Indonesia
NovelToon NovelToon
Percintaan Non Human: Kutukan Penyihir Tampan

Percintaan Non Human: Kutukan Penyihir Tampan

Status: tamat
Genre:Cinta Beda Dunia / Identitas Tersembunyi / Akademi Sihir / Kutukan / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:21.1k
Nilai: 5
Nama Author: Anthiq. C

Biasanya penyihir adalah perempuan. Tapi apa jadinya jika ada penyihir laki-laki? Inilah yang terjadi pada Claude, dia terlahir di desa Aderrig (Desa Sungai Merah) sebagai satu-satunya penyihir laki-laki dari klan-nya. Calude pun diusir dari kampung halamannya karena di anggap pembawa sial. Claude pun terdampar di sebuah kota dan bertemu seorang aktris papan atas bernama Ayara yang bermasalah.

Pertemuan tidak sengaja antara keduanya pun menjadi hubungan simbiosis yang saling menguntungkan. Claude mendapatkan tempat tinggal yang nyaman, sementara Ayara dapat menyelesaikan semua masalah dengan bantuan sihir.

Namun semua itu hanya bersifat sementara, sampai seorang paparazi mendapatkan foto, bahwa sang aktris menyimpan seorang pria di rumahnya. Akankah kerjasama mereka akan berakhir? Atau hubungan mereka akan berakhir menjadi cinta? Apakah identitas Claude akan ketahuan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anthiq. C, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6. Jangan Pergi

“Astaga! Jadi gitu ceritanya? Kamu diusir karena mitos seperti itu?” ujar Ayara setelah mendengarkan cerita Claude. Dia menjadi sedikit merasa prihatin. “Ah, apa aku harus memanggilmu kakek buyut?” tanya Ayara kemudian.

“Iya, begitulah,” kata Claude. “Aku beneran minta maaf, karena sudah mengganggu kenyamanan kamu. Tapi kamu nggak perlu memanggiku kakek. Walaupun aku berasal dari zaman yang berbeda, tapi sekarang umurku dua puluh lima tahun,” sambungnya lagi.

“Begitu ya? Baiklah, aku mengerti. Tetapi kapan kamu mau pergi dari sini?” tanya Ayara kemudian. Aktris terkenal itu memang tidak terbiasa tinggal dengan siapa pun. Makanya tidak ada seorang ART-pun yang tinggal bersamanya.

Duk! Luna menyikut lengan Ayara. “Dia baru aja habis menolong kamu tadi. Masa kamu ngusir dia kayak gitu? Ucapin terima kasih dulu, kek. Nggak sopan banget, sih,” bisik Luna.

“Maksud kakak apa?” tanya Ayara bingung.

“Lihat keluar, para wartawan itu memang sudah pergi. Tapi beberapa dari mereka meninggalkan kameranya di sana. Semua gerak-gerik kita waktu keluar rumah pasti bakalan terekam,” kata Luna sambil menunjuk ke beberapa sudut halaman rumah.

“Loh, Claude kan punya sihir. Dia bisa pergi dalam bentuk kucing. Benar kan, Claude?” ujar Ayara membantah ucapan manajernya.

“Aku nggak bisa pergi dalam bentuk kucing,” kata Claude dengan tegas.

“Eeeeh? Kenapa?” ujar Ayara terkejut.

“Setelah menempuh perjalanan yang jauh, energiku terkuras habis. Menjadi kucing atau pun manusia, apalagi dengan kaki terluka seperti ini, bisa membuat sihirku nggak stabil dan membahayakan keadaan sekitar,” kata Claude menjelaskan.

“Ternyata kamu penyihir lemah, ya,” gumam Ayara.

“Bukan begitu. Aku sama sekali nggak lemah. Kamu nggak ingat, siapa tadi yang mengusir para wartawan itu pergi dari sini?” protes Claude. “Kalau memang aku nggak boleh terlihat siapa pun, berikan aku waktu sampai malam ini. Aku akan memulihkan energiku, lalu pergi dari sini,” sambung pria itu.

“Ayara, benar kata Claude. Cuma dia yang bisa membantu kita saat ini. Lihatlah, polisi saja nggak datang membantu kita, kan? Pengacara yang aku hubungi tadi juga menolak membantu masalah ini. Lalu manajemen kita di mana?” kata Luna.

