Indonesia
NovelToon NovelToon
Dia Bukan Takdirku

Dia Bukan Takdirku

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: Irin

Seorang pria yang mengenang cinta masa lalu, seorang wanita pertama kali yang berhasil membuatnya jatuh cinta sekaligus kecewa.

Pria ini yakin bahwa dia adalah wanita yang ditakdirkan untuknya,namun ya namanya juga manusia hanya bisa menebak.

Wanita ini meninggalkan pria untuk selama-lamanya bersamaan dengan pria yang mencintai sekaligus di cintai wanita itu.

Season 2 ("Ga usah iri, di sini masih ada Abang yang bisa perhatiin serta manjain kamu" ucap Ferell dengan tersenyum, blush wajah Farell memerah mendengar ucapan Ferell.

"Kalo Farell cewek, udah Farell nikahin Abang" ucap Farell dengan tersenyum malu.)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 33

Sampai di belakang rumah Dian,Lia melihat ke sekelilingnya terdapat beberapa jenis buah-buahan seperti stroberi,mangga,jambu kristal, pepaya,melon,dukuh,jeruk dan buah naga. Serta sayur-sayuran.

Dengan letaknya di sebelah kiri khusus buah-buahan dan Kanan sayur-sayuran,juga terdapat sebuah gubuk di tengah-tengahnya, luasnya tidak terlalu besar juga tidak terlalu kecil.

Lia menghampiri ibu Dian yang sedang memetik buah jeruk.

"Siang Tan" sapa Lia

"Siang temennya Dian ya?" Tanya ibu Dian.

"Iya Tan hehe Baru kenal tadi di jalan,Tante bisa panggil aku Lia" ucap Lia dengan sopan.

"Tante Diana,di sini banyak buah-buahan kalo mau bisa langsung ambil" ucap Diana dengan tersenyum saat melihat gadis cantik di hadapannya.

"Peka juga ternyata" batin Lia.

"Iya Tan,maaf merepotkan dan makasih" ucap Lia dengan tersenyum dan di balas anggukan oleh Diana.

Lia menuju tempat buah strawberry yang sudah ada Dian dan Ravael,Lia yang melihat stroberry nya pada matang dengan ukuran yang lumayan besar langsung mengambil dan memakannya tanpa di cuci terlebih dahulu.

Lia mengeluarkan hp nya dan mengetikan sesuatu kepada orang yang di tugaskan untuk menjadi bawahan oleh Radit.

Setelah selesai Lia memberikan hp nya kepada Ravael.

"Nih pegangin,gw mau metik buah-buahan dulu" ucap Lia. Ravael pun langsung mengambilnya dan memainkannya.

Terlihat Lia yang sedang memetik buah-buahan dengan Ravael yang mengikutinya dengan tersenyum manis. Ravael berhenti mengikuti Lia, setelah mendapatkan apa yang dia inginkan.

"Waktunya post hehe maafin ya aku fost beberapa foto kamu tanpa izin hihi,intung-itung kompesensi buat aku yang udah kamu maki-maki" batin Ravael.

Ravael pun mengepost beberapa foto Lia, di hp Lia di status wa,baru saja di post komentarnya sudah mencapai 20 orang. Ravael melihat kontak Lia,dan...

"2.999 kontak. Untuk bukan playgirl" batin Ravael.

Lia selesai dengan acara petik-petikan buah-buahan nya Lia langsung mencuci dan memakannya di gubuk yang ada di sana. Ravael ikut duduk di samping Lia.

"Mau buah apa?" Tanya Lia.

"Jeruk" jawab Ravael sambil mengambil satu jeruk tapi di hentikan oleh Lia.

"Nih makan" ucap Lia dengan memberikan sebuah jeruk yang sudah di kupas kepada Ravael. Ravael tersenyum manis dan langsung menerimanya.

"Ravael bantuin gw" ucap Dian yang langsung menghampiri Ravael. Ravael pun ikut bersama Dian ke dalam rumahnya. Ravael,Dian dan Diana datang dengan beberapa makanan di tangannya.

"Ayo makan dulu" ucap Diana dengan tersenyum kepada Lia.

"Iya Tan" ucap Lia dengan tersenyum Pepsodent.

Mereka pun mulai makan bersama dengan Lia yang terus menanyakan makanan yang menurutnya aneh karena di Korea belum pernah memakan makanan yang di sajikan Diana.

"Ini namanya apa Tan?" Tanya Lia yang menunjuk semur jengkol.

"Itu jengkol,ini asin,Pete. Kalo mau makan Pete jangan makan jengkol,terus sambel goreng pake terasi,sayur lodeh." Jelas Diana agar Lia tidak terus bertanya.

