Indonesia
NovelToon NovelToon
CINTAKU

CINTAKU

Status: tamat
Genre:Romansa / Tamat
Popularitas:14.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nda Purnama

Terkisah seorang pemuda tampan yang baru saja menikahi seorang gadis yang sangat di cintainya, namun sayang di hari bahagianya yang seharusnya membuat mereka berdua berserta keluarga bahagia namun hari itu harus menjadi hari yang sangat buruk dan sangat menyedihkan karena di hari pernikahan mereka di saat kedua pengantin pulang di perjalanan pulangnya terjadi peristiwa kecelakan

Sedari peristiwa itu membuat pasangan suami istri itu terpisah cukup lama, akankah rasa cinta yang dimiliki keduanya tetap sama apa akan pudar jikalau mereka kemudian hari bertemu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nda Purnama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 26 Mimpi Buruk Putri

Malam Hari telah tiba Putri sudah bersiap untuk tidur bersama dengan suaminya, ketika mereka akan tertidur tiba-tiba Tiara asisten Putri menelponnya, akhirnya Putri pun mengangkat telponnya terlebih dahulu.

Via telpon on.

" Hallo Assalamu'alaikum Ra ada apa Ra?" tanya Putri.

" Maaf Put aku telpon malam-malam, ini aku mau ngabarin kalau besok pagi kita ada meeting lagi untuk membahas bisnis di perubahan cabang yang ada di Singapura." ucap Tiara.

" Oh ya makasih yah kamu udah ingetin aku, besok meetingnya jam berapa?" tanya Putri.

" Meetingnya pagi Put jam sembilan." ucap Tiara.

" Oh okey, besok aku akan tepat waktu pergi ke kantornya." ucap Putri.

" Okey yaudah Put cuma itu kok yang mau aku bahas, maaf ya Put udah telpon kamu malam-malam.

" Iya Ra santai aja gak papa kok, malah aku yang makasih ke kamu karena udah di ingetin." ucap Putri.

" Iya Put sama-sama, yaudah aku tutup dulu ya telponnya, selamat istirahat Put." ucap Tiara.

" Iya kamu juga Ra. assalamu'alaikum." ucap Putri.

" Waalaikumsalam Ra." ucap Tiara.

Via telpon of.

" Siapa Put yang nelpon?" tanya Ridho.

" Ini Tiara sepupu aku plus sekretaris di kantor kamu, dia ngabarin kalau besok aku ada meeting di jam 9." ucap Putri.

" Yaudah sekarang kamu tidur biar besok gak telat." ucap Ridho.

" Iya sayang." ucap Putri. lalu Putri menyelimuti Ridho terlebih dahulu baru ia berbaring dan menyelimuti dirinya.

...----------------...

Keesokan Harinya Putri dan Tiara datang ke sebuah kafe untuk meeting bersama klien. Setelah meeting selesai Putri dan Tiara kembali ke kantor, namun saat Putri sedang melangkah keluar dari kafe ia tak sengaja melihat Ridho bersama Karin di kafe itu juga, dan mereka berdua tengah bersuap-suapan dan terlihat sangat mesra. Tak terasa air mata Putri pun menetes begitu saja saat melihat adegan mesra dari mereka berdua, sampai Tiara yang melihatnya pun heran mengapa Putri menangis akhirnya ia pun bertanya pada Putri mengapa dirinya menangis.

" Put kamu kenapa kok nangis?" tanya Tiara namun Putri hanya diam sembari memandang ke arah suaminya dengan Karin, lalu akhirnya Tiara mengikuti arah pandangan Putri, dan betapa terkejutnya Tiara saat melihat suami sepupunya sedang bermesraan dengan wanita lain.

Putri langsung menghampiri keduanya dan langsung menampar pipi Karin, hingga membuat mereka berdua terkejut.

" Ternyata ini yang kalian lakukan di belakang aku!" ucap Putri dengan nada tinggi.

" Putri aku bisa jelasin." ucap Karin.

Plakkk...

