Indonesia
NovelToon NovelToon
MENGULANG LUKA

MENGULANG LUKA

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:24.8k
Nilai: 5
Nama Author: Park ha

Valencia Florence mengira penderitaannya telah usai setelah palu hakim meresmikan perceraiannya dengan Julian Edgar. Namun, sebuah fenomena misterius justru melempar jiwanya melakukan time travel kembali ke tiga tahun lalu—tepat di tahun kedua pernikahan mereka yang dingin.

Kembali menjadi Nyonya Edgar berarti Valencia harus mengulang fajar pernikahan tanpa cinta. Dia kembali menghadapi Julian, suami sedingin es yang menguburnya dalam kemewahan finansial dan fasilitas jet pribadi, namun memperlakukannya tak lebih dari sekadar pajangan rumah. Valencia sadar diri, dia hanyalah pengantin pengganti untuk mendiang saudara kembarnya, Gracia Florence, yang tewas menjelang pernikahan. Di kesempatan kedua ini, Valencia bersumpah tidak akan lagi mengemis cinta yang tidak pernah ada. Dia akan menjalani sisa waktu pernikahan ini dengan caranya sendiri, bersiap untuk pergi sebelum hatinya hancur untuk kedua kalinya.

#by_Parkha

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Park ha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENGULANG LUKA Bab 27: Penolakan yang Membekukan

...MENGULANG LUKA...

...Bab 27: Penolakan yang Membekukan...

"TIDAK!"

Suara bariton Julian memecah keheningan kabin bagai dentuman petir yang memekakkan telinga. Mobil sport mewah itu melesat makin liar di bawah kendali emosinya yang berada tepat di ambang batas. Cengkeramannya pada lingkar kemudi begitu erat dan kaku hingga ruas-ruas jarinya memutih, seolah-olah seluruh kemurkaan dalam dirinya disalurkan sepenuhnya pada setir mobil tersebut.

"Aku tidak akan pernah menyetujui perceraian ini, Valencia! Jangan pernah bermimpi lepas dariku!" tegaskannya penuh ancaman dan dominasi yang terasa begitu kaku. Pria bertubuh tinggi besar itu menatap lurus ke depan, berusaha keras menutupi kilatan kepanikan yang mulai menggerogoti dadanya.

"Jangan membahasnya lagi. Aku akan menganggap tidak pernah mendengarnya!"

Valencia menyunggingkan senyum sinis yang amat pahit. Dia memutar tubuhnya perlahan, menatap Julian dari samping dengan tatapan paling dingin, asing, dan lelah yang belum pernah pria itu lihat sebelumnya sepanjang dua tahun pernikahan mereka.

"Julian... kamu egois sekali," bisik Valencia, suaranya bergetar menahan kepedihan mendalam yang menumpuk selama bertahun-tahun.

"Untuk apa kamu terus menahanku jika kamu tidak pernah mencintaiku?"

Pertanyaan polos namun telanjang itu menghantam tepat di pusat ego Julian. Kecepatan mobil mendadak melambat dramatis saat Julian membanting kemudi, menepi ke bahu jalan yang sepi, dan menginjak pedal rem dengan kasar hingga bannya mencicit nyaring. Pria itu memutar tubuhnya sepenuhnya, memangkas jarak di antara mereka dengan sepasang mata elang yang menyala murka dan frustrasi.

"DARI MANA KAMU TAHU KALAU AKU TIDAK PERNAH MENCINTAIMU?!" teriak Julian pecah, dadanya naik turun memburu.

Suaranya bergetar hebat saat kata-kata yang selama ini terkunci rapat di balik benteng gengsi tingginya mendadak keluar begitu saja di tengah ledakan amarah. Untuk sejenak, Julian sendiri terpaku dan kaku oleh pengakuannya yang tak terencana itu, sebelum akhirnya dia gagap berusaha mengalihkan fokus emosinya.

"Aku... aku akan bicara langsung dengan mami agar tidak datang ke rumah kita dan mengganggumu lagi! Aku yang akan membereskan mami!" sergah Julian gagap, panik berusaha menutupi fakta bahwa istrinya berniat pergi.

"INI BUKAN TENTANG MAMIMU, JULIAN!" potong Valencia melengking, benteng kesabarannya runtuh sepenuhnya. Air mata yang sejak tadi dia tahan dengan seluruh kekuatannya akhirnya menetes membasahi pipinya, namun tatapannya tetap menghantam Julian tanpa rasa takut sedikit pun.

"INI TENTANG KITA! TENTANG AKU YANG SUDAH LELAH MEMERANKAN KARAKTER ISTRI YANG DIABAIKAN SUAMINYA!"

Valencia meremas kain gaunnya rapat-rapat, menyuarakan jeritan hatinya yang selama dua kehidupan ini terbelenggu dalam dingin dan hampa mansion keluarga Edgar.

