Indonesia
NovelToon NovelToon
Rahasia Ruang Laborat

Rahasia Ruang Laborat

Status: tamat
Genre:Kumpulan Cerita Horror / Thriller / Roh Supernatural / Horor / Tamat
Popularitas:27.8k
Nilai: 5
Nama Author: nath_e

Arif harus menahan rasa takutnya setiap kali melewati ruang laboratorium biologi di sekolahnya. Ada yang aneh dalam ruangan itu, konon dulunya pernah ada siswa wanita yang tewas mengenaskan disana.

Hingga pada suatu malam ketakutan Arif terbukti. Gangguan mistis dialami Arif saat menyelesaikan proposal bantuan sekolah. Teror demi teror dialami Arif sebagai guru pengajar.

Arif yang lelah diteror akhirnya memberanikan diri untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi. Ditemani Dulmain sahabatnya Arif akhirnya berhasil mengungkapkan rahasia besar di balik laboratorium itu.

Bagaimana kisah Arif menaklukkan ketakutan dan mengungkap misterinya? Ikuti hanya di Rahasia Ruang Laborat!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nath_e, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesan Kematian?

Sudah tiga hari Arif tidak masuk kerja. Ia demam tinggi setelah pertemuan menyeramkan itu. Selain karena luka di kepalanya yang memang butuh perawatan lebih. Arif benar-benar tak menyangka ia bakal bertemu hantu-hantu seram seperti itu di sekolah tempatnya bertugas. Padahal selama hampir satu tahun bertugas ia sama sekali tidak pernah terganggu.

Jika Arif demam lain lagi dengan Dulmatin. Ia malah segar bugar dan tidak terpengaruh sama sekali. Dulmatin, biarpun terlihat penakut seperti Arif tapi fisiknya jauh lebih kuat. Ini disebabkan karena dirinya yang sedikit memahami tentang hal gaib.

Dulmatin mengerti cara menghindari kesababan ataupun gejala lain akibat persinggungan energi dengan dunia lain.

"Rif, makan sama obat diminum! Nih, ibuku bawain kamu pecel lele kesukaan kamu!"

"Nggak selera Dul, aku mual! Masih kebayang itu bau sama bentukannya hantu kemarin!"

Arif lebih memilih menyesap sisa kopinya, ia hanya mengintip rantang yang dibawa Dulmatin. Demamnya memang sudah turun tapi Arif masih sulit melupakan bayangan wajah seram yang sempat menyentuh tubuhnya.

"Halah, jangan kamu pikirin terus! Itu bakalan nempel di pundakmu malah sengsoyo repot Rif!"

"Hah, mosok?!" Arif seketika melonjak dan menoleh kebelakang.

Dulmatin tertawa geli, "Hhhm, kerjaan boleh lah guru macho tapi penakutnya udah ngelebihin anak TK! Itu cuma perumpamaan Rif, lha kok dianggap tenanan to!"

"Semprul kowe Dul! Senenge kok nakutin aku!"

Dulmatin menatap iba pada sahabatnya, sejak mereka berteman Arif memang dikenal sangat penakut. Dulu semasa SMA, Arif sempat menempel padanya bak lem tikus hanya gara-gara suara kucing berkelahi yang mirip dengan suara gaib Miss K –versi Arif muda– Dulmatin sampai kesal kala itu.

"Tapi ngomong-ngomong ya Rif, kenapa baru sekarang hantu-hantu itu muncul. Padahal kamu hampir setahun disana kan? Ini agak aneh sih menurutku!" Dulmatin mulai berkata serius.

"Ya mungkin karena hantunya naksir aku Dul, kan aku penunggu ruang lab! Sering kesana kadang harus mengerjakan laporan di sana juga."

"Wih keren, nggak takut pak guru?!"

"Ya takut lah, kadang aku minta ditemani sama muridku buat bantu-bantu."

Dulmatin membuka rantang bawaannya, lalu mengambil sepotong tempe goreng yang menggoda.

"Eeh, jatahku itu kok dimakan?"

"Katanya nggak selera, mubazir kan nggak dimakan? Kata ibu membuang makanan itu termasuk sekutunya setan!" Dulmatin menjawab santai menikmati makanan kesukaannya.

"Ya kan cuma alesan tadi aslinya yo laper, ambilkan piring sana di dapur!"

"Hhhm, biasa! Bilang aja males ambil sendiri, takut ke belakang juga kan?"

Arif cengengesan, Dulmatin memang sahabat yang paling memahami dirinya. Tak berapa lama, keduanya sudah asyik menyantap makan siang masing-masing.

"Dul, aku tak resign aja gimana?"

"Lah kenapa resign?" sahut Dulmatin dengan mulut penuh makanan.

"Dipikir pikir aku takut Dul! Itu baru sehari, aku takut ngadepin hari esok!"

"Lagakmu dan kayak penyair kacangan aja! Nggak usah aneh-aneh, cari kerjaan sekarang susah Rif, belum tentu kamu diterima di sekolah lain. Kan lama prosesnya, apalagi kamu ini masih honorer belum diangkat. Apa nggak repot urusannya?"

Arif manggut-manggut setuju dengan ucapan Dulmatin. "Tapi aku masih trauma Dul, bayangin aja aku dapet teror hanya selang beberapa jam saja dalam sehari."