Lia pun mengangguk sambil memakan Pete pake sambel, rasanya aneh tapi enak,Lia ingin menanyakan lagi tapi ia urungkan saat memakan Pete,asin dan sambel bersamaan.

Mereka selesai makan,Lia membantu Diana membereskan bekas makanan nya, mereka berkumpul bersama sambil mengobrol ringan. Hari menampilkan awan kekuning-kuningan yang artinya sudah sore.

"Tante,Dian. Lia sama Ravael pamit pulang ya udah sore soalnya" pamit Lia.

"Iya,ini buah-buahan nya mau di ambil?" Tanya diana.

"Mau ambil jeruk nya aja Tan dua" jawab Lia dengan tersenyum malu.

"Ya udah ini ambil" ucap Diana.

Lia pun mengambil jeruk nya dua.

"Makasih ya tan, maaf merepotkan" ucap Lia.

"Gapapa" ucap Diana dengan tersenyum.

"Kalo gitu Lia sama Ravael pamit pulang Tan,sekali lagi makasih" ucap Lia sambil berjalan pergi meninggalkan Dian dan Diana.

"Cantik yaa,coba aja kembaran mu masih ada mungkin akan sama cantiknya dengan Lia" ucap Diana yang sedikit sedih akan kepergian Lia.

"Iya malahan sangat cantik,jangan sedih lagi bund. Ini udah takdir dari tuhan bahwa Diani harus lebih dulu berpulang sama ayah" ucap Dian menenangkan kan.

Diana mengangguk sedih memang ditinggalkan oleh yang kita sayang sangat menyakitkan apalagi di tinggalkan untuk selamanya.

Tok,tok,tok.

"Permisi" ucap seorang pria di Depan pintu rumah Diana.

Diana dan Dian langsung menuju ke depan pintu rumahnya. Terlihat tiga orang pria berpakaian hitam-hitam dengan beberapa barang yang cukup banyak.

"Iya,kalian siapa ya?" Tanya Dian.

"Perkenalkan saya Rifki,ini kembaran saya Rizki dan ini teman saya Riko. Kami ingin mengantarkan barang-barang yang di pesan oleh nona kami,Lia" ucap Rizki menjelaskan maksud kedatangan.

"Lia?" Tanya Diana.

"Iya,ayo kalian bantu masukkan barang-barang ke rumahnya. Dan maaf nyonya,nona Lia tidak menerima penolakan ini" ucap Rizki.

Setelah selesai mereka meninggalkan Dian dan Diana tanpa sepatah ucapan, Dian dan Diana langsung masuk ke dalam rumah nya yang sudah terpenuhi beberapa barang-barang pemberian Lia.

Mereka membuka barang-barang nya, terdapat berbagai jenis makanan kaleng,Sneck dan minuman. Diana menemukan surat di salah satu kotak yang isinya coklat semua.

"Tante ini ada sedikit barang untuk Tante mohon di terima ya,makasih atas penyambutan nya tadi. Lia seneng banget hehe,cuma itu yang Lia sampein, titip salam buat Dian.

Jangan lupa di makan ya Tante Diana 😊 " isi pesan Lia.

Diana dan Dian yang membaca surat itupun tersenyum, terharu akan tindakan Lia yang menurut mereka sangat berlebihan.

Di sisi lain, terlihat Lia dan Ravael sedang berjalan kali bersamaan dengan para pemuda yang terus melihat ke arah Lia.

"Ravael hp gw mana?" Tanya Lia

"Ini" jawab Ravael dengan memberikan hp nya.

"Permisi, bisa minta tolong?" Tanya Lia kepada salah satu pemuda yang nongkrong di sana.

"Boleh" jawab pemuda itu.

Ravael melihat ke arah Lia dan pemuda itu, dengan pandangan yang sulit di artikan pemuda itu cukup tampan dan serasi jika di sandingkan dengan Lia.

Lia langsung memeluk tangan Ravael dengan tersenyum, Ravael terlihat kebingungan.

"Ayo foto dulu lumayan buat kenang kenangan" ucap Lia.

Ravael mengangguk dengan tersenyum manis. Ternyata Lia meminta tolong kepada pemuda itu untuk mengambil fotonya bersama Ravael.

Mereka selesai berfoto dengan berbagai pose,Lia memeluk tangan Ravael dan Ravael tersenyum. Lia membuat kepala Ravael di bawah ketiaknya dengan tersenyum manis sedangkan Ravael tersenyum masam.

Pose Lia dan Ravael saling membelakangi,pose saling mengejek,pose berhadapan dengan ekspresi wajah marah,dan terakhir pose Lia sedang meniup mata Ravael yang kelilipan.

