Indonesia
NovelToon NovelToon
Hanya Kamu Seorang!

Hanya Kamu Seorang!

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Misteri / Contest / Tamat
Popularitas:193.9k
Nilai: 5
Nama Author: nuriya_hwa

Shinta putri askara, gadis apoteker cantik namun misterius yang berusaha menghilangkan traumanya, hingga pertemuan tanpa sengaja dengan seorang laki-laki yang bisa menggetarkan perasaanya, mampukan Shinta membuka hati dan melupakan trauma masa lalunya?

"Kenapa aku harus punya trauma ini?" Shinta sambil menangis

"Di dunia ini gak ada cowok yang tulus selain gue zef" Bian Aditya

"Percayalah, hanya kamu seorang yang aku cintai" laki laki itu meyakinkan

-Seperti cahaya yang di ikuti kegelapan, kebaikan serta kejahatan yang saling berdampingan, hidup tak mungkin ada tanpa kematian.

Ikuti kisah nya yuk!

ini novel pertama author berdasarkan pandangan pribadi, jadi maaf kalau cerita nya kurang memuaskan🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nuriya_hwa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25.Ngeledek

"hahaha, sabar shin" ucap jannah tertawa sambil tangannya mengelus punggung shinta

"emang dasar si rey ngeselin" ucap shinta dengan nada berteriak sambil menghentak hentak kan kaki nya

"udah udah, jangan kesel terus" ucap jannah menenangkan shinta

"taksi online nya udah dateng noh" tunjuk jannah

"ya udah ayo pulang" ajak shinta dan mereka segera masuk ke mobil

skip____

jam 7 pagi, jannah juga shinta sudah siap dengan penampilan masing masing, setelah membuat menu sarapan bersama, mereka duduk dan makan dengan manis

(mereka lebih suka sarapan pagi dengan roti, karena simpel dan gak ribet, juga menghemat waktu:v)

"shin" panggil jannah

"hmm" jawab shinta

"ajudan lo gak tinggal di sini?" tanya jannah

"enggak" jawab shinta di sela sela makan nya

"trus dia tinggal di mana?" tanya jannah

"di rumah dinas, kalau tinggal di sini nanti malah timbul fitnah" jawab shinta

note: ajudan nya shinta itu seorang polisi, jadi dia mendapatkan jatah rumah dinas

"tetapi kan dia adik lo shin" ucap jannah

"yang nama nya mulut gosip gak akan peduli itu adik nya atau bukan" jawab shinta

"iya juga ya" ucap jannah membenarkan sambil terkekeh

skip

sampai rumah sakit

"selamat pagi" sapa jannah juga shinta ketika masuk ke ruangan

"pagi juga" jawab sela dan monik kecuali dara, dia masih penasaran dengan kejadian kemarin

"kok pada belum dateng?" tanya jannah saat melihat kursi punya adit juga bagas masih kosong

"iya, kata nya bakal datang sedikit siang" jawab monik

"ohh" ucap jannah dan mereka semua memulai pekerjaan masing masing

skip

waktu makan siang, seperti biasa bahwa shinta juga jannah akan salat terlebih dahulu seblum makan, biar tenang gak ada tanggungan (kayak utang:v), jannah sudah duluan jalan ke kantin karena perut nya minta di isi, sedangkan shinta? dia masih berjalan di koridor dengan tenang, tapi...

"akhhh" teriak shinta saat seseorang menabrak nya dan membuat tubuh nya hampir saja terjatuh

"pak, bapak kalau jalan itu hati hati" ucap shinta sedikit kesal saat tau yang menabrak nya adalah reyhan

"kamu yang harus hati hati" jawab reyhan

*saya itu sengaja nabrak kamu, tau* batin reyhan

"kan saya jalan nya lurus ke depan, bapak aja yang kurang hati hati" ucap shinta membela diri nya

"yang jalan kaki nya siapa?" tanya reyhan

*nah, perasaan gue gak enak nih* batin shinta saat mendapat pertanyaan dari reyhan

"kaki bapak" jawab shinta

"yang punya rumah sakit ini siapa?" tanya reyhan

"bapak" jawab shinta

"berarti semua terserah siapa?" tanya reyhan

"semua terserah bapak reyhan putra wijaya" ucap shinta kesal dengan menekan kata kata bagian nama lengkap reyhan

"bagus" jawab reyhan

"kalau begitu saya permisi" pamit shinta yang mulai jengah dengan pembicaraan reyhan, dan saat ingin melewati reyhan

