Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta Seputih Salju

Cinta Seputih Salju

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Beda Usia / Dijodohkan Orang Tua / Pengantin Pengganti / Romansa / Mengubah Takdir
Popularitas:12.2k
Nilai: 5
Nama Author: Sherlys01

Agatha Everlynn merupakan seorang gadis yang tidak diinginkan oleh keluarganya. Mereka mengatakan kalau Agatha adalah anak haram dan diperlakukan layaknya seorang pembantu. Suatu hari, Agatha diminta untuk menggantikan kakaknya menikah, namun ia menolak dan kabur dari rumah di tengah lebatnya hujan salju.

Saat ia sedang dalam pelarian, Agatha bertemu dengan seorang pria tampan yang dingin sedang bermain Piano di tengah-tengah kerumunan, pria itu bernama Dean Zephr. Tapi siapa sangka kalau pria itu ternyata adalah calon suaminya yang akan segera dinikahkan oleh keluarganya.

Akankah pertemuan antara mereka berdua hanyalah kebetulan saja? Atau Ditakdirkan? Apakah Agatha akan menemukan cinta sejatinya yang bisa membawanya keluar dari neraka itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sherlys01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Rasa di Hati

"Tunggu, Dean. Kamu mau ke mana?"

Langkah Dean terhenti, tetapi ia tidak menoleh sedikit pun ke arah sumber suara tersebut. Dean hanya melirik sekilas ke arah Agatha yang sudah mengkerut di pelukannya. Bahkan ia bisa merasakan tubuhnya yang sedikit gemetar.

"Apa kamu tidak masalah pergi begitu saja tanpa berpamitan dengan paman dan bibi? Acara ini diselenggarakan hanya untukmu, bukan?"

Dean berjalan kembali ke arah mobil dan memasukkan Agatha ke dalam mobil. Ia mengulurkan tangannya dan menyentuh dahi Agatha dengan lembut. Ia bisa merasakan hawa panas yang menembus kulitnya.

Dean melepaskan jas miliknya dan mengenakannya pada Agatha. "Tunggu sebentar, ya. Sebentar lagi kita akan langsung pulang."

Tubuh Agatha sudah sangat lemas, ia tidak ingin berbicara banyak lagi. Sehingga ia hanya menganggukkan kepala saja.

"Dean!" teriak Alice sambil berjalan ke arahnya.

Dean menegakkan tubuhnya dan menutup pintu mobil. Ia berbalik dan menatap Alice dengan tajam dan juga dingin. "Apa yang kau inginkan?"

Langkah Alice langsung terhenti. Ia merasakan seluruh tubuhnya merinding saat merasakan aura yang ada di sekitarnya mulai menekan. Selama bertahun-tahun ia mengenal Dean, tidak pernah sekali pun pria itu menatapnya seperti ini.

Dengan sedikit keringat yang keluar, Alice berusaha untuk tetap tersenyum. "Ke- kenapa kamu menatapku seperti itu? Aku hanya ingin bertanya, kamu mau pergi ke mana? Tidak baik kan kalau kamu pergi begitu saja tanpa berpamitan dengan saudaramu yang lain?"

Dean memasukkan tangannya ke dalam saku celana. "Aku mau pergi ke mana pun, itu bukan urusanmu. Kalau kamu tidak ada urusan lain, lebih baik kamu kembalilah ke dalam."

Dean hendak berjalan ke sisi mobil, tetapi Alice menggenggam tangannya. "Tunggu, Dean. Aku belum selesai bicara."

Agatha yang berada di dalam mobil, tidak sengaja melihat pemandangan itu. Untuk kali pertama, ia merasakan sakit di hatinya yang terdalam. Namun, ia berusaha untuk tetap tenang dan memejamkan matanya. Lagipula pernikahan dengan Dean hanyalah sebuah pemaksaan antar keluarga saja, jadi tidak heran kalau banyak wanita lain yang berusaha untuk mengejarnya.

Tetapi, hanya memikirkan fakta itu saja belum cukup untuk meredakan sakit hatinya. Walaupun ia sendiri juga tidak tahu, apakah Dean menyukai dirinya atau tidak.

Di luar, Dean menarik kembali tangannya. "Jangan sentuh aku dengan tangan kotormu itu. Aku merasa jijik."

Dean mengeluarkan sapu tangannya dan membersihkan pergelangan bajunya yang digenggam oleh Alice tadi. Semenjak kejadian di beberapa tahun yang lalu, Dean sudah tidak pernah lagi menyentuh wanita mana pun.

"Dean, tidak bisakah kau mendengarkanku sebentar? Acara makan-makan dengan keluargamu belum selesai, bagaimana kalau mereka merasa tersinggung dan mulai membencimu?"

Dean mengepalkan tangannya dengan sangat kuat. Ia berbalik dan menatap Alice dengan dahi yang berkerut. "Dengar. Ini adalah urusan keluargaku, kamu yang hanya orang luar saja tidak punya hak untuk berkomentar apa pun mengenai keluargaku. Memangnya kamu siapa? Seenaknya saja mengatur hidupku."

