Indonesia
NovelToon NovelToon
King Dan Queenza

King Dan Queenza

Status: sedang berlangsung
Genre:Idola sekolah / Bad Boy / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:92.7k
Nilai: 5
Nama Author: feby_mb

King Narendra Richard tumbuh menjadi cowok tampan. Ia juga menjadi idola semua cewek-cewek yang ada di sekolahnya. Bukan hanya tampan, putra dari Kenan dan Alexa itu juga pintar.

Sama dengan saudara kembarnya, Queenza Narendra Richard tumbuh menjadi gadis yang cantik. Walaupun kembar, tapi sifat keduanya jauh berbeda. Yang satu lebih kalem, dan yang satunya lagi lebih banyak aksi.

Bagaimana keseruan kisah mereka, yuk kepoin. Jangan lupa tinggalkan jejak cinta kalian untuk King dan Queenza.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon feby_mb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gagal lagi

"Mau beliin bodyguard yang masih berjaga" kata Queen.

"Pesan aja" kata King.

"Pake uang kamu ya" kata Queen.

"Pake uang yang di kasih sama Daddy tadi" kata King.

"Kok nggak bilang kalau Daddy kasih uang" kata Queen.

"Kan kamu nggak nanya" kata King.

Pletak.

Aaaawww.

King memegang kepalanya yang dipukul sama Queenza.

"Durhaka kamu sama aku" kata King sambil memegang kepalanya.

"Kamu yang durhaka sama aku" kata Queen.

"Kenapa jadi aku yang durhaka sama kamu. Kan aku yang lebih tua dari kamu?" tanya King.

"Kita cuma beda menit doang" kata Queen.

"Ya tetap aja aku yang lebih gede dari pada kamu" kata King.

"Cepat pesan mie ayamnya" kata Queen.

"Iya, bawel banget"

King memesan berapa bungkus mie ayam untuk bodyguard yang masih berjaga. Setelah itu ia membayar semua pesanan dan juga mie ayam yang mereka makan tadi.

Selesai membayar King dan Queenza pun meninggalkan tempat mie ayam.

"Nanti mampir ke minimarket dulu ya" kata Queen.

"Mau ngapain?" tanya King.

"Beli minuman" jawab Queen.

"Di minimarket kita juga ada"

"Nggak seru, aku mau belinya di minimarket dekat sini"

"Baiklah "

King tidak bisa menolak keinginan saudara kembarnya itu. Saat melihat minimarket, King pun menghentikan mobilnya.

"Jangan lama-lama" kata King.

"Kamu nggak ikut turun?" tanya Queenza.

"Nggak" jawab King singkat.

"Masa aku sendiri yang masuk "

" Nggak akan ada juga orang yang bakal culik tukang makan dan jajan kaya kamu. Ngabisin beras"

" Ck"

Queenza segera turun dari mobil. Ia mau membeli minuman soda. Walaupun di mansion mommy-nya ada minimarket, Queen tidak pernah nggak jajan di luar.

Queenza langsung menuju lemari pendingin. Ia akan mencari minuman soda. Queenza mengambil dua minuman soda. Saat mau membayar minumannya ia tidak sengaja menabrak seseorang.

" Wah, coba lihat. Siapa yang berani menabrak Lo, Lang" kata teman Gilang.

"Sorry" ucap Queen.

Setelah meminta maaf, Queenza segera pergi dari sana. Ia tidak ingin berurusan dengan ketos dan teman-temannya.

"Berani sekali dia mengabaikan cowok tampan kaya Lo, Lang" kata teman Gilang lagi.

Gilang segera mengejar Queenza. Kali ini dia tidak akan membiarkan Queenza lolos. Cukup satu kali ia diabaikan cewek cantik itu.

"Eits, mau kemana" kata Gilang sambil memegang tangan Queenza.

"Lepasin tangan gue" kata Queenza.

"Kalau gue nggak mau, Lo mau apa?. Mau muter tangan gue lagi, hhmmm" kata Gilang.

"Gue patahkan tangan Lo" kata Queenza.

"Uh takut. Lo itu cuma sendirian disini, dan ini wilayah gue" kata Gilang.

"Terus kenapa kalau ini wilayah Lo. Lo pikir gue takut" kata Queenza.

