Indonesia
NovelToon NovelToon
TAI CHU : KITAB TAKDIR

TAI CHU : KITAB TAKDIR

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Spectree Je

Saat semua pendekar berkumpul untuk berebut kekuasaan, seorang anak gembala datang membawa akhir dari dunia mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Spectree Je, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27 - SETAHUN BERLALU, LANGIT YANG RAMAI DAN HUASHAN YANG TIDAK BEKU LAGI

Setahun berlalu.

Sehabis kematian Zhuo Wudi di Puncak Teratai Emas Huashan, yang tubuhnya menjadi debu es dan hujan hangat, yang dibunuh oleh Jiuyin Baigu Zhao Qin Ye dan darah 9 Yin Qin Ruyan, disaksikan Hong Wei Jun — Wulin yang 3 bulan membeku karena salju biru es, mencair.

Bukan hanya es di Huashan yang mencair, tapi juga kebekuan di hati para pendekar dunia persilatan yang selama 3 bulan tidak berani keluar rumah karena takut diinjak kura-kura tua 10 li satu langkah.

Para pendekar dunia persilatan kembali ramai.

Kedai Arak Tiga Musim yang 1 tahun lalu menjadi tempat 7 Pendekar Jiangnan dan Mu Chen dan Shi Potian duduk di lantai melawan salju biru es, kini setiap hari penuh, bukan karena taruhan Daftar Peringkat Bintang Baru lagi — daftar kain kuning itu sudah dibakar oleh pemilik kedai sendiri setelah Zhuo Wudi mati, karena ia bilang "Peringkat tidak penting jika kura-kura bisa mati oleh cakar" — tapi karena semua orang membicarakan satu hal:

Sebentar lagi hari pertemuan di Puncak Huashan.

Janji 7 Tahun yang ditulis Hong Wei Jun di kertas kuning yang masih berkibar di Puncak Teratai Emas yang sudah tidak beku lagi, dengan tongkat bambu hijau bengkok sebagai paku, kini sudah 1 tahun berkibar. Kertas kuning itu tidak robek oleh angin, tidak luntur oleh hujan, karena ada Qi naga pengemis yang menjaganya.

Tulisan terakhir di kertas itu: TUJUH TAHUN LAGI, MURID MENENTUKAN LANGIT — MASIH BERLAKU.

Dan sekarang, 7 tahun itu genap. Bukan 6 tahun lagi. 7 tahun pas, dari hari di mana kalimat emas muncul di langit Puncak Teratai Emas, dari hari di mana Lu Changan berkata "Bukan kami yang menentukan langit, tapi murid-murid kami."

Hari itu, akhir musim gugur tahun ke-7, langit Huashan cerah, tidak ada awan es, tidak ada salju biru, hanya angin Huashan yang kencang seperti biasa, yang membawa bau bunga teratai emas yang... mulai tumbuh lagi. Karena setelah es mencair, akar teratai emas yang mati 3 bulan, ternyata masih hidup, dan kini mulai tumbuh tunas kecil emas.

Di bawah Puncak Teratai Emas, jalan setapak Huashan yang 1 tahun lalu menjadi es licin, kini penuh manusia. Bukan 100 pendekar seperti 7 tahun lalu. Tapi 10.000 pendekar. Seluruh Wulin datang.

36 Aliran Hitam yang 1 tahun lalu bersembunyi di selokan karena takut Zhuo Wudi, kini keluar, tapi tidak berani membuat onar, karena di kaki gunung ada 10.000 pengemis yang duduk melingkar, makan ayam panggang, dipimpin oleh 9 Tetua Pengemis.

Pasukan Istana yang 1 tahun lalu kehilangan leluhur Zhuo Wudi, kini datang juga, bukan untuk menangkap, tapi untuk melihat, dipimpin oleh Zhuo Fan tanpa topeng, yang luka pedang besar di wajahnya kini menjadi bekas luka tipis, karena 1 tahun disembuhkan oleh Mu Chen dan Ye Liuxiang di Kedai Arak Tiga Musim.

Dan di Puncak Teratai Emas itu sendiri, di atas batu hitam hangus yang 1 tahun lalu menjadi tahta es Zhuo Wudi, kini sudah ada orang-orang yang datang lebih dulu, 3 hari lebih dulu, untuk menunggu matahari terbit di hari ke-7 tahun.

Mu Chen kini telah menguasai seluruh kungfu Pengemis Utara.

Umur 23 tahun, jubah goni 9 kantung emas yang kini tidak lagi 9 kerikil yang berputar, tapi 9 naga emas kecil yang tidur di dalam kantungnya. Tongkat bambu hijau bengkok retak yang 1 tahun lalu disambung tali goni, kini tidak retak lagi, karena 1 tahun lalu di Kedai Arak Tiga Musim, setelah memakan salju biru es Zhuo Wudi, ia meminum air naga emas itu dan tongkatnya menyatu kembali.

