Indonesia
NovelToon NovelToon
Sang Big Boss

Sang Big Boss

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Contest / Tamat
Popularitas:23.2k
Nilai: 5
Nama Author: Irma pratama

Raizel C'Etrama atau sebut saja Raizel adalah putra tunggal dari pengusaha tersukses nomor 1 di Inggris yaitu Kalif C'Etrama dengan nama perusahaan "C'Etrama Group" yang sangat terkenal dikalangan pebisnis karena propertinya yang tiada duanya.

Karena perusahaan Cabang disini sedang ada masalah, mau tidak mau Raizel dipaksa dipindah tugaskan oleh Mr. Kalif C.Etrama untuk mengurus perusahaan cabang disini.

Erik orang kepercayaan Kalif yang selama ini setia memegang Perusahaan akhirnya mendampingi Raizel untuk memimpin Perusahaan C'Etrama Group.
Dan Erik menunjuk Alisha seorang Staff Akuntan yang sangat pintar untuk menjadi Sekretaris Raizel. meskipun Aisha belu. pernah menjadi Sekretaris tapi Erik tau kalau Aisha akan bisa mengatasinya dan akan cepat terbiasa, kenapa? ya... karena kepintarannya.

so... mau lanjut lagi???
ikutin aja ceritanya ya..
jangan lupa
like, share and comment juga klik Favorit untuk mengikuti update episode terbarunya.

terbit setiap 1 minggu sekali tepatnya pada hari kamis atau malam Jumat yes...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma pratama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terjebak Rasa Yang Tertinggal

"So, what I said before is correct? that you're teasing me right..."

hadeuh belum apa-apa udah di judge yang nggak bener... apa gue kasih tau yang sebenarnya ya? kalo gue cuma mau ngetes aja kalo doi pria normal dan bukan pria penyuka sesama jenis atau gay...

Haaaahhh...

Aisha mengurut keningnya pusing. "Saya bisa jelasin kenapa saya ngasih note itu dan bersikap seperti menggoda Bapak, tapi... saya harap bapak nggak marah sama saya setelah mendengarnya..."

"Hmmm...." Gumam Raizel sambil bersandar kebelakang dan menopang dagunya dengan kedua punggung tangannya.

Lalu Aisha pun menceritakan apa yang terjadi di belakang Raizel, sesudah mereka pulang bussines trip dari Jepang Aisha mendengar gosip itu dari para karyawannya, bahkan group WA dikantornya di penuhi dengan obrolan Sang Big Boss yang ternyata Gay dan semua karyawan cewek yang sangat mengidolaknnya pun sangat menyayangkan dengan hal itu.

"what??? I'm what? Gay?" Seketika Raizel pun tertawa dengan keras. "Dari mana asal mula berita itu? Dan kamu percaya?"

"Ya... tadinya saya juga nggak percaya pak, tapi setelah dipikir-pikir selama saya bekerja dengan Bapak saya nggak pernah denger atau liat bapak dekat atau ada affair sama rekan bisnis wanita... biasanya kan seorang CEO pastilah ada affair sama rekan bisnis mereka atau nggak Seorang CEO seringlah maen-maen sama wanita..." Ucap Aisha ragu-ragu.

"Apa menurutmu saya pria seperti itu?" Aisha pun menilik wajah Raizel sambil memicingkan mata. "Oh My God Aisha kamu tau sendiri Daddy saya seperti apa? kalau saya maen-maen sama wanita atau punya affair sama rekan bisnis wanita, bisa dilengserkan saya sama Daddy, nggak itu sih masih mending bisa jadi digorok saya sama Daddy kalau saya ngelakuin itu... Hahaha..." Jelas Raizel masih tertawa. Sementara Aisha tertegun melihat Raizel tertawa lebar karena baru kali ini Aisha melihat Seorang Raizel tersenyum sampai ngakak.

Oh shiittt okay, ini adalah serangan dasyat dari seorang Cadis Etrama Di Raizel.. bukan cuma senyum nya yang buat cewek meleleh tapi tawanya makin semua cewek termasuk gue sendiri masuk ke perangkap pesonanya seorang Raizel.

Aisha menelan ludah melihat pemandangan mahluk Sempurna yang ada di depannya. Sementara Raizel pun kembali ke mode normal lagi setelah dia sadar kalau Aisha sedang melongo kearahnya.

"Hmm...Hmmm... Lalu kamu berkencan setelah membuat janji itu?!" Ucap Raizel dingin lagi.

