Indonesia
NovelToon NovelToon
Di Kejar Bayangan

Di Kejar Bayangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Spiritual / Mafia / Reinkarnasi / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:15.1k
Nilai: 5
Nama Author: Try yuliana

Kisah Rumah William yg angker tapi siapa sangka di dalamnya tercipta rasa cinta dan kesetiaan terhadap pasangan masing masing walau berbeda suku,agama dan ras cinta itu tetap mereka teguhkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Try yuliana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penculikan

"Oma ayumi yakin jika lelaki misterius itu pemerkosa bibi cecilya?", tanya Alif

Ia seolah masih kurang yakin akan kecurigaanku.

"Oma yakin lif,ialah pemerkosa bibimu", ucapku mantap

"Sebaiknya kita cari tau dulu tante kebenarannya", celetuk ferikha

"Iya fer,hanya tante terlalu curiga akan gelagatnya yg aneh", ucapku

"Kalau begitu,esok saya sendiri yg kesana oma", ucap alif

Kami semua menyetujui permintaannya,hanya menyuruhnya lebih hati hati.

************

Untuk pertama kali kuinjakkan kakiku di Rumah sakit jiwa ini,meskipun berada di kota yg sama,tapi tak ada alasan bagiku untuk ke tempat yg dihuni para ODGJ yg auranya terkesan angker.

aku menuju ruang dimana bibi Cecilya dikurung karena ia tergolong parah,tak seperti pasien lainnya yg sudah bebas berkeliaran dalam lingkungan rumah sakit jiwa.

Bibi Cecilya rupanya sangat Cantik,kecantikan khas korea sangat nampak,sekilas ia mirip Nayla.

"Apa anda keluarganya?", tanya seorang suster yg bertugas menjaganya

"Ia bibiku suster", ucapku

"kasian ya bibinya,kemarin malam ada yg berusaha mencelakainya", kata suster itu

Aku sangat terkejut mendengarnya.

"Laki atau perempuan sus?", tanyaku

"Kebetulan bukan saya yg tugas malam,hanya kata suster,ia seorang lelaki paruh baya", kata suster

Aku makin yakin,ada orang yg ingin mencelakai bibi cecilya,jadi yg dikatakan oma ayumi sangat benar.

"Tolong jaga baik baik ya suster,ini WA saya,jika ada sesuatu tolong hubungi", ucapku

Lalu aku sengaja pergi dari situ,tapi menyelinap diantara rerimbunan daun beluntas,aku ingin mengintai dari jauh.

Kulihat seorang lelaki duduk di bangku panjang koridor rumah sakit,ia kelihatan sangat gelisah,mondar mandir tak karuan,tatapannya tertuju pada ruangan bibi cecilya

"Tadi ada seorang anak muda kesitu,har", uc ap seseorang yg baru datang mengajaknya bicara.

"Mungkin salah satu pegawai disini bang,karena saya sangat mengenali prasetyo,bapaknya cecilya", ucap laki laki itu yg dipanggil har.

"Jangan ceroboh ya,kalau sampai cecilya mengalami kesembuhan,tamat riwayat kita", ucap orang itu

Aku jadi heran,apa sebenarnya maksud mereka,ingin mencelakai bibi cecilya.

Aku terus mengintai dan berusaha mendengar percakapan dari orang orang yg mencurigakan itu.

Sore telah berganti malam,saatnya pergantian shift bagi para pegawai Rumah sakit ini,kulihat depan ruangan bibi cecilya terlihat kosong.

Aku berpura pura duduk di koridor panjang sebagai seorang OB yg sedang rehat,setelah pakaianku kuganti dengan kaos lusuh

"Adik kerja di sini ya?", tanya lelaki yg dipanggil har itu

"Iya bang,saya Cleaning service disini,ada apa ya bang?", tanyaku

"Adik apa sering bersihkan ruangan 237?", tanyanya

Membuatku terkejut,itu kan ruangan bibi cecilya.

"Takut bang,pasien disitu parah,kalau mengamuk seperti orang kemasukan setan", ujarku,yg sengaja berbohong.

"Apa abang kenal pasien itu?", aku berpura pura bertanya

"Cuma kenal sekilas dik,kebetulan majikanku mantan suaminya", ucap bang har.

"Suami,padahal menurun opa pras,bibi cecilya tak pernah menikah,ia hanya dihamili hingga melahirkan ervina", ucapku dalam hati

"Kasian ya orang itu bang,sayangnya mengidap kelainan jiwa.tapi sepertinya pasien itu tak punya anak,karena aku kerja bertahun tahun disini,belum pernah kulihat ada yg membesuknya", ucapku,seolah tak tahu menahu tentang bibi cecilya

"Ada kok anaknya", ucap bang har.

