Indonesia
NovelToon NovelToon
Bangkitnya Nona Keempat Kediaman Marquis

Bangkitnya Nona Keempat Kediaman Marquis

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Fantasi Wanita
Popularitas:330.7k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Shen Yunan mengalami kematian tragis. Dikhianati keluarga, dikhianati pria yang dia cintai, menghabisii orang yang mencintainya dengan tulus.

Mendengar tawa sang putra mahkota yang baru naik tahta, dengan pedang di tangan yang telah menusuknya, bersama Shen Yuxiao, putri palsu yang mencuri tempatnya di kediaman Marquis selama 17 tahun. Shen Yunan bersumpah, dia akan membalas mereka semua. Dia akan membuat semua orang yang menertawakan kematiannya menangis.

'Jika ada kehidupan kedua, aku akan habisi kalian semua!'

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Istana Yipping begitu sepi di malam hari, hanya ada para penjaga saja yang berpatroli tanpa henti. Jeda mereka berkeliling di satu tempat hanya sekitar 3 menitan saja, selanjutnya rombongan penjaga lain akan lewat.

Dan dimana saat ini Shen Yunan berada? wanita itu tengah mengamati semuanya dari atap. Ya, benar sekali. Wanita itu sedang berada di atap sebuah paviliun. Dia tidak tahu paviliun apa itu, tapi tempatnya sangat strategis untuk mengamati keadaan sekitarnya. Ada bangunan tinggi di belakangnya, hingga bayangannya tidak akan tampak masuk sinar bulan malam itu cukup terang.

Setelah pengamatan selama setengah jam. Shen Yunan bergerak dengan gesit ke sebuah pohon yang letaknya dekat dengan paviliun tempat para pelayan tinggal.

Dia melihat pelayan yang sombong itu masuk ke dalam sana sekitar lima belas menit yang lalu. Mungkin saat ini, pelayan itu sedang membersihkan dirinya. Tidak mungkin langsung tidur, setidaknya seperti itu pengamatannya pada Cao Cao. Pelayan pribadinya itu tidak pernah langsung tidur ketika dia menyuruh untuk istirahat. Cao Cao akan membersihkan dirinya, berganti pakaian, baru tidur.

Shen Yunan menghitung kembali, beberapa detik lagi akan ada rombongan pengawal yang berpatroli. Begitu hitungannya tepat, dan para pengawal itu melewatinya. Dia dengan cepat melompat ke arah jendela kamar para pelayan. Dia mengamati satu persatu kamar, ada sebuah lilin masih menyala di salah satu kamar. Dan dari suaranya, Shen Yunan menyunggingkan senyumnya. Itu adalah suara pelayan yang sangat sombong itu.

Brakk

"Siapa kamu?" pelayan itu terkejut, dia meraih pakaiannya dan baru saja akan berteriak.

Tapi dengan gerakan yang sangat cepat, Shen Yunan mencekik leher pelayan itu. Shen Yunan yang menggunakan kain penutup wajah membuka sedikit wajahnya.

"Setidaknya aku tidak akan membuatmu penasaran menjelang ajalmu!"

Wajah pelayan itu sangat ketakutan, matanya terbelalak basah, berkaca-kaca. Seolah dia benar-benar berhadapan dengan dewa Yama. Mulutnya terbuka, seperti akan mengatakan sesuatu, tapi suara itu tidak bisa keluar dari tenggorokannya yang tercekikk sabat kuat itu.

"Takut?" tanya Shen Yunan dengan senyuman yang sangat mengerikan.

Bahkan ketika dia melihat pelayan itu begitu kesakitan, hingga bola matanya nyaris bergerak ke atas semua. Senyuman itu tak hilang dari wajah dinginnya.

"Matilah!"

Krekk

Kedua bola mata pelayan itu benar-benar ke atas dan hanya terlihat putihnya saja. Pelayan itu matii tanpa suara. Hanya suara retakan leher, begitu kuatnya cekikan itu sampai tulang tenggorokannya mungkin juga payah.

Setelah pelayan itu mati. Shen Yunan menyeretnya dengan satu tangan dan memasukkan tubuh pelayan itu ke dalam bak tempat dia mandi tadi. Masih belum menggunakan pakaian, mungkin orang-orang akan mengira kalau pelayan itu mati tenggelamkan saat mandi.

Shen Yunan melihat sekeliling, tak ada sama sekali darahh barang setitik saja. Tak akan ada yang mengira kalau pelayan itu mati dibunuh kan? Shen Yunan kembali keluar lewat jendela. Dia bahkan membuat pengait supaya jendela itu terkunci dari dalam setelah dia keluar.

Hal seperti itu, dia pelajari di desa. Dulu Mo Bian kerap menghukumnya tak boleh masuk ke dalam rumah. Mengunci semua pintu dan jendela di saat salju turun dengan tebal. Dia kedinginan, tentu saja dia harus belajar bagaimana membuka jendela dan menutupnya lagi tanpa ketahuan. Terkadang penderitaan mengajarkan seseorang menjadi sangat terampil. Ternyata semua itu sangat berguna untuk kehidupannya kali ini.

Shen Yunan kembali ke kamarnya, dia melihat Cao Cao masih tertidur dengan sangat pulas di samping tempat tidurnya. Shen Yunan berganti pakaian, dan tidur di tempat tidurnya seperti tak terjadi apapun.

Pagi menjelang, seorang pelayan yang memang terbiasa bangun di pagi buta meregangkan kedua tangannya sambil menguap. Tangganya tiba-tiba menepuk ke arah sampingnya.

"Su Man, bangun Su Man... eh!"

Pelayan itu tampak terkejut. Karena pelayan yang harusnya tidur di sebelahnya tidak ada disana.

"Eh kemana dia? apa dia bangun lebih dulu?"

