Indonesia
NovelToon NovelToon
His Royal Vow

His Royal Vow

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Tiri / Perjodohan / Penyesalan Keluarga
Popularitas:8.2k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Pernikahan megah di Katedral St. George menandai bersatunya Edmund Alistair Blackwood, calon Raja Inggris sekaligus perwira militer, dengan Baxeena Valerio Desmon, wanita independen asal Los Angeles. Bagi publik, ini aliansi sempurna. Namun bagi Baxeena, ini adalah neraka.

Pria yang dipaksa ia nikahi demi menyelamatkan ibunya adalah mantan kekasih masa high school yang paling ia benci. Satu dekade lalu, hubungan mereka hancur akibat tragedi one-night stand Edmund yang berujung kehamilan.

Kini, Baxeena tak hanya terjebak dengan pria yang menghancurkan hatinya, tetapi juga harus menjadi ibu tiri bagi putri Edmund yang berusia 13 tahun—anak hasil pengkhianatan masa lalu yang amat membencinya.

Di tengah dinginnya tembok istana modern, tugas militer Edmund yang kerap memanggilnya ke garis depan memaksa Baxeena menghadapi konspirasi kerajaan dan penolakan sang anak tiri seorang diri. Sebuah reuni emosional yang berbahaya antara luka masa lalu, dendam, dan takdir yang belum usai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#27

Uap aroma kayu cendana di Ruang Teh Kerajaan seakan lenyap perlahan, berganti amonia dingin dari kemarahan yang menyengat. Hening yang tercipta sesaat usai pengakuan kehamilan Baxeena bukannya mendamaikan, melainkan mempertebal dinding hening yang kaku.

Ratu Lizzeebeeth berdiri kaku bagai patung lilin, matanya membelalak kaget sementara jemarinya yang keriput mencengkeram pinggiran meja mahoni.

Di sebelahnya, Raja George tak lagi mampu menyembunyikan keterkejutan yang merayap di balik guratan wajah tegasnya.

Baxeena tidak membiarkan kerapuhan kedua penguasa itu bertahan lama. Langkah kakinya maju selangkah lagi, memangkas jarak yang tersisa di antara mereka. Matanya yang tajam menatap lurus ke dalam iris sang Ratu yang mulai berguncang.

"Kau sengaja memintaku untuk menjadi istri dari suamiku hanya untuk memberikannya kebahagiaan semu?!" teriak Baxeena, suaranya menggelegar menghantam dinding-dinding batu berukir, menanggalkan seluruh kesopanan palsu yang selama ini membelenggu dirinya.

"Kau mengira aku adalah alat yang bisa kau pasang dan kau buang sesuka hatimu demi menyenangkan putra tunggalmu sebentar saja?!"

Napas Baxeena memburu, dadanya naik turun meluapkan kekecewaan yang telah memuncak. "Aku tidak akan membiarkannya, Ibu! Suamiku telah bersumpah untuk hidup bersamaku sampai napas terakhirnya di depan altar! Beraninya Anda melampauinya?! Beraninya Anda mencoba membatalkan takdir yang sudah kami ikat dengan darah dan cinta?!"

Baxeena menunjuk dadanya sendiri dengan ketegasan mutlak. "Aku sendiri yang akan menentangnya! Bahkan jika takdir dan hukum kuno ini mendukung siasat kotormu, Ibu... aku yang akan meruntuhkannya dengan tanganku sendiri!"

Tiba-tiba, sebuah genggaman tangan kecil yang gemetar menyentuh lengan Baxeena.

"Mommy... cukuplah, Mommy... ayo kita pergi dari sini..." bisik Violet dengan suara parau bercampur isak tangis. Gadis remaja itu mendadak sudah berada di samping Baxeena, berdiri di antara ibunya dan dua penguasa yang selama ini ditakutinya.

Violet meremas gaun Baxeena, mencoba memberikan perlindungan kecil yang ia miliki untuk menenangkan ibunya.

Melihat kehadiran Violet yang secara terbuka berdiri membentengi Baxeena, Ratu Lizzeebeeth menyunggingkan senyum sengit yang penuh penderitaan. Wajah tuanya memerah hebat oleh rasa terhina.

"Lihat!" teriak Ratu Lizzeebeeth lagi, suaranya meninggi bagai lengkingan kaca pecah. "Lihat, George! Bahkan cucuku sendiri sudah membangkang padaku! Dia lebih memilih wanita asing ini daripada darah kerajaannya sendiri!"

