Indonesia
NovelToon NovelToon
Miracle

Miracle

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Epik Petualangan / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:870
Nilai: 5
Nama Author: Ayyasy Asy-Syaif

Miracle. menceritakan Ayyasy dan teman-temannya yang hanya siswa biasa melihat bintang jatuh yang jatuh ke arah gunung belakang komplek mereka. mereka menyentuh batu itu dan mendapatkan kekuatan. setelah mereka mendapatkan kekuatan, ancaman ancaman dari monster monster mulai berdatangan. mereka pun harus menjadi penjaga dunia.
bersamaan dengan itu, mereka juga mulai bertemu dengan pahlawan pahlawan dari kota lain yang memiliki nama tim yang sama yaitu, Miracle

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayyasy Asy-Syaif, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertempuran di Empat Penjuru

Serangan serentak dari pasukan kehampaan Erebos menghantam empat titik vital di Empat Kota dengan skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Suara ledakan, benturan sihir, dan deru angin kencang bergaung di setiap sudut lokasi pertempuran. Meski terpisah oleh jarak yang jauh, semangat bertarung ke-32 anggota Miracle tetap terkoneksi kuat.

Kota Cyber: Pertempuran Jaringan Utama

Di pusat Kota Cyber, distorsi petir hitam dari Panglima Kehampaan terus mengikis benteng pertahanan digital yang dibangun oleh Arunnaqa. Menara-menara data di sekeliling mereka bergetar hebat, memercikkan arus listrik liar yang membahayakan jaringan seluruh kota.

"Naqa! Sinyal pelindung di Sektor Tiga mulai retak!" teriak Dhafina sambil menahan gelombang kejutan menggunakan benteng energi sekunder.

"Gua bakal stabilkan dari sini!" sahut Cinta dan Gita serempak. Gita mengokang senjatanya, menembakkan peluru laser presisi tinggi yang meledakkan titik-titik fokus petir hitam di udara, sementara Cinta mengalirkan sihir penyelarasi untuk menahan arus data agar tidak mengalami korsleting total.

Delila dan Delaya melompat bersisian, menggunakan serangan kombinasi energi kembar mereka untuk menyapu bersih puluhan monster bayangan yang mencoba mendekati konsol utama.

Arunnaqa memfokuskan seluruh sihir teknologinya. Jemarinya menari sangat cepat di atas keyboard hologram hingga memancarkan pendar biru keemasan. "Sihir Teknologi: OVERDRIVE CYBER CORE!"

BZZZZZZT—BANG!

Semburan gelombang energi murni melesat dari konsol Arunnaqa, menghantam langsung Panglima Kehampaan di udara. Distorsi petir hitam seketika terhenti, memberi kesempatan bagi Vikka untuk meluncurkan tembakan laser pamungkas yang menembus dada panglima tersebut hingga hancur menjadi debu data!

"Sektor Cyber aman!" teriak Vikka bernapas lega.

Kota Harvest: Perlindungan Tanah Kelahiran

Sementara itu, di padang lumbung elemen Kota Harvest, pertempuran berlangsung sangat brutal. Panglima Kehampaan bertubuh batu kelam terus mencoba menyerap sari energi tanah, membuat pepohonan di sekitarnya layu dan mengering.

Davi berdiri paling depan dengan kedua kaki menancap kokoh di atas tanah. "Gua gak akan membiarkan lu merusak tanah ini lebih jauh lagi! EARTH DOMAIN: TITAN WALL!"

Tembok batu raksasa mencuat dari dalam tanah, mengurung pergerakan sang panglima raksasa. Rava dan Jessica dengan sigap memperkuat tembok tersebut menggunakan lapisan berlian yang tidak sanggup ditembus oleh pukulan musuh.

"Sekarang, serang bersama!" komando Ghani.

Ghani, Fadhil, dan Rahman melesat maju melancarkan tebasan dan pukulan fisik bermuatan energi elemen secara bergelombang. Di saat yang sama, Addhe, Nailu, dan Alya memusatkan sihir pemulihan dan sihir alam untuk memulihkan kembali tumbuhan serta tanah yang sempat mengering akibat ulah musuh.

Panglima batu kelam itu meraung kesakitan saat pukulan kombinasi Fadhil dan Ghani menghancurkan tumpuan kakinya. Davi mengakhiri pertempuran dengan menghantamkan tinjunya ke tanah, memicu pilar batu raksasa yang meremukkan sang panglima hingga hancur berkeping-keping.

"Lumbung Harvest berhasil dipertahankan!" seru Addhe sambil mengusap peluh di dahinya.

Kota Kosmik: Menembus Gravitasi Hampa

Di observatorium utama Kota Kosmik, guncangan gravitasi yang diciptakan oleh Panglima Kehampaan ketiga membuat bangunan-bangunan melayang tak beraturan. Tasya dan Tsalwa berjuang keras menyeimbangkan medan gravitasi menggunakan sihir manipulasi ruang.

"Dimas! Koordinat intinya udah ketemu?!" panggil Tasya dengan suara terengah-engah.

"Udah! Tepat di tengah pusaran hitam itu!" jawab Dimas seraya mematangkan analisis pada layarnya. "Nayla, Nayya, Ilham! Tembak bagian fluktuasi kiri dan kanan untuk menghentikan putarannya!"