Seluruh kungfu Pengemis Utara: 18 Tapak Penakluk Naga — 18 tapak, dari Kang Long You Hui sampai Shen Long Bai Wei — naga dewa mengibaskan ekor — sudah sempurna, 18 naga emas bisa keluar bersamaan. Tongkat Pemukul Anjing — 36 jurus, dari Bang Da Gou Tou sampai Tian Xia Wu Gou — di bawah langit tidak ada anjing — sudah sempurna, tongkat bambu hijau bisa menjadi lingkaran yang mengurung langit.

Ia duduk bersila di sebelah kertas kuning Hong Wei Jun, memegang mangkuk goni emas yang kini tidak retak lagi, di dalam mangkuk ada air jernih Danau Dongting yang ia bawa 1 tahun perjalanan.

Yang Lie dengan Kitab 9 Yang-nya juga sempurna serta menguasai beberapa aliran kungfu.

Umur 21 tahun, tidak telanjang dada lagi, jubah merah api sederhana, rambut merah api yang kini tidak memerah lagi, tapi hitam dengan ujung merah, karena 9 Yang yang sempurna kini tidak lagi membakar rambutnya. Di belakang punggungnya tidak ada 1 matahari besar lagi, hanya bayangan matahari kecil yang kadang muncul saat ia bernapas.

Kitab 9 Yang sempurna — 9 Yang menjadi 1 Yang, 1 Yang menjadi Wu Ji — Tanpa Batas. Tubuhnya tidak panas lagi, malah hangat seperti matahari pagi. Dan karena 1 tahun berlatih dengan Zhuo Fan di Kedai Arak Tiga Musim, ia menguasai beberapa aliran kungfu: Zhuo Long Chu Hai versi 9 Yang dari Zhuo Fan, Taiji Quan versi panas dari Ling Feng yang diajarkan 3 hari di Wudang, dan bahkan Yi Yang Zhi tingkat 1 dari Duan Lang yang diajarkan sambil makan bakpao.

Ia duduk di sebelah Mu Chen, memegang pedang kayu hitam Zhuo Fan yang sudah disambung kembali dengan emas naga.

Shi Potian kini juga telah menguasai jurus-jurus hebat.

Umur 26 tahun, jubah cokelat gunung, tidak membawa batu lagi, tapi setiap langkahnya 1 tahun terakhir membuat tanah di sekitar Kedai Arak Tiga Musim menjadi lebih subur, karena tenaga gunungnya kini bisa menyuburkan. Jurus-jurus hebat: Gunung Tidak Bergerak — 10.000 kati di dalam tubuh — dan Gunung Berjalan — 1 langkah 1 li — sudah sempurna. Ia duduk di belakang Mu Chen dan Yang Lie, seperti gunung kecil yang menjaga.

Tao Yaoyao yang selalu nakal.

Umur 19 tahun, jubah merah muda bordir 28 bakpao, bukan bunga persik lagi, karena 1 tahun terakhir ia membuat 28 Bakpao Formasi menjadi terkenal di Wulin. Ia tidak duduk, ia berbaring di atas batu hitam hangus, dengan 28 bakpao yang disusun menjadi menara, menara bakpao. Seluruh kungfu Pulau Bunga Persik sudah ia kuasai 1 tahun lalu, 1 tahun ini ia hanya membuat jurus baru: Man Tian Hua Yu Sa Bao Zi — Hujan Bunga Persik Menjadi Bakpao — di mana kelopak bunga persik yang jatuh menjadi bakpao panas.

"Mu Chen! Yang Lie! Batu! Bagi bakpao!"

Li Changsheng yang berkeliling dengan Hui Chen untuk membantu yang lemah.

Dua orang datang bersama dari bawah puncak, satu dengan pedang kayu persik, satu dengan mangkuk jernih.

Li Changsheng, 24 tahun, jubah Tao hitam putih, pedang kayu persik yang 1 tahun ini tidak pernah diasah, tapi setiap kali ia menebas rumput liar di jalan untuk membantu petani, rumput liar itu tumbuh menjadi padi. Xiantian Gong, Sanjiao Dingli, Quanzhen Jianfa sempurna, dan 1 tahun berkeliling dengan Hui Chen membuat Qi Tao-nya semakin lembut.

Hui Chen, 24 tahun, jubah saffron tambal-tambalan, kepala plontos 6 titik bakaran yang kini 7 titik — titik ke-7 adalah titik bulan dari jawaban ketiga — mangkuk jernih yang kini berisi air hujan yang ia kumpulkan dari 100 desa yang ia bantu. 3 jawaban: Kosong adalah wadah, Benar-salah adalah lumpur yang sama, Keinginan adalah bayangan dari kekosongan — sudah ia ajarkan pada 1.000 anak kecil di jalan.