Raja George berdiri tegak dari kursinya. Tubuh tegap pria tua itu memancarkan aura intimidasi yang tak kalah mengerikan. Matanya menatap Baxeena dan Violet dengan pandangan yang mampu membekukan darah.

"Jaga bicaramu, Baxeena!" bentak Raja George dengan suara bariton yang berat dan berwibawa, mencoba menegakkan kembali otoritas yang mulai runtuh. "Kau berada di bawah atap kami! Kau tidak punya hak untuk berteriak atau mengancam Ratu di dalam istananya sendiri!"

Namun Baxeena tidak sedikit pun gentar oleh intimidasi sang Raja. Ia menyapu air mata di sudut matanya, merangkul bahu Violet dengan erat, lalu menatap Raja George dan Ratu Lizzeebeeth bergantian dengan pandangan dingin yang teramat mahal.

"Aku akan melawan perlakuan hina ini tanpa perlu melibatkan keluargaku di Los Angeles," ujar Baxeena, suaranya kini kembali tenang, namun setiap kata yang diucapkannya membawa bobot ancaman yang teramat nyata. "Sebab kalau sampai keluarga besarku tahu apa yang kalian lakukan padaku di sini... aku pastikan wajahmu tidak berada di tempatnya!"

Baxeena terdiam sejenak, menatap Ratu Lizzeebeeth yang napasnya masih memburu. Ada kilatan rasa kepedihan yang tersembunyi di balik mata indah Baxeena.

"Tapi... aku masih menganggapmu Ibu," lanjut Baxeena dengan intonasi yang mendadak melunak namun dalam, "karena kau yang melahirkan suamiku. Kau melahirkan sumber kebahagiaanku. Aku tidak bisa memungkiri hal itu... Tanpamu, tidak akan ada Alistair dalam hidupku. Tapi jika sampai Ibu dan Yang Mulia kembali mencoba mengatur atau menaruh beban kotor di atas pundak suamiku... aku tidak akan tinggal diam! Ingat itu baik-baik!"

Tanpa menunggu sepatah kata pun dari mereka, Baxeena memutar tubuhnya anggun. "Ayo, Violet," ucapnya lembut mengajak putrinya meninggalkan ruangan.

Langkah Baxeena dan Violet bergaung tegas di sepanjang lorong batu, meninggalkan Ruang Teh Kerajaan yang kini diliputi keheningan mencekam.

PRANG!

Denting nyaring porselen yang hancur berhamburan memenuhi ruangan. Raja George membanting cangkir tehnya ke lantai marmer dengan sangat keras hingga pecahannya terlempar ke mana-mana. Pria tua itu membalikkan tubuhnya, menatap istrinya dengan kemarahan yang tak lagi ditahan.

"Kau!" bentak Raja George, menunjuk Ratu Lizzeebeeth dengan telunjuknya yang gemetar. "Kau yang mengatakan padaku bahwa putri dari AJ itu hanya gadis bodoh yang mudah disingkirkan setelah Alistair tahu soal kemandulannya! Kau yang meyakinkanku bahwa semua ini terkendali!"

Raja George melangkah maju dengan napas memburu, menatap potongan porselen yang berserakan di bawah kaki mereka.

"Lihat sekarang!" teriak sang Raja. "Dia hamil! Dan tidak mungkin kita menyingkirkannya saat dia sedang mengandung anak dari calon Raja! Kau sudah membuat dinasti ini tampak konyol di hadapan wanita Amerika itu!"

Tanpa mempedulikan lagi Ratu Lizzeebeeth yang terpaku kaku, Raja George berbalik kasar dan melangkah cepat keluar dari ruangan, meninggalkan sang Ratu sendirian dalam kemarahannya yang membakar.

Di dalam ruangan yang mendadak sepi, setetes air mata panas akhirnya lolos dari pelupuk mata Ratu Lizzeebeeth.

Jemarinya yang terawat mengusap pipinya yang basah. Harga dirinya... keagungan puluhan tahun yang dibangunnya di dalam benteng ini... seketika hancur dan diinjak-injak oleh putri dari AJ.

Napasnya yang sesak diiringi oleh detak jantung yang bergemuruh. Seumur hidupnya, belum pernah ada seorang pun yang berani berteriak di hadapannya, apalagi mengancam otoritas kerajaannya secara langsung di dalam Istana Buckingham.

