kisah perjalan sekumpulan remaja. satu dari mereka dapat melihat masa depan dan masa lalu. dalam hal ini dia ditugaskan untuk membawa teman teman nya ke masa depan dengan selamat. selamat? apa yang akan terjadi jika ia gagal? ia akan kehilangan teman teman nya untuk kesekian kalinya. jatuh bangun menyelamatkan semua temannya dan dirinya. " akan kah diriku mampu membawa mereka semua? kenapa hidupku sesulit ini? aku hanya ingin hidup bahagia dengan semua teman teman ku".
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vansya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kebohongan
aku tiba di us. aku di sambut dengan hangat oleh teman appa. ia mengajakku berkeliling sebentar melihat lihat kota setempat
dan juga memberitahu ku di mana aku akan tinggal sementara. kamar ini tidak terlalu luas namun cukup untuk tinggal seorang diri mungkin karena kamar ku sangat luas melihat kamar ini agak sedikit terkejut
bagaimana mahasiswa lain tinggal di tempat se sempit ini. melihat hal ini membuat ku menjadi semakin bersemangat untuk menimba ilmu disini
ke esokan harinya aku berangkat ke universitas tempat teman appa ku ini mengajar ia seorang dosen. aku bukan termasuk murid universitas ini aku hanya mengikuti kelas yang di ajarkan beliau pada orang orang tertentu
ternyata banyak sekali yang menimba ilmu di sini tidak heran teman appa ini sangat sukses di sini. ia terlihat sangat tulus dalam mengajarkan kami semua
pelajaran berjalan dengan baik. hingga akhirnya jam kelas ini berakhir. aku memutuskan untuk kembali pulang ke rumah.
dalam perjalanannya pulang kerumah aku bertemu seseorang ia di pukuli oleh segerombolan orang. aku menghentikan mereka dengan bahasa korea
mereka semua mengerti bahasaku rupanya mereka sama dengan ku sama sama berasal dari negara yang sama.
" kenapa kau lakukan itu " bentak ku pada mereka semua melihat pria itu tersungkur lemas tidak berdaya setelah di pukuli orang orang tersebut
" tidak puas kah di korea banyak pembullian. sampai kalian harus sampai di sini, aku tidak berfikir dengan cara jalan pikiran otak kalian semua"
salah satu pria dari mereka maju dengan tertawaan nya yang kencang dan tatapan matanya tatapan yang tidak suka dengan kehadiran ku disini
" kau pasti bocah baru datang kemari, aku tidak pernah melihat mu sebelumnya "
" memang kau tau apa soal ini. jangan mengganggu urusan orang lain lebih baik kau pulang sebelum kau dapat masalah " ucap pria itu sambil menunjuk nunjuk diriku
" memang aku harus tau yang kalian lakukan untuk menolong seseorang? "
" kalian semua ini sampah yang berpindah tempat " aku tak kalah pada pria itu aku mendorong sedikit pria itu dan mendekati pria malang yang tersungkur di sana
mungkin jika tidak ada orang lain yang menolong ku aku pasti juga akan ikut babak belur untung nya saja sangat tepat waktu bawahan teman appa ku ini datang
pria tadi ingin memukuli ku dengan besi yang tergeletak dekat tong sampah. besi itu benar benar besar bisa bisa aku mengalami sesuatu yang serius jika benda itu mendarat tepat di kepalaku
paman itu membantu ku dan memukuli pria yang ingin mencelakai diriku. di waktu yang bersamaan aku menelepon ambulan untuk pria malang ini
setelah beberapa menit ambulan datang dan para pria itu melarikan diri mungkin yang mereka dengar adalah suara sirine polisi.