“Jadi maksud kakak?”

“Claude, kamu boleh tinggal di sini. Dengan syarat, kamu harus membantu menyelesaikan masalah Ayara sampai tuntas,” ujar Luna.

“Kak, ayo ikut aku sebentar,” kata Ayara sembari menarik lengan manajernya, dan menjauh dari Claude.

“Ada apa?” tanya Luna dengan datar. Dia sudah bisa menebak, apa yang akan dikatakan oleh Ayara.

“Kakak menyuruh dia tinggal di sini? Yang benar aja? Dia itu laki-laki, loh. Kakak sendiri tadi yang bilang, kan? Bahaya kalau wartawan tahu ada laki-laki di sini,” protes Ayara.

“Selama dia nggak keluar rumah dan menunjukkan wajahnya di jendela pasti nggak apa-apa, kok. Lihat tadi, dia bisa mengusir puluhan wartawan itu dengan mudah, kan? Kita bisa apa, kalau mereka nanti datang lagi setelah Claude pergi?” kata Luna membalas ucapan Ayara.

“Ugh, aku tetap nggak mau. Gimana pun juga dia itu laki-laki. Mana bisa aku tinggal berdua dengannya di rumah ini?” kata Ayara. Wanita itu masih menolak ide manajernya yang nggak masuk akal.

“Ya udah, kalau gitu biarkan saja dia dalam bentuk kucing. Kita bisa gunakan kamar paling belakang, bekas kamar ART kamu dulu untuk dia,”

“Ih, aku lebih nggak mau lagi! Kakak kan tahu aku nggak suka kucing. Kenapa dia nggak tinggal di rumah kakak aja kalau gitu,” ujar Ayara, masih terus menolak. “Lagipula, kalau malam hari dia tiba-tiba berubah jadi manusia gimana?” sambung Ayara lagi.

“Ya kalau malam kamu kunci lah pintu kamarnya,” sahut Luna dengan enteng.

“Kakak ini sadar nggak, sih? Dia itu lebih mengerikan daripada para wartawan di luar sana. Bisa aja sewaktu-waktu dia ngelakuin hal jahat sama aku. Lagian mengunci pintu kamar juga nggak ada gunanya, karena dia punya sihir,” ucap Ayara menjelaskan duduk perkaranya pada Luna.

“Emm … Nona-nona. Kalian nggak usah khawatir. Nanti malam setelah keadaan gelap gulita, aku akan pergi dari sini. Aku pasti akan berhati-hati agar tidak ketahuan siapa pun,” kata Claude menengahi pertengkaran Ayara dengan manajernya.

Ayara dan Luna yang sejak tadi memunggungi Claude, kompak membalikkan badan. Mereka pun kembali duduk di sofa seperti tadi.

“Fyuh, untunglah. Kamu janji, kan?” kata Ayara.

“Iya, aku janji,” ujar Claude.

“Claude, sihir kamu ini bertahan berapa lama?” tanya Luna.

“Maksudnya hujan badai ini? Paling lama bertahan dua jam, setelah itu kembali ke keadaan semula,” jawab Claude.

“Nah, kamu dengar kan Ayara. Setelah hujan ini berhenti, mereka pasti akan kembali lagi,” kata Luna sambil melirik tajam pada gadis di sebelahnya.

“Ya tapi kita juga nggak bisa membiarkan Claude tinggal di sini,” ujar Ayara lagi. Dia masih teguh pada pendiriannya.

“Terus kamu mau karirmu hancur begitu aja? Ayara, dengerin aku! Syutingmu di beberapa film ditunda, entah sampai kapan. Beberapa acara talkshow sudah dibatalkan karena rumor ini. Kita nggak punya bukti untuk membantah ucapan mereka. Kamu mau menyerah gitu aja?”

Luna berbicara dengan nada agak tinggi pada sang aktris. Mungkin terdengar seperti memarahi Ayara. Tetapi sebenarnya Luna sangat pengertian pada Ayara. Dia lah yang paling takut Ayara terluka karena masalah skandal ini.

Ayara menyandarkan punggungnya, ke sandaran sofa yang empuk. Wajahnya menengadah ke langit-langit, dan menatap dengan kosong. Beberapa kali gadis itu menghembuskan napasnya dengan berat.

