Indonesia
NovelToon NovelToon
Laraku

Laraku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Cintapertama / Cintamanis
Popularitas:93.2k
Nilai: 5
Nama Author: TISSA TTS

Bagaimana jadinya jika seorang wanita yang mengidam-idamkan seorang laki-laki sudah sekian lama, tiba-tiba saja ia bisa menikahi laki-laki tersebut, apakah ia bisa mendapatkan hatinya atau kah semuanya hanya cerita sesaat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon TISSA TTS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Resleting Baju Pengantin

Lara kembali berontak, berusaha melepaskan diri dari himpitan tubuh Rigo, jantung Lara berdegup dengan kencang, kini hanya ada ketakutan yang menyelimuti seluruh tubuhnya, ke dua lututnya tiba-tiba melemas, keringat dingin kini menerjang di seluruh tubuhnya, bahkan rasanya bernafas saja ia kesulitan. Rigo semakin mendekatkan wajahnya pada Lara, Lara seketika memejamkan matanya menutupi ketakukan yang semakin bertambah.

"Jangan bermimpi!" Ucap Rigo dengan melepaskan tangan Lara, ia pun segera mengangkat tubuhnya yang menghimpit Lara.

Lara segera membuka matanya, menarik nafas cukup panjang, Rigo yang menyadari hal itu, seketika melirik ke arah Lara.

"Kau kecewa?, jangan ber harap telalu tinggi! selain uangku, tubuhku, apalagi yang kau inginkan dariku?"

Mendengar itu Lara bangkit dari kasur, ia duduk di pinggir tempat tidur.

"Kau lupa, aku pernah bilang kan, semuanya aku mau semua yang kau punya, tak terkecuali!" Lara terlihat kesal.

"Tidak tahu malu!" Rigo menambahkan.

"Terserah padamu aku tak peduli apapun yang kau katakan!"

Lara berdiri menatap cermin, ia sudah tak perduli lagi dengan makian atau sindiran Rigo kepadanya, walaupun perkataan itu sering mengiris perasaanya namun ia masih bisa mengatasinya.

Merasa sesak dengan baju yang ia kenakan, Lara segera meraih resleting yang berada di punggungnya, ia berusaha membukanya, namun resleting itu hanya bergerak sedikit, Lara benar-benar kesulitan membuka nya. Lara melirik ke arah Rigo, Ketika itu Rigo pun terlihat tengah membuka Jas yang ia kenakan.

"Apa perias pengantin akan datang lagi ke sini?" Tanya Lara sambil memperhatikan Rigo membuka baju nya.

Rigo malas menjawab, karena itu ia hanya membisu.

"Aku bertanya padamu tuan, kupingmu masih berfungsi dengan baik kan!" Perkataan Lara tak membuat Rigo menjawab pertanyaan nya.

Lara yang terlihat kesal karena resleting bajunya tak kunjung terbuka, di tambah Rigo yang membisu, Akhirnya Lara pun berjalan mendekati Rigo.

"Setidaknya bantu Aku untuk membuka resleting ini!" Lara berbalik badan memunggungi Rigo.

Rigo meraih resleting baju pengantin Lara, namun bukannya membuka, resleting yang sudah terbuka sebagian itu kini menutup sempurna.

"Rigooo!" Lara berteriak kencang, Rigo hanya berjalan menuju kamar mandi dengan bertelanjang dada, semua baju yang ia kenakan kini berada di lantai, Rigo hanya mengenakan celana panjang yang sedari tadi menemani hari nya

Menyadari Rigo tak mengenakan baju, Lara menutup kedua matanya, namun ia tetap berjalan mengekori Rigo.

"Apa yang kau lakukan?" Tanya Rigo ketika akan melangkahkan kakinya ke dalam kamar mandi.

"Sudah aku katakan, aku memintamu untuk membuka resleting bajuku, kau malah menutup nya!" Tangan kanan Lara masih menutupi matanya.

"Aku tidak ingin melakukannya!" Ucap Rigo, kaki nya terlihat melangkah kembali, Lara segera menarik tangan Rigo.

"Aku tidak bisa bernafas jika terus memakai baju seperti ini, bantu aku melpaskannya Rigo!"

Rigo semakin kesal di buatnya, dengan kasar memutar badan Lara, kini punggung Lara berada di hadapannya, Rigo sesaat menatap punggung wanita yang kini telah menjadi istrinya itu.

"Tarik ke bawah!" Ucap Lara memberitahukan arah yang benar.

Tangan Rigo mulai memegang resleting, ia menarik resleting secara perlahan sampai pada ujung nya.

"Hah sudah terbuka!" Ucap Lara merasa lega karena sejak tadi pakaian pengatin itu membuatnya sedikit sesak.

Kedua mata Lara tiba - tiba membulat sempurna ketika tak hanya resleting yang Rigo sentuh, Rigo menyentuh sedikit bagian punggung Lara dengan tangannya kemudian menarik tali bra hingga membuatnya terbuka.

Lara segera berbalik badan menatap Rigo dengan kedua mata bulatnya, dan "Plak, Dug!" Lara menampar pipi Kiri Rigo, dan menendang Kaki Rigo menggunakan kaki kanan nya.

