Indonesia
NovelToon NovelToon
Dia Menjadikanku Selir Ketika Dia Menjadi Kaisar

Dia Menjadikanku Selir Ketika Dia Menjadi Kaisar

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi Wanita / Harem
Popularitas:22.2k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Masih dalam masa berkabung karena ayah dan semua saudara laki-lakinya gugur di medan perang. Bai Ningyuan, putri sulung jenderal Bai harus menerima kenyataan pahit yang sangat menyakitkan.

Putra mahkota, suaminya telah diangkat menjadi kaisar. Tapi titah pertama yang kaisar itu tulis adalah menurunkan pangkat Bai Ningyuan menjadi selir.

Tangan Bai Ningyuan gemetar, suaminya telah menjadikannya selir. Karena harus mengangkat putri perdana menteri Su menjadi permaisuri.

"Nyonya, silahkan berkemas. Dan pindah dari istana timur ini menuju istana Hanzi!" seru Kasim Wang.

"Nyonya..." pelayan di sisi Bai Ningyuan tampak sedih, matanya sudah berkaca-kaca.

"Lin'er, bereskan barang. Yang mulia ingin aku menjadi selir... " Bai Ningyuan terkekeh lirih, "maka aku akan menjadi selirnya!"

'Xuan Pingyan! jangan menyesali keputusanmu ini!' geram Bai Ningyuan dalam hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4

"Nyonya... sudah cukup! nyonya sudah menghabiskan satu guci kecil!"

Lin'er berusaha menghentikan Bai Ningyuan yang terus ingin minum. Meski dia sudah terlihat sedikit mabukk. Wajahnya memerah, dan kelopak matanya seolah berat terangkat.

"Baru satu guci kecil Lin'er, biasanya aku dan kakakku menghabiskan tiga guci berdua. Aku dan kakakku... kakakku..."

Ucapan Bai Ningyuan terjeda, dan tatapannya terlihat begitu kosong. Hatinya pilu, kedua kakaknya, bahkan adiknya yang masih remaja. Lalu ayahnya... Air mata Bai Ningyuan menetes begitu saja.

Keputusan untuk membalas uluran tangan Xuan Pingyan adalah keputusan paling dia sesali seumur hidupnya. Berurusan dengan orang-orang di istana adalah hal buruk. Tak ada yang naik sama sekali. Dia menjalani pernikahan politik, bahkan di mana setiap keputusan yang ayahnya ambil, harus mempertimbangkan dirinya yang seorang putri mahkota. Bahkan ketika dia punya anak, setelah ya mengandung selama lebih dari 9 bulan, anaknya juga harus diserahkan pada ibu suri. Menghindari perselisihan dan perebutan kekuasaan di usia dini. Bahkan dia tidak bisa menghasut putranya sendiri. Bahkan kedua orang tuanya, sangat sulit untuk bisa bertemu dengan cucu mereka.

Belum lagi, dirinya yang bahkan tidak diberi kesempatan menghabiskan waktunya dengan putranya sendiri. Putranya di paksa tinggal jauh dari kerajaan. Ketika putranya nanti berusia 6 tahun, baru bisa di bawa ke istana.

Semua itu karena dia menikah dengan Xuan Pingyan. Seandainya dia menikah dengan rakyat biasa, atau salah satu jenderal anak buah ayahnya. Dia juga tidak akan menderita seperti itu.

Lin'er mengambil sapu tangan dan memberikannya pada majikannya itu.

"Nyonya..."

Bai Ningyuan mengambil sapu tangan itu dan menyeka air matanya.

"Kamu pasti sangat lelah Lin'er. Kamu istirahat saja, aku masih ingin disini..."

"Nyonya!"

Seorang pengawal yang berjaga di gerbang depan tampak terburu-buru masuk ke istana dan memberi hormat pada Bai Ningyuan.

"Nyonya... Kasim Wang datang!"'

Dan setelah laporan dari pengawal itu. Tampak Kasim Wang datang dengan elegan. Di belakangnya juga beberapa pengawal membawa dua peti yang di angkut masing-masing dua orang.

"Nyonya selir Bai..." Kasim Wang menjeda ucapannya, dia melihat ke arah meja, dan guci anggur dari luar istana menarik perhatiannya.

Pandangannya berubah dari meja itu ke Lin'er yang sudah berdiri sambil memberi hormat pada Kasim Wang.

"Darimana arak itu?" tanya Kasim Wang, karena arak itu bukan dari istana.

"Tuan kasim Wang, arak, mantau dan bebek panggang ini dari luar. Di dapur tidak ada apapun yang bisa dimasak..."

"Lin'er!" sela Bai Ningyuan yang tidak ingin pelayan kecilnya mengadu apapun yang mengundang belas kasihan dari Kasim Wang atau kaisar.

Bai Ningyuan mencoba untuk berdiri, meskipun agak sempoyongan.

"Tuan Kasim Wang, ada apa? malam-malam begini, aku tidak bisa menyambut mu dengan baik!"