"Dia pikir dia siapa...?" desis Ratu Lizzeebeeth dengan suara serak yang dipenuhi dendam dan rasa terbakar. Celah di balik topeng diplomatiknya runtuh sepenuhnya, menyisakan raut kejam seorang penguasa yang tersudut.

Ratu Lizzeebeeth mengepalkan tangannya rapat-rapat hingga kuku-kukunya memutih. Tatapan matanya berkilat penuh racun yang mematikan saat menatap pintu yang terbuka lebar.

"Jika kau sudah tahu alasan sebenarnya di balik pernikahanmu, Baxeena..." bisik sang Ratu, suaranya mengalun dingin bagai janji kegelapan, "... Maka aku tidak perlu lagi berpura-pura menjadi ibu mertua yang baik untukmu. Mari kita lihat... seberapa jauh kau bisa bertahan di istana ini tanpa Alistair di sisimu!"

......................

Bantu Dukung karya Ini dengan meninggalkan Komentar ya Kak Readers 🌷

1
Mei TResna Rahmatika
nunggu kebenaran tentang violet terkuak
Mei TResna Rahmatika
landon junior high school apakah yg punya landon Desmon kakek nya baxeena ?
Rosdianah 🌷: Huhu author typo itu kak, London (ibu kota inggris) 🫶🙏🏻
total 1 replies
Ainun Mahya
bagussssss
Ainun Mahya
up lagi kakak😍😍😍😍
Mita Paramita
go baxenaa 🔥 tunjukan pesona mu bikin Mak Lampir kesel 🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: wkwkwkw🤣
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
nenek sihir makin panas 🤣
Rosdianah 🌷: Hahah Desmon dilawan 🤭🤣
total 2 replies
Mei TResna Rahmatika
sudah kuduga violet bukan anak alistair
Mei TResna Rahmatika
wahh si lizbet belum tau ntar kalo aj sama braxley tau bisa hancur itu kerajaan 🤣
Mei TResna Rahmatika
🙏ohh ini Lizzie yg dulu di tolong aj ya pas penculikan 🤣
Rosdianah 🌷: Haha iya kaa🤣
total 1 replies
Forta Wahyuni
kau mengirim anak mu ke neraka Zephyr, sblm kau nikahkan knapa tdk cari tau maksud dan tujuan pernikahan itu. suami mu pengusaha sukses, jgn bodoh lah n kau punya koneksi. mudah2 an rahim xeena tdk kering n bisa mengandung.
Mita Paramita
mertua laknat 🤣🤣🤣
untung lawan nya xeena 😝
Rosdianah 🌷: wkwkw🤣
total 1 replies
Forta Wahyuni
jd gk seru, knapa gk dipisahkan aja seenaknya dgn Ali n krg suka klu lakiknya bekas jalang dan ibu mertua mendukung. knapa malah skrg ibunya menikahkan mreka, jls2 dia tau xeena anak mantanya dulu. lagian mommy Zephyr tega membuat anaknya mnikah dgn lelaki duda seperti tdk ada lg lelaki lbh dr Ali. kluarga pengusaha koq n bkn org biasa.
Rosdianah 🌷: Ada kebenaran setelah nya kak, selamat membaca y kaa🫶
total 1 replies
Asriani Rini
Kita liat nanti diapa yg akan menag ratuelizabet atau bezena
Asriani Rini
Prrsng ternuka di mulsi antara ratu lizabet dan bezena siapakah yg nanti menang
pika shu
lanjut thor
Rosdianah 🌷: sebentar ya kak🫶
total 1 replies
Asriani Rini
Demoga biolet bisa membedakan mama yg tulus dan mana yg jahat
Rosdianah 🌷: benar kaa
total 1 replies
nayla tsaqif
Tp ttp aja,, kamu punya ank dr jalang itu pak ali,, jadinya jijik liat kamu bekas jalang,, harusnya baxee janda dulu biar bekas orang jg,, biar impas😩
Rosdianah 🌷: nah iya lagi, harusnya dibikin janda dulu ya🤣🤣🤭
total 1 replies
Adiba Azahra
Haloooo kak izin mengikuti dan nyimak yaaa dari awal hahaha 🙏😁👍 semangat terus pokok nya 😍👍
Rosdianah 🌷: okay ka🫶
total 3 replies
Mia Camelia
ehmm rencana apa sih yg di bikin violet dan katrine 🤔🤔🤔
Mia Camelia
violet baru nonggol udah pingin jitak aja🤣🤣🤣🤣
ayolah baxenna tundukkan si bocil tantrum itu🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!