Indonesia
NovelToon NovelToon
Jalan Cinta Kanaya

Jalan Cinta Kanaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Dosen / CEO
Popularitas:14.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nanik Menik

Seorang gadis hanya bisa pasrah dan mengikuti keinginan kedua orang tuanya untuk bertunangan dengan seorang laki-laki yang tidak ia cintai.

Kanaya Anggita Mawardi, gadis berusia 26 tahun, seorang dosen di Universitas terbaik di kota metropolotan ini, kini sedang berdiri berhadapan dengan Arga, lelaki yang dijodohkan orang tunya karna persahabatan kedua oeang tuanya sejak dibangku sekolah dulu.

Dengan mata berkaca-kaca Kania memberikan tangan kanannya untuk disematkan cincin pertunangannya. bukan rasa bahagia yang dirasakan Kania seperti kebanyakan orang yang bertunangan karna adanya rasa cinta. tapi Kania malah merasa ragu dengan pertunangan ini, karna memang belum ada rasa cinta dihatinya.

Kanaya memang tidak memiliki perasaan sama sekali dengan Arga, karna perasaan Kanaya, Hati Kanaya sudah dimiliki orang lain, dia adalah Raka, cinta pertama dan pemilik hati nya.

bagaimana perjalanan cinta Kanaya dan Raka.? silahkan dibaca ya.. semoga bisa membelah hati dan perasaan pembaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nanik Menik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jujur atau Tidak ??

Jalan Cinta Kanaya (Bab 25 )

Denting jam menunjukkan pukul tujuh malam, tepat setelah waktu solat isya Raka dan kedua orang tuanya kini telah sampai dikediaman Kanaya,

Berbekal cinta dan ketulusan Raka meminta ijin pada orang tua Kanaya untuk menikahi anak perempuannya.

Niat baik Raka dan keluarganyapun diterima baik oleh orang tua Kanaya. tak lupa orang tua dari kedua belah pihak saling menentukan tanggal baik untuk melangsungkan pernikahan kedua putra putri mereka.

Setelah acara yang sedikit serius itu selesai, kini waktu nya untuk Raka dan keluarganya pamit pulang. Sebelum pulang Raka meminta izin berpamitan kepada Kanaya, mereka pun ngobrol berdua dengan sedikit canggung, canggung dan tak menyangkai kalau mereka berdua akan menikah 2 minggu lagi.

Yaaaa kesepakatan yang didapat tadi adalah pernikahan Raka dan Kanaya akan dilaksanakan dua minggu lagi, dan semua persiapan diserahkan langsung kepada Kanaya, agar ia bisa memilih segala sesuati yang ia sukai.

" aku seperti masih di alam mimpi" beo Raka ketika mereka berdua berada di teras rumah, sedangkan para orang tua masih ngobrol di sofa ruang tamu.

Bilangnya pamitan, tapi masih aja ada obrolan yang diteruskan sampai akhirnya berlanjut dan nggak pulang-pulang.

" mimpi?? " tanggapan Kanaya dengan banyak tanda tanya.

" iya mimpi, setelah melihat pernikahanmu dengan Arga kemaren, aku sedikit frustasi karena tak bisa memiliki kamu, tapiii pada akhirnyaaa Allah menuntun jalan kita, memang benar ya jodoh ditangan Allah, mau kemana pun seseorang pergi kalau memang sudah ditakdirkan jodoh, pasti akan bertemu lagi" ucap Raka dengan senyum yang mengembang

mendengar ucapan Raka, Kanaya terdiam sejenak sebelum menjawab nya.

"semoga mas Arga disana ditempatkan ditempat terindah disisi Allah" ucap Kanaya sambil menatap langit malam penuh bintang

"Amiinn.." sahut Raka meng amini

hening.

Tak ada kata yang terucap dari keduanya, Kanaya yang sibuk memandang ke langit entah apa yang dipikirkan membuat Raka tak berhenti memandang wajah ayu Kanaya, tak urung mata Raka sedikit memandangi bibir merah alami Kanaya yang sedari tadi tersenyum melihat benda dilangit.

"malam ini langit begitu indah, bintabg banyak yang berkelip" beo Kanaya dengan tersenyum memandang langit malam.

"iya benar, indah, sangat indah, sampai aku ingin merasakannya" cicit Raka yang tak sadar dengan kalimatnya. Kalimat yang memiliki artian berbeda dengan apa yang dimaksut Kanaya.

salanjutnya, Kanaya yang mendengar kalimat Raka langsung menatap ke arah Raka dan betapa terkejutnya ia katika mengetahui kalau ternyata Raka sedang menatapnya, dan itu membuat Kanaya tahu maksut kalimat yang diucapkan Raka.