Lara seakan tersadar apa yang sudah ia lakukan, segera berjalan menjauhi Rigo, sedangkan Rigo mendengus kesakitan.

"Sialan!" Nafasnya terdengar bergemuruh, tangannya memegang pipi Kirinya yang kini berubah memerah, ia juga mengusap-usap Kaki nya yang beberapa saat lalu menjadi pelampiasan amarah Lara, terlihat lebam di sana. Setelah itu Rigo masuk ke dalam kamar mandi.

Di sisi lain Lara sedikit ketakutan ketika teringat apa yang telah ia lakukan pada Rigo.

"Ya ampun Lara, apa yang kau lakukan, kenapa menampar dan menendangnya sih Lara!" Memukul kepalanya menggunankan tangannya. Lara merasa sedikit takut mengingat apa yang ia perbuat pada Rigo, takut Rigo membalasnya dengan lebih kejam, atau bahkan menyiksanya, saat ini Lara tengah di selimuti fikrian-fikiran buruknya yang mungkin akan di lakukan Rigo kepadanya.

Lara segera hendak mengganti bajunya, kemudian tersadar jika Lara sama sekali belum membeli baju karena kopernya tertinggal di apartemen, Lara kemudain membuka koper milik Rigo membawa sebuah kaos putih milik Rigo dan segera memakainya, sedangkan celana jeans yang sudah tidak bersih lagi kini Lara gunakan karena tidak ada satupun pakaian yang ia bawa. Bagaimana mungkin Lara meminjam celana milik Rigo sedangkan ukurannya begitu jauh berbeda dengannya, setelah itu Lara membersihkan makeup di wajahnya menggunakan Oil Cleanser yang ia bawa dari rumah, cukup lama Lara menatap cermin, ketika itu Rigo muncul dari kamar mandi dengan rambut basahnya, satu handuk mengikat di pinggangnya, Lara segera mengambilkan baju milik Rigo.

"Bajumu!" Ucap Lara.

Rigo tak menjawab, ia segera mengenakan Baju yang di berikan Lara.

"Kau tidak membawa celana milikku?" Ucap Rigo ketika hanya baju yang ia dapat dari Lara.

"o ya, aku lupa, sebentar!" Lara segera membuka kembali koper milik Rigo kembali dan mengambil celana milik Rigo, Lara segera memalingkan wajahnya ketika Rigo membuka handuknya begitu saja hendak mengenakan celana jeans miliknya.

"Kau memakai bajuku?"

Lara segera menatap ke arah Rigo, ia buru-buru memalingkan wajahnya kembali ketika ia melihat Rigo hanya mengenakan celana dalam.

"Kau lupa, aku belum membeli baju, baju ku ketinggalan, ini saja celana yang aku pakai kemarin!" Ujar Lara dengan tak memandang ke arah Rigo.

Sebuah handuk tiba-tiba mendarat di wajah Lara.

"Rigo!" Teriak Lara.

"Seenaknya saja, menyebalkan!" Lara kesal.

"Aku beri kau waktu 5 menit untuk mandi, setelah itu kita keluar!"

"Aku tidak mau keluar, aku masih sakit!"

Rigo tak menjawab, ia menajamkan tatapannya pada Lara.

"Ish menyebalkan!" Lara berjalan ke kamar mandi.

"Lima menit, jika tidak keluar 5 menit dari kamar mandi, aku akan membuatmu tidak bisa keluar 5 hari dari kamar mandi!"

"Terserah, 5 tahun juga aku tidak keberatan!" Ucap Lara kesal.

"Okeh!" Rigo melangkahkan kakinya mendekati Lara, dengan sebuah kunci di tangannya, entah kunci apa itu.

"Tunggu!" Lara berteriak kembali, ia mulai ketakutan karena ucapan Rigo yang akan mengunci nya di kamar mandi selama 5 hari.

"Iya iya, aku mandi, mana mungkin aku mandi dalam 5 menit, tunggu saja tidak akan lama!"

"Kamu saja mandinya hampir satu jam barusan!" Protes Lara.

"Baiklah, aku tambah 10 hari!" Ucap Rigo.

Lara kemudian segera masuk ke kamar mandi dan tak banyak berbicara lagi.

1
Milah Rossa77
bagus
Nurdin Nurdin
cerita
Nurdin Nurdin
seru
Nurdin Nurdin
hebat
Nurdin Nurdin
seru
Nurdin Nurdin
asik
Nurdin Nurdin
seru banget
Nurdin Nurdin
semaking seru aja cerita ini
Nurdin Nurdin
cerita yg bagus
Zahwa Nisa
sangat bagus
rio
lanjut up-nya tor 🙏
Muhammad Refli
jangan lama2 tor upnya😁😁
yah lama lagi nih nunggu upnya
Oktavia Utomo
buat rigo bucin sama lara Thor , aqu gemes sama rigo...pengen tak jitak tu orang tak berperasaan
up lagi dong....
kenapa lama kali up nya thor...
padahal tiap hari diintip
Oktavia Utomo
akhirnya up juga Thor setelah sekian purnama....yuk tak tunggu upnya
Beby AMy
Kirain sdh tamat ceritanya
ngilang authornya
Zubaidah Baidah
mantap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!