Indonesia
NovelToon NovelToon
THE SAINTESS BEHIND THE WHITE VEIL: THE GODS ARE OBSESSED WITH ME

THE SAINTESS BEHIND THE WHITE VEIL: THE GODS ARE OBSESSED WITH ME

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Identitas Tersembunyi / Komedi
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Fresh Tea

Ophelia Elizhabet de Ceolum adalah seorang biarawati cantik yang tinggal di Grand Temple of Olympus, kuil terbesar sekaligus pusat kekuasaan agama di Kekaisaran Celestia. Ia selalu mengenakan cadar putih untuk menyembunyikan wajahnya yang luar biasa indah, rambut pirang keemasan, dan mata biru jernih. Namun, Ophelia memiliki rahasia aneh: ia dapat melihat layar misterius berisi percakapan para dewa dan dewi. Awalnya ia mengira dirinya gila, sampai para dewa mulai berebut memberinya berkah. Ketika Saintess resmi terpilih dan konspirasi kuil dimulai, Ophelia perlahan menyadari bahwa dirinya adalah Saintess sejati. Sayangnya, para dewa ternyata jauh lebih merepotkan daripada manusia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fresh Tea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

A Suspicious Prayer

Koridor perpustakaan bawah tanah Grand Temple of Olympus selalu menyajikan bau yang khas: perpaduan antara kertas perkamen tua, tinta sihir yang mengering, dan aroma debu yang mengendap selama berabad-abad. Bagi Ophelia Elizhabet de Ceolum, tempat ini biasanya menjadi benteng pertahanan terbaik untuk melarikan diri dari hiruk-pikuk dunia atas.

Namun, pagi ini benteng itu terasa tidak lebih aman daripada alun-alun kota.

Langkah kaki Ophelia terhenti di antara dua rak buku kayu mahoni yang menjulang tinggi hingga menyentuh langit-langit berarsitektur gotik. Ia menyandarkan punggungnya pada salah satu rak, mengembuskan napas panjang yang tertahan sejak ia melarikan diri dari ketegangan antara Agung Paus Raphael dan Grand Duke Adrian di taman belakang.

"Hampir saja..." gumam Ophelia lirih di balik cadar putihnya. Jemari tangannya merekat erat pada dada jubahnya, mencoba meredakan detak jantungnya yang masih terpacu kencang.

Sesuai dugaan, ketenangannya hanya bertahan selama beberapa detik.

PING!

Suara denting keemasan yang sangat familier kembali berbunyi tepat di depan matanya. Udara kosong di antara rak-rak buku tua bergetar, memunculkan layar sistem transparan dengan warna keemasan yang menyilaukan.

╔══════════════════════════════════════════════════════════╗

[DIVINE OBSERVATION SYSTEM]

Target Observation: Ophelia Elizhabet de Ceolum

Divine Attention: HIGHLY ACTIVE

Location: Underground Library - Section 4 (Forbidden)

Sanity Level: 09% (Critically Low)

╚══════════════════════════════════════════════════════════╝

[GOD OF WAR: WAAAH! Anak ini benar-benar berlari sangat cepat! Langkah kakinya seperti seorang pembunuh bayaran tingkat tinggi! Aku sangat bangga padamu, Ophelia!]

[GODDESS OF BEAUTY: Asterion, jaga mulutmu! Dia adalah gadis yang anggun dan lembut, bukan pembunuh bayaran! Tapi... cara dia menghindari dua pria tampan tadi benar-benar sangat berani! Sangat dramatis!]

[GOD OF KNOWLEDGE: Secara teknis, kecepatan lari Ophelia tadi meningkat 24% dibandingkan dengan kecepatan rata-rata manusia biasa. Hal ini dipicu oleh lonjakan hormon adrenalin akibat stres ekstrem.]

[GODDESS OF LOVE: Ohoooo! Tapi apakah kalian melihat bagaimana mata Grand Duke Adrian menatap sang Paus?! Rasa cemburu yang membeku! Ini adalah permulaan dari konflik romansa yang sangat panas!]

[GOD OF FORTUNE: Sayang sekali tidak ada yang menang taruhan! Sang Paus gagal menyentuh cadar Ophelia karena interupsi Adrian. Taruhan dibatalkan!]

[GODDESS OF WISDOM: Bisakah kalian diam? Dia baru saja berhasil meloloskan diri dari bahaya besar. Biarkan dia bernapas sejenak.]

[GODDESS OF MOON: ...Ophelia, di rak sebelah kirimu ada buku panduan meditasi. Mungkin itu bisa membantumu tenang.]

[UNKNOWN GOD: ...You're safe now.]

Ophelia menatap layar berkedip itu dengan pandangan benar-benar kosong. Aman?! jeritnya dalam hati. Bagaimana aku bisa merasa aman jika kalian semua terus menonton setiap gerak-gerikku seperti sekumpulan penonton bioskop?!

