Indonesia
NovelToon NovelToon
Monica'S Magic!

Monica'S Magic!

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Anak Genius / Akademi Sihir
Popularitas:539
Nilai: 5
Nama Author: Bintang star_nrl22

​Bagi Monica dan kelompoknya, ini bukan sekadar tugas biasa—ini adalah perjuangan untuk mengungkap kebenaran yang tersembunyi.

​Di tengah kepungan musuh dan bayang-bayang naga hitam, mereka terus melangkah maju. Tetapi tidak semua orang bisa pulang. Ketika tabir misteri akhirnya terkuak, darah dan air mata telah tercurah, meninggalkan hanya dua orang yang berdiri di antara puing-puing pengorbanan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bintang star_nrl22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Reuni di Bawah Gerhana Bulan Merah

Langit di atas Akademi Sihir Grandoria malam itu berubah menjadi merah pekat. Bulan raksasa yang tersapu warna darah memancarkan aura magis yang berat dan dingin. Kabut Miasma hitam meletus dari dasar perbukitan, merayap cepat menyelimuti padang rumput di luar gerbang utama.

BOOOOOOM!

Sebuah ledakan dahsyat menghantam barikade sihir terdepan. Gerbang besi raksasa akademi terpental dan hancur menjadi serpihan kecil. Dari balik kegelapan kabut, ribuan prajurit berzirah hitam melangkah maju bersama puluhan makhluk Miasma raksasa.

Di atas langit, pusaran angin hitam berputar hebat. Sesosok naga raksasa bersayap satu melayang turun dengan raungan memekakkan telinga.

Di atas kepala naga itu, berdiri wanita bertopeng perak—setengah wajahnya yang terbuka memperlihatkan bekas luka bakar bersimbol kuno yang kini menyala merah membara.

"Lama tidak berjumpa, anak-anak akademi," suara wanita itu bergema dingin di dalam kepala semua orang. "Gerhana telah tiba. Kerajaan ini milik Ordo Umbra!"

"JANGAN HARAP!" teriak Reno dari garis depan.

Reno menancapkan perisai besinya ke tanah, memicu gelombang sihir perlindungan. "Aegis of the Iron Titan!" Kubah emas raksasa merekah dari perisai Reno, menahan hempasan semburan api Miasma naga hitam dan ribuan panah kegelapan yang diluncurkan pasukan musuh.

"Elena, Kazuma, sekarang!" perintah Monica dari puncak pilar alun-alun.

Dari atas menara tinggi, Elena menarik tali busurnya penuh. "Celestial Arrow: Starfall!" Puluhan panah cahaya meluncur deras membakar barisan penyihir pendukung Ordo Umbra di garis belakang. Di saat bersamaan, Kazuma mengibaskan tangannya, memanggil "Hellfire Phoenix" yang membakar habis ratusan prajurit zirah hitam di lapangan depan.

Sementara itu, Danis membaur sempurna dalam bayangan via Shadow Walk, bergerak kilat melumpuhkan para perapal sihir musuh sebelum mereka sempat menyelesaikan mantra terlarang.

Perempuan bertopeng perak itu melompat turun dari atas kepala naganya, mendarat dengan anggun di tengah alun-alun—tepat puluhan meter di depan Monica.

"Kerja sama yang mengagumkan," puji wanita itu dingin. "Tapi lingkaran sihir pusat di bawah tanah akademi ini sudah mulai menyerap energi gerhana.

Kau tidak akan bisa menghentikanku, Monica!"

Wanita itu merentangkan tangannya, memanggil lima rantai energi kegelapan berskala besar langsung menuju ke arah Monica untuk merebut inti mana alun-alun.

Namun, Monica tidak lagi gentar seperti di Lembah Kelam. Matanya berkilau emas keemasan, rambut hitam kuncir kudanya berkibar hebat terkena hempasan sihir. Ia menghantamkan tongkat safirnya yang bermahkotakan Soul Aegis tepat ke pusat lingkaran sihir lantai alun-alun.

"Siasat Kontra-Segel: Celestial Sanctum!"

CRAAAAK! BZZZZT!!!

Bukan sekadar perisai biasa, gelombang cahaya emas murni merekah luas dan langsung menyusup ke dalam jalur Mana Vein bawah tanah. Aliran sihir hitam yang sedang diserap oleh Ordo Umbra mendadak berbalik arah, menghantam balik rantai-rantai kegelapan milik sang wanita bertopeng!

Wanita itu membelalak kaget ketika perisai kegelapannya mulai retak terkena reaksi balik dari sihir Kontra-Segel milik Monica.

"Apa?! Kau... kau membalikkan aliran sihir ritualku?!"

"Aku sudah katakan," tegas Monica, suaranya parau namun penuh wibawa dan keberanian. "Kami tidak lagi sama seperti saat di gerbang Lembah Kelam. Selama Tim Vanguard berdiri, rencana Ordo Umbra berhenti di sini!"

Semburan cahaya emas dan kegelapan berbenturan dahsyat di tengah alun-alun Akademi Grandoria. Pertempuran puncak di babak pertama resmi meletus hebat di bawah naungan Bulan Merah!

1
Al Dede
novel ini srru bsnget mencrtkn tentsng anak yang pantanv menyerah+akademi sihir,sihir dia terkuat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!