“Apakah seperti ini karirku berakhir? Karir yang ku rintis susah payah dari nol?” gumam Ayara dengan lirih.

“Ayara, sepertinya aku bisa memahami perasaanmu. Dulu aku juga begitu. Dikucilkan dan dituduh macam-macam. Di saat seperti itu memang dukungan dari orang terdekat yang sangat kita butuhkan,” kata Claude.

Ayara semakin menundukkan kepalanya. Dia merasa bersalah karena mengusir Claude begitu saja. Padahal pria itu pasti tidak punya tempat tujuan di zaman modern ini.

“Jadi kamu bisa tinggal di sini dan membantu Ayara, kan?” kata Luna membujuk Claude untuk tetap tinggal.

Claude menggelengkan kepala. “Benar kata Ayara, tidak mungkin pria dan wanita tinggal bersama di bawah satu atap yang sama. Aku akan coba membuat ilusi sihir yang bisa bertahan hingga beberapa hari ke depan. Sampai kalian menemukan jalan keluar yang lebih baik,” ucap Claude sambil mengukir senyum di wajahnya.

Ayara menatap sorot mata pria yang sedang tersenyum itu. Dia pun melihat raut sedih, yang tersembunyi di balik senyum manisnya itu. Kejadian ini sangat mirip dengan yang dia alami enam tahun yang lalu, saat Ayara memutuskan untuk meninggalkan rumah. Merantau di tanah asing sendirian, tidak punya tempat tujuan, tidak punya seseorang untuk diajak bicara. Seperti itulah yang dirasakan Claude saat ini.

“Apa aku terlalu kejam karena sudah mengusirnya seperti itu? Tapi dia kan laki-laki. Gimana aku bisa membiarkannya tinggal di rumah ini?” pikir Ayara dalam hati. Dia mulai merasa bimbang.

“Ahahaha, akhirnya aku bisa memanjat rumah ini sampai ke lantai dua. Nggak sia-sia aku bersembunyi dari hujan badai tadi.” Tiba-tiba seorang pria tua tertawa terbahak-bahak di balkon rumah Ayara. “Ayara, aku tahu kamu di dalam. Keluarlah, dan berikan berita ekslusif untuk para penggemarmu,” teriak pria itu.

“Hah? Siapa dia?” Ayara bergidik ngeri, melihat pria itu.

(Bersambung)

1
Frans Lizzie
wah..seru juga nih kayaknya
falea sezi
ciee aya/Curse//Curse/
Didik Setyawan
artis kok bodoh y,nyta2 anting it bukan dr tmpt syutingx tp mlah langsung d'berikn sm sri.hrusx d'cri dlu k'benaranx...
mamae nanab
❤️❤️❤️
Alfarossa
huuuhu... kok gak jd kisseu sih?
Alfarossa
sebel banget lihat ibu tirinya Ayara. Dikasih harta mewah gitu gak terima. harusnya dia g usah dpt apa-apa ... 😡😡😡
Alfarossa
Ternyata Cakra busuk banget 😡😡
Cancan
suka banget sama part ini. kebawa deg2an kayak nyata banget
Alfarossa
Entah kenapa aku bahagia banget, lihat Laras dicuekin selama dua episod. hahahaha
Cancan
Aku dr tadi cari2 novel ini krn pengen lanjut baca. rupanya covernya dh ganti jd tambah keren. ceritanya jg makin bagus..😍😍😍
Alfarossa
ih, keren!!!! batin Claud terhubung langsung dengan Ayara
Langit Biru
kelam banget masa kecil Ayara? pantes dia takut sama claud waktu berubah jd naga
Cancan
duh, itu si clude kerekam kamera?
Cancan
Mantap! kayak kebawa ke dunia fantasi
Cancan
Loh, apa ayara juga bukan manusia biasa? lnjut trus thorrrr
Alfarossa
burung elang itu claude, kan?
Alfarossa
Riza lesmana bramantyo? Itu maksudnya Riri Riza, Mira Lesmana dan Hanung bramantyo, ya? ah, author ada2 aja 😄
Alfarossa
lagi sedih2 malah ngakak gegara sikapnya Pak Tono. 🤣🤣🤣
Alfarossa
siapa itu diajeng larasati? apa dia laras nggak suka kalau makananya direbut?
Alfarossa
adaaa aja masalah baru. keep strong ayara!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!