Ia memijat pelipisnya di balik kain cadar. Komentar dari para dewa bukan hanya mengganggu, tetapi juga menguras staminanya secara mental. Jika situasi ini terus berlanjut, Ophelia yakin ia akan gila sebelum konspirasi kuil yang sebenarnya dimulai.

Untuk mengalihkan perhatiannya, Ophelia melangkah mendekati altar doa kecil yang terletak di sudut Seksi 4 perpustakaan. Altar pualam putih itu tampak berdebu, dihiasi sebuah patung ukiran batu tanpa wajah yang mewakili seluruh jajaran dewa Olympus. Biasanya, biarawati tingkat rendah seperti dirinya ditugaskan untuk membersihkan area ini setiap pagi.

Ophelia berlutut perlahan di atas lantai batu yang dingin. Ia menyatukan kedua telapak tangannya di depan dada, menundukkan kepala, dan memulai ritual doa formal yang biasa diucapkan para penghuni kuil.

Secara teori, doa adalah sarana komunikasi privat antara manusia dan sang pencipta. Namun bagi Ophelia, doa ini tidak lebih dari sebuah sandiwara untuk berpura-pura menjadi biarawati yang taat di hadapan siapa pun yang mungkin sedang mengawasinya dari balik kegelapan lorong.

"Para dewa yang bersemayam di Olympus yang agung..." bisik Ophelia dengan nada suara yang sangat lembut dan khusyuk. "Hamba memohon perlindungan dan kedamaian bagi jiwa hamba yang lemah ini..."

Di dalam hatinya, pesan doa yang sebenarnya sangat berbeda: Tolong berhenti menontonku! Matikan layar ini dan carilah hobi lain di surga!

Namun, apa yang terjadi selanjutnya sama sekali tidak ada dalam rencananya.

Ketika Ophelia memfokuskan pikirannya untuk mengucapkan doa tersebut, kata-kata yang diucapkannya menyentuh Divine Core yang bersemayam di dalam dadanya. Tanpa ia sadari, kekuatan ilahi murni yang selama ini tersegel mulai bergetar pelan.

CRACK!

Gelombang cahaya putih yang sangat berkilau mendadak meledak dari tubuh Ophelia. Cahaya itu tidak hanya menerangi sudut perpustakaan yang remang-remang, tetapi juga membubung tinggi menembus langit-langit batu, menciptakan aura kesucian yang sangat pekat di seluruh area bawah tanah.

Patung pualam tua di hadapannya seketika bergetar, dan bunga-bunga mawar kering di sekitar altar mendadak mekar kembali dengan warna keemasan yang tidak alami.

Ophelia membelalakkan matanya di balik cadar. "T-tunggu... apa ini?!"

╔══════════════════════════════════════════════════════════╗

[DIVINE OBSERVATION SYSTEM]

CRITICAL SYSTEM OVERLOAD!

Trigger: Pure Maiden's Prayer

Divine Amplification: 500% (By Asterion & Celestia)

Anomaly Status: DIVINE MIRACLE TRIGGERED

╚══════════════════════════════════════════════════════════╝

[GOD OF WAR: OOPS! Aku tidak sengaja menuangkan sedikit berkah perang ke dalam doanya! Cahayanya sangat keren, kan?!]

[GODDESS OF BEAUTY: Aku juga menambahkan sedikit berkah keindahan! Bunga-bunga itu terlihat jauh lebih cocok sekarang!]

[GOD OF KNOWLEDGE: Peringatan: Resonansi doa Ophelia baru saja memicu sinyal ilahi tingkat tinggi. Sinyal ini dapat terdeteksi oleh seluruh penyihir dan pendeta di dalam kuil.]

[GODDESS OF WISDOM: KALI AN BERDUA BENAR-BENAR BODOH!]

[UNKNOWN GOD: ...Cancel it. Now.]

"Hentikan! Tarik kembali berkah kalian!" bisik Ophelia panik, berusaha menekan cahaya putih yang terus keluar dari dadanya. Namun sudah terlambat. Kehadiran keajaiban ilahi yang begitu masif di lokasi yang tidak seharusnya langsung memancing perhatian.

Suara langkah kaki yang tergesa-gesa bergema dari arah lorong utama perpustakaan.

"Cahaya apa itu tadi?!"

"Getaran mana suci ini... ini bukan sihir penyembuhan biasa!"

Ophelia seketika bangkit berdiri. Kepanikannya mencapai puncak. Jika seseorang menemukannya berlutut di tengah ledakan cahaya ilahi ini, rahasia mengenai kekuatannya akan terancam terbongkar saat itu juga.

