Nadine Hanifah atmaja gadis cantik,populer dan pintar dan terlahir dari keluarga kaya raya ,tapi takdir tak seindah yang di impikan Nadine semuanya hancur ketika seorang pria mengambil paksa kesuciannya hingga membuatnya hamil,
kesedihan Nadine bertambah ketika ray Aditama kekasih bersedia menerima keadaan Nadine dan rela bertanggung jawab
tapi semua itu kandas ketika dengan terpaksa Nadine harus menikah dengan Al yang tidak lain om dari ray
akankah pernikahan Nadine dan Al yang awalnya hanya sebuah keterpaksaan akan berakhir dengan kebahagiaan
apakah akan tumbuh rasa cinta diantara mereka?
atau Nadine akan kembali kepada cinta pertamanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mis r, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
dia jahat
setelah kepergian Ray dan orangtuanya mamah Rini masih terisak meratapi nasib anaknya Rio pun yang tak tega segera menghampiri mencoba menenangkan istrinya" mamah jangan kaya gini,kalau mamah lebah kasian Nadine.. kita harus kuat buat Nadine" ucap Rio dan di angguki tanda setuju oleh Zaky
" papah kenapa nasib mempermainkan Nadine?" tanya mamah Rini disela tangisannya
" ini sudah takdir tuhan mah" sahut Rio
"papah sama mamah temenin Nadine,aku harus pergi menyelesaikan urusan dulu" ucap Zaky seraya melangkah seketika langkahnya terhenti'" kamu mau kemana?" tanya Rio kepada anak laki-lakinya
" aku akan buat perhitungan dengan lelaki brengsek itu pa" jawab Zaky tanpa menunggu jawaban Rio Zaky pun melangkah menuju ke apartemen Al tidak butuh waktu lama Zaky pun telah sampai di loby apartemen
dia pun bergegas turun menuju lift akhirnya lift pun sudah sampai dilantai 18 setelah pintu lift terbuka dia bergegas menuju kamar milik Al dengan emosi yang sudah membeludak Zaky pun mengetuk pintu,Al pun yang mendengar pintu apartemennya ada yang mengetuk segera melangkah membukanya setelah pintu terbuka
bug
satu tinjuan melayang di wajah tampan Al,,seketika Al membulatkan matanya sambil memegangi bibirnya yang sedikit berdarah seketika beranjak dan sekali lagi Zaky melayangkan tinjauannya ,bug..ini akibat perbuatan hina Lo" ucap Zaky dengan kemarahannya
"ki gue udah jelasin semuanya,,kita bisa ngomong baik-baik" sahut Al sambil meringis menahan sakit
cuiih ....Zaky pun meludah didepan wajah Al" Lo bilang apa?gue bahkan jijik memanggil Lo sahabat gue,gue berusaha untuk menerima perlakuan Lo pada adik gue asal jangan pernah muncul dan ganggu hidup Adik gue tapi ternyata kelakuan Lo lebih menjijikan dengan cara Lo menghancurkan pernikahan adik gue" ucap Zaky panjang lebar dengan berusaha menahan emosinya
Al yang bangkit segera mendekati Zaky dengan senyuman liciknya" tenang calon kakak ipar,gue tau gue salah tapi gue akan bertanggung jawab dan gue tekankan lagi suka gak suka gue tetap ayah dari bayi yang dikandung adik Lo" jawab Al yang seketika membuat Zaky diam,Zaky pun menatap dengan tatapan membunuh segara melangkah meninggalkan Al seketika langkah Zaky terhenti
" Lo mungkin bisa menikahi adik gue,tapi ingat dan camkan satu hal ini setelah adik gue melahirkan gue pastikan akan membawa dia kembali dan jangan harap Lo bisa mendekati dan menyentuh dia seujung rambut pun"ucap Zaky dengan seringai licik tanpa menunggu jawaban Al Zaky pun membanting pintu dengan keras
Al yang masih mematung mencerna kata- kata Zaky seketika emosi dan membanting semua barang yang ada didekatnya"Nadine dan anak gue akan selamanya jadi milik gue,,Lo jangan pernah mimpi buat ambil apa yang udah jadi milik gue" teriak Al yang terus membanting barang hingga isi apartemen tidak berbentuk lagi
dikediaman Atmaja
mamah rini dan papah Rio sedang mencoba menenangkan Nadine yang menangis histeris" sayang udah,kamu jangan kaya gini" ucap mamah Rini sedangkan papah Rio terus mengelus pundak nadine yang berada di pelukan istrinya
"hiks ....hiks ...mah dia jahat!aku gak mau nikah sama dia mah"ucap lirih Nadine yang masih terus menangis
" sayang jangan bicara gitu,ini semua demi bayi yang kamu kandung" sahut mamah Rini
" kamu jangan menangis lagi papah pastikan setelah anak kamu lahir papah akan bawa kamu pergi dari lelaki itu" ucap papah Rio
"papah janji kan?tapi bagaimana dengan Ray mah,pa aku sayang sama dia" sahut lirih Nadine mengingat selama ini Ray selalu berkorban untuk dirinya
"iya sayang papah janji,masalah Ray nanti kita bicarakan lagi" jawab papah Rio dan langsung di angguki oleh Nadine
" ya udah kamu istirahat sayang,besok kamu harus bangun pagi" suruh mamah Rini dengan segera merebahkan tubuh Nadine dan menyelimutinya
mamah dan papah nya pun segera melangkah keluar ,sedangkan Nadine masih terjaga seketika dia menoleh saat pintu terbuka segera beranjak dan menyandarkan tubuhnya di ranjang matanya yang masih sendu menatap ke arah Zaky dengan cepat Zaky melangkah menuju ranjang dan meraih tubuh Nadine segera memeluknya dengan erat
"maafin kakak,udah bikin kamu kaya gitu semua salah kakak" ucap lirih Zaky
Nadine pun yang masih menenggelamkan wajahnya di dada bidak Zaky seketika menangis,Zaky pun segera melepas pelukannya dan meraih wajah Nadine dan segera menghapus air mata Nadine dengan ibu jarinya
" maafin kakak,semua salah kakak" ucap Zaky kembali,Zaky terus mengutuk yang menimpa adiknya akibat kecerobohan dirinya
" kakak gak salah semua udah terjadi" sahut Nadine dengan segera memeluk Zaky
Zaky yang mengelus rambut adiknya"kakak janji akan bebasin kamu dari manusia b***t itu" ucap Zaky dengan cepat Nadine mengangguk
" bagaimana dengan Ray kan,aku merasa bersalah ka" tanya Nadine
" kamu harus berbicara dengan dia,sebelum acara pernikahan mu besok,,selesaikan masalah ini dengan dia " sahut Zaky
" iya ka"
" ya udah kamu istirahat,udah malam kasian bayi kmu" ucap Zaky seraya melepaskan pelukannya dan merebahkan tubuh Indi dan menyelimutinya dan Zaky pun segera beranjak namun dengan segera tangan Nadine meraih tangan Zaky" kakak temen aku disini" ucap Indi dengan nada memohon...akhirnya Zaky pun segera duduk di samping Nadine seraya membelai puncak kepalanya akhirnya Nadine pun terlelap" kakak janji akan selalu ada buat kamu" batin Zaky seraya mencium kening Nadine dan beranjak meninggalkan kamar nadine
masih suka typo
semangat