"Ekhemmm... Awas jaga pandangan mas, aku belum jadi milikmu" ucap Kanaya yang mengalihkan tatapan Raka

"Astaghfirullohaladzimmm" sebut Raka mengusap wajah dengan kedua tangannya seperti menutup do'a

" maaf ya sayang, kelepasan, habis kamu godaiin aku aja sii.. kenapa juga kedua orang tua kita harus ngambil hari pernikahan kita dua minggu lagi, kenapa nggak dua hari lagi aja gitu. Hufft" ucap Raka yang sontak membuat Kanaya tertawa kecil

"mas Raka apaan si.. Jangan gitu ah, lagian mas Raka seneng banget mau nikah sama aku, mas Raka kan tau sendiri aku janda, dan janda itu kan udah..." ucap Kanaya yang seketika langsung dipotong oleh Raka

"Nay... nggak usah bahas status ya.. Aku nerima kamu apa adanya, nggak peduli kamu mau janda atau nenek-nenek sekalian pun aku nggak peduli, yang pasti aku sangat mencintai kamu. Dan itu nggak akan pernah berubah." tegas Raka dengan memandang lekat ke arah Kanaya.

kalau saja saat ini mereka sudah menjadi pasangan yang halal, tentu Raka akan meraih tangan Kanaya dan bahkan Raka akan memeluknya dengan erat.

Namun Raka tau kalau semua itu larangan dalam agamanya, dan tentu Kanaya akan menolaknya karena Kanaya seorang gadis yang taat terhadap perintah Allah.

Senyum indah terukir di bibir Kanaya yang ranum.

" ya Allah...

sepertinya aku mesti pulang aja deh, kayaknya nggak akan kuat aku kalau harus nunggu dua minggu lagi" beo Raka

Kanaya yang sedikit banyak paham akan perkataan Raka pun hanya mampu menautkan kedua alisnya.

Waktupun berlalu, malam semakin larut, dan Raka pun sudah pulang kerumahnya.

Malam yang begitu dingin, dan hening, tepat di sepertiga malam, Kanaya memanjatkan doa untuk meminta kemudahan dan kelancaran pernikahannya nanti.

setelah selesai memanjatkan doa terbesit dalam pikaran Kanaya untuk memberi tahu kenyataan kepada Raka, kenyataan dimana ia asih dalam keadaan tersegel walaupun sudah berstatus janda.

"haruskah mengatakan jujur? Atau biarkan saja sampai mas Raka mengetahuinya sendiri?"

1
Fahriza Iyasa
lanjut thor
Darningsih Darningsih
lanjut
Fahriza Iyasa
lanjut thor
Putri Solehah
icikiwirrrrr... kikikiki kabooorrr
Putri Solehah
asiiikkk lanjut kkak thor
Putri Solehah
akhirnya.... sahabat si raka
Putri Solehah
jujur aja. orang jujur mujur
Nanik Menik
trimakasih atas dukungan teman teman semua...
Putri Solehah
ooohhh so sweeettt
Putri Solehah
wah gue demen nih kalo ada yang mulai ungkp2 an gni
Nanik Menik: trimakasih dukungannyaaaa... jangan bosen bosen yaaa
total 1 replies
Putri Solehah
besok kali ya nunggu pergantian presiden
Nanik Menik: trimakasih dukungannyaaaa... jangan bosen bosen yaaa
total 1 replies
nadianadi
kalo aku agen memanggil kak tor baby
Nanik Menik: trimakasih dukungannyaaaa... jangan bosen bosen yaaa
total 2 replies
nadianadi
kau mencuri hatiku thor
nadianadi
semoga setelah ini kabayan bisa baik sama raka
Nanik Menik: trimakasih dukungannyaaaa... jangan bosen bosen yaaa
total 1 replies
nadianadi
nikahnya nunggu kabayan unboxing
NurWahYu
nah kan.. seneng ni gue kalo ceritanya kaya gini.
Nanik Menik: trimakasih dukungannyaaaa... jangan bosen bosen yaaa
total 1 replies
NurWahYu
nikhnya nnti setelah lebaran yaaa
NurWahYu
trimksih kak
nadianadi
suka kalo ada cerita cewek bar2
Putri Solehah
kalo ngomongin cewek bar2. jadi inget pas sekolah... ya kaya laras itu kikikiki
Nanik Menik: trimakasih dukungannyaaaa... jangan bosen bosen yaaa
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!