Kasim Wang sungguh merasa tidak enak.

"Nyonya, sebaiknya jangan minum arak sembarangan. Hamba akan meminta ijin yang mulia untuk memberikan anda..."

"Katakan saja apa maumu datang!" sela Bai Ningyuan dingin, "dan pergilah setelah itu!"

"Nyonya, yang mulia kaisar mengirimkan dua peti arang. Malam ini akan dingin, akan dikirimkan juga kayu bakar besok pagi..."

"Letakkan saja di situ, dan pergilah!" sela Bai Ningyuan yang langsung berjalan ke arah istananya.

Kasim Wang terdiam sejenak, hanya bisa menghela nafas panjang, lalu berbalik. Tak ada marah atau kesal. Dia sudah menghabiskan 30 tahun lebih di istana. Dia bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Bai Ningyuan. Keluarganya habis, tapi malah mendapat ketidakadilan dengan pangkat yang diturunkan. Membuatnya tak bisa mengangkat kepala di depan orang-orang yang bahkan sudah mengincar untuk menghinanya sejak sekian lama.

"Terima kasih Kasim Wang!" Lin'er mencoba mewakili nyonyanya untuk mengucapkan terima kasih.

Meski hal itu tidak membuat Kasim Wang berbalik. Pria yang memang tidak akan berkeluarga seumur hidupnya itu berjalan meninggalkan pintu gerbang bersama dua pengawal yang datang bersamanya.

Lin'er meminta dua pengawal yang berjaga di istana Hanzi itu membawa dua peti itu masuk ke gudang. Sementara Bai Ningyuan, memilih masuk ke dalam kamarnya yang bahkan tidak ada seperempat dari kamarnya di istana timur dulu, tidak ada setengah dari kamarnya di kediaman jenderal Bai.

Bai Ningyuan membuka selimut, dan tidur. Dia memejamkan matanya. Hari ini, dia sudah banyak memendam amarah. Bahkan demi keselamatan seluruh keluarganya, dia tak bisa membantah dan melawan secara terang-terangan.

Lin'er merapikan semuanya sebelum tidur, dia bahkan menyalakan arang di kamar Bai Ningyuan sebelum menutup pintu dan pergi ke kamarnya yang ada tak jauh dari kamar Bai Ningyuan.

Saat semua sudah terlelap, terlihat bayangan hitam masuk melalui jendela. Bayangan hitam itu adalah bayangan seorang pria dengan jubah yang cukup mewah. Berjalan mendekati tempat tidur Bai Ningyuan. Menutup lebih rapat selimut wanita itu, dan mengusap lembut pipinya.

Pria itu duduk sebentar di tepi tempat tidur. Hingga ketika Bai Ningyuan mengubah posisi tidurnya. Pria itu melesat pergi dengan cepat. Bai Ningyuan yang merasa ada seseorang selain dirinya di kamar itu. Membuka matanya perlahan. Dia melihat ke sekeliling kamar itu, memindai apakah perasannya benar. Tapi kemudian dia kembali memejamkan matanya. Dia terlalu marah, terlalu sedih juga, sampai mungkin dia berhalusinasi.

Di tempat berbeda, Kasim Wang sudah kembali ke istana kaisar. Istana yang memang menjadi tempat istirahat kaisar jika tidak ingin bermalam di Harem.

Kaisar juga masih duduk dengan baju tidurnya, sambil membaca beberapa buku taktik perang.

"Yang mulia..."

"Kamu kembali? cepat sekali! apa dia mengatakan sesuatu?"

"Yang mulia, selir Bai sedikit mabukk malam ini. Dia membeli arak dari luar istana. Sepertinya kepala pelayan melakukan kesalahan. Di dapur istana Hanzi tidak ada apapun!"

Brakk

Xuan Pingyan menggebrak meja di depannya.

"Apa maksudmu tidak ada apapun?"

"Yang mulia, pelayan selir Bai mengatakan kalau di dapur tidak ada bahan makanan. Jadi mereka membeli makanan dari luar. Hamba juga tidak melihat pelayan lain selain pelayan bawaan selir Bai. Mungkin kepala pelayan telah lalai!"

"Kurang ajarr! bagaimana bisa lalai seperti itu! Kasim Wang! atur pelayan dan semua yang seharusnya ada di istana Hanzi. Tidak boleh kurang sedikit pun. Bagaimana pun, meski dia sekarang seorang selir. Dia tetap ibu kandung putra sulung kerajaan!"

"Baik yang mulia!"

Kasim Wang segera pergi. Xuan Pingyan mengepalkan tangannya. Bukankah dia kaisar? tapi bahkan mempertahankan posisi ibu dari putra sulungnya saja dia tidak mampu.

***

Bersambung...

