? Habis memarahi Ryan dan akhirnya Ryan seperti ini?" tanya Umi Jihan pada Zula

Mendengar hal itu Abah Zain langsung kaget, karena hal itu yang pernah dia lakukan pada Umi Jihan di kala hamil Al

Zula juga terdiam, dia tentu menyesal karena mungkin saat Ryan hendak mengikutinya ke kamar dia gak fokus sama jalan karena banyak pikiran dengannya dan akhir ya terjatuh sampai seperti ini

" Allahu robbi, apa ini sikapku yang nurun ke anakku? Sikap egoisku, sering ngadu ke orang tua, kalau ada masalah sama suaminya, dan marah marah gak jelas, hingga seperti ini" batin abah Zain dalam pelukan Zula

Untung Aira di depan dan tidak mendengar apa apa

" Kenapa kamu gak nurun sikap Umi aja toh ndok" ucap Zain pelan dan masih di dengar oleh Jihan dan Zula yang tidak faham

" Ya namanya turunannya bah" jawab Umi Jihan santai

" Ya maaf ya Mi, kalau Abah dulu pernah begini sama Umi" jawab Zain menyadari

" Iya bah,.. Udah lewat lama, " jawab Jihan santai tetap tenang

Zula sama sekali gak ikut nimbrung karena pikirannya sudah kacau dan penuh penyesalan

Di rumah El kini El buru buru dan siap siap kembali untuk kerumah sakit lagi

" Mau pemana Pi?" Tanya Heny pada El yang baru saja tadi ganti baju ini ganti baju lagi

" Mau ke Rumah sakit lagi Mi, Ryan jatuh dari tangga, " jawab El buru buru

" Innalillahi... Di mana?" tanya Heny kaget

" Di rumah Umi, ini lagi perjalanan ke rumah sakit makanya Papi juga mau ke sana Mi, " jawab El sambil memakai celana karena tadi sudah sarungan

1
Syafur Ramdhani
kok ngak up lagi sih ceritanya nanggung banget
Syafur Ramdhani: harusnya ini kan ceritanya bibi kok malah yang di ceritain zula
aq suka lo cerita nya mulai dari mak/ bapaknya dan ketiga kakaknya
lanjut ya kak/Pray//Pray//Pray//Pray/
total 2 replies
mita ria
tida seru istri tdk ada perjuangan untuk keluarga kecilnya kebodohannya hanya menerima ditindas dam membiayai keluarga penindas tersebut
Farida Rahayu
maaf Thor,ini kisahnya melenceng apa gimana ya....? sepertinya yg lebih dominan malah kisah zula dan Riyan ,bibi hanya lewat saja .......
Farida Rahayu
Assalamualaikum Gus bibi.....maa syaa Allah ,sy ngikutin othor dr jmn umi Jihan bocil sampe ini baru ketemu Gus bibi udah bujang aja ,lama meninggalkan Si orens ternyata Gus bibi udh Es tung-tung (S2) 🤭
Farida Rahayu
Assalamualaikum kak Thor....lama g jumpa bibi ternyata udah perjaka y bi....Maa syaa Allah Gus bibi,sy ngikutinya dari jaman umi Jihan bocil sampe ini ketemu udah sepuh bersama Abah Zain 😁
Sulaiman Efendy
JUDUL PESONA GUS DINGIN, TPI ISI CERITA MLH KRICUHAN RMH TANGGA ZULA & RYAN... BIKIN ILLFILL...
Sulaiman Efendy
ASLI KECEWA,, DGN CERITANYA AKU KIRA INI CERITA SI BIBI YG DINGIN, TPI AKHIRNYA LULUH DN JATUH CINTA SAMA CWEK, MLH HABIS BAHAS MSLAH ZULA & RYAN, LAIN JUDUL LAIN CERITA.. ASLI GK NYAMBUNG..
Sulaiman Efendy
INI JUDUL DGN CERITANYA KOQ MELENCENG, CERITA BIBI KOQ MLH FOCUS KE CERITA ZULA & RYAN
Sulaiman Efendy
SANGAT MNJENGKELKAN TOKOH RYAN INI, LKI2 YG PNY KTEGASAN, SLLU DIRECOKI ADIKNYA KOQ NYADAR, ..
Sulaiman Efendy
PANTAS ZULA SAKIT HATI DGN KLUARGA RYAN, JULIDNYA TINGKAT DEWA.. BIKIN MALU ORG ACEH...GK KAPOK DI TSUNAMI LAGI GARA2 TUH MULUT..
Sulaiman Efendy
KISAH BIBI KOQ, MLH BNY KE CERITA ZULA & RYAN, BKNNYA ZULA & RYAN PNY CERITA SENDIRI ATAU KAMAR SENDIRI, BLM UP LGI CRITANYA YG BERJUDUL SALAHKU APA..
Sulaiman Efendy
ANAK CEWEK PSTI NURUN SIFAT AYAHNYA, BGITU JUGA SEBALIKNYA, MSKI GK SEMUANYA.. NMUN RATA2 SPRTI ITU..
Sulaiman Efendy
Luar biasa
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Sulaiman Efendy
YG BOCOR BUKAN BAN PESAWATNYA, TPI AIRA YG BOCOR OTAKNYA.. 😂😂😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
AKU LANGSUN LOMPAT KE KISAH BIBI, UNTUK KISAH ORTU DN ABANG2NYA BLM, KRN EPISODENYA PANJANG..2.
Siti Ardiahty
Luar biasa
nova widiyanti
terlalu membingungkan...terlalu banyak menceritakan silsilah keluarga yg sbenarnya bikin mumet pembaca....
Wina Kusuma
gimana kak lanjutknya...kenapa g Disni.kisah Gus bibi mana...g asyik nich thor
Hermawan Sr
baru ini baca judul sama alur ceritanya gak nyambung ...
SicantikKinyisKinyis
Hai Kak, jangan lupa mapir di karya aku juga ya, kalian bisa langsung klik profil aku, nanti akan muncul beberapa karya aku, thanks
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!