Nayla dan Nayya melepaskan tembakan energi kosmik secara bersamaan, mengenai sasaran dengan presisi sempurna. Putaran gravitasi liar seketika melambat.

"Iyan! Ghofar! Sekarang!" teriak Ilham.

Iyan dan Ghofar melompat memanfaatkan puing-puing bangunan yang melayang sebagai pijakan. Dengan kecepatan penuh, Iyan menebaskan senjatanya dibantu oleh dorongan energi Ghofar, menghantam tepat di pusat pusaran gravitasi.

CRACK... BOOOM!

Pusaran gravitasi itu pecah seketika, mengembalikan tekanan udara dan gravitasi Kota Kosmik menjadi normal kembali. Bangunan-bangunan yang melayang mendarat perlahan di posisinya masing-masing.

"Kota Kosmik bersih dari anomali!" seru Tsalwa penuh semangat.

Kota Zenith: Trik Terakhir Sang Panglima

Di pusat Kota Zenith, Ayyasy dan Night bertarung sengit melawan Panglima Kehampaan terkuat. Pedang samurai bayangan Night beradu cepat dengan bilah pedang kelam milik musuh, menciptakan percikan api spiritual yang menyala-nyala di tengah jalanan kota.

Sintia melepaskan tembakan proyektil es untuk mengunci kaki musuh, sementara Azkailah dan Serafe memastikan energi Ayyasy dan Night tetap berada di puncaknya. Rehan, Arkan, dan Abzari menyapu bersih sisa-sisa pasukan bayangan kecil yang mencoba mengganggu fokus pertarungan utama.

"Ayyasy! Dia mau menggunakan sisa energinya untuk meledakkan diri!" peringat Night saat melihat aura panglima musuh membengkak secara tidak alami.

"Gak akan gua biarkan!" seru Ayyasy. Kobaran Dragon Flame Aura di tubuhnya meluap tinggi bagaikan naga emas yang hidup. "DRAGON FLAME: BURST ROAR!"

Ayyasy menerjang maju, menghantamkan pukulan api naga murni tepat ke dada Panglima Kehampaan tersebut sebelum sempat meledak. Di saat yang sama, Night melesat melintasi tubuh musuh dengan tebasan Oblivion Slash.

FLASH... BOOM!

Panglima Kehampaan terkuat itu hancur menjadi abu keemasan yang hilang terbawa angin sore. Kota Zenith akhirnya kembali tenang dan aman.

Kemenangan dan Komunikasi Kembali

Setelah pertempuran di empat titik mereda, perangkat komunikasi inter-dimensi milik Arunnaqa dan Dimas kembali terhubung secara otomatis. Suara sorak-sorai gembira dan napas lega terdengar bersahut-sahutan dari seluruh anggota tim di empat kota.

"Semua sektor melaporkan kemenangan!" seru Dimas dari Kota Kosmik melalui saluran komunikasi. "Kota Cyber, Harvest, Kosmik, dan Zenith berhasil diamankan sepenuhnya!"

"Kalian luar biasa, semuanya!" sahut Ayyasy dari Kota Zenith dengan senyum bangga yang merekah di wajahnya. "Rencana Erebos buat memecah kita gagal total!"

Namun, di tengah kegembiraan itu, suara Night terdengar tenang dan mewaspadai sesuatu melalui radio. "Jangan senang dulu. Erebos sendiri belum menunjukkan batang hidungnya. Ini baru awal dari perang yang sebenarnya."

Di tempat yang jauh di dalam Kuil Kehampaan, Erebos berdiri menatap empat pilar energinya yang padam satu per satu. Namun, bukannya marah, sosok itu justru terkekeh pelan.

"Kerja bagus, Miracle..." bisik Erebos dingin. "Kalian telah membuktikan potensi kalian. Sekarang... giliran aku sendiri yang akan turun tangan."

1
twenty arba
pukul si vikka kayaknya resep ya bang?
twenty arba
lanjutin bang keren banget wok
twenty arba
keren bg GG bgt
Valzz.mult1f4nd0m
ih novel nya keren bangett, semangat ya author bikin novelnyaa! (⌒‐⌒)
Ayyasying: jangan lupa like sama follow yaa
total 2 replies
Guzzie
👍👍👍
Guzzie
next💪💪💪
Guzzie
next
Guzzie
lanjutkan 💪💪
Guzzie
hmmhhhmmm....pinisirin
Guzzie
kalian bisa kalah dari darking? atau kalian bisa mengalahkan darking ? cek kalimatnya
Dwi Agustina
suka sama ceritanya, jadi ikut ngebayangin kejadiannya sambil baca, seru 😍😍
Dwi Agustina
💪💪💪💪👍👍👍
Dwi Agustina
semangat
Dwi Agustina
mantap abang, lanjutkan
Dwi Agustina
keten abang lanjutkan
Ayyasying
waduh!! siap yang jadi next villain?
Ayyasying
yahh kepisah kelasnya😢
Ayyasying
balik rumah malah disuruh ujian😭
Ayyasying
Akhirnya plot armor turun juga
Ayyasying
terusin bang seru banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!