1
Kedan Bawel 🍒
🧔🏻 :"Ning'er.. " 🤤
👧🏻 :"Ape abang.. Ingat ya, dedek selir mulia.. "
🧔🏻 :"Abang mencintaimu Ning'er.. "🤤
👧🏻 :" Dihh.. Lap dulu tuh ilerrr woyy.. "🫢
Kedan Bawel 🍒
Senang melihat nya.. Sesama besan saling akur & saling sayang sama menantu, bener² mertua idaman..
Kedan Bawel 🍒
Bagus Selir Bai.. Kau wanita yg pandai ilmu bela diri, emang seharusnya sejak awal kau keluar masuk istana dengan curi²..
Agar tak ada yg mempersulit mu untuk datang & pergi..
Kedan Bawel 🍒
Nanggung banget itu Selir Bai..
Kena kan dikit tuh pedang ke lehernya, biar cacat tuh kulit nya Permaisuri Su.. 🤭
Kedan Bawel 🍒
Bener.. Mereka yg dititipkan kekuasaan emang suka lupa daratan, ingkar janji, suka memberikan mimpi² tak pasti, merugikan orang lain demi kepentingan pribadi.. 🤦🏻‍♀️
Kedan Bawel 🍒
Cuma bisa berharap pada pangeran Ziyu.. 😟
Kedan Bawel 🍒
Capek² ngetik komen.. Aplikasi out sendiri.. Dahh lah..🤦🏻‍♀️
Noer Row_ling: sabar kak sabar, kayaknya kemarin memang begitu
total 1 replies
kaylla salsabella
permaisuri sinteng🤣🤣
Noer Row_ling: ho'oh rada² ya
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
permaisuri kelakuanmu aja begitu, gimana kaisar mau ketempatmu🤭
kelakuanmu aja macam a Su , Bai terus yang kau salahkan dan jadi pelampiasan 😔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya makanya jadi begitu orangnya 🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
pelayan sama majikan sama aja 😔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya🤣🤣🤣
total 2 replies
sasa adzka
hah tegang, kaya nonton film aja.. mana reaksi tabib bener bener takut jatuh dari kuda😄.. keren kak😍😍
sasa adzka
jangan bilang ntar saat usia pangeran kecil 6 th, kembali k istana yg menyambut nya permaisuri Su.. kan tau nya ibu nya jadi permaisuri.. hadehhh jangan jadikan kaya sinetron ikan terbang thor😄😄😄 lupa sama ibu nya atau gak mengakui ibu nya jadi selir nanti nya...
sasa adzka
keren selir bai.. wahhh bikin agak bar bar dan gak bisa d tindas kak😍😍
sasa adzka
hadir lagi kak😍😍

boleh tanya gak sama teman teman disini, aku kan baca neh, tapi aku gak bisa nge like cerita ( dan ada tulisan akun aku di blokir) itu kenapa ya.. padahal aku gak pernah ngelapor atau ngeblok loh tapi ko aku gak bisa koment itu cerita.. padahal bagus loh cerita dia.. selama ini aku baca baik baik aja.. ko di dia aku d blok ya.. sedih..
makasih teman semua udah dengerin curhatku...

semangat kaka othor nulisnya😍😍😍😍
sasa adzka: semua cerita dia gak bisa d like dan koment loh kak.. jadi sedih aku nya gak bisa like gitu.. tapi ya udah lah.. 😄😄
yg penting aku cari cerita lain aja seperti punya kaka ini harus aku baca semua bertahap ya kak😍😍
semangat kak 💪💪
total 2 replies
Kedan Bawel 🍒
Kalau aku, sudah ku habiskan pengawal² itu, bawa mayat²nya di dalam kereta, trus buang ke jurang di pertengahan perjalanan ke rumah keluarga Bai.. 🤧
Kedan Bawel 🍒: Ternyata jika kk ipar Selir Bai sampai mati karena melahirkan, Selir Bai bakal jihad untuk bunuh diri bersama di kediaman Perdana Menteri..? 🤔
Sayang banget.. 😟
Harusnya lempar jarak jauh aja.. 😅
total 1 replies
Kedan Bawel 🍒
Selir Bai.. Tak punya kah kau rencana untuk menghabisi Perdana Menteri Su & keluarga nya..?
Kenapa hanya Kaisar yg kau buat mandul..?
Andai saja jika kau ingin menaburkan racun di sumur kediaman Perdana Menteri itu, aku bisa membantu mu selir Bai.. 🤧
Kedan Bawel 🍒
Beruntung ada Ziyu, harapan terakhir yg bisa di andalkan..
Kedan Bawel 🍒
Apapun yang berhubungan dengan Bai Ningyuan, semuanya di sabotase..
Termasuk tabib², tujuan nya untuk mempersulit Bai Ningyuan sebagai selir istimewa..
Begitulah intrik yg terjadi di dalam kehidupan dunia kerajaan..
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
istirahat lah Bai, kasih jiwa ragamu capek menghadapi orang² licik 😔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya kepantai aja biar sejuk
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
semoga Bai baik² saja
Noer Row_ling: Aamiin
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!