Kulihat suster yg jaga shift malam sudah datang,dan akupun segera pulang kerumah,membawa informasi yg menurutku masih minim.

"bagaimana kabar bibimu lif?", tanya oma ayumi

"Apa betul bibi cecilya pernah menikah?", tanyaku

"Bibimu tak pernah menikah alif", jawab opa pras,yg turut hadir disiang ini

"Emang kenapa lif?", tanya oma ayumi

"Tadi alif sempat mengobrol dengan seorang laki laki yg mengaku bernama har,saya mengaku sebagai OB disitu", ucapku

"Teruss", ucap oma penasaran.

"Ia tanya,apa saya biasa membersihkan ruang 237 yg ditempati bibi",jawabku

"Terus jawabmu apa?",

"Alif bilang,takut masuk keruangan itu", ucapku

"Laki laki itulah yg bilang,jika bibi cecilya,isteri dari majikannya,tapi alif juga sempat mendengar obrolannya yg bilang jika bibi tak boleh sembuh,karena nyawa mereka terancam jika bibi sembuh", ucapku

"Kita harus lebih waspada menjaga cecilya,atau kita membawanya pulang kesini saja,abis puluhan tahun tinggal dirumah sakit jiwa,tak ada perubahan", ucap bunda ferikha.

"Saya setuju pendapat ferikha", ucap Oma Erina

"Kalau begitu,besok kita ajukan ke runah sakit", ucap opa prasetyo

**********

Kami sekeluarga menuju Rumah sakit jiwa,untuk menjemput bibi Cecilya,tapi setiba disana kami dikejutkan oleh pihak Rumah sakit yg sepertinya menyembunyikan cecilya,alasan sedang menjalani perawatan intensif.

"Maaf,pasien sedang dalam perawatan", ujar seorang perawat laki laki

"Kalau begitu,biarkan kami menemuinya", ucap opa prasetyo selaku bapaknya

"Maaf pak,kami hanya nematuhi prosedur dalam rumah sakit ini",ucap perawat laki laki itu seolah terus menghindari kami

"Saya orang tuanya,kenapa bertemu anak saja sangat susah", ucap ona ayumi.

"Maaf,kalau anda bersikap tidak sopan ke kami,kami tak segan segan melaporkan kekerasan dan menganggap anda mengacau dalam rumah sakit ini", ucap perawat lelaki itu.

"Kami justru yg harus melaporkan anda,karena terkesan menyembunyikan cecilya dari kami", ucap bunda ferikha

Opa Prasetyo terlihat mulai emosi,ia mengepalkan tangannya hendak menghajar perawat lelaki itu.

"Tolong jangan bertindak sesuatu disini om,ku takutkan akan berimbas pada keselamatan Cecilya", ucap bunda ferikha.

*********

Kulihat suster yg kemarin sempat mengobrol denganku,aku segera menghampirinya.

"Suster,pasien 237 kemana ya?", tanyaku.

Ia sontak menarik tanganku menuju suatu tempat yg tak terlihat oleh siapapun.

"Pasien itu hilang", ucapnya pelan,ia berbisik di telingaku.

"Kenapa bisa suster?", tanyaku penasaran.

"Tolong jangan sampai ada yg tahu,jika aku yg membocorkannya", ucap suster itu.

Sudah kuduga,ada yg tidak beres disini,jawaban para perawat yg berbelit belit,membuatku semakin yakin,bibi cecilya,diculik.

"Alif kamu dari mana sih?", tanya bunda

"Semuanya segera pulang,ada yg tidak beres terjadi disini", ucapku

"Maksudmu apa sih alif?", tanya ma ayumi.

"Bibi cecilya diculik,tapi pihak rumah sakit menyembunyikannya", ucapku

"Siapa yg beritahu?",tanya opa prasetyo

"Seorang suster,tapi jangan sampai ada yg membocorkannya,ia tidak mau diketahui", ucapku

"Ya udah kita pulang semua,kecuali alif dan om pras", ucap bunda yg kebetulan mahir menyetir mobil

*****

Aku mengikuti gerak gerik perawat laki laki tadi,yg kucurigai bukanlah perawat,ia pasti salah satu dari penculik itu.

"Opa pras sebaiknya menunggu di pintu gerbang,biar aku yg mencari perawat gadungan itu", ucapku

"hati hati alif,sepertinya ini bukan masalah kecil", ucap opa prasetyo.

Aku terus mengikuti langkah perawat gadungan itu,kulihat ia masuk diruang observasi.yg ternyata memiliki pintu tembus keluar yg membuatku kehilangan jejak.

Tet tet tet!

