Indonesia
NovelToon NovelToon
Sistem Master Sekte

Sistem Master Sekte

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Ketika Jiang Chen terbangun di dunia kultivasi, ia mendapati dirinya mewarisi takhta Ketua Sekte Pedang Bintang—sebuah sekte yang dulunya agung namun kini berada di ambang kehancuran absolut. Pilar utama sekte, sang guru, telah tewas terbunuh. Para tetua berkhianat dan membawa lari seluruh harta benda, sementara musuh bebuyutan telah mendobrak gerbang depan untuk merampas wilayah mereka.
​Dengan tingkat kultivasi dasar yang sangat lemah dan hanya ditemani oleh satu adik seperguruan yang masih setia bertahan, ajal seolah sudah menanti Jiang Chen di depan mata.
​Namun, di saat maut dan keputusasaan memuncak, sebuah suara mekanis yang dingin bergema di benaknya: [Sistem Pembangunan Sekte Abadi berhasil diikat!]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34: Hujan Darah di Gunung Tengkorak

​Asap tebal berwarna hitam mengepul dari gerbang utama Gunung Tengkorak Darah yang kini telah hancur lebur menjadi kawah raksasa. Formasi pelindung sekte yang dikabarkan mampu menahan serangan ahli Inti Emas Tingkat Puncak itu pecah berkeping-keping layaknya kaca tipis yang dihantam palu godam.

​Di langit yang dipenuhi awan merah yang mencekam, sebuah Perahu Terbang baja berwarna hitam pekat melayang dengan gagah. Bendera putih bersulam pedang bintang perak berkibar menantang angin, memancarkan keagungan yang merobek langit markas aliran hitam tersebut.

​BAM! BAM! BAM!

​Atap Aula Darah meledak dari dalam. Sebelas siluet melesat ke udara dengan kecepatan kilat, diselimuti oleh aura pembunuhan yang begitu pekat hingga membuat udara di sekitarnya mendidih.

​Leluhur Hantu Darah, memancarkan energi mengerikan dari Ranah Nascent Soul (Jiwa Baru Lahir) Setengah Langkah, melayang di garis depan. Di belakangnya, sepuluh Tetua Sekte berdiri tegak, semuanya memancarkan aura Ranah Inti Emas dari Tingkat 1 hingga Tingkat 5.

​Di bawah mereka, lebih dari tiga ribu murid elit Sekte Iblis Darah berhamburan keluar dari asrama dan aula latihan. Mereka menghunuskan senjata berlumuran racun dan menatap Perahu Terbang di atas dengan mata memerah.

​"Siapa yang memberimu keberanian untuk menghancurkan gerbangku?!" raung Leluhur Hantu Darah, suaranya menciptakan gelombang kejut sonik yang menghancurkan pepohonan mati di sekitar gunung. Matanya yang memancarkan cahaya hijau menatap tajam ke arah pemuda berjubah putih yang berdiri di haluan perahu.

​Jiang Chen menguap kecil, membersihkan telinganya dengan kelingkingnya.

​"Pendengaran orang tua memang biasanya bermasalah, tapi tidak bisakah kau mengecilkan suaramu sedikit?" Jiang Chen tersenyum tipis. "Aku dengar kalian berencana datang ke gunungku besok. Sebagai tuan rumah yang mengerti tata krama, aku memutuskan untuk menjemput kalian lebih awal. Terkejut?"

​"Kau Jiang Chen?!" Penatua Pertama, seorang ahli Inti Emas Tingkat 5, menggertakkan giginya. Ia memindai Jiang Chen dengan Kesadaran Spiritualnya dan tertawa meremehkan. "Kupikir kau adalah monster tua yang menyamar. Ternyata kau hanya berada di Ranah Inti Emas Tingkat 6! Hanya berbekal perahu formasi dan kultivasi tingkat menengah, kau berani menyerbu tiga ribu pasukan dan sebelas ahli kami?! Bodoh!"

​Jiang Chen bahkan tidak repot-repot melihat Penatua Pertama itu. Ia menatap ke bawah, ke arah lautan tiga ribu murid elit berjubah merah yang berteriak-teriak menuntut darahnya.