"Eu.. itu... Hah... iya, saya pergi sama Mas Biru karena Mas Biru ngajak ketemuan katanya ada hal yang mau diomongin.." Ucap Aisha dan tersadar.

Loh... kenapa gue jadi curhat sama dia sih?!

"Hmmm... hal yang mau diomongin itu diatas tempat tidur?!" selisik Raizel sambil memicingkan matanya kearah Aisha. Aisha pun kaget dengan pertanyaan Raizel.

"Hah? maksudnya apa sih pak?"

"Saya kemaren menelponmu melalui telpon Apartment dan saya mendengar suara-suara yang seharusnya saya tidak dengar..." tegas Raizel.

"Ooohh itu hahahaha.. itu saya kemaren latihan Judo sama adik saya Arkan Pak, jadi yang kemaren telpon bapak ya? hahaha... biasa itu pak, Arkan kan orangnya jail, saya kemaren malem taruhan sama Arkan pak... maaf ya pak, jadi membuat Bapak salah paham."

Raizel pun melihat kejujuran yang ditampilkan di mata Aisha.

"Sebenernya jam sembilan juga saya udah pulang ke rumah pak, dan gara-gara saya banyak pikiran saya jadi minta Arkan buat jadi teman latihan saya..."

"Banyak pikiran? Apa gara-gara pekerjaan?"

"Oh bukan pak, ini tentang masa depan saya nanti..." Ucap Aisha sambil menerawang.

Sementara Raizel terdiam tanpa bertanya lagi pada Aisha karena sudah dipastikan ini ada hubungannya dengan Pria itu.

***

Hari ini adalah hari dimana kegiatan Raizel amat sangat padat, dari pagi hari yang disuguhkan dengan deretan berkas yang harus dia tanda tangani, lalu meeting besama kepala divisi, lalu beberapa meeting bersama klien di luar kantor dan yang terakhir mereka ada disebuah proyek SuperBlok nya yang mereka sedang garap.

"Bagaimana menurutmu Lou?" Ucap Raizel saat dorinya sedang berdiri di bawah sebuah bangunan yang sedang dalam tahap dibangun.

"Hm.. not bad, semua sudah sesuai dengan rencana dan desainnya juga sudah sesuai dengan yang kita inginkan..." Jawab Louis yang tengah serius meneliti bangunan dengan kertas yang sedang dia pegang.

Sementara Aisha yang sedang berdiri berada di belakang mereka sambil mengecek email yang ada di Tabletnya.

"Awaaaaass!!!" Ucap salah seorang tukang yang berada diatas gedung. Raizel dan Louis yang mendengar teriakan langsung melihat ke atas, sementara Aisha yang tidak mendengar teriakan itu malah asik serius dengan tabletnya.

Sebuah kayu yang lumayan panjang terjatuh dari lantai enam dan posisi Aisha adalah tepat dimana kayu itu mengarah.

"****!!!" Ucap Raizel langsung berlari kearah Aisha dan melindungi Aisha dengan merangkul tubuh Aisha dan menahan kayu itu dengan tangan kirinya sampai kayu itu pun terbelah menjadi dua bagian saking kencangnya.

"Raizel!!!" ucap Louis kaget.

Sementara Aisha yang kaget karena dirangkul oleh Raizel hanya terdiam melihat kearah Raizel.

"are you okay?" Ucap Raizel dengan suara berat dan melihat kearah Aisha.

"Saya nggak apa-apa Pak.. tapi... tangan Bapak..." Ucap Aisha saat dia melihat lengan Raizel yang menahan kayu setika mengeluarkan darah. Raizel pun melihat tangannya dan menfibas-ngibaskan tangannya itu.

"Hey, kalian nggak apa-apa kan?" Ucap louis saat berada diantara mereka berdua.

"Pak, maaf... Itu semua kesalahan kami..."

"Lebih baik kamu ke tenda dan obati tanganmu Zel... kamu juga Sha..." Ucap Louis sambil menyeret menarik lengan Raizel juga Aisha untuk pergi menjauh dari tempat bangunan itu.

Setelah tangan Raizel di obati dan perban... para pekerja pun meminta maaf atas kelalaiannya, tak lupa Aisha pun meminta maaf karena kecerobohannya tidak hati-hati.

"never mind, kedepannya jangan ada kesalahan seperti ini lagi..! understand?!"

"baik pak..." ucap mandor yang ada disana. Sementara Aisha masih menunduk karena merasa bersalah pada atasanya audah menyelamatkannya.

"Terima kasih pak, sudah menyelamatkan saya tadi..."

"Hm..." gumam Raizel dingin sambil mempehatikan tangannya.

