Hutang budi membuat Pria setengah baya itu lupa pada gadis belia yang dulu menolongnya saat pingsan dalam melaksanakan tugas. Bertahun-tahun ia mencari, hingga akhirnya ia menemukan gadis itu dan menjodohkannya dengan 'putranya', Letnan Julang Wengkar (Elang), perwira muda yang gagah, berani, dan namanya di kenal kemiliteran.
Namun takdir punya jalan yang tak terduga. Di balik kesediaan gadis itu menerima perjodohan, tersimpan rahasia yang selama ini ia pendam dalam diam.. Hatinya bukan untuk Elang. Ia justru mencintai Letnan Dante, sahabat Elang sendiri.. Juga 'putra' dari mendiang sahabat Pak Riegan semasa muda dulu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Permintaan bantuan.
Hai kak semua. Bolehkah Nara meminta komentar atas karya kali ini. Jujur Nara berusaha mengerti dan memahami isi cerita, namun terkait nama, pada akhirnya banyak yang kurang memahami.
Sedikit Nara mengalami kesulitan penangkapan karena cerita Nara kali ini membawa narasumber yang bisa di bilang sangat sepuh. Tiga puluh persen adalah karya Nara, sisanya cerita beliau.
Daan.. Nara menggunakan nama samaran hanya dua. Sedangkan yang di sebutkan adalah lima.
Jadi bagaimana pendapat pembaca Nara semua?? Lanjut dengan rombak ulang atau hapus saja dengan versi Nara, seluruhnya.
Salam sayang
Nara
.
.
.
.
mba Nara juga yaaa👍👍
ditunggu kelanjutannya mba Nara👍👍
takut menyakiti hati Bian ataupun Dilan...ya kan mba Nara???
Bang Dante berikan keputusan yg bijak utk mereka bertiga...
sedih bacanya mba Nara
ditunggu kelanjutannya mba Nara