​"Tiga ribu pasukan? Di mataku, itu hanya tiga ribu tumpukan pupuk kandang."

​Jiang Chen mengangkat tangan kanannya, lalu menjentikkan jarinya.

​"Lin Mo. Su Yue. Han Feng. Tunjukkan padaku hasil dari seratus hari kalian di Paviliun Pencerahan."

​"SESUAI PERINTAH KETUA SEKTE!"

​Suara lima puluh dua orang bergema serempak dari atas geladak.

​WUUUSH! WUUUSH! WUUUSH!

​Bagaikan hujan meteor berwarna perak, lima puluh murid luar Sekte Pedang Bintang, dipimpin oleh Lin Mo, melompat turun dari Perahu Terbang yang berada puluhan meter di udara.

​Leluhur Hantu Darah menyipitkan matanya. "Hanya mengirim lima puluh bocah ingusan untuk melawan tiga ribu murid elitku? Hahaha! Cincang mereka menjadi pasta daging!"

​Tiga ribu murid Sekte Iblis Darah meraung kegirangan, bersiap menyambut lima puluh mangsa yang jatuh dari langit itu. Namun, tawa dan sorakan mereka terhenti di tenggorokan pada detik berikutnya.

​Saat lima puluh murid luar itu mendarat, fluktuasi qi mereka meledak secara serempak.

​"P-Puncak Pemadatan Qi Tingkat 9?! Semuanya?!"

"T-Tunggu! Ada sepuluh orang yang memancarkan aura Pembentukan Fondasi!!"

​Kepanikan seketika melanda barisan depan Sekte Iblis Darah. Di sekte aliran hitam ini, sebagian besar dari tiga ribu murid itu hanya berada di ranah Pemadatan Qi Tingkat 3 hingga Tingkat 6. Menghadapi lima puluh monster yang telah ditempa di bawah hujan spiritual absolut, mereka ibarat domba yang menyambut sekawanan serigala buas!

​"Bentuk formasi!" teriak salah satu murid Pembentukan Fondasi dari pihak Iblis Darah.

​Namun, Lin Mo tidak memberi mereka waktu untuk bernapas. Remaja itu melesat paling depan. Pedang Meteor Darah-nya telah ditingkatkan menjadi Senjata Bumi Kelas Puncak. Qi perak dari Pembentukan Fondasi Tingkat 6 miliknya beresonansi dengan Tubuh Pedang Kuno.

​"Seni Bintang Nirwana: Hujan Meteor Penghancur Bintang!"

​Lin Mo melompat dan menghantamkan pedangnya ke tanah di tengah-tengah formasi musuh.

​BOOOOOOMMMM!!!

​Cahaya perak meledak layaknya bom nuklir berskala kecil. Ratusan murid Sekte Iblis Darah di barisan depan seketika menguap menjadi kabut darah sebelum mereka sempat menjerit. Gelombang kejut pedangnya merobek tanah, menciptakan parit sedalam lima meter yang membelah pasukan musuh menjadi dua!

​"Giliranku," sebuah suara dingin terdengar.

​Su Yue melayang di atas arena. Mata birunya bersinar tanpa ampun. Akar Roh Es Surgawi miliknya mengubah kelembapan di sekitar Gunung Tengkorak Darah menjadi badai salju ekstrem dalam hitungan detik.

​"Domain Es Kematian: Teratai Es Ribuan Mekar!"

​Su Yue menancapkan Pedang Bulan Beku-nya ke udara kosong. Seketika, bunga-bunga teratai yang terbuat dari es kristal bermekaran di bawah kaki ratusan murid musuh. Begitu kelopak teratai itu mekar, hawa dingin yang absolut membekukan darah dan meridian mereka. Ratusan kultivator berubah menjadi patung es dalam posisi berlari.

​Di sisi lain, Han Feng tertawa liar. Otot perunggunya berkilat. Ia mengayunkan pedang tumpul hitamnya yang seberat gunung, menghantam apa pun yang menghalangi jalannya layaknya mesin penggiling daging tanpa pandang bulu.