Sebelum ia sempat berlari menuju pintu belakang perpustakaan, sebuah bayangan jangkung mendadak muncul dari balik pilar batu utama.

Cassian Aurelius Valerian berdiri di sana.

Sang Grand Mage dari Celestia itu memegang tongkat sihirnya yang masih memancarkan sisa-sisa energi pencarian. Mata emasnya yang biasanya terlihat malas dan jenaka kini menyipit tajam, meneliti sisa-sisa cahaya keemasan yang masih melayang di udara di sekitar Ophelia.

"Arah pancaran sinyal suci tadi... tepat berasal dari titik ini," gumam Cassian pelan. Ia melangkah mendekati Ophelia, senyuman tipis yang sulit diartikan mengembang di bibirnya. "Biarawati Ophelia... doa seperti apa yang baru saja kau panjatkan hingga sanggup membuat seluruh larik sihir di perpustakaan bawah tanah ini bergetar?"

Ophelia membeku di tempatnya. Kain cadar putihnya bergetar halus seiring napasnya yang tertahan. Di atas kepalanya, layar emas para dewa masih berkedip liar, memamerkan kebodohan para penghuni Olympus yang baru saja menjebaknya dalam situasi paling mencurigakan dalam hidupnya.

1
Wulan
semangat thor up nya 😌😌
Wulan
kasihan seraphina semoga waktu tau dia bukan saintess dia nga kecewa atau marah sama Ophelia yang adalah saintess sebenarnya 🙂🙂
Wulan
God of fortune yang gila duit tertipu sebesar lima ratus koin emas😆😆
Wulan
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

kak fresh tea terima kasih Karna menerima pendapat saya dan memberikan jawapan... maaf kalau sekira nya pendapat saya agak terburu-buru dalam berpendapat pada karya kakak... semangat kak berkarya nya aku akan selalu mendukung karya kakak yang ini dan mengusahakan untuk sampai pada end cerita🤗🤗

waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh 🤗🤗 semangat 😁✊
Wulan
mereka berkomunikasi? ketahuan kh kalau Ophelia bisa liat layar percakapan para dewa?
Wulan
kakak penulis Tampa mengurangi rasa hormat aku mau membagi kan pendapat ku sebagai pembaca setelah membaca 40 eps awal hari ini

cerita dan gendre Kakak bagus dan unik tapi cerita nya agak berbelit dan ada beberapa episod yang hampir mirip dari segi cerita dan dialog hanya beda karakter saja dan setelah baca dari eps 1 sampai 40 aku belum menemukan inti dari cerita nya awal dari ceritanya juga sulit aku fahami tidak ada keterangan atau penjelasan lebih kenapa Ophelia yang di pilih para dewa mungkin pendapat ku ini agak terburu-buru Karna baru 40 eps sekarang inti dari cerita nya juga belum keluar tapi sebagai pembaca aku hanya mengutarakan pendapat aku saja kepada kakak penulis aku enjoy juga kok dengan cerita nya😁😁 semangat kakak penulis😁✊
Fresh Tea: terima kasih atas saran nya nanti aku perbaiki supaya tidak berbelit-belit 😭🙏 makasih udah baca cerita ku 😭😭
total 1 replies
Wulan
kak ararthor kapan mereka semua tau kalau Ophelia adalah saintess sebenarnya?
semangat thor up nya 🤗🤗🤗
Wulan
dari dulu kan suda berakhir Ophelia 🙂🙂
Wulan
di alam dewa juga ada pasar gelapnya 😭🙏
Wulan
semangat menjalani hidup yang berat kedepan nya Ophelia 😌😌
Wulan
penyelamat datang😆😆
Wulan
tolong berhenti dewi kecantikan kasihan Ophelia 🙂🙂
Fresh Tea: Mereka gak akan berhenti...huhu
total 1 replies
Wulan
kak arthor kenapa nga bongkar aja edintitas Ophelia sebagai saintess kan seru😌😌
Wulan: iya kelihatan jelas bahkan sekedar dekat saja dewa perang langsung mau kirim petir Ilahi 🙂🙂
total 2 replies
Wulan
thor kapan dunia tau Ophelia sebenarnya saintis yang sebenarnya 🙂🙂
Wulan: nga papa aku akan menunggu dengan sabar😌
total 2 replies
Wulan
aku setujuh🙂
Wulan
ini dia penyelamat 😌😌
Wulan
aku bertaruh Adrian yang akan mendapat senyum pertama Ophelia 😆😆
Wulan
sungguh aku mendukung hubungan nya Ophelia dan adrian sekarang 😆😆
Wulan
aku setuju aku akan meningkuti kapal Ophelia dan adrian😆😆
Wulan
aneh banget Nama pasangannya😭😭
Wulan: iya tentu saja tapi aku mendukung pasangan nya Adrian dan Ophelia 😆😆
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!