Satu notifikasi masuk

[Perawat gadungan itu menaiki mobil Avanza hitam plat 1221 lif, menuju ke barat] isi pesan opa pras

[ Baik opa] kubalas pesan Opa

Untung aku tadi naik motor,hingga memudahkanku menyusuri jalan jalan yg sudah kuhafal mati

"Opa pulang kerumah saja,biar aku sendiri yg mencarinya", ucapku.

Opa mengiyakan dan ia naik ojek pulang kerumah

[Tolong Avanza hitam plat 1221 UV ditahan,ia menculik seorang pasien dari rumah saki jiwa] Pesan Via WA yg kukirim ke kepolisian

[ Oke broo] balas temanku yg bekerja sebagai Anggota Kepolisian

Dalam waktu singkat,isi pesanku telah dikirim ke beberapa titik jalan yg dijaga polisi.

[Segera kesini,kami sudah menahan mobil Avanza 1221 yg dikendarai seorang lelaki] pesan yg kutunggu tunggu itu,berhasil masuk ke Aplikasi hijauku.

"Mana orang itu?", tanyaku saat sudah berada di sektor kecamatan

"Masuk saja lif", ucap Kristanto,.

"Kurang ajarr,ternyata kau lah pelaku penculikan itu", ujarku

Kulayangkan tinju di wajahnya hingga lebam di pipinya.

"Tidak ada bukti jika aku penculiknya", ucap perawat gadungan itu.

"Buktinya kau tadi yg berseragam perawat", ucapku

Kulayangkan beberapa kali pukulan hingga darah mengucur di hidungnya

"Katakan,dimana kau sembunyikan bibiku?", tanyaku

"Saya tidak tau soal itu", ucapnya

Beberapa anggota polisi yg melihat hal itu,menjadi geram juga,seseorang mengambil kursi,lalu menginjakkan ke kaki laki laki itu.

"Ampuuuunnnn!", teriaknya

"Tolong bunuh aku saja", ucapnya.

"Dasar bodoh kau,kesetiaan pada majikanmu membuatmu rela kehilangan nyawa,di mana akal sehatmu", ucap polisi itu.

"Katakan dimana kau sembunyikan cecilya?", tanyaku lagi.

"Sepertinya orang ini lebih memilih jeruji besi daripada terus terang,masukkan ke bui", perintah komandan polisi disitu yg sudah mengetahui hal ihwal tentang cecilya.

"Sepertinya di mobil itu ada sesuatu yg mencurigakan Ndan", ucap seorang anggota polisi yg kebetulan baru datang.

"Segera lakukan penggeledahan!", Perintah komandan polisi

"Gak ada sesuatupun ndan", lapor seorang anggota.

"Iya Ndan,bisa jadi disembunyikan di tempat lain", ucap kristanto.

"Hei,tunggu dulu,mobil ini sepertinya sudah dirakit sedemikian rupa,bongkar garasinya!", ucap komandan

Rupanya garasi itu sangat kuat dan agak sulit membukanya.

"Bongkar garasi ini", perintah kristanto pada perawat gadungan itu.

"Saya tidak tau pak,sepsrtinya ini dari pabriknya sudah begini", ucap lelaki itu beralasan.

"Buka kataku,atau peluru ini menembus kepalamu", seru kristanto

Dorrr!!!

Tiba tiba terdengar letusan senjata hampir menembus kepala perawat gadungan itu,untung kristanto segera mendorong tubuhnya,hingga terjatuh dan peluru itu menembus tembok.

"diluar ada penyusup,semuanya tiarap", perintah komandan

"Dasar brengsek,beraninya meneror ke kantor polisi", ujar 2 anggota polisi yg berhasil meringkus seorang lelaki bersenjata.

"Segera lakukan penggeledahan ke mobil itu,kalau bisa bongkar paksa", ujar komandan yg sudah murka.

Setelah penembak dan perawat gadungan di masukkan ke jeruji besi.

Bagasi mobil avanza itu dibongkar paksa pakai linggis.

"Ya tuhan,siapa yg tega melakukan ini", teriak seorang anggota polisi

"Bibi Cecilya!", teriakku

1
Ulil
boleh ku kasih vote
Ulil
serem serem nikmat,, kelihatan nya
🤔🤔
Shinta Dewiana
rena jalang...
Shinta Dewiana
ya ampun bener2 deh ..
Shinta Dewiana
knp tgl fericha adik adik kmn...kan mereka ber 3
Shinta Dewiana
bukannyabsi mbah udah meninggal ya
Shinta Dewiana
kok jeffri...kan pramudya...
Shinta Dewiana
oom oom nya kemana
Tetik Saputri
semangat kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!