Indonesia
NovelToon NovelToon
Ku Gelarkan CintaKu Di Atas Sajadah

Ku Gelarkan CintaKu Di Atas Sajadah

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Petualangan / Tamat
Popularitas:45.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Eva Yuliana

Aku pernah begitu mencintai, namun di sakiti.
Aku pernah begitu mempercayai, namun Aku di hianati.
Aku pernah begitu kuat mencintai hingga melupakan Dia yang mencintai, tanpa meminta imbalan.
dan Aku tersadar saat Aku benar-benar terjatuh.

Aku gelarkan cintaku di atas sajadah...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eva Yuliana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Harta Membawa Petaka Part 2

Irra masih berada dalam perjalanan pulang, Hari ini kereta nya gak begitu penuh, Irra selalu duduk di pojok, sambil melamun Irra melihat kaca walapun sudah gelap gulita,

(kenapa Mas Galih baik banget sama Irra, jauh banget sama Mas Irwan, jalan sama Mas Galih Irra merasa menjadi perempuan paling cantik di dunia, Mas Galih bisa memperlakukan wanita sebaik itu, tapi mengapa Mas Galih pun tidak menikmati kehidupannya bersama Dina Isterinya, Dia selalu menjadikan anak sebagai alasan masih tetap berumah tangga bersama Dina, Ya Aku sekarang sadar, setiap rumah tangga itu ujiannya beda-beda, tapi apa mungkin Aku menjadi orang ketiga di kehidupan Mas Galih, sementara Aku saja merasa begitu sakit ketika Mas Irwan menduakan cintaku, bagaimana dengan Dina? dengan Anaknya? TIDAK, Aku harus mengakhiri semuanya, walaupun Kami hanya berteman, tapi Aku tahu Mas Galih memiliki Rasa terhadapku, dan itu yang memberatkan Aku, tapi Aku akan mencoba setidaknya untuk keutuhan rumah tangga Mas Galih dan Dina)

"Ra dimana?"

"tumben Mas Irwan chatt Irra duluan" gumam Irra,

"Irra Masih di kereta Mas, tadi ada acara makan dulu sama teman kantor"

"oh iya, nanti chatt Mas nya sebelum stasiun terakhir ya Ra, Mas takut kalau ketiduran"

"iya Mas"

****

25 menit kemudian...

"Mas Irra sudah di stasiun Rancaekek nih, Mas gak tidur kan?"

"gak Ra, Mas nungguin Kamu ada yang mau Mas omongin, Mas otw sekarang ya"

"ya Mas, nanti tunggu di depan aja, pinggir tukang ojeg pangkalan"

"iya Ra"

Tidak lama kemudian Irra sampai, dan langsung menghampiri Mas Irwan, sesuai dengan lokasi yang disepakati Irra berjalan menuju pangkalan ojeg

"Mas ayo, sudah lama menunggu?"

"hanya 5 menit Ra"

"oh iya"

di perjalanan kali ini Mas Irwan tak henti mengajak ngobrol Irra...

"Ra, Mas ingin usaha"

"usaha apa Mas?"

"Mas ingin jualan Gas, nanti tabung nya Mas beli dulu 40 tabung di Pak Enja Dia Manager SPBU yang suka transaksi ke Bank"

"Mas coba di pikirkan lagi, memang nya dana nya da gitu Mas mau usaha tuh?"

"iya justru itu Ra, kenapa Mas bilang ke Irra juga, Irra kan punya banyak emas, gadaikan untuk Mas ya Mas perlu 4 juta"

"gak mau ah Mas"

"Ra kamu harus nurut dong sama suami,"

"Irra pusing bayar nya Mas, Mas ngerti gak sih? cicilan rumah Irra yang bayar, biaya kita hidup juga Irra yang bayar, kalau Mas bisa kasih uang resiko buat Irra mungkin Irra gakan se pusing ini"

"Ra kamu kan tahu Mas banyak hutang"

"ya sudah jangan berhutang lagi, lagian Mas hobi banget sih pinjem sana sini, tutup lubang gali lubang terus, harus nya Mas bisa belajar bersyukur, turunin selera hidup yang tinggi, apa adanya saja"

"kamu malah ngomong gitu sama Suami sendiri, Mas nyesel sudah jemput kamu, harus nya Mas tahu jawaban kamu bakal seperti ini, menyakiti perasaan Mas"

(hem ya Allah, sudah capek sekali rasanya batin ini)

****

Keesokan hari nya...

