Indonesia
NovelToon NovelToon
Jalan Kultivasi

Jalan Kultivasi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Kultivasi
Popularitas:16.3k
Nilai: 5
Nama Author: Tawaki

Xiao Lin seorang pemuda murid pelayan di sebuah sekte di bagian timur kekaisaran Angin Surgawi. terkenal sebagai sampah dan selalu di bully oleh murid lain.
Hingga suatu hari saat ia melihat teman nya hampir terbunuh. tiba tiba ia kalap mata dan membunuh murid luar tersebut. namun ia tak menyadari hal apa yang sudah terjadi.

nasib apakah yang di tanggung Xiao Lin di sekte setelah pembunuhan terjadi? mampu kah ia keluar dari masalah itu?

saksikan perjalan hidup Xiao Lin untuk menjadi kuat. membantai setiap musuh yang menghalangi jalan kultivasi nya. hanya di sini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tawaki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17: Perjanjian Dua Jiwa

Di dalam kuil jiwanya yang gelap gulita, roh Xiao Lin bergetar hebat. Di hadapannya, kabut hitam pekat yang keluar dari segel kuno yang rusak mulai membentuk siluet samar sesosok pria berambut hitam panjang. Sosok itu berdiri dengan keanggunan mutlak, memancarkan aura dingin yang membuat kesadaran Xiao Lin merasa tercekik.

"Kau... kau yang mengalahkan Lu Feng dan Wang Chen?" tanya Xiao Lin dengan suara bergetar, namun sepasang mata jernihnya menatap lurus ke arah siluet tersebut.

"Mengalahkan?" Siluet itu mendengus dengan nada penuh penghinaan.

"Menyebut tindakan menghancurkan serangga fana sebagai 'mengalahkan' adalah penghinaan bagi kursi takhta ini. Aku hanya membersihkan kotoran yang mencoba mengotori wadah fisikku."

"Wadah fisik? Maksudmu... tubuhku?" Xiao Lin mengerutkan kening, rasa polosnya membuat rasa takutnya perlahan berganti menjadi rasa ingin tahu.

Sosok kejam itu melangkah maju. Meskipun wajahnya tertutup kabut, sepasang mata hitam pekatnya berkilat tajam.

"Benar. Tubuhmu, meridianmu, dan Dantianmu adalah milikku juga. Jiwa polosmu yang lemah ini hanyalah pelindung sementara yang tidak sengaja tercipta saat aku tersegel di Dunia Bawah ini. Dengar baik-baik, bocah."

"Aku tidak keberatan kau menggunakan tubuh ini untuk kehidupan sehari-harimu. Tapi jika kau membiarkan dirimu dihina dan diinjak-injak lagi hingga hampir mati seperti kemarin... aku tidak akan ragu untuk menghapus kesadaranmu dan mengambil alih tubuh ini sepenuhnya!"

Ancaman itu begitu dingin dan nyata. Namun, alih-alih marah atau memohon, Xiao Lin justru membungkuk dalam-dalam di dalam ruang kesadarannya.

"Terima kasih," ucap Xiao Lin tulus.

Siluet hitam itu membeku sejenak. "Apa?"

"Terima kasih karena telah menyelamatkanku dan Ah Gou,"

lanjut Xiao Lin sambil mendongak, tersenyum hangat dengan kepolosan yang murni.

"Meskipun ucapanmu sangat kejam, kau telah melindungiku dua kali. Jika bukan karena kau, aku pasti sudah mati di tangan Wang Chen."

"Aku berjanji, aku akan berlatih lebih keras agar menjadi kuat, sehingga kau tidak perlu keluar untuk mengurusi 'serangga' lagi."

Untuk pertama kalinya sejak segel itu retak, Sang Iblis kuno terdiam. Sosok yang di masa lalunya mampu membuat para dewa dan kaisar langit gemetar ketakutan karena kekejamannya, kini dibuat tak berkutik oleh ucapan tulus dari sepotong jiwa pelayan fana.

"...Terserah kau saja, bocah bodoh," desis siluet itu, membalikkan badannya dan perlahan kembali menyatu dengan kegelapan segel.

"Ingat janjimu. Dan satu hal lagi... pil peringkat 2 yang diberikan si tua bangkai di luar itu adalah sampah. Tapi gunakan itu untuk memulihkan meridianmu sekarang."

"/Tiga hari lagi, saat dia memberikan teknik pedang, aku akan memberitahumu betapa cacatnya teknik sekte fana ini."

Suara itu menghilang, dan kuil jiwa Xiao Lin kembali sunyi.