Alice tidak terima jika dirinya disebut sebagai orang luar. Baginya, ia adalah seseorang yang sudah mengenal Dean lebih lama dari siapa pun, ia sudah mengenal Dean dari luar dan dalam.

"Aku siapa? Tentu saja aku ini adalah sahabatmu dari kecil, Dean. Kita sudah sering bersama dari sejak kecil, apa kamu lupa?"

Dean menyipitkan matanya. "Sahabat? Apakah seorang sahabat perlu mempermalukan istri sahabatnya di depan banyak orang? Apakah yang namanya seorang sahabat itu perlu menindas istri sahabatnya?"

Mata Alice mulai melebar. "A- aku tidak—"

"Jangan pikir kalau aku tidak melihat semuanya, ya. Aku tahu apa yang terjadi di antara kalian berdua."

Seusai berbicara seperti itu, Dean langsung meninggalkan Alice yang terdiam di tempat dan masuk ke dalam mobil. Lalu, Dean mengendarai mobilnya dan pergi dari tempat itu.

Sedangkan Alice, ia mulai menggertakkan giginya. Tangannya terkepal dengan sangat kuat hingga gemetaran. "Wanita sialan itu ... jangan pikir kamu sudah menang, ya! Kamu sendiri yang memaksaku untuk bertindak kasar!"

****

Di kamar Dean, Agatha terbaring di kasur. Dean menarik selimutnya dengan perlahan dan menaikkannya hingga ke dada Agatha. Setelah meminum obat, kini Agatha sedang tertidur dengan lelap.

Dean duduk di pinggir kasur dan menatap Agatha dengan wajah yang sedih. Ada perasaan bersalah karena sudah membiarkan istrinya sendirian dan ditindas oleh Alice. Namun di satu sisi, ia juga merasakan ada sesuatu yang aneh ketika ia menatap Agatha seperti ini.

Wajahnya yang sedang tertidur, entah mengapa terlihat begitu imut dan menggemaskan. Rasanya ingin sekali untuk menyentuh wajah gadis ini. Tangan Dean terulur dan ingin mengusap pipinya, tetapi pergerakannya terhenti. Masih ada perasaan ragu di dalam hatinya yang terdalam.

Dean bangkit berdiri dan duduk di sofa yang tidak jauh darinya. Dean mengeluarkan ponsel dan menelepon seseorang. "Tolong segera ambilkan beberapa rekaman CCTV yang ada di kediaman keluarga Zephyr dan berikan padaku."

Terdengar suara dari telepon seberang. 'Rekaman mana yang ingin saya ambil, Pak?'

Dean diam sejenak sambil menatap Agatha. "Rekaman saat istriku baru saja kembali dari balkon."

'Baik, saya segera mengambilkannya untuk Bapak.'

Dean memutuskan panggilannya dan mendongakkan kepalanya hingga menyentuh pinggiran sofa. Kedua tangannya terlipat di depan dada. Bahkan dirinya juga tenggelam ke dalam pikirannya sendiri.

Momen-momen mereka saat sedang makan-makan di villa keluarganya, mulai berputar satu per satu di benaknya. Momen yang baginya cukup berkesan di acara itu adalah saat Agatha mulai membela dirinya. Bagaimana dia bisa tetap tersenyum walau dirinya sendiri sedang dihina oleh Bibi May.

Selain kedua orangtuanya, tidak pernah ada satu pun orang yang mau membela dirinya seperti ini. Kebanyakan wanita yang pernah mencoba untuk mendekatinya, rata-rata mereka semua ingin mendapatkan perlindungan ataupun pembelaan dari dirinya.

Dean menegakkan tubuhnya kembali. Kedua tangannya bertumpu di lutut kaki. Jari jemarinya saling bertaut. Terlihat senyuman samar saat ia sedang menatap Agatha yang sedang tidur pulas.

"Dasar gadis yang aneh. Padahal kamu bisa langsung minta padaku untuk pulang saat sedang dihina seperti itu. Tapi demi aku, kamu malah ..."

Terdengar sebuah suara dari ponsel Dean. Dean mengeluarkan ponsel tersebut dan terlihat sebuah notifikasi pesan masuk.

[Pak, rekaman CCTV nya sudah saya ambil dan sudah dikirimkan ke Email Bapak.]

Tanpa berlama-lama, Dean langsung membuka Email miliknya dan mengunduh file CCTV tersebut. Dengan earphone miliknya, ia menonton rekaman tersebut. Beberapa menit awal, tidak ada sesuatu yang aneh dalam CCTV tersebut.

Namun, beberapa menit kemudian, Dean langsung mengerutkan dahinya. Tangannya terkepal dengan sangat kuat. Ia merasa sangat kesal dengan wanita itu.

"Beraninya berkata seperti itu pada istriku ... tunggu saja pembalasanku nanti!"

1
Jelita S
up yg banyak thor dan jgn lama2 up nya
Jelita S
lanjut thor
Sherlys01: Siapp. Nanti dilanjut lagi yah. Makasih udh mau baca😁
total 1 replies
kikyoooo
saling mampir dan saling support yuk thor 🤭
Sherlys01: bolehh😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!