"Bawa dia " titah Gilang pada dua temannya.

Gilang berjalan duluan ke belakang minimarket. Malam ini ia akan membuat Queenza tidak bisa melupakan kejadian hari ini.

Teman-teman Gilang membawa Queenza ke belakang minimarket. Baru beberapa langkah mau pergi, mereka sudah di hadang sama King.

"King tolong aku!" teriak Queen.

Mulai lagi dramanya. Padahal kan dia bisa menghajar orang-orang nggak berguna ini.

"Jangan ikut campur kalau tidak ingin babak belur" kata Gilang.

"Ck, kalau kalian bisa menyentuh gue. Maka gue akan biarkan kalian membawa dia pergi" kata King

"Baiklah, terima konsekuensinya" kata teman Gilang.

Teman-teman Gilang pun menyerang King. Tapi tidak ada satupun serangan mereka yang bisa menyentuh King. Jangankan menyentuh King, menyentuh baju King saja mereka tidak bisa.

Gilang yang menunggu dari tadi kesal karena teman-temannya belum juga datang. Ia pun menyusul teman-temannya.

Gilang kaget melihat teman-teman sudah terkapar di lantai. Ia tidak melihat Queenza di sana.

"Sial!. Kemana perginya tu cewek!" kata Gilang.

Gilang mencari di sekitarnya, tapi tidak ada tanda-tanda keberadaan Queenza di sana. Ia tidak tau kemana perginya Queenza.

"Kalian gimana sih!, jaga satu cewek aja nggak becus!" kata Gilang.

Teman-teman Gilang tidak bisa menjawab. Badan mereka terasa sakit semua. Untung saja tulang mereka tidak ada yang patah.

"Masa kalian kalah sama satu orang cewek!" kata Gilang lagi.

"Dia di bantu sama temannya" kata temen Gilang.

"Temannya, siapa?!" tanya Gilang dengan emosi.

"Kita juga nggak tau, tapi tadi ada anak laki-laki yang bantu dia" kata temen Gilang.

"Laki-laki?" tanya Gilang lagi.

"Iya, mana dia kuat banget" kata temen Gilang.

Gilang tidak tau siapa laki-laki yang dimaksud teman-temannya. Karena teman-teman Gilang yang ini bukan teman sekolahnya. Jadi percuma dia bertanya.

"Sudah!, ayo pergi. Obati luka kalian" kata Gilang.

Gilang pun pergi meninggalkan minimarket itu. Padahal ia ingin bersenang-senang dengan Queenza. Tapi malah gagal gara-gara orang yang bantu Queenza. Gilang masih penasaran dengan laki-laki yang membantu Queenza. Lain kali ia tidak akan membiarkan Queenza lolos lagi.

...***...

Suara tawa Queenza memenuhi mobil. Gadis cantik itu sedang membayangkan ekspresi wajah Gilang.

"Sudah jangan tertawa lagi. Liat air mata kamu sampai keluar karena tertawa" kata King

"Mereka itu bodoh banget sih" kata Queen.

"Kenapa kamu itu selalu dapat masalah" kata King.

"Mereka yang selalu cari masalah sama aku" kata Queenza.

"Seharusnya kamu hajar aja tadi wajah ketos itu" kata King.

"Maunya sih gitu, tapi kamu sudah keburu datang"

"Alasan banget. Kamu itu mau bermain-main dengan tikus itu kan?"

"Sedikit. Oh iya dia bilang kalau itu wilayahnya, makanya dia berani melakukan hal kotor seperti itu"

"Mungkin orang tuanya orang berkuasa di daerah sana"

"Setau aku itu masih wilayah kekuasaan Daddy"

"Biasa, orang-orang yang berlagak kaya. Jadi mereka berpikir itu semua wilayah mereka"

King tau kalau separuh dari kota Z adalah wilayah kekuasaan Daddy-nya. Jadi orang-orang itu hanya menumpang di wilayah Daddy-nya.

"Bagaimana reaksi melihat aku besok" kata Queenza.

"Jangan lengah, siapa tau dia akan merencanakan hal yang lebih buruk dari hari ini" pesan King.

"Iya, aku nggak akan lengah kok" kata Queenza.