Pelayan itu pun bergegas turun dari tempat tidur, dan beranjak untuk cuci muka di ruang bersih-bersih.

"Eh, bau apa ini... Agkkkk!"

Suara teriakan pelayan itu membuat pelayan yang lain terbangun dengan kaget. Begitu mereka menghampiri ke ruang bersih-bersih, semua pelayan sangat terkejut melihat pelayan yang tadi berteriak terduduk lemas di lantai dengan mata melotot dan mulut terbuka lebar karena sangat ketakutan.

"Agkkkk mayat!"

Begitu pelayan yang lain juga melihat ke arah bak mandi. Semua orang juga sangat ketakutan, bahkan beberapa diantara mereka langsung menutup mulut karena perut mereka tiba-tiba saja mual. Mayat yang sudah matii semalaman di bak mandi. Tubuhnya sudah mulai bengkak dan memucat. Itu terlihat sangat mengerikan dengan mata dan mulut terbuka.

Para penjaga segera datang masuk, keributan benar-benar terjadi.

Istana Yipping pagi itu benar-benar dibuat gaduh oleh kematian pelayan bernama Su Man itu. Cao Cao yang membuka pintu karena ingin melihat hari sudah pagi atau belum melihat banyak penjaga yang mondar-mandir di sekitar paviliun.

"Cao Cao..." panggil Shen Yunan yang juga baru bangun.

"Nona, sudah hampir jam 5 sepertinya. Aku akan tanya pada pelayan dimana bisa mendapatkan air untuk cuci muka!" kata Cao Cao yang segera keluar dari sana setelah Shen Yunan mengangguk setuju.

Cao Cao segera berlari ke arah dimana ada seorang pelayan.

"Permisi, aku pelayan nona keempat kediaman Marquis Shen. Dimana aku bisa mendapatkan air untuk cuci muka dan sarapan untuk nonaku?"

"Pergilah ke dapur itu!" kata pelayan yang sedang menyapu halaman itu.

Cao Cao segera pergi ke dapur, belum sampai disana, dia mendengar beberapa pelayan yang sedang berbicara.

"Kamu lihat sendiri?"

"Iya aku lihat, Su Man dia mati tenggelam di bak mandi!"

"Benar-benar mati?"

"Kenapa dia bisa matii, memangnya bak itu sangat penuh, masa iya?"

"Mungkin dia kena serangan jantung saat sedang mandi. Makanya mandi jangan malam-malam!"

"Iya benar, sebaiknya jangan mandi kalau sudah larut malam!"

"Sekarang dimana mayatnya?"

"Dimana lagi? sudah dibuang ke kuburan masal lah, memangnya pelayan seperti kita akan di kubur kalau matii. Tentu tidak lah!"

"Bukankah dia yang semalam mengantarkan tamu yang akan bermain Guqin itu! sial sekali nasibnya!"

Cao Cao membulatkan matanya.

'Jadi, yang matii itu pelayan sombong yang semalam. Huh, dia orang jahat. Biarkan saja kalau begitu!' gumam Cao Cao dalam hatinya.

***

Bersambung...

1
Rosalinda Yo_2
cie²...yang H2C.....🤣😄🤣😄🤣😄🤣
Sekar
lanjut thor💪💪💪💪💪💪
Kedan Bawel 🍒
Kenapa cerita nya mirip dengan di konoha, bakar² hutan demi ambisi.. 🤭
Kedan Bawel 🍒: Apakah Kaisar bakal menyetujuinya..?
Mari kita tunggu saja bab selanjutnya..
total 2 replies
chataleya
haisss gak di novel gak di dunia nyata... pemimpin yang serakah memang meresahkan...
Kedan Bawel 🍒
Bener Jendral..
Semakin banyak kita bertemu dengan banyak manusia & berbagai macam tingkah laku nya, sangat mudah kita mengetahui mana yg benar² tulus dan mana yg hanya berpura-pura di depan kita.. 🤭
chataleya
biarkanlah permaisuri meng merasa bahagia, walaupun itu tipuan dari shen Yunan 🤭
kira kira bagaimana nasibnya perdana menteri saat ini yaaaa
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
emang kapan Yunan kau bikin senang 🤔gak pernah ya
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
beresiko
Osie
guling gak tuh🤣🤣🤣🤣
Sekar
🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔,, lanjut thor
Zieya🖤
pintar sekali yg buat tu racun...
vj'z tri
cinta beginilah cinta derita nya tiada akhir /Casual/
vj'z tri
sudah mabuk minuman di tambah 3 guci jangan sampai kakang tergoda janda kembang tak Sudi ku tak Sudi Asekkk /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
terimakasih sampai disini ....kita berjumpa esok pagi /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Kaka Siregar
LG ngebayangin Wen lang nangis sambil lari 🤣🤭
Rosalinda Yo_2
wedih.
mantab juga efek sampingnya...
selamat berhayal 🤣🤣🤣🤣🤣
Kedan Bawel 🍒
Obat halusinasi..
Obat begini tuh cocoknya dibeli sama emak² yg sedang mencurigai suaminya selingkuh bisa laku keras nihh.. 🤭
Secara khasiatnya agar tau, siapa wanita yg selalu ada di alam bawah sadar suaminya..
Agar istri tau suaminya sedang mimpi bercinta dengan betina yg mana.. 🤭
Yg mau order, silahkan sama Yunan ya guys.. 😂
Kedan Bawel 🍒: Siapkan stok obat halusinasi nya banyak² Yunan..
Sepertinya dia ketagihan obat sangek.. 🤭
total 1 replies
Aleyya Salsabila
makasih thor updatenya
Aleyya Salsabila
wkwkwk stres kecanduan guling ituu😅😅
Aleyya Salsabila
makasih thor updatenya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!