Ivy Zhang, seorang pengacara cerdas, akhirnya ingin mengakhiri pernikahannya dengan Leo Fung setelah kehilangan bayi mereka.
Namun Leo, suami yang masih mencintainya, menolak melepaskan Ivy.
Di saat yang sama, Calvin Duan, pria berkuasa sekaligus rival Leo, tiba-tiba menjadikan Ivy sebagai pengacara pribadinya. Dengan tujuan yang sulit ditebak, Calvin menyeret Ivy ke dalam perseteruan dengan suaminya sendiri.
Di antara suami yang berkuasa dan klien yang tak kalah berkuasa, siapa yang harus dibela Ivy?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 20
“Tuan Duan, Anda juga sudah tahu hubungan saya dengan Leo Fung. Kalau dia mengetahui saya menjadi pengacara Anda, apakah Anda tidak khawatir Leo Fung akan mencari masalah dengan Anda?” tanya Ivy.
“Dia belum mampu menjatuhkanku.” Calvin menjawab dengan tenang. “Berdasarkan kekuasaan yang kami miliki, Duan Group tidak kalah darinya. Kalau dia ingin menjatuhkanku, mungkin dia harus menunggu sampai aku mati.”
Ivy terdiam.
“Apa yang sebenarnya direncanakan Calvin Duan? Padahal dia sudah tahu kalau aku adalah istri Leo Fung, yang juga merupakan musuhnya. Tapi dia tetap ingin aku menjadi pengacaranya?” batin Ivy.
“Tentu saja, Pengacara Zhang tidak perlu langsung memberikan jawaban,” lanjut Calvin. “Setelah kasus ini selesai, barulah Anda membuat keputusan.”
“Baiklah. Saya akan mempertimbangkan tawaran Anda setelah masalah ini berakhir,” jawab Ivy.
Calvin mengangguk dan tersenyum tipis.
“Baik.”
Namun, dalam hati Calvin justru tersimpan pikiran lain.
“Ivy Zhang, apa pun keputusanmu nanti, kau tetap tidak akan bisa lepas dari genggamanku.”
Di sisi lain restoran, Leo Fung sedang bersama asistennya, Wendy.
Wendy berdiri di sampingnya sambil menyerahkan sebuah tablet.
“Tuan, ada informasi terbaru tentang Nyonya Muda.”
“Katakan!”
“Nyonya Muda mendapatkan seorang klien besar. Dia adalah Calvin Duan.”
Leo yang semula duduk santai langsung bangkit dari kursinya.
“Apa? Calvin Duan?”
“Sepertinya Nyonya Muda telah menerima kasus tersebut. Kasusnya merupakan tuntutan yang diajukan terhadap perusahaan kita,” jelas Wendy.
Tatapan Leo langsung berubah dingin.
“Artinya, istriku sendiri sedang menantangku.”
Ia mengepalkan tangannya.
“Pertama Ethan Moore. Aku masih bisa menganggap Ivy tidak mengetahui hubunganku dengan Ethan. Tapi kali ini Calvin Duan...” Leo menyipitkan mata. “Apakah Ivy sengaja menerima kasus ini?”
“Tuan, dengan hubungan Anda dan Nyonya Muda yang saat ini sedang tidak baik, kita tidak bisa menghalanginya untuk menerima klien,” jawab Wendy hati-hati.
Leo terdiam.
“Calvin Duan sengaja menggunakan jasa Ivy,” ucapnya kemudian. “Padahal di negara ini masih banyak pengacara lain. Tapi dia justru memilih Ivy.”
“Nama Nyonya Muda memang semakin dikenal setelah menangani kasus Ethan Moore. Mungkin itu salah satu alasan Calvin Duan mencarinya.” Wendy berhenti sejenak. “Selain itu, mungkin dia juga mengetahui bahwa hubungan Anda dan Nyonya Muda sedang bermasalah.”
Leo mengembuskan napas dingin.
“Ivy Zhang... kau selalu saja memberiku kejutan.”
Ia mengambil ponselnya dan menekan nomor Ivy.
Tak lama kemudian, panggilan tersambung.
“Halo?” suara Ivy terdengar dari seberang.
“Malam ini aku ingin bertemu denganmu. Ada sesuatu yang ingin kubicarakan,” kata Leo dengan suara rendah.
Sementara itu, di ruangan lain, Calvin masih berada di restoran bersama Tristan.
“Tuan, apakah Pengacara Zhang akan menerima tawaran Anda?” tanya Tristan.
“Sudah pasti.”
Calvin bersandar di kursinya dengan tenang.
“Saat ini, yang dibutuhkan Ivy bukan hanya pekerjaan, tetapi juga dukungan. Walaupun dia adalah pengacara hebat, keluarga Fung memiliki kekuasaan yang besar. Kau juga tahu, di dunia ini, sehebat apa pun seseorang, tanpa kekuasaan dan dukungan yang cukup, dia tetap bisa dengan mudah ditekan.”
Tristan mengangguk.
“Menurut Anda, apakah Leo Fung akan menyerang istrinya sendiri?” tanyanya.
“Tidak akan.”
Jawaban Calvin terdengar begitu yakin.
“Ivy bisa dikatakan sebagai kelemahannya. Leo memang dikenal sebagai pria yang tidak pernah kekurangan wanita, tetapi ada satu hal yang tidak bisa dia ubah. Kalau menyangkut istrinya, dalam keadaan apa pun, dia tetap akan mengalah.”
Calvin berhenti sejenak sebelum melanjutkan,
“Orang yang kemungkinan besar akan menyerang Ivy justru keluarga Fung sendiri.”
“Benar juga. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, hampir tidak ada anggota keluarga Fung yang menyukai Pengacara Zhang,” ujar Tristan.
Senyum tipis muncul di sudut bibir Calvin.
“Aku rasa kabar kerja sama Ivy dengan kita tidak akan lama lagi sampai ke telinga mereka.”
Calvin mengambil gelas di hadapannya dan menyesap minumannya dengan santai.
“Awasi setiap gerak-gerik keluarga Fung. Kalau ada satu pun dari mereka yang berani bertindak terhadap Ivy, segera beri tahu aku.
sebagai penyemangat untuk memulai harimu😍😍😍😍😍
tambah lagi dooooong. supaya kita gak nunggu lanjutannya dengan penasaran.🙏🙏🙏🙏🙏