" Putri kenapa kamu tampar Karin, kalau kamu mau marah, marah lah denganku bukan dengan Karin!" ucap Ridho.

" Sebenarnya ada hubungan apa kalian hah, kenapa kalian tega di belakang aku bermesra-mesraan seperti ini!" ucap Putri.

" Maaf Put sebenarnya kita berdua telah menjalin hubungan saat kamu hilang saat kecelakaan itu, dan hingga kini kami berdua menyembunyikan hubungan kami dari kamu." ucap Karin.

Betapa kagetnya Putri saat Karin bilang bahwa dia telah menjalin hubungan dengan suaminya. Rasanya hati putri disini sakit sekali, ia tak menyangka suaminya tega menghianatinya.

" Aku gak menyangka kalian setega ini dibelakang aku, Aa kamu kenapa menghianati aku, aku sekarang sudah kembali bersamamu tapi kenapa kamu tetap menjalin hubungan dengannya di belakang aku, tega sekali kamu sama aku Aa Ridho!" bentak Putri.

" Maaf Put awalnya aku butuh teman saat kamu hilang, namun entah mengapa kehadiran Karin membuat aku nyaman, dan akhirnya aku menjadikan Karin kekasih aku, dan saat kamu telah kembali, aku begitu senang, namun aku tak bisa memutuskan hubunganku dengan Karin, karena aku terlalu nyaman dengannya, dan saat ini kamu telah mengetahui hubungan kami, jadi mungkin ini waktu yang tepat untuk aku bilang sesuatu sama kamu." ucap Ridho.

" Put maafkan aku, aku tahu apa yang akan aku katakan pasti akan sangat menyakitkan untuk kamu." lanjut Ridho.

Putri hanya menangis dan membiarkan Ridho bicara.

" Put mulai detik ini aku ingin kita pisah, dan kamu carilah pengganti aku, karena sekarang aku sudah menemukan cintaku yang membuat ku nyaman dan aku bahagia dengan Karin, jadi aku mohon sama kamu pergilah dari kehidupan ku dan jangan ganggu hubungan kami!" ucap Ridho.

Deg....

Benar-benar tersayat rasanya hati Putri saat ini, saat mendengar suaminya ingin berpisah dengannya, bukankah suaminya selama ini sangat mencintainya dan saat mereka pacaran dulu suaminya tak pernah menghianatinya namun apakah ia sekarang tidak salah dengar bahwa suaminya menginginkan pisah darinya. Putri langsung menolak keinginan Ridho yang ingin berpisah ia terus memohon agar Ridho meninggalkan Karin dan kembali padanya.

" Gak aku gak mau kita pisah, aku cinta sama kamu aku sayang sama kamu, bukankah kita telah berjanji untuk selalu sehati, apa kamu lupa akan janji itu, kamu juga pernah bilang aku lah cintamu dan kamu cintaku tapi kenapa kamu tega sama aku kenapa kamu menghianati cinta kita." ucap Putri.

" Aku sudah tak merasa nyaman denganmu Put, dan aku juga tidak mencintaimu lagi. Karin ayo kita pergi dari sini." ucap Ridho sembari mengajak Karin untuk pergi dari kafe dan saat Ridho melangkah Putri langsung bersujud dan memegang kaki Ridho untuk tidak pergi namun Ridho tidak menghiraukan Putri ia malah tetap pergi bersama Karin.

" Sayang tunggu jangan tinggalkan aku, aa Ridho tunggu...." teriak Putri saat Ridho menghempaskan tangan Putri yang memegang kakinya.

......................

Kini jam menunjukkan pukul 04.15 Ridho sudah terbangun dari tidurnya, dan ia berusaha bangun lalu melihat Putri yang masih tertidur, namun tiba-tiba Putri seperti mengigau dan gelisah dalam tidurnya, lalu Ridho segera membangunkan Putri.

" Put bangun Putri." ucap Ridho namun Putri tak kunjung bangun ia malah menyebut nama suaminya dan gelisah.