Hah... fix nih, ni anak pasti ada rasa ama Aisha, tumben-tumbenan dia ngorbanin badannya cuma gara-gara cewek... biasanya juga ga pernah! badannya adalah hal paling berharga buatnya jadi sebisa mungkin dia menghindari hal-hal seperti ini... Hm.. terjebak rasa yang tertinggal nih...

Louis hanya tersenyum melihat kearah Raizel.

***

Satu jam berikutnya berlangsung dalam keheningan yang panjang di dalam mobil. Louis yang sedang menyetir di depan dan Aisha yang duduk disamping Louis sesekali melirik kearah Raizel yang tengah duduk santai sambil memeriksa tabletnya.

Tak lama keheningan itu dibuyarkan dengan deringan tanda telepon masuk dengan lantang. Aisha pun langsung mengangkat telepon yang datang dari Sabiru.

"Hallo Mas Biru, kenapa?" ucap Aisha begitu mengangkat telepon.

"Lagi dimana Sha? Saya mau jemput kamu..." sahut Sabiru diseberang sana.

"Oh... mm--hmm, aku lagi di jalan mas mau ke kantor abis dari proyek..."

"Kalau gitu saya jemput di kantor kamu aja ya, saya udah on the way kok..."

"Eu... iya Mas, boleh..."

Aisha terdiam, begitu sambungan telepon terputus, karena sudah dipastikan Sabiru ingin mendengar jawaban dari Aisha tentang hubungan mereka. Sedangkan Raizel yang melihat kearah Aisha begitu Aisha menyebut nama 'Mas Biru' langsung mematikan tabletnya dan memperhatikan pembicaraan Aisha.

"Kamu mau pulang sekarang?" tanya Raizel.

"Iya pak, sebentar lagi dijemput."

***

Saat di lobby Gedung C'Etrama Raizel dan Aisha pun turun dari mobil. Dan di detik itu juga mereka dikagetkan dengan suara klakson mobil yang menghampirinya. Aisha menoleh ke arah mobil itu dan melihat kaca depannya dibuka.

"Mas Biru?" Ucap Aisha canggung karena masih ada Raizel di sampingnya. melihat itu Sabiru pun keluar dari mobilnya dan menghampiri Aisha dan juga Raizel.

"Hai..." sapa Sabiru sambil tersenyum manis kearah Aisha.

"Eu... Pak Raizel, kenalkan ini Mas Biru, Mas Biru kenalkan beliau adalah atasan saya Pak Raizel..." ucap Aisha ragu.

"Oh, kenalkan saya Sabiru, maaf sudah mengganggu..." Ucap Sabiru sambil mengangkat tangannya, menilik Raizel dan melihat tangan kiri Raizel yang diperban.

"Mm-mhhh, Raizel. It's okay jam kerjanya juga sudah habis..." jawab Raizel sambil menjabat tangan Sabiru.

Aisha menatap Raizel selama beberapa saat, kemudian membungkukkan tubuhnya dengan sopan, "kalau begitu, saya pamit pulang dulu pak, dan terima kasih sudah menolong saya tadi..."

Sabiru pun tersenyum kearah Raizel dan merangkul pinggang Aisha berjalan ke arah sebelah kanan lalu membukakan pintu untuk Aisha.

Sementara Raizel hanya terdiam menatap kepergian Aisha. "Have fun, Sha" gumamnya pelan sedikit getir.

Ada rasa yang tidak bisa Raizel ungkapkan saat melihat Aisha pergi bersama pria lain yang membuat hatinya sedikit terasa sakit...

1
Yayuk Rustianingsih
lanjutanx mna tour
Kirana Aira
seru.. kk
Kirana Aira
semangat kk.. karyanya keerreeen
riski iki
lanjut, semangat slalu KK author 😊
lucifer: makasih kak dukungannya...
total 1 replies
Mommy Gyo
lanjut thor semangat up-nya
要钱💸
bagusss
要钱💸
wow kerenn
꒰꒰🧸﹒nana﹕
mampir juga ya kak ke arshaka aruna, semangatt 💪
lucifer: siyap nanti mampir
total 1 replies
Mommy Gyo
lanjut thor semangat ya
Mommy Gyo
up thor semangat
Mommy Gyo
like hadir thor, lanjut
要钱💸
eoww
Mommy Gyo
lanjut thor
Mommy Gyo
like, semangat thor
Mommy Gyo
semangat up-nya thor
要钱💸
woww uppp
Mommy Gyo
like hadir thor semangat
要钱💸
coooll
Mommy Gyo
semangat up thor
要钱💸
keren wow
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!