"Udah,makasih ya. Nih buat beli roko" ucap Lia dengan memberikan 2 lembar uang berwarna merah dan langsung pergi dengan Ravael yang terus menerus tersenyum.

Di perjalanan terlihat genangan air yang cukup banyak dengan warna coklat ke Kuning-kuningan dan sebuah mobil hitam yang melaju cukup kencang.

Brak,Lia melemparkan ke dua jeruk yang ia bawa tadi tepat mengenai kaca spion mobil itu dan pecah.

"Kesia*an gw belum berakhir rupanya" batin Lia dengan kesal,lihat saja penampilan Lia dan Ravael penuh dengan air genangan tadi akibat mobil hitam yang melaju dengan kencang dan membuat genangan air mengenai Lia dan Ravael.

Mobil hitam itu berhenti, Lia dan Ravael berlari dengan cukup kencang berlari menghindari kejaran pria yang mengendarai mobil hitam tadi.

"Tuan, mereka berhasil kabur" ucap pria tadi yang tak lain sopir mobil hitam.

"Tak apa biarkan saja" ucap pria di dalam mobil.

Mereka pun melanjutkan perjalanannya.

Di sisi lain Lia sudah sampai di rumahnya, begitu pun Ravael. Lia di sambut dengan Andra dan seorang pria yang duduk membelakangi Lia.

"Kenapa ini Lia?haha waktu berangkat penampilannya Ceribel pulang-pulang nya gembel. Hahaha" Andra tertawa lepas saat melihat penampilan Lia yang seperti gembel.

"Diamlah ka salahkan saja hari ini,hari kesi**an ku" kesal Lia dengan berlalu pergi meninggalkan Andra yang masih tertawa terbahak-bahak.

"Sepertinya dia sangat bahagia tinggal di sini" ucap pria yang duduk di kursi, Andra menghentikan tawanya.

"Iya saya rasa dia sedang dekat dengan seorang laki-laki teman sekolahnya" ucap Andra dan ikut duduk di sebelah pria itu.

"Hm,dia harus cepat-cepat di jodohkan" ucap pria itu.

"Jangan memaksanya bisa-bisa Lia menolak dan kabur dari sisi anda" ucap Andra.

"Tidak mungkin di sangat menyayangi ku haha" ucap pria itu dengan tertawa penuh kemenangan.

"Hmm" dehem Andra.

Beberapa menit kemudian Lia turun dengan penampilan nya seperti biasa kaos berwarna putih dan celana berwarna coklat.

"Ka Andra udah masak belum?" Tanya Lia dengan menghampiri Andra yang sedang duduk sendirian dengan dua kopi hitam di atas meja.

"Belum" jawab Andra.

"Kalo gitu Lia masak yah" ucap Lia dengan semangat.

"Iya, hati-hati jangan sampai minyak panas mengenaimu" ucap Andra.

"Siap" ucap Lia dengan berlalu ke dapur meninggalkan Andra.

Di dapur Lia sedang memasak ayam goreng krispi,saat sedang fokus memasak sebuah tangan menutupi mata Lia.

"Ka andra Lia lagi masak,kalo mau main nanti aja, Lia kasih bekles. Sekarang Lia lagi masak" ucap Lia yang menyangka Andra menutupi matanya.

"Udah besar, mainannya ko bekles" ucap seorang pria yang menutupi mata Lia.

Lia yang sangat mengenali suara itu langsung berbalik,dan..

"Ayah kenapa ga bilang-bilang mau datang ke sini,tau gitu kan Lia yang akan jemput ayah ke bandara" ucap Lia terkejut dengan memeluk orang di belakangnya yang tak lain adalah Radit.

"Kejutan" ucap Radit dengan membalas pelukan Lia.

"Udah pelukannya tuh ayam nya menuju hitam" ucap Radit yang membuat Lia membalikkan badannya dan mengangkat ayamnya.

"Ayah panggil Andra dulu kita makan bersama setelah itu ada hal yang ingin ayah bicarakan denganmu" ucap Radit sambil berlalu memanggil Andra.

Lia mengangguk, setelah selesai memasak Lia langsung menata makanan di meja makan. Radit dan Andra datang bersama dan langsung duduk. Mereka pun makan bersama dengan hening.

Di kamar Lia, terlihat Lia dan Radit duduk di sofa dengan saling berhadapan.

Radit memberikan map kepada Lia, Lia membuka nya terlihat identitas seorang laki-laki yang berumur sekitar 23 tahun.