para petugas mengangkat pria itu dan memasukkannya kedalam ambulan aku dan paman itu pergi menghantarkan pria ini kerumah sakit
syukurlah tidak ada bagian luka yang serius pada tubuhnya. walaupun wajah nya sedikit membiru karena sebuah pukulan yang keras
" kau kenapa bisa seperti ini " tanya ku pada pria ini dan paman membantu memberi tau nya apa yang aku bicarakan
" aku memang selalu begini, mereka tidak menyukai ku. semua ini adalah paksaan dari mereka semakin aku berlari pergi meninggalkan mereka maka tubuh ku akan semakin terluka "
aku menghantarkan pria itu pulang keluarga nya menyambutku dengan baik. aku heran kenapa setiap ada orang baik hati mereka pasti selalu di tindas. maksud ku mengapa mereka harus mendapatkan itu bahkan mereka tidak melalukan apapun untuk mempermalukan seseorang
justru malah sebaliknya mungkin mereka yang melakukan ini merasa dirinya berdiri dilingkaran hama yang menggangu. padahal mereka yang menganggu
setelah mendengar apa yang di beritahu ibunya ternyata pria ini sudah bertahun tahun di perlakukan seperti ini. adanya hutang antar keluarga yang membuat mereka tidak bisa membayar nya
meski sudah membayar hutang ini semakin menumpuk tidak kurang sedikit pun. walaupun sudah merasa ada kecurangan dari salah satu pihak tetap saja keluarga ini yang terkena imbas
keluarga ini menjadi sangat berantakan mereka tidak bisa mendapatkan pekerjaan bahkan di negara kelahirannya sendiri. benar benar kejam atas kuasa seseorang yang semena mena
mereka sesekali pernah ingin melarikan diri namun tetap saja tertangkap. ini bukan ingin berlari dari tanggung jawab. ini tentang tidak di hargai nya seseorang
aku ingin sekali membantu nya namun aku tidak bisa melakukan hal sebesar itu. walaupun aku tidak bisa melakukan hal seperti itu aku masih bisa melakukan hal lain nya
seperti membantu memberi beasiswa bagi anaknya ini sepertinya ia sangat ingin berkuliah menjadi mahasiswa. saat ia mengalami masalah tadi ia masih memeluk erat buku buku yang ia bawa
aku akan menghubungi appa semoga pria ini bisa mendapatkan beasiswa. pria ini bernama staven anak tunggal keluarga ini ah bukan tunggal lebih tepatnya anak terakhir keluarga ini
kenapa aku menyebut anak tunggal? karena ia satu satunya anak yang masih hidup di keluarga ini. kakaknya staven di bunuh oleh keluarga itu karena tidak bisa menepati janjinya dan selalu saja membuat onar seperti mencoba mencari tau tentang keburukan keluarga itu
bahkan ia pernah menerbitkan beberapa video keburukan keluarga itu. namun tetap saja ia selalu berakhir buruk hingga pada saat ia sudah mendapatkan bukti kuat pria ini dibunuh tapi hasil yang keluar adalah pria ini mencoba bunuh diri karena terlibat hutang dan pencurian dana perusahaan keluarga tersebut
sempat tidak terima sang adik mendengarkan hal itu bahkan ia juga sudah menyerahkan beberapa bukti yang ia peroleh dari kakaknya semasa hidupnya entah sepertinya mata batin mereka sudah tertutup rapat mereka tidak peduli dan menutup kasus ini
awal mereka bertemu keluarga ini karena adanya perjanjian mereka akan menghidupi kecukupan sang anak pertama bahkan di janjikan akan di berikan pekerjaan yang pantas di perusahaan mereka
namun waktu berjalan dan perkataan itu hanya sebuah perkataan yang tidak akan terjadi. setelah semua selesai mereka menuntut uang bayaran setelah menghidupi anaknya sampai sukses
orang tuanya sempat bingung dengan hal ini mereka bahkan bilang tidak akan menarik uang yang telah di gunakan untuk anak mereka. karena tidak ada perjanjian di atas kertas keluarga ini melalukan hal seenak nya
impian anak muda yang tinggi perlahan hancur karena hal seperti ini banyak rumor bertebaran yang perlahan menghancurkan dirinya dan keluarganya.
benar seperti perkataan staven mau seberapa jauh pergi mereka akan menemukan ku lagi dan akan berakhir lebih buruk lagi