"mau ke mana?" tanya reyhan

"bapak kepo banget" gumam shinta kesal

"saya masih bisa dengar suara kamu" ucap reyhan setelah mendengar gumaman shinta

"eh, saya mau ke kantin pak" jawab shinta sambil menghadap ke arah reyhan

"ngapain?" tanya reyhan

"ya makan siang lah pak, ya kali saya mau nonton sepak bola" ucap shinta kesal dengan pertanyaan reyhan barusan yang sangat tidak masuk akal

"ikut" ucap reyhan dan mereka berjalan berdua beriringan

"ikut ya tinggal kesana aja kok susah" gumam shinta

"saya dengar suara kamu" ucap reyhan

*pendengaran nya sangat tajam* batin shinta

"iya pak" jawab shinta pasrah, dan saat sampai di kantin, di salah satu meja, sudah ada jannah dan rendra yang melambaikan tangan ke arah shinta juga reyhan

"sini shin" panggil jannah melambaikan tangan nya, shinta pun berjalan dan duduk di samping jannah, sedangkan reyhan? dia duduk di samping rendra, jadi posisi mereka itu jannah berhadapan dengan rendra, sedangkan shinta berhadapan dengan reyhan

"kok lama banget shin?"tanya jannah

"iya, tadi gak sengaja tabrakan sama manusia paling ngeselin" ucap shinta menyindir reyhan, dan jannah juga rendra hanya bisa menahan tawa

*pasti reyhan* batin jannah juga rendra sambil terkekeh geli

"siapa?" tanya reyhan pura pura tidak mengerti

"pokok nya ada" jawab shinta jutek

*dasar ngeselin* batin shinta

"mau pesen apa shin?, gue sama rendra juga belum pesen apa apa" tanya jannah berusaha mengalihkan pembicaraan

"kayak biasa nya, samain aja" jawab shinta sambil membuka ponsel nya

"oke" jawab jannah, setelah makanan datang, mereka pun makan dengan hikmat tanpa ada nya pembicaraan

dan saat selesai makan

"kamu berani ngeledekin saya ya?" tanya reyhan yang membuat shinta dan jannah cukup kaget

"siapa sih pak? saya?" tanya shinta heran sambil menunjuk dirinya sendiri

"iya lah, kalau bukan kamu siapa lagi" jawab reyhan dengan mengerutkan kening nya

"kapan pak? inget! gak boleh suudzon, dosa pak" ucap shinta mengingatkan reyhan

"ngapain juga saya suudzon, saya ada buktinya kok, video malah" ucap reyhan sambil membuka ponsel nya

"mana pak?" tanya shinta

"nih" ucap reyhan dan memberikan ponsel nya ke tangan shinta dan diterima oleh shinta

shinta juga jannah pun dengan saksama menonton bukti yang ada di ponsel reyhan

~Flashback

kemarin malam di ruang keluarga rumah shinta

"jan, jannah" panggil shinta

"kenapa shin?"tanya jannah yang menghampiri shinta

"nih si lala video call" ucap shinta sambil menunjukkan ponsel nya

"ya udah di jawab aja" ucap jannah kemudian shinta pun menjawab panggilan video call itu

"assalamu'alaikum" ucap shinta juga jannah begitu video call tersambung

"waalaikumsalam" jawab mereka

"kompak banget" ucap shinta terkekeh

"iya tuh, di situ ramai banget la? kok ada duo kakak lo sama andrew juga?" tanya jannah

"iya nih, emang ramai" jawab laila, ya di melbourne ada daffa dan daffi (kakak kembar nya laila), juga ada andrew

"eh shin, lo kok buru buru matiin telepon gue pas di rumah sakit?" tanya lala

"kan gue udah bilang kalau gue itu mau tidur" jawab shinta

"alah, bilang aja lo takut kalau ketahuan ajudan kan?" tanya laila

"ya itu juga sih" ucap shinta membenarkan

"eh shin, jan lo tau gak?" tanya laila

"enggak" jawab shinta juga jannah bersamaan

"ihh kan gue mau ngasih tau sesuatu" ucap laila ngambek

"ya makanya cepetan kasih tau" ucap jannah

"ternyata direktur di rumah sakit tempat kemarin shinta dirawat juga tempat kalian kerja itu si reyhan" ucap laila mendramatisir

krik! krik!