" Aa Idho jangan pergi... Jangan tinggalkan aku..." ucapnya yang masih menutup matanya, hingga membuat Ridho bingung apa yang terjadi dengan istrinya apa ia sedang mimpi buruk.

" Aa Idho...."

" Put Putri bangun kamu kenapa, Put aku disini, Putri bangun," ucap Ridho sembari menepuk pipi Putri dan akhirnya Putri pun terbangun dan ia melihat suaminya ada disampingnya ia pun langsung memeluknya dan menangis.

" Hiks aa jangan tinggalkan aku hiks, aku gak mau kita pisah, aku cinta sama kamu aku sayang sama kamu, jangan pergi dari aku hiks..." ucap Putri dengan menangis terisak.

Ridho langsung mengelus punggung Putri yang bergetar akibat ia menangis dan menenangkan Putri di dekapannya.

" Putri kamu bicara apa, aku disini aku tetap bersamamu, aku tak meninggalkanmu, kamu pasti tadi mimpi buruk kan, kamu tenang yah, ada aku disini, aku gak kemana-mana Put." ucap Ridho dan Putri melepaskan pelukannya lalu memandang suaminya.

Ridho menghapus air mata Putri dan memberikannya minum supaya Putri lebih tenang.

" Kamu minum dulu yah." ucap Ridho dengan memberikan segelas air putih.

" Ma..ka..sih." ucap Putri yang masih sesegukan." ucap Putri.

" Kamu tadi mimpi buruk yah?" tanya Ridho dan Putri mengangguk lalu memberikan gelas minum itu pada suaminya.

" Kamu mimpi apa, emangnya, kenapa kamu sampai menangis seperti tadi?" tanya Ridho sembari menaruh gelas minum.

" Aku mimpi kamu meninggalkan ku, dan kamu lebih memilih Karin daripada aku hiks hiks...ucap Putri dan kembali menangis.

" Put kamu kan bilang sendiri kalau aku sangat mencintaimu dan menyayangimu maka tak mungkin juga aku meninggalkan mu, walau aku sekarang belum ingat semuanya, tapi aku janji sama kamu, aku akan selalu menjaga hati aku untuk kamu, dan Karin kan cuma perawat aku dan dia juga hanya sahabat masa kecilku, tak mungkin jika aku menghianati kamu dan memilih bersama Karin. Put sudah yah jangan menangis itu semua hanya mimpi dan mimpi itu hanya bunga tidur, kamu pasti pas tidur lupa berdoa yah, makanya sampai mimpi buruk gitu, udah sekarang kamu gak usah mikir yang gak-gak tentang mimpi itu." ucap Ridho sembari memegang kedua lengan Putri.

" Tapi itu berasa nyata aku takut hiks..." ucapnya yang masih terisak.

" Put kamu gak perlu takut yah, itu semua hanyalah mimpi, sudah lebih baik sekarang kita beranjak dari tempat tidur dan mengambil air wudhu, terus kita sholat subuh berjamaah yah." tutur Ridho.

Putri pun mengangguk dan ia beranjak dari tempat tidur dan membantu Ridho terlebih dahulu untuk pergi ke kamar mandi, setelah keduanya mengambil air wudhu lalu mereka berdua sholat berjamaah di kamarnya.

1
Purnama Nda
❤️
Dinda
Menarik
dhiyahhhhh
lagiiiii
dhiyahhhhh
lanjuttttt
dhiyahhhhh
lanjut thor...
dhiyahhhhh
lanjutt
dhiyahhhhh
lanjut thor.....
Baby MinMin <3
Jalan ceritanya bikin penasaran
AmanteDelYaoi:3
Aku gak bisa tidur kalau belum baca next chapter, fix it thor! 🥴
Nda Purnama: makasih uda dibaca semoga gak sungkan-sungkan untuk selalu baca novelnya ya
total 1 replies
Codigo cereza
Keren banget, gak salah deh bakal jadi best seller, authornya jagonya!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!