King tau apa yang akan dilakukan Gilang pada saudara kembarnya. Ia ingin melecehkan Queenza, walaupun itu tak akan pernah berhasil. Tapi tetap saja ia khawatir dengan saudara kembarnya.

"Nggak jadi deh aku minum minuman sodanya" kata Queenza.

"Ambil di minimarket mansion aja" kata King.

"Iya, ini gara-gara orang nggak berguna tadi"

Akhirnya mereka pun sampai di mansion. King memasukkan mobilnya ke dalam garasi. Setelah itu ia memberikan mie ayam pada bodyguard yang sedang berjaga.

"Makasih King" ucap bodyguard.

"Sama-sama, jangan lupa bagi sama yang lain" kata King.

"Siap" jawab bodyguard.

King masuk ke dalam mansion. Ia tidak melihat Queenza, mungkin saudara kembarnya itu pergi ke minimarket. Ia hanya melihat mommy-nya yang sedang menonton Drakor.

"King sudah pulang, Queen mana?" tanya mommy.

"Ke minimarket Mom. Mommy kan tau kalau Queen tukang makan" jawab Queen.

"Siapa yang kamu bilang tukang makan" tanya Queenza yang baru datang.

Baru saja dibicarakan, orangnya langsung nongol.

"Anak tetangga sebelah" jawab King.

"Disini kita tidak punya tetangga. Jelas banget kamu tukang bohong" kata Queen.

"Tukang makan itu kan kamu, masih aja nanya" kata Queen.

"Selagi sehat nggak apa-apa makan banyak, iya kan Mom" kata Queenza pada mommy-nya.

"Iya sayang. Queen minum minuman dingin lagi?" tanya mommy Queen

"Iya Mon, soalnya haus banget" jawab Queen.

"Jangan keseringan, nanti sakit" pesan sang mommy"

"Ok mommy" jawab Queen.

Alexa sengaja tidak menyediakan banyak minuman soda. Karena ia tidak ingin anak-anaknya keseringan minum minuman kaleng.

"Sekarang King sama Queen istirahat, besok sekolah" kata mommy Queen

"Ok Mom" jawab King dan Queenza.

King dan Queenza pergi ke kamar mereka masing-masing, karena jam sudah menunjukkan pukul setengah sembilan malam.

Sebelum tidur, Queen memasukkan buku pelajarannya ke dalam tas. Setelah selesai ia menggosok gigi. Rutinitas yang selalu ia lakukan sebelum tidur.

To be continued.

Happy reading guys 🤗 🤗

1
zhelfa_alfira
keren
Nita Zhakwan
lanjut
auzi
lnjt lgi dong thor up ya
Marie Louis AK
akhirnya kejahatan dibls setimpal dg perbuatannya. ingat Mon mon di atas langit masih ada langit.
Sulastri Mawardi.87
kejahatan klrga sanjaya di balas dengan kebangkrutan dan kemiskinan...?
pov Amelia...the best friend forever Queen 🫶🫶🫰🫰
Novita Sari
queen terbaik....
E F
blm thor??????
¢ᖱ'D⃤ ̐ ˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡zc❖
Kok jadi Mie Ayam Thor. Perasaan tadi nitip nya Martabak telor
Feby: waktu nulisnya lagi keinget mie ayam kak.. makasih koreksi nya🤗🤗🤗
total 1 replies
annisa hidayat
𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝 𝚖𝚒𝚗
Siti Nurjanah
wah seruuuuu bgt. lanjut kak tetap semangat 💪
Bunda Deska
bagus bngt ceritanya
abcd
hadehhh lanjut dong penasaran ini
Juli Restiarini
lanjut tanggung bener partnya di tambahin
Novita Sari
deg degan apa yang akan alexa lakukan gak sabar nunggu bab berikutnya... lanjut thor....
Rizkyy Beff
ya Allah bikin greget lg seru weh main gantung aja mana lama lg nunggunya bsk lagi
Lou AK
siap2 hancur. berani sekali main kuasa. di atas langit masih ada langit.
Princesza Mikaila
Ya Allah ... Astaghfirulloh , author minta di kirim ke planet saturnus dh , lg seru terputus , hikz hikz
auzi
lnjt lgi dong thor up ya
E F
lanjutttttt lg thor💪😄😍
Nengs
dobel up kak🙏😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!