Xiao Lin membuka matanya di dunia nyata. Dia menarik napas dalam-dalam, lalu mengambil botol giok di samping ranjangnya. Tanpa ragu, dia meminum Pil Pemulihan Qi Peringkat 2 Kualitas Puncak tersebut.

WUSH!

Energi obat yang murni dan hangat langsung menyebar ke seluruh tubuhnya. Selama tiga hari berikutnya, Xiao Lin mengunci diri di dalam kamar batu Puncak Pedang Tersembunyi. Dia memandu energi obat tersebut untuk menyembuhkan setiap robekan di meridiannya dan memperkuat fondasi Qi Gathering tingkat 2 miliknya hingga menjadi sangat kokoh.

Pada hari keempat, rasa sakit di tubuhnya telah lenyap sepenuhnya. Kulitnya kini tampak lebih bersih, dan aliran Qi di Dantiannya berputar dengan lebih lancar.

Dengan langkah mantap, Xiao Lin keluar dari kamar batu dan berjalan menuju Aula Depan Puncak Pedang Tersembunyi.

Aula itu dibangun di tepi tebing yang curam, menghadap langsung ke hamparan lautan awan yang luas. Tetua Agung Mo Xuan berdiri di ujung tebing dengan tangan di belakang punggung, membiarkan angin gunung yang kencang memainkan jubah abu-abunya.

"Hamba Xiao Lin, memberi hormat kepada Tetua Agung," ucap Xiao Lin sambil berlutut dengan khidmat.

Mo Xuan berbalik, matanya berbinar saat melihat kondisi Xiao Lin.

"Luar biasa. Dalam tiga hari, kau tidak hanya pulih total, tetapi fondasi tingkat 2 milikmu telah mencapai kesempurnaan. Bakat fisikmu memang di atas rata-rata."

Mo Xuan mengibaskan tangannya, dan sebilah pedang besi tipis yang berkilau tajam serta sebuah gulungan kitab kuno melayang mendarat di depan Xiao Lin.

"Ini adalah Pedang Angin Dingin dan kitab Teknik Pedang Sembilan Aliran Langit, teknik pedang tingkat spiritual tingkat rendah yang menjadi dasar para murid dalam di puncakku," kata Mo Xuan dengan nada serius.

"Teknik ini berfokus pada kecepatan dan perubahan arah serangan yang tidak terduga. Pelajari ini. Dua bulan lagi, Sekte akan mengadakan Ujian Berburu di Hutan Mistis bagi seluruh murid dalam baru. Aku ingin melihat sejauh mana kau bisa menguasainya."

Xiao Lin menerima pedang dan kitab tersebut dengan mata berbinar penuh semangat.

"Baik, Tetua Agung! Saya tidak akan mengecewakan Anda!"

Namun, tepat saat Xiao Lin menyentuh kitab kuno tersebut, sebuah suara sinis kembali bergema di sudut kepalanya.

"Teknik Pedang Sembilan Aliran Langit? Hmph, tumpukan sampah kertas yang penuh dengan celah fatal."

"Bocah, bawa kitab busuk itu ke halaman belakang. Aku akan menunjukkan kepadamu bagaimana cara sejati memainkan sebilah pedang!"

1
Luthfi Aamiin
lanjutkan
bossss
🐉🐉🐉🐉💪💪💪💪
Luthfi Aamiin
wuuussss
wuss
Luthfi Aamiin
💪💪💪💪💪💪💪
🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉
👻👻👻👻👻👻
Luthfi Aamiin
jedag
jedug
🐉🐉🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
lanjutken
🐉🐉🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
🐉👻👰💪🗿🐙
fgjkitrcv
Luthfi Aamiin
6
🐉
🐉🐉
🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
ah
uh
kejam
kejam
Luthfi Aamiin
bantai 🐉🐉🐉
7
🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
7
pitu
bantai
🐉🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
8
🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉
wolu
Luthfi Aamiin
11
🐉👻🐉👻🐉
Luthfi Aamiin
sedoso
10
🐉
Luthfi Aamiin
sewelas
11
hukum Konoha
👻👻🐉🐉
Luthfi Aamiin
songo
9
🐉👻
Luthfi Aamiin
wolu
8
🐉
Aman Wijaya
mantab Thor tambah lagi updatenya semangat semangat semangat
Aman Wijaya
ayo Xiao Lin tunjukkan kemampuanmu 💪💪💪
Aman Wijaya
lanjut terus
Luthfi Aamiin
rolas
12
🐉
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!