Dulmatin menyelesaikan makannya dan melegakan tenggorokannya dengan segelas air sebelum akhirnya menjawab.

"Maka itu aku tadi kan bilang, ini kok tumben hantunya nongol barengan. Apa mereka janjian gitu atau jangan-jangan …,"

Dulmatin teringat sesuatu, ia memeriksa kalender yang menggantung di dekatnya. Sesaat kemudian kepalanya manggut-manggut.

"Ooh, yo pantes Rif!"

"Pantes opo?"

"Selasa Kliwon! Pasaran hari kemarin itu pasaran paling ajaib kalo kata Simbah aku!" Dulmatin berkata dengan yakin.

"Bukannya Jumat Kliwon?"

"Selasa itu konon kabarnya lebih mandi buat lelaku ketimbang Jumat, bro! Nah khusus para hantu ini aku yakin mereka muncul karena ada maksudnya." Dulmatin mengelus jenggot tipis yang dipeliharanya

"Halah mbuh ah! Yang jelas aku takut Dul, tapi … aku juga penasaran sama hantu Mayang. Rasanya sedikit aneh, apalagi motif kematiannya juga tragis gitu."

Arif meletakkan piring bekasnya di dapur lalu kembali duduk bersama sahabatnya. "Mungkin nggak sih bro kalau hantu itu ngeliatin ke kita karena maksud tertentu selain jahil?"

"Ya mungkin aja sih, contohnya kalau ada arwah yang penasaran karena belum melakukan satu keinginan sebelum kematian menjemput. Atau mungkin seperti korban kecelakaan kereta yang nggak ikhlas barang miliknya yang tercecer nggak dikembalikan." Terang Dulmatin.

"Oh, kayak kasus yu Siti yang didatangi arwah mbok Paryem? Gara-gara dia mengambil cincinnya yang ditemukan nggak jauh dari lokasi tabrakan?" tanya Arif memastikan.

"Nah, betul! Yang dateng sih Qorinnya tapi kita kadung bilang itu arwahnya beneran. Untuk Mayang ini, aku rasa begitu." Dulmatin menghisap rokoknya dalam-dalam.

"Pesan kematian?" Arif tiba-tiba saja nyeletuk setelah keduanya sama-sama terdiam menikmati tembakaunya.

"Piye, pesan kematian? Wih sangar, pak guru pinter tenan!"

"Kalo nggak pinter nggak jadi guru aku, Dul!"

Dulmatin terkekeh geli, ia meletakkan puntung rokok dalam asbak. "Aku rasa juga gitu Rif, apalagi kata kamu ada hantu lain yang keluar dari lemari lab kan?"

Arif mengangguk, "Apa menurut kamu mereka hantu yang sama, Dul?"

"Aku rasa bukan Rif, begitu juga sama hantu yang nyariin tasnya itu. Aku malah curiga jangan-jangan yang mati bunuh diri bukan cuma Mayang. Tapi banyak!"

"Hah!"

1
adi_nata
maksudnya ? Pak Broto jadi kaya dari hasil penyelewengan dana beasiswa ? bukan dari hasil ngelmu ?
adi_nata
yang aku bingung kenapa harus ada mayat yang dipendam di dalam tembok lab ?
adi_nata
dari data yang didapat, ada belasan siswa penerima beasiswa yang hilang dalam kurun lima tahun sejak tahun 98. delapan siswa berasal dari SMA tempat Arif mengajar. lalu sisanya ?
adi_nata
lha itu udah disimpan lama atau baru saja ? karena temboknya kan tembok baru.
adi_nata
kalau sampai 2013 berarti lima belas tahun. kalau lima tahun ya dari 1998 sampai 2003.
adi_nata
bukannya posisi ruang lab biologi itu paling pojok ?
adi_nata
histeria. stress itu dia dikasih tugas terus 🤣
adi_nata
aku bingung kok ulangan dan mengerjakan tugas tertulis di dalam lab ? sepanjang aku sekolah kalau tidak ada kepentingan praktikum, kegiatan belajar lainnya dilakukan di kelas.
adi_nata
ternyata bundir. karena di bab sebelumnya Bu Suyati memceritakan kalau Mayang ditemukan tewas mengenaskan tanpa ada detail bundir.
adi_nata
ya berarti tidak tepat kalau disebut arwah penasaran. itu jin Qorinnya yang penasaran.
adi_nata
memang apa motif kematiannya ? kayaknya Bu Suyati tidak ada cerita tentang motif kematian Mayang.
adi_nata
dan juga kenapa Arif yang diteror ?
adi_nata
demitnya bisa tersentuh ?
adi_nata
kelas duabelas sudah bukan anak di bawah umur ya 🤣
adi_nata
enam jahitan itu bukan luka kecil
adi_nata
sebagai umat muslim malah seharusnya tidak boleh percaya hantu. jin itu berbeda dengan hantu apalagi arwah penasaran.
adi_nata
guru biologi lain pernah dihantui juga atau ga ?
adi_nata
waktu pelajaran berlangsung apa ga coba ditanyakan ke murid lain perihal si Mayang ini ?
youlie
alur cerita nya out of the box, suka bgt pokoknya mah👍👍👍👍👍
pelukis_senja: makasih ka🙏🏻🤗
total 1 replies
youlie
keren..... horor tp ada lucu2 nya. 😀😀😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!