"kok pada diem sih?" tanya laila heran

"udah tau" jawab shinta jutek

"iya, kita udah tau" ucap jannah ikut menimpali

"loh kalian udah tau?, sejak kapan?" tanya laila

"tadi sore" jawab shinta

"trus reaksi lo gimana pas tau?" tanya laila

"kesel" jawab shinta singkat

"kok bisa kesel?" tanya andrew

"ya kesel aja, pas udah waktu nya pulang kerja trus di panggil ke ruangan direktur, aku kira mau ngomongin hal penting, ehh pas sampek sana malah ngomongin hal yang gak penting" jawab shinta

"gak penting gimana sih?" tanya laila

"ya lo bayangin aja, di panggil ke atas cuman buat nunjukin kalau dia direktur di situ, trus apa hubungan nya sama gue?, gara gara dia gue jadi pulang telat kan karena ngomong hal yang gak penting banget" ucap shinta menjelaskan panjang kali lebar

"iya juga sih, trus pendapat lo tentang dia gimana?" tanya laila membenarkan

"yang pasti tiga kata" jawab shinta

"apaan? ganteng? cool? keren?" tanya laila penasaran

"langka, aneh dan ngeselin" jawab shinta

"hahaha" tawa andrew, laila, daffa juga daffi

"lah, kalian kok malah ketawa?" tanya jannah

"gak papa" jawab andrew

"jangan suka kesel sama orang, nanti jatuh cinta loh" ucap daffa

"kak daffa apaan sih" ucap shinta kesal mendengar ucapan daffa

"iya shin, kebanyakan kesel nanti malah klepek-klepek trus jatuh cinta lagi" ucap daffi terkekeh

"hahaha, bener tuh shin" ucap laila sambil tertawa

"kalian emang keterlaluan" ucap shinta kesal

"jangan kesel sayang, nanti reyhan bisa marahin gue kalau bikin lo kesel" ucap laila

"hahahaha" semuanya pun jadi ikut tertawa sampai mereka tidak ada yang sadar bahwa sedari tadi andrew merekam aktivitas video call mereka dan berniat mengirimkan nya ke reyhan

"udah ah, assalamu'alaikum bye" ucap shinta dan mematikan video call secara sepihak

~Flashback end

*dasar andrew sialan* batin shinta mengumpat kesal setelah melihat video yang menunjukkan percakapan video call nya kemarin, sedangkan jannah hanya berusaha menahan tawa nya dari tadi

"masih mau ngelak?" tanya reyhan

"eh.....

BERSAMBUNG

_____________________________

AYO LIKE, KOMEN, VOTE DONG!🙈

KAKAK KAKAK SEMUANYA💭💞

(biar aku gak nangis😭, canda😂)

TERIMA KASIH🙏✨

1
Bunda Hana
Luar biasa
Mukmini Salasiyanti
Assalamu'alaikum
mampir thor
Heni Indriyani
❤️🥰🥰🥰
Heni Indriyani
ayo Sinta semangatttt
Heni Indriyani
yg mau ketemu calmer semangat amatt🤭🤭🤭
Heni Indriyani
seneng banget ceritanya ngejalur
Heni Indriyani
semangat terus Rey psti bisa deketin Sinta👍👍
Heni Indriyani
mantappp ceritanya 👍👍👍
Heni Indriyani
mantappppppp👍👍
Poetry Anjany
Aku mampir kak
Udah aku fav
Salam dari Perjalanan cinta
Wahyu Ariani
Thor.....kisah Abid Tiara, bian Laila disambung dong Thor

semangat Thor
lanjutkan kisahnya
womandeh: untuk novel HKS sampai sini kak karena saya lagu down dengan komentar, dan kisah Adib Bian Laila Tiara mungkin akan saya buatkan judul novel sendiri biar eps ini gak terlalu banyak, terimakasih atas dukungannya selama inj🙏😊
total 1 replies
Diana Puntian
lanjutkan thorrr
Jeniramaini Jeni
syukuran 4 bln an pasti
Diana Puntian
masalah kok gak kelar2 iya thorrr
womandeh: wkwk, masalah terakhir kak karena habis itu udh ending
total 1 replies
Diana Puntian
semoga masalahnya rey cepat kelar iya thorrr .... lanjuttt
Diana Puntian
semoga kalian bahagia terus iya... lanjutkan thorrr
Diana Puntian
hahaha lanjutkan thorrr
womandeh: sudah setor bab kak, masih review
total 1 replies
Diana Puntian
lanjutkan thorrr
Wahyu Ariani
Alhamdulillah
akhirnya keluarga Shinta rukun kembali

semangat Thor
lanjutkan
Diana Puntian
waw keluarga besar lagi ngumpul..... lanjutkan thorrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!