Mereka berdua duduk di sebelah Mu Chen, Li Changsheng di kiri, Hui Chen di kanan.

Pangeran Dali yang kini telah menguasai seluruh kemampuan kungfu yang ditinggalkan Kaisar Selatan.

Duan Lang, 22 tahun, jubah putih Dali, tidak tersesat lagi, karena 1 tahun lalu Tao Yaoyao memberinya peta yang terbuat dari kulit bakpao. Xian Tian Yi Yang Gong sempurna, Yi Yang Zhi tingkat 4 sempurna, Liu Mai Shen Jian — 6 Pedang Dewa — kini bukan 3 pedang lagi, tapi 5 pedang: Shao Shang, Shang Yang, Zhong Chong, Guan Chong, Shao Chong. 5 pedang dalam 1 tahun, rekor baru Dali. Ia duduk dengan bungkusan teh Dali dan 10 bakpao kering yang masih ia bawa dari Dali 1 tahun lalu, belum habis karena ia hemat.

"Tao Yaoyao, ini teh Dali, tukar bakpao?"

Ouyang Feng yang kini telah menguasai seluruh kungfu racun barat.

Umur 20 tahun, jubah hijau racun, mata satu hijau satu hitam yang kini dua-duanya hijau keemasan, karena 9 Yin Terbalik — Guang Ming Tun Ying — sudah menyatu dengan racun barat. Seluruh kungfu Racun Barat: Ha Ma Gong — Kodok, She Quan — Ular, dan 9 Yin Terbalik sempurna, kini bisa membuat cahaya yang membuat orang melihat kebenaran palsu, tapi ia gunakan untuk membuat ilusi taman bunga agar anak kecil tidak takut padanya. Ia duduk agak jauh, karena takut racunnya mengenai bakpao Tao Yaoyao.

Dan 7 Pendekar Jiangnan yang sudah tiba di Puncak Huashan.

Mereka sudah tiba 3 hari lalu, bahkan sebelum Mu Chen. 7 Pendekar Jiangnan Masa Kini — Li Qingzhou dengan kipas besi yang kini tidak meneteskan air lagi, tapi meneteskan cahaya bintang, Su Meiyin dengan payung hujan jarum hitam yang kini jarumnya menjadi 10.000 bintang kecil, Shen Wuyou dengan guqin Iblis Kecapi tanpa senar yang senarnya kini adalah 7 bintang, Xiao Yusheng dengan kuas raksasa Hakim Lukis yang tintanya kini adalah tinta bintang, Lu Changan dengan 7 pedang kayu Bintang Biduk yang 7 pedangnya kini melayang sendiri di belakang punggungnya tanpa sarung, Yan Beifei dengan payung besi Gagak Api yang gagaknya kini menjadi gagak bintang, dan Ye Liuxiang si Tuan Muda Sakit yang batuk darah yang kini tidak batuk lagi dan tenaga dalamnya sangat kuat, yang 1 tahun ini membuka klinik gratis di Jiangnan dengan uang keluarganya.

Mereka duduk melingkar di sekeliling kertas kuning Hong Wei Jun, seperti 7 bintang yang menjaga langit.

Lu Changan melihat Mu Chen, Yang Lie, Shi Potian, Tao Yaoyao, Li Changsheng, Hui Chen, Duan Lang, Ouyang Feng yang sudah berkumpul, tersenyum tipis, senyum yang sama seperti 7 tahun lalu di Puncak Huashan saat ia berkata "Tujuh tahun lagi, murid menentukan langit."

"Sudah 7 tahun," kata Lu Changan pelan, suaranya didengar 10.000 pendekar di bawah puncak, karena 7 pedang kayu Bintang Biduk di belakangnya memperkuat suara.

Mu Chen berdiri, mangkuk goni emas di tangan, 9 naga emas kecil di dalam 9 kantungnya bangun, mengaum pelan.

Yang Lie berdiri, matahari kecil di punggungnya muncul, tidak panas, hangat.

Shi Potian berdiri, gunung kecilnya menjadi besar.

Tao Yaoyao berdiri, 28 bakpao di tasnya terbang, membentuk 28 bintang.

Li Changsheng dan Hui Chen berdiri, pedang kayu persik dan mangkuk jernih bersinar.

Duan Lang berdiri, 5 Pedang Dewa di jarinya muncul, cahaya matahari Dali.

Ouyang Feng berdiri, mata hijau keemasannya bersinar, tapi tidak beracun, hanya hangat.

Dan 7 Pendekar Jiangnan juga berdiri, 7 bintang di belakang mereka bersinar bersamaan.