"Ra Mas gakan tidur di rumah, Mas mau ke rumah teman Mas Si Rendi, biar Mas bisa sekalian pinjam uang"

"aduh Mas, sudah lah Mas jangan terus seperti ini"

(Ya Allah kenapa rasa suami ku tidak pernah mencoba mensyukuri dengan keadaan yang ada, tidak selalu memaksakan segala keinginannya)

"ya habis kamu gak pernah bisa mau pahamin maunya Mas, Mas sudah tanya-tanya ke Pabrik cara masukin beras bagaimana , cara jual tabung gas LPG bagaimana, dan kamu sebagai isteri sama sekali tidak mendukung"

"Mas, gak ada Isteri yang sama sekali tidak mendukung apalagi demi kesuksesan suami, tapi Irra melihat kebaikannya di balik ini semua, ternyata lebih banyak kemudharatan(keburukan) di banding kebaikan untuk saat ini, karena kita gak ada modal, kalau Mas mau usaha hanya dengan modal pinjam sana pinjam sini gakan bener Mas, lagian kita kan baru mama ada langsung dapat untung"

"terserah Kamu lah Ra, Mas pusing bicara sama Kamu.." seraya meninggalkan Irra

"Mas tunggu...Mas Irra belum selesai"

****

Ya Allah coba saja Aku tidak memaksakan kehendak dengan tetap menikah bersama Dia, mungkin memang salahku dari awal, dari awal menikah Aku terus berbohong terhadap keluargaku, dari mulai uang pernikahan, acara akad yang menjadi duka, perselingkuhan, Aku tau Engkau pun tidak meridhoi ku mungkin ini pertanda hanya saja Aku sebagai manusia yang tidak peka. Tapi nasi sudah berubah menjadi bubur, dan perceraian adalah hal yang paling Engkau benci, untuk itu Aku akan mencoba bertahan semampu ku,

****

tringg...tringg..

"Hallo,"

"Hallo Irra,"

"Mas Galih, ada apa?"

"Mas mau ketemu Irra"

"mau ngapain Mas?"

"ada yang Mas mau berikan untuk Irra"

"apa gak bisa besok saja? pas Irra kerja?"

"besok Mas gak ada jalur ke Bandung Ra"

(hem daripada badmoodh di rumah mending Irra pergi saja lah)

"bentar ya Mas, nanti Irra kabarin lagi"

"jangan lama Ya Ra, Mas tunggu maximal 30 menit"

"iya Mas"

Irra mencoba menghubungi suaminya , di teleponnya hingga puluhan kali namun tak satupun di angkat, akhirnya Irra memutuskan untuk chatt Mas Irwan

""Mas Irra pergi keluar bentar, makanan sudah Irra siapin di atas meja, kunci Irra bawa 1 sama 1 lagi di simpan di atas pintu""

Irra menunggu 15 menit tak kunjung chatt itu berbalas, hanya ada laporan di lihat saja

****

"Mas ayo jadi, Mas tunggu di stasiun Bandung?"

"engga Ra, Kamu pasti kejauhan, Mas tunggu di stasiun Rancaekek saja, Mas bawa mobil kok"

"oh iya kalau begitu, Irra berangkat sekarang ya"

"iya Ra"

****

Sesampainya di stasiun..

"Mas sebelah mana?"

"Irra di pintu keluar"

"iya Mas kesana"

akhirnya Mas Galih dan Irra bertemu juga,

"Mas mau ngasih apa sih kok gak bisa besok saja?"

"ayo Ra, kamu ikut Mas dulu, ada di mobil"

Irra dan Mas Galih berjalan menuju mobil

"Ra ini buat Kamu"

"apa ini Mas?"

"buka saja"

"Irra membuka dan di dalam kotak tersebut ada Sweater, sama kerudung"

"Mas ini buat Irra? bagus banget"

"Iya Ra untuk Kamu, Kamu suka gak?"

"suka dong Mas, Irra sudah lama gak belanja"

"apa Kamu sudah lama gak belanja? suami mu itu kelewatan sekali"

"ah jangan bahas Dia lah Mas, Irra males"

"ada apa Ra? bilang sama Mas!"

"Dia menjadi lagi, sekarang Dia mau usaha beras sama Gas, katanya Dia juga gakan pulang sebelum dapat pinjaman dari Rendi"

"gak tahu diri sekali, itu suami kamu buat usaha juga mau ngandelin pinjam?"

"iya Mas, gakan bener dong Ra!"

"ya Irra gak tahu lah Mas, jujur saja Irra sudah pusing sekali sama tingkah lakunya Mas Irwan, jadi jangan bahas Dia lagi,"

"oke kalau begitu, Mas hibur Irra, kita main ke puncak dago ya? ada Restaurant enak disana"

"hayu Mas boleh"

Tak terasa malam pun tiba, sudah pukul 19:00wib sekarang, Irra bahagia sekali bersama Galih, Irra tertawa bercanda sesuatu hal yang kecil dan membuat Dia bahagia, karena selama ini Dia tertekan mempunyai suami seperti Irwan,

****

"Mas Galih, bentar ya, Irra mau tanyain Mas Irwan dulu Dia mau pulang apa engga"

"oke Ra,"

""Mas kamu pulang gak?""