"Apa maksudnya ayah?" Ucap Lia setelah membuka map yang berisikan identitas seorang laki-laki pengusaha muda terkaya no enam di negara Indonesia dan anak dari pengusaha ke dua di negara Indonesia yang tak lain adalah teman Radit.

"Ayah akan menjodohkannya dengan mu,dia laki-laki yang baik,tampan,jenius, pengusaha dan yang lebih penting belum pernah pacaran apalagi memegang lawan jenis kecuali ibunya" Jelas Radit

"Lia menolak" ucap Lia dingin setelah mengetahui maksud kedatangan ayah nya.

"Ini bukan pilihan tapi perintah Lia" ucap Radit tak kalah dingin.

"Sebaiknya ayah keluar, pintu masih terbuka" ucap Lia.

Radit berdiri,jika Lia sudah seperti itu maka benar-benar harus keluar.

"Datanglah ke perusahaannya besok,ayah sudah meminta izin kepada kepala sekolah besok kamu tidak akan masuk" ucap Radit yang masih berdiri di samping pintu kamar Lia.

"Lia akan menghancurkan perjodohan ini lihat saja" ucap Lia dengan dingin.

"Baiklah ayah menunggu hasilnya" ucap Radit dengan pergi ke bawah menunju kamar tempat peristirahatannya.

Lia menuju pintu kamarnya,dan langsung mengunci nya. Lia mendekati arah ranjang dan mengeluarkan sesuatu di dalamnya.

"Mari kita lihat seberapa baiknya dia untuk menjadi jodohku" ucap Lia dengan tersenyum dingin.

Jam menunjukan pukul 22.10 Lia baru beres dengan urusannya dan Lia tersenyum penuh ke menangkan.

"Lihatlah betapa belum pernah nya dia menyentuh lawan jenis" ucap Lia dengan tersenyum mengejek.

"Cctv di kantornya sudah terhubung dengan ponsel ayah dan keluarga dari pria itu,tinggal menunggunya besok"

"Cukup menguras tenaga juga, membobol cctv di kantornya sedikit tidak mudah tapi masih bisa di atasi oleh hacker J" ucap Lia dengan tersenyum.

Lia pun membereskan alat-alat pembobol datanya dan langsung merebahkannya dirinya di kasur untuk beristirahat.

1
Siti 127
cerita nya bagus 😁
CandycaneMissy
Mantap ceritanya thor👍 Like&5 🌟 mendarat untukmu... Semangat terus💪
Rnd. Julia: Makasih, terus dukung author nya yah ☺️
total 1 replies
saltsanddanmoothies
Terima kasih author...stelah baca chapter ini saya dapat ilmu baru lagi mantap.....
Rnd. Julia: Iya sama-sama 😁
total 1 replies
flowerbean
Karena pake bahasa sehari2 aku jadi gampang ngerti! Lanjut thor!
CandycaneMissy
seandainya kita serumah thor. Mungkin udah aku bantu segala lelahmu supaya aku gak galau nunggu lanjutan wkwk
flower bean
Yailah kok udah sampe bab paling akhir aja.. semangat update thor!
CutieBun
Permisi thor izin bertanya.. kapan kiranya ceritanya bisa lanjut? Saya sudah menunggu.. tapi akan terus saya tunggu hingga ribuan purnama huhu
Rnd. Julia: 🤣 sangat lucuu
total 1 replies
Mata Diam
Kita emang nunggu crazy up, tapi author jangan cape-cape, ya! Jangan lupa makan, thor!
Rnd. Julia: Iya efek ga makan siang karena puasa 😅
total 1 replies
CutieBun
Thor, kalau capek, istirahat dulu, minum dulu, besok kita lanjut lagi ya :) Aku selalu nunggu author kok!
Rnd. Julia: Iya hehe makasih atas perhatiannya, uthor jadi terhura 😅
total 1 replies
LilCutie
seru thor... perjalan akan dimulai....
Rnd. Julia: Xixi😁
total 1 replies
Hulk
mantap betul ni novel.. kapan up lg thor... thor klo bisa tiap chapter di kasih judul thor biar kita bisa lebih mudah memahami tentang crita di tiap chapter
Rnd. Julia: Siap hehe, nanti di usahain 😁
total 1 replies
girlganggoodies
cepetan up thorr plisssss semangat cuy
Rnd. Julia: Siap, laksanakan 😁
total 1 replies
Nightingale Soakage
ceritanyah bagus aku suka lanjutkan karya mu thorr👍
Rnd. Julia: Siap😁
total 1 replies
SugarGenius
Kiss jauh buat othor karena udah buat karya sekeren ini!
Rnd. Julia: Hehe makasih, terus dukung author yah biar makin semangat buat ceritanya 😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!