"Aku ingin hidup normal..." bisik Valencia penuh penekanan, setiap kata meluncur tegas, dingin, dan membunuh seluruh harapan suaminya. "Menikah dengan pria yang benar-benar mencintaiku."

Mendengar istrinya berbicara tentang masa depan dengan pria lain—sebuah masa depan di mana tidak ada sosok dirinya di sana—ego Julian mendadak terluka amat parah. Hatinya mencelos bagai dihantam beban berbobot ton, diserang oleh rasa takut kehilangan yang teramat sangat yang belum pernah dia rasakan sepanjang hidupnya. Keberadaan pria asing yang dibayangkan berada di sisi Valencia membuat darah di tubuh Julian mendidih oleh cemburu yang membakar.

Segala benteng kemurkaan, kesombongan, dan dominasi yang selama ini Julian agung-agungkan runtuh seketika tanpa sisa.

Tanpa kata, jemari Julian yang gemetar terulur perlahan menyentuh pipi Valencia. Dengan ketakutan yang kaku, dia menghapus aliran air mata hangat yang menetes di sana. Sebelum Valencia sempat menghindar, menepis, atau memprotes tindakannya, Julian tiba-tiba mendekatkan wajahnya.

Pria itu merunduk dan mendaratkan bibirnya di atas bibir Valencia, mencium istrinya dengan lembut namun begitu dalam dan sarat akan keputusasaan. Tangan Julian yang lain bergerak cepat ke belakang tengkuk Valencia, menarik wanita itu makin rapat ke dalam pelukannya—sebuah kecupan tanpa kata yang seolah menjadi permohonan bisu agar Valencia tidak benar-benar pergi meninggalkan dunianya.

1
Shuttttttttttt
up up up up up, kepo bgttt
Shuttttttttttt
haa, knp sih gak jujur aja. biasanya pintar ini malah bodoh, gak curiga k klo seila2 itu sdh atur dgn sngja ksh tau vale kya gitu ihh
Shuttttttttttt
mending lo jujur dri pada vale tau dri lucas, bisa hbis rumah tangga loh
Park ha
🤣
Shuttttttttttt
up up up up up up up up up up
Park ha: tinggalkan like klo suka dan mau lanjut ka 🤭🤭..klo gk suka .gk like juga gpp sih hehe
total 1 replies
Shuttttttttttt
up up up up up
Shuttttttttttt
up up up up
Shuttttttttttt
yaaah, blm up lagi yaa thorrr🤭
Shuttttttttttt: cemangat thorrr, pembaca setiamu menunggu wkwkw😍🫂🤭🤣
total 2 replies
Shuttttttttttt
OMG😍😍😍😍
Shuttttttttttt
semangat thorrr😍❤️
Park ha: ku selalu semangat klo kalian suka cerita yang aku buat ♡♡♡🤭🤭🤭
total 3 replies
Shuttttttttttt
aku suka deehyy
Shuttttttttttt
makin seruh deeh, aku suka bgttt🤭🤣👍❤️
Shuttttttttttt
up up up up
Shuttttttttttt
wkwkw sok² sih, bgus² udh di anggap baik sma vale, ehh malah pnya niat buruh ke rmh tangga org, akhirnya kena kan. terlalu terfokus sma masa depan mknya ceroboh, pdhal klo kita udah tau masa depan gmn dan seandainya kita melakukan tindakan yg gak sesuai sma apa yg terjadi brrti ada kemungkinan masa depan berubah. contoh kecilnya: julian sadar akan kesalahannya terhadap vale, vale yg sdh melihat masa depannya bersama julian, akhirnya memilih tetap bersama, naah brrti ada pergerakan yg berbeda sma masa lalu
Park ha: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Shuttttttttttt
senang deeh valee akhirnya sadar klo kepolosan dan kebaikan-nya di manfaatkan spya rumah tangga nya hancur
Shuttttttttttt
knp blm up kak
Park ha: 🙏UDAH UPDATE ..MAAF TELAT.. CIBUK
total 1 replies
Shuttttttttttt
nohh gk dngr²an sihh.... pdhal dia udah tau klo pertarungan antara lucas dan julian gak sesederhana itu tapi tetap ngeyel dan anggap julian laki-laki posesif yg kekanak kanakan.
Shuttttttttttt
naah, julian benar nih, gak perlu angkat telpn atau dngr penjelasan-nya vale, biarkan bukti audit yg menjelaskan klo lucas kali ini hnya berusaha pertahankan bisnis dan istrinya
Siti Kamisah Hasnul
Valencia yang tidak peka akhirnya kena jebak
Shuttttttttttt
julian, aku menunggu balasan utk si pebinor lucas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!