"GAK !"

""yasudah kalau begitu Irra mau tidur di Antapani saja ya, Di rumah si Teteh""

"TERSERAH ."

"Hem" Irra menggela nafas panjang

"ada apa Irra?"

"ini liat Mas chatt Mas Irwan"

"itu laki-laki sebenarnya gimana sih perasaannya sama kamu? kamu kan isterinya tapi sama sekali gak ada perhatian bahkan khawatir pun gak ada"

"Iya Mas,"

"kenapa sih Ra kamu bertahan?"

"karena mungkin ini takdir Irra"

"Ra kamu berhak bahagia!"

"Irra juga maunya seperti itu Mas"

"ya sudah apa yang buat Irra berat melepaskan laki-laki itu? selama ini Dia terlihat seperti parasit di kehidupan Irra, makin lama Irra makin sakit Ra, sadar kamu !"

"Mas Irra akan bertahan semampu Irra, jikalau memang sudah tidak bisa di Pertahankan lagi semuanya, Irra akan serahkan kepada Allah SWT"

"Iya Ra"

"oya Kamu mau nginep di Antapani?"

"iya Mas, tapi harus pulang sekarang kayaknya, suka di kunci kalau terlalu malam"

"kalau Kamu nginep disini saja bagaimana?"

"Maksudnya Mas bagaimana?"

"Mas carikan hotel"

"engga ah Mas, Mas apa-apaan sih!"

"eh tunggu-tunggu jangan salah tanggep Ra, Kamu tidur sendiri lah, jangan berfikiran aneh-aneh sama Mas, Mas gakan sentuh kamu kalau kamu gak Mau, Kamu tahu Mas kan, Mas gakan berani macam-macam sama wanita yang Mas sayang"

"hem, begitu rupanya. gak usah deh Mas, Irra uangnya sedikit lagi, kalau di habiskan sekarang lusa gak bisa kerja"

"Ra buat apa ada Mas sih?! Kamu kalau mau apa-apa bilang aja sama Mas, kalau Kamu minta sesuatu dari Mas, Mas justru malah senang, Mas merasa kehadiran Mas di anggap sama Irra"

"Iya Mas,"

"ya sudah kita cari makan camilan dulu habis itu langsung check in ke hotel ya"

"iya Mas"

****

"Mas banyak banget makanan yang mau di belinya"

"Ra Mas gak mau kamu kelaparan"

"itu kebanyakan Mas, beli sampai 300ribu begitu"

"gak apa-apa sayang, Mas gak mau kamu kelaparan malam terus keluar cari yang kamu mau, makanya Mas sediakan semuanya buat kamu"

"Makasih Mas"

Irra dan Mas Galih check in ...

lalu keluar lagi menunggy di cafe hingga malam,

pukul 23:00wib Mas Galih pulang ..

"Ra, kamu baik-baik ya jangan banyak pikiran"

"Iya Mas,"

"besok Irra gak apa-apa pulang sendiri? Mas gak ada jalur Bandung"

"gak apa-apa Mas, makasih sebelumnya"

"Ra ini buat ongkos kamu"

"Makasih Mas"

****

bersambung...

****

Hallo semua penggemar novel ku, tetap dukung aku ya tetap baca, like , rate 5 dan jangan lupa vote,

buat kalian semua yang mampir simpan jejak kalian di kolom komentar nya, biar Aku bisa feedback juga ..

makasih..

semangat para author 🤗💙

1
Arina Aprilian
gk up2 lama bngt thor😐😐
Qia'badR⃟i 💤
jejak dulu thor😁tak simpen di rak
hanakirey: mksih kk 🤗
total 1 replies
Qia'badR⃟i 💤
bintang 5 meluncur😊bacanya nyusul
hanakirey: siap kk di tunggu ya 🤗
total 1 replies
arey love
keren
arey love
smangat up terus thor
arey love
modus yaa
arey love
hadir lagi thor
arey love
smangat terus ya
arey love
smangat terus thor
arey love
semangat terus thor
Muhammad Arsha
sangat tetus
Mima Arsha
kereeen
Mima Arsha
😡😡😡
Mima Arsha
hemm..
modus 😂😂
hanakirey: 🤭😂😂bagian dari itu
total 1 replies
Mima Arsha
baru tau bunyi nya begitu
Muhammad Arsha
semangat terus
Muhammad Arsha
keren
Muhammad Arsha
kereeen
Muhammad Arsha
mampirrr
Muhammad Arsha
kemaren kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!