​"Bantu Kakak Seperguruan! Aktifkan Formasi Pedang Bintang Jatuh!" teriak salah satu murid luar Pembentukan Fondasi Tingkat 1.

​Kelima puluh murid luar Sekte Pedang Bintang bergerak dengan koordinasi yang luar biasa sempurna, hasil dari penyiksaan Lin Mo selama seratus hari terakhir. Mereka bergerak memutar, pedang baja mereka memancarkan cahaya bintang, menciptakan sebuah jaring pedang raksasa yang menyapu sisa-sisa pasukan musuh dengan presisi mematikan.

​Pembantaian itu sepihak. Sepenuhnya sepihak.

​Hanya dalam waktu kurang dari lima menit (waktu yang dibutuhkan untuk membakar setengah batang dupa), lebih dari seribu murid elit Sekte Iblis Darah telah menjadi mayat!

​Di udara, sepuluh Tetua Inti Emas dari Sekte Iblis Darah menatap dengan mata nyaris copot dan tubuh gemetar.

​"M-Monster macam apa kelima puluh bocah itu?! Mereka membantai murid elit kita seperti memotong rumput!" jerit salah satu tetua.

​Wajah Leluhur Hantu Darah berkedut hebat. Kesombongannya telah berganti menjadi amarah yang membuat darahnya mendidih hingga ubun-ubun.

​"TETUA!! TURUN DAN BUNUH KELIMA PULUH BOCAH IBLIS ITU!! JANGAN SISAKAN SATU PUN!" raung Leluhur Hantu Darah, memberikan perintah langsung.

​"Baik, Leluhur!"

​Kesepuluh ahli Ranah Inti Emas mencabut senjata pusaka mereka. Energi mematikan dari kultivator tingkat tinggi meledak, siap untuk menghancurkan Lin Mo dan yang lainnya dari udara. Bagi seorang ahli Inti Emas, membunuh kultivator Pembentukan Fondasi semudah membalik telapak tangan.

​Namun, sebelum sepuluh tetua itu sempat meluncur turun...

​BZZZTT! CRASH!

​Ruang di depan mereka mendadak robek. Seekor anjing hitam bersisik yang sedari tadi duduk di bahu Jiang Chen tiba-tiba menghilang dan muncul di hadapan kesepuluh tetua tersebut.

​Dalam sekejap mata, wujud anjing hitam itu meledak dalam badai petir ungu yang membutakan. Sisik naga sehitam malam mengembang, cakar setajam pedang spasial merobek udara, dan raungan purba yang menggetarkan jiwa menyapu langit!

​Naga Petir Neraka Tingkat Langit!

​"A-APA-APAAN MAKHLUK INI?!" Penatua Pertama menjerit ngeri saat bayangan naga raksasa menutupi sinar matahari.

​Hei Ming, yang sedang dalam suasana hati yang buruk karena tidur siangnya diganggu, membuka rahang raksasanya.

​"RROOAAARRRR!!"

​Alih-alih menyemburkan petir, Hei Ming mengangkat cakar naga kanannya yang diselimuti oleh petir ungu pekat, lalu menampar ke depan layaknya menampar sekawanan lalat yang mengganggu.

​PAAAAK!! BZZZTT!!

​Tamparan itu menyapu lima dari sepuluh Tetua Inti Emas secara langsung. Pertahanan energi qi, zirah pusaka tingkat Bumi, hingga tubuh fisik mereka meledak hancur seketika! Inti Emas di dalam Dantian mereka bahkan tidak sempat meledakkan diri sebelum ikut menguap menjadi debu kosmik.

​Lima ahli Inti Emas tewas dalam satu tamparan!

​Lima tetua tersisa yang lolos dari tamparan itu mundur dengan histeris, nyali mereka benar-benar pecah. Mereka mencoba melarikan diri ke arah Leluhur Hantu Darah.

​Namun, di haluan Perahu Terbang, Jiang Chen hanya menggelengkan kepalanya pelan.

​"Jika lalat dibiarkan lari, mereka akan kembali membuat suara berisik."