Di bawah Puncak Teratai Emas, 10.000 pendekar melihat 7 bintang Biduk di langit siang hari muncul, dan di tengah 7 bintang itu, ada 1 bintang baru yang sangat terang — bukan 1, tapi 9 bintang baru — bintang Mu Chen, Yang Lie, Shi Potian, Tao Yaoyao, Li Changsheng, Hui Chen, Duan Lang, Ouyang Feng, dan bahkan Qin Ruyan yang belum terlihat tapi bayangannya sudah ada di antara batu.

Hong Wei Jun yang baru sampai di kaki gunung dengan labu arak penyok, melihat puncak yang sudah tidak beku lagi, yang kini penuh bunga teratai emas kecil yang mulai tumbuh lagi, tertawa keras.

"HA HA HA! Ramai! Ramai! 7 tahun lalu hanya 7 bintang dan 1 bocah goni yang tidak bisa apa-apa! Sekarang... 7 tahun kemudian... semua datang!"

Ia melesat naik, mendarat di tengah mereka, membuka labu arak penyok, menuangkan arak ke tanah Puncak Teratai Emas yang sudah tidak beku.

"Untuk Wang Chongyang yang menanam teratai emas ini 100 tahun lalu! Untuk Zhuo Wudi yang membekukannya 1 tahun lalu! Dan untuk... murid-murid yang akan menentukan langit hari ini!"

Dan di saat itu, dari arah utara, dari bayangan batu hitam hangus Puncak Teratai Emas, muncul 2 orang yang belum datang: Qin Ye dengan jubah hitam awan perak, menggendong Qin Ruyan yang sudah sembuh, dengan tanda bulan sabit hitam di dahi yang kini bercahaya emas.

Qin Ruyan turun dari gendongan ayahnya, menatap Mu Chen yang kini bukan bocah goni yang tidak bisa apa-apa lagi, tapi pendekar yang menguasai seluruh kungfu Pengemis Utara, menatap Tao Yaoyao yang selalu nakal yang melambai padanya dengan bakpao, menatap 7 Pendekar Jiangnan yang sudah tiba di Puncak Huashan.

Ia tersenyum, senyum pertama setelah 2 tahun.

"Maaf terlambat. Paviliun Awan Hitam... terjebak macet di bayangan."

Semua orang tertawa.

Puncak Teratai Emas Huashan yang 1 tahun lalu menjadi gunung es dan kuburan kura-kura tua, hari ini, 7 tahun setelah Janji 7 Tahun, menjadi pasar. Pasar bakpao, arak, teh Dali, tinta bintang, payung jarum, guqin tanpa senar, mangkuk jernih, dan 9 naga emas kecil yang tidur.

Dan di tengah pasar itu, kertas kuning Hong Wei Jun yang berkibar 1 tahun, akhirnya... jatuh, karena angin Huashan yang kencang, angin yang membawa bau bunga teratai emas yang baru tumbuh.

Kertas itu jatuh ke tangan Mu Chen.

Mu Chen mengambilnya, membacanya, lalu membaliknya, dan menulis di balik kertas itu dengan jari Yi Yang Zhi Duan Lang yang dipinjam — karena Duan Lang bilang "Pinjam jariku untuk menulis, gratis, asal dapat bakpao" — tulisan baru.

Tulisan itu berbunyi:

HARI INI, 7 TAHUN KEMUDIAN, MURID SUDAH DATANG. LANGIT... BELUM DITENTUKAN. MARI KITA TENTUKAN BERSAMA.

— MU CHEN, BOCAH GONI YANG DULU TIDAK BISA APA-APA.

Ia mengangkat kertas itu tinggi-tinggi, dan 10.000 pendekar di bawah Puncak Huashan bersorak, sorakan yang membuat 7 bintang Biduk di langit siang hari bersinar lebih terang dari matahari.

Janji 7 Tahun, genap hari ini.

1
Dhewa Iblis
Next....
Dhewa Iblis
Laaaannnjjuuutt...
Dhewa Iblis
Laaaannnjjuuttt...
Dhewa Iblis
Next...
Dhewa Iblis
Laaaannnjjjuuuttt....
Dhewa Iblis
Nice...
Dhewa Iblis
Next...
Dhewa Iblis
Laaaannnjjjuuuttt....
Dhewa Iblis
Nice...
Dhewa Iblis
Laaaaannnjjuuttt..
Dhewa Iblis
Next...
Dhewa Iblis
Laaaannnjjuutt...
Dhewa Iblis
Nice....
Dhewa Iblis
Laaaannnjjuutt...
Dhewa Iblis
Next...
Dhewa Iblis
Next....
Dhewa Iblis
Nice....
Dhewa Iblis
Maaaannnttaapp..
Dhewa Iblis
Next...
Dhewa Iblis
Laaaannnjjuutt...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!