​Jiang Chen tidak menggunakan pedang. Ia hanya mengangkat tangan kanannya dan mengepalkan kelima jarinya ke arah lima tetua Inti Emas yang sedang melarikan diri di udara tersebut.

​"Penjara Gravitasi Bintang."

​Seketika, ruang di sekitar kelima tetua itu menyusut dan memadat secara ekstrem. Tekanan spasial yang tak terlihat menghimpit mereka dari segala arah dengan kekuatan jutaan ton.

​"T-Tidak! Leluhur, tolong—"

​CRUNCH! POP! POP!

​Di bawah tatapan ngeri seluruh orang yang tersisa di Gunung Tengkorak Darah, kelima tetua Inti Emas itu diremukkan menjadi bola daging seukuran kepalan tangan di udara, lalu meledak menjadi hujan darah murni yang jatuh ke bumi.

​Hening. Kesunyian yang mencekam turun menutupi medan perang. Bahkan murid-murid Sekte Iblis Darah di bawah lupa cara melarikan diri.

​Hanya dalam waktu kurang dari sepuluh menit sejak Perahu Terbang itu muncul, separuh dari tiga ribu murid elit musnah, dan KESEPULUH Tetua Inti Emas mereka terhapus dari eksistensi dengan cara yang sangat sepele!

​Leluhur Hantu Darah berdiri sendirian di udara. Tubuh tuanya bergetar hebat. Matanya membelalak lebar, menatap Jiang Chen dan naga hitam raksasa di sampingnya dengan ketidakpercayaan yang meremukkan kewarasan.

​Ini bukan pertarungan. Ini adalah pemusnahan massal sepihak!

​Di saat yang sama, suara Sistem meledak di benak Jiang Chen.

​[DING!]

[Misi Utama Dipicu: Pemusnahan Aliran Hitam!]

Deskripsi: Sekte Iblis Darah telah menumpuk dosa selama ratusan tahun. Hancurkan Leluhur Nascent Soul mereka dan musnahkan markas ini hingga tak tersisa.

Hadiah: Kultivasi Instan ke Ranah Nascent Soul (Jiwa Baru Lahir Tingkat 1), Senjata Tingkat Surga Eksklusif, dan 5.000 Poin Sekte!

​Senyum di wajah Jiang Chen perlahan memudar, digantikan oleh kedinginan yang absolut. Ia melangkah menuruni haluan Perahu Terbang, berjalan di atas udara menuju Leluhur Hantu Darah.

​"Kalian aliran hitam sangat suka berbicara tentang menguliti manusia dan mengekstrak jiwa," ucap Jiang Chen santai, sementara aura keemasannya mulai mengubah langit merah menjadi warna emas perak yang suci.

​Jiang Chen berhenti sepuluh meter di hadapan Leluhur Tua itu. Matanya memancarkan dominasi sang penguasa dunia.

​"Nascent Soul setengah langkah..

1
Fajar Fathur rizky
cepat bantai Kaisar itu pajang bagian tubuhnya yang sudah tidak bernyawa bikin istri istri Kaisar itu di ambil pemberontak
Hadi Hadi
is good
Hadi Hadi
up up💪
Hadi Hadi
lanjut💪
Hadi Hadi
is good💪💪
Hadi Hadi
sikat💪
Hadi Hadi
bantai💪
Hadi Hadi
semangat💪💪💪
Hadi Hadi
bantai📄
Marthen
wkwkwk.....
Marthen
jenius di antara jenius
Marthen
seLesai.....
Arinto Ario Triharyanto
muantaffff muantaffff 👍
Fajar Fathur rizky
cepat hancurkan Kekaisaran itu bantai juga Kaisar dan leluhur mereka bikin mcnya ambil alih Kekaisaran itu
Fajar Fathur rizky
cepat bantai pangeran ketiga seret tubuhnya
Marthen
aturan sekte pasal 3....wkwkwk selesai
Marthen
asyiiiik seru ini
Arinto Ario Triharyanto
muantaffff ini 😎
Hadi Hadi